NovelToon NovelToon
Princess Anna

Princess Anna

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi ke Dalam Novel / Anak Yatim Piatu / Spiritual / Cinta Terlarang / Cinta Seiring Waktu / Cintapertama
Popularitas:372
Nilai: 5
Nama Author: Diyah_ell

Namanya Anna.. Dia anak yang polos namun tangguh, berjiwa bebas dan baik hati.. ia terlahir di sebuah gubuk sederhana di dalam hutan yang jauh dari pemukiman warga, meski hidup sederhana, ia merasa hari harinya selalu dipenuhi kebahagiaan.
Hingga sampai suatu waktu, tragedi menimpa keluarga kecilnya dengan tragis.. Ternyata ayahnya adalah seorang putra mahkota, dan Anna pun tiba tiba menjadi seorang Putri.
bisakah Anna beradaptasi di kehidupan barunya??
Lika liku percintaannya dimulai..inilah kisah Princess Anna..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Diyah_ell, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

trauma Sylvanna

Beberapa hari telah Anna lalui kehidupan di istana dengan tenang, tak ada yang membuat keributan karena Putri Maria si biang onar mendapatkan hukuman dari Kaisar, dia tidak diijinkan meninggalkan kamarnya selama waktu yang tidak ditentukan.

 Setiap malam Anna masih kesulitan karena mengalami mimpi buruk terus menerus, mimpi buruk tentang kematian tragis Ibunya terus terngiang di alam bawah sadarnya.

Siang itu saat matahari cukup terik Anna mengunjungi Ayahnya di ruang kerja, namun kata Tuan Deryl Putra mahkota sedang berada di tempat latihan berpedang. Deryl yang merasa Putra Mahkota akan terhibur jika Putri kecilnya itu berkunjung mengajak Anna menghampiri Ayahnya. Karena sejak kematian istrinya setiap malam setelah menidurkan putrinya, sang putra mahkota selalu menghabiskan waktu sendiri dengan meminum minuman keras atau obat tidur dengan dosis besar agar bisa melupakan sejenak kepedihannya. Namun setiap bersama Anna Putra Mahkota hanya terlihat seperti seorang Ayah yang penuh kasih dan sangat nyaman di mata Deryl.

Begitu sampai Anna merasa takjub melihat para ksatria yang sedang berlatih dengan gigih