NovelToon NovelToon
CINTA YANG SALAH

CINTA YANG SALAH

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Konflik etika / Selingkuh / Cinta Terlarang / Identitas Tersembunyi / Wanita Karir
Popularitas:539
Nilai: 5
Nama Author: Taurus girls

cinta? bagi ku, cinta itu adalah suatu rasa yang memang tidak pandang kepada siapapun rasa itu akan berlabuh, rasa itu akan bersemayam, dan bahkan rasa itu kepada siapa akan menetap. yang aku tahu, aku mencintai mu, aku mencintai dia dengan tulus dan penuh ikhlas. walau aku tahu kemungkinan aku dan dia akan bersatu dan akan hidup bersama sebagai pasangan suami istri sangatlah tipis. aku berusaha melupakannya, tapi sulit. dia masih saja ada dalam hati dan pikiran ku. aku mencintai mu, dia yang ada di hati ku sampai detik ini. rasa cinta yang sebenarnya dari awal sudah jelas sangatlah SALAH.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Taurus girls, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

09

Riyan sedang meninjau buah buahan yang dinaikan kedalam mobil box pengantar. Karena kemarin sempat ada komplain dari salah satu konsumen, Riyan memilih untuk meninjau sendiri secara langsung selama beberapa hari. Membuat dia semakin sibuk untuk beberapa hari, bahkan bisa sampai beberapa minggu kedepan.

Setiap buah yang akan dimasukan kedalam mobil, Riyan selalu membukanya lebih dulu. Dia ingin memastikan semuanya benar benar buah segar yang terbaik. Setelah semuanya selesai diperiksa dan dinaikan kedalam mobil box pengantar, Riyan merasa lega dan bisa beristirahat. Akhirnya pengiriman pertama dipagi hari ini done.

Riyan menatap pada beberapa karyawannya, mereka juga terlihat kelelahan. Tapi mereka semua tetap terlihat semangat, tidak ada yang kelihatan mengeluh. Riyan mengusap keringat dikening dengan ujung lengan kemejanya. Kemudian terlihat ada bagian dari OB datang membawa beberapa kopi dinampan. Dia meletakannya dimeja bundar yang memang biasa disediakan disana untuk menaruh makanan serta minuman untuk para pegawai.

"Pak Riyan, kopinya mau ditaruh disini atau diruangan Bapak?" si OB bertanya. Saat melihat boss nya masih berada disini.

"Disini saja,"

"Baik Pak..."

OB itu meletakannya disana sesuai keinginan boss nya. Setelah pekerjaannya selesai dia pun pergi menuju pantri lagi karena ingin mengantar pada karyawan yang lainnya juga. Lelah memang, tapi tetap menikmati pekerjaannya demi mendapatkan pundi pundi rupiah.

Riyan mengambil minum jatahnya, sedangkan karyawannya belum ada yang mengambil minumannya. Riyan menatap mereka semua, "Semuanya, istirahat saja dulu. Itu kopinya sudah datang," Riyan berbicara sedikit keras agar semua karyawannya mendengar.

Mendapat intruksi dari boss nya langsung, mereka semua pun bergegas mengambil jatah minumnya masing masing. Mereka duduk berderet deret dikursi yang tersedia. Jika biasanya mereka semua selalu ramai berceloteh jika waktu istirahat, kini mereka semua nampak diam dan tidak banyak bicara, mengingat jika ada boss nya diantara mereka sekarang ini. Tentu saja mereka takut jika mereka ada yang salah ucap akan langsung dikeluarkan dari pekerjaan.

"Pak Riyan mana? Ada tamu diluar,"

"Diruang pengiriman,"

"Oke,"

Sayup sayup Riyan mendengar suara Nino mencarinya. Riyan menoleh dan terlihat Nino sedang mendekat kearahnya.

"Ada apa Nino?" Riyan bertanya lebih dulu sebelum Nino bersuara. Membuat Nino langsung menunjukan ipad-nya.

"Ini, Pak. Pengiriman kedaerah L terhambat karena diperjalanan terkendala banjir, dan membuat pelanggan marah karena pengiriman tidak tepat waktu. Dan saya juga akan menyampaikan jika diluar ada seseorang yang mencari Bapak," ucap Nino menyampaikan tugasnya sebaik dan serinci mungkin.

Riyan menggaruk keningnya yang tetiba terasa gatal. Ini pertama kalinya pengiriman tidak sampai tepat waktu. Sudah pasti pelanggan akan marah. Ini juga yang harus Riyan selidiki sendiri. Dia tidak mau jika atasannya sampai tahu dan marah, lalu beliau menurunkan jabatannya. Pokoknya jangan sampai, Riyan tidak mau. Apa lagi dia sudah punya banyak kebutuhan. Gajinya yang saat ini juga masih kurang, apalagi jika turun jabatan?

"Bawa dia keruang tamu, saya akan segera kesana,"

Nino mengangguk. "Baik Pak," dia pergi dari sana, menuju pada tamu yang masih dia biarkan diluar mall, menunggunya dibangku tunggu.

Setelah Nino sampai dibangku tunggu, terlihat orang itu segera berdiri dan menatap padanya, mungkin dia menunggu jawabannya.

"Bagaimana?"

