NovelToon NovelToon
Fy Unig

Fy Unig

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Mengubah Takdir
Popularitas:4.8k
Nilai: 5
Nama Author: Daeena

Di mata tetangga apartemennya di Los Angeles, Faelynn Yosephine (26) hanyalah "perawan tua" pengangguran.

Namun, di balik pintu kamar, ia adalah penulis novel romantis papan atas yang memikat jutaan pembaca.

Dunia tenangnya terusik saat Kingsley Emerson (29 tahun), seorang agen elit CIA yang menyamar sebagai diplomat, mulai mengirim pesan misterius dengan nama akun Son_Roger.

Kingsley, yang baru saja kembali dari misi berdarah di luar negeri, terobsesi dengan detail taktik dalam tulisan Faelynn yang terlalu akurat.

Berawal dari debat teknis hingga gombalan tak terduga, Kingsley mulai memasuki hidup Faelynn, membawa bahaya nyata yang selama ini hanya Faelynn tulis di Novelnya.
.
.
Happy reading dear 🌷

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daeena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 9

Malam itu, Los Angeles diselimuti kabut tipis yang membuat lampu-lampu kota tampak berpendar buram. Di dalam apartemen keluarga Yosephine, ketegangan justru terasa lebih tajam daripada udara dingin di luar. Anna duduk di sofa ruang tamu, matanya menatap Faelynn yang baru saja keluar dari kamar dengan kaus oblong longgar dan rambut yang hanya dijepit asal-asalan.

Anna menghela napas panjang, sebuah desahan yang penuh dengan penghakiman. "Kenapa Kakak tidak pernah terlihat... hidup?" tanya Anna dengan nada yang menusuk. "Kakak bahkan tidak pernah mengikat rambut dengan benar. Apa Kakak pikir laki-laki akan mengetuk pintu rumah kita kalau Kakak hanya mendekam di kamar sepanjang hari?"

Faelynn terdiam, tangannya yang hendak mengambil segelas air membeku di udara.

"Aku malu, Kak," lanjut Anna, suaranya naik satu oktav. "Setiap hari di taman, di sekolah anakku, bahkan saat arisan, orang-orang selalu bertanya, Kapan kakakmu menikah? Apa kakakmu sudah punya kekasih? Kenapa dia pengangguran? Kakak benar-benar membuatku malu..."

Deg.

Kata-kata itu menghantam dada Faelynn lebih keras daripada sindiran Mrs. Higgins. Ia menoleh ke arah ibunya, Melinda, berharap mendapatkan pembelaan atau setidaknya tatapan teduh yang menenangkan. Namun, Melinda hanya menunduk, tangannya sibuk merapikan taplak meja dengan gerakan gelisah. Ibu tidak membelanya. Apakah Ibu juga merasakan rasa malu yang sama? Apakah keberadaannya di rumah ini adalah aib yang harus disembunyikan?

Di dalam hatinya, Faelynn berteriak. Dua puluh enam tahun bukan usia tua! Untuk apa malu? Bukankah lebih baik terlambat menikah daripada berakhir seperti Ibu yang dikhianati, atau terjebak dengan pria seperti Ibner?

Namun, melihat binar kesedihan di mata ibunya yang mulai menua, benteng pertahanan Faelynn runtuh. Ia tidak bisa melihat ibunya terus-menerus memikul beban sosial akibat pilihannya untuk menjadi penulis yang tertutup.

"Aku memiliki kekasih," ucap Faelynn spontan. Suaranya terdengar asing di telinganya sendiri.

Keheningan seketika menyelimuti ruangan. Anna dan Melinda mendongak serentak, mata mereka membelalak.

"Hanya saja... Kekasihku sangat sibuk dengan pekerjaannya," lanjut Faelynn, mencoba merangkai dusta sealami mungkin. "Dia sering keluar negeri untuk bekerja. Dan... mungkin kami akan menikah akhir tahun ini, setelah dia mengambil cuti tahunannya."

"Benarkah, Nak?" Suara Melinda bergetar. Ada binar bahagia yang tiba-tiba menyala di wajahnya, menghapus kerutan lelah yang tadi sempat singgah.

Hati Faelynn mencelos melihat reaksi itu. Ia merasa menjadi manusia paling jahat karena memberi harapan palsu, namun ia sudah terlanjur melompat ke dalam jurang kebohongan ini. "Benar, Bu."

"Siapa namanya, Kak? Apa dia serius akan datang melamar? Dia kerja di mana?" Anna menghujani dengan pertanyaan, rasa malunya berganti menjadi rasa ingin tahu yang besar.

"Namanya King," jawab Faelynn pelan, mengambil potongan nama dari pria yang tadi siang menelponnya. "Dia cukup sibuk, Anna... Ibu. Dia bekerja di bidang yang menuntutnya untuk tidak sering berada di rumah."

"Tidak apa-apa, Nak," Melinda mendekat dan memeluk Faelynn dengan erat, diikuti oleh Anna yang tampak lega. "Sampaikan salam Ibu pada kekasihmu. Ibu sangat bersyukur akhirnya kamu menemukan seseorang."

Faelynn membalas pelukan mereka, namun matanya menatap kosong ke arah jendela. Maafkan aku, King... batinnya. Ia baru saja menyeret pria asing itu ke dalam drama keluarganya tanpa izin.

Di sisi lain kota, di dalam kemewahan mansion Emerson, suasana jauh lebih ceria namun penuh rahasia. Kingsley sedang duduk di lantai karpet tebal, membiarkan Daisy, keponakannya, menempelkan stiker warna-warni di punggung tangannya yang kokoh.