"Pak Riyan menunggu diruang tamu, mari saya antar,"

"Boleh. Terimakasih," Dia mengikuti Nino yang memimpin jalan, katanya dia akan membawanya bertemu boss Riyan diruang tamu. Pelayanan yang cukup baik. Dia menyukai kinerjanya dan peraturan Boss Riyan itu.

Riyan menghabiskan minumannya, menatap para karyawan, kemudian berlalu menuju ruang tamu sesuai janjinya pada Nino yang ingin menemui tamu disana. Beberapa kali Riyan mengangguk saat beberapa karyawan menyapanya.

Riyan membuka pintu ruang tamu ketika dia sudah sampai. Bernapas lega karena tamu tidak sampai lebih dulu. Riyan masuk, menutup pintu, dan duduk disofa yang ada, membuka ponsel sambil menunggu tamu itu datang.

Cek klek

Riyan mendongak, mengalihkan tatapan dari ponsel saat mendengar suara pintu terbuka. Terlihat Nino membuka pintu lebar lebar dan masuklah sesosok wanita yang sudah lama tidak bertemu dengannya.

Nino mempersilakan wanita itu untuk duduk. Kemudian pergi dari sana, menutup pintunya kembali. Riyan berdiri sambil menaruh ponselnya diatas meja. Menatap tak percaya pada wanita yang kini ada didepannya.

"Hai, Riyan. Apa kabar?"

"Luna? Kau kenapa ada disini?"

"Kenapa? Nggak boleh aku datang ketempatmu bekerja?"

"Bukan begitu. Aku hanya kaget saja. Setelah sekian lama kau nggak ada kabar, kini kau datang dan ada dihadapanku,"

Luna berdecak mendapat respon dari Riyan yang terlihat tidak senang dengan kedatangannya. "Aku sudah datang kerumahmu, tapi hanya ada anakmu, yasudah, aku datang kesini saja,"

"Zona?"

"Iya,"

"Lalu kemana Niya? Bukannya dia juga seharusnya ada dirumah? Hari ini Zona sekolah, tentunya dia harus mengantarnya ke sekolah,"

Luna mengedik kedua bahu. Dia juga tidak tahu. Kemudian Luna mengambil sesuatu dari dalam tas jinjingnya. "Aku hanya menemukan ini didepan rumahmu," mengulurkan sesuatu yang dia temukan di depan rumah Riyan dengan istrinya.

Riyan menerimanya, terkejut saat melihat foto Niya yang berpelukkan dengan seseorang yang dia kenal. Dan yang paling membuatnya marah adalah, tulisan di balik foto itu.

Mencintai mu dalam diam

Riyan meremat foto itu, tatapan matanya dan ekspresi wajahnya jelas sekali marah. "Aku nggak menyangka Niya tega berbuat seperti ini pada ku,"

Luna berdiri, mendekati Riyan dan menatap Riyan dari jarak dekat. Hanya satu langkah saja. "Kamu yang sabar, aku tidak bermaksud untuk itu. Aku hanya menemukannya, mungkin saja poto itu juga tidak asli. Zaman sekarang sudah banyak yang pakai AI, kan?"

Niya yang baru saja mengantar Zona ke sekolah segera melajukan motornya ke tempat tujuan yang sudah memenuhi kepalanya sejak tadi. Surat yang Zona berikan untuknya benar benar mengganggu pikirannya, maka dari itu dia ingin memastikannya sendiri. Niya selalu berdo'a semoga saja apa yang dia bayangkan tidak benar.

Kenapa kau tidak membalas chatku Riyan? Padahal kau sudah berjanji akan menemuiku dirumah. Dan bermalam bersamaku.

...Luna...

"Arghhh..! "

"Semoga saja itu tidak benar. Berani beraninya dia mau sengaja merusak rumah tangga ku." gumamnya, dalam perjalanan. Niya menjalankan motornya dengan kecepatan penuh supaya cepat sampai.

Begitu sampai, Niya segera menuju ruangan suaminya. Tapi dia tidak ada di sana. Niya bertanya pada Umi.

"Mbak Umi, Pak Riyan di mana ya?"

"Oh, tadi ada tamu, Bu. Mungkin sedang ada di ruang tamu,"

"Terima kasih ya," Niya tersenyum lalu menuju ruang tamu. Niya membuka pintu dan hatinya sakit saat melihat Riyan bersama wanita lain.

"MAS RIYAN...!"

"Niya?"

1
Apple
kaget
Apple
mood riyan gmpg goyah btuh tgurN krs
Apple
krj aja niya biar bs pny uang sendiri
Apple
eits riski minta pap wahwah
Apple
kok luna bisa sama nino?
Apple
cari solusi dong jgn asal mnyimpulkn
Apple
sbr niya kamu kuat dan hebT smngat y
Apple
sbr niya kamu kuat dan hebT smngat y
Apple
kasihan Niya. itu riyan knp lgsg pcy aja sama luna
Apple
nah pasti bakal ada ribut ribut nih.
Apple
surat apaan sih
Apple
ngapain malu Riyan jangan tinggi ego dan gengsi
Apple
kalo cemburu tinggal ngomong nggak usah pake acara ngambek ngambekan wkwkwk
Apple
cemburu bilang bos/Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Apple
pesan apaan?
pesan dari siapa?
Apple
bagus
Apple
siapa yang ngikutin Deni.
Apple
kaget soalnya lagi ngeliatin kamu Niya
Apple
hahaha zona lucu dan bikin gemes
Apple
keluarga yang bahagia
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!