Ponsel Kingsley yang tergeletak di meja terus bergetar. Satu, dua, hingga lima kali. Notifikasi dari grup penulis dan beberapa pesan pribadi masuk bertubi-tubi.

Sang ayah, yang sedang menyesap cerutu di kursi goyangnya, melirik ke arah ponsel itu lalu ke arah putranya yang tersenyum jenaka pada Daisy. "Mungkin pacarmu merindukanmu, Kingsley. Angkatlah," ujar sang ayah.

Kingsley hanya tersenyum miring. "Pacar? Dekati saja sulit, Yah."

Ayahnya terkekeh. Ia tahu putranya sudah berhenti bermain-main dengan wanita sejak lama. Kingsley yang sekarang adalah pria yang matang, bukan lagi remaja yang hobi balapan liar. Namun, sang ayah tetap tidak tahu bahwa kematangan itu ditempa dalam api neraka yang sesungguhnya.

Kingsley Emerson yang sekarang berusia 29 tahun adalah produk dari satu dekade pelatihan dan operasi tingkat tinggi. Semuanya dimulai saat ia berusia 19 tahun. Saat teman-temannya sibuk dengan pesta kampus, Kingsley direkrut sebagai analis junior di agensi. Di usia itu, ia hanya duduk di belakang meja, memproses data dan belajar tentang kedewasaan emosional yang tidak dimiliki pemuda seusianya. Ia menyelesaikan studinya dengan predikat summa cum laude hanya untuk menyenangkan orang tuanya, sementara di malam hari, ia mempelajari protokol Pelatihan Bahasa & Budaya.

Pada usia 21 tahun, setelah lulus kuliah, ia tidak masuk ke firma hukum atau perusahaan properti ayahnya. Ia masuk ke Professional Trainee (PT) Program milik CIA. Di sanalah, usia 22 dan 23 tahunnya habis dalam Spy School yang brutal. Ia belajar cara memegang pistol hingga Cara membunuh tanpa suara, cara bertahan hidup di bawah siksaan, dan cara menjadi orang lain dalam sekejap.

Di usia 25, ia sudah mendapatkan Sertifikasi Operasi penuh. Ia dikirim ke zona-zona paling berbahaya di dunia: dari gurun di Timur Tengah hingga hutan beton di Eropa Timur. Ketahanan hidupnya adalah legenda di satuannya. Namun, misi terakhirnya beberapa bulan lalu hampir saja mengirimnya pulang dalam peti mati, membuatnya harus menjalani istirahat total selama tiga bulan.

Kingsley menatap stiker bunga di tangannya. Ia adalah seorang predator yang sedang beristirahat. Namun, saat ia membuka ponselnya dan melihat pesan singkat dari Faelynn yang baru saja masuk, jantungnya berdegup dengan irama yang berbeda dari adrenalin pertempuran.

Faelynn: King... apa kau sedang sibuk? Ada sesuatu yang harus kukatakan. Dan kumohon, jangan marah.

Kingsley mengernyitkan dahi. Ia berpamitan pada Daisy dan ayahnya, lalu berjalan menuju balkon kamarnya.

Ia menekan tombol panggil.

"Ada apa? Kau terdengar seperti seseorang yang baru saja merampok bank," ucap Kingsley saat sambungan terhubung.

Di seberang sana, suara Faelynn terdengar berbisik dan panik. "King... aku... aku baru saja mengatakan pada Ibu dan adikku kalau kau adalah kekasihku. Dan kita akan menikah akhir tahun ini."

Hening. Kingsley terdiam sejenak, menatap langit malam Los Angeles. Ia, seorang agen yang dilatih untuk tidak meninggalkan jejak, baru saja dijadikan tunangan fiktif oleh seorang penulis yang baru ia kenal lewat internet.

"Menikah, ya?" Kingsley bersandar di pagar balkon, senyum miringnya muncul kembali. "Kau tahu, Faelynn... dalam duniaku, jika kau menyebarkan informasi palsu seperti itu, kau harus siap menanggung konsekuensinya. Dan konsekuensinya adalah... aku mungkin benar-benar harus datang ke rumahmu dan melamarmu agar kau tidak dianggap pembohong."

"King! Aku serius, aku terdesak!"

"Aku juga serius, Faelynn," suara Kingsley memberat, penuh otoritas pria berusia 29 tahun yang sudah kenyang dengan asam garam dunia. "Tapi katakan padaku, jika aku menjadi kekasihmu, apa keuntungannya untukku? Karena agen rahasia tidak melakukan kontrak tanpa imbalan."

Faelynn terdiam di seberang sana, sementara Kingsley menatap pantulan dirinya di kaca jendela—seorang pria yang siap kembali ke lapangan, namun kini memiliki alasan baru untuk tetap tinggal di Los Angeles sedikit lebih lama.

🌷🌷🌷

Happy reading dear 🥰

1
Anto D Cotto
menarik
Anto D Cotto: sama2👌👍
total 2 replies
Anto D Cotto
lanjut crazy up Thor
ren_iren
kembalikan king dan faelynn😂
Ros 🍂: maafkan author Buntu 😭🤣🙏🏼
total 1 replies
Ridwani
👍👍👍
ren_iren
dan tetiba king and faelyn berubah jd gadis angkat jemuran... dirimu kak, ada2 aja.... 😂😂😂
Ros 🍂: Nanti saya revisi kak, biar masuk cerita nya, Makasih Kak 🫶🙏🥰
total 3 replies
winpar
lnjut thorrr
Ros 🍂: siap kak🫶
total 1 replies
Ridwani
👍👍👍👍
Ros 🍂: ma'aciww kak
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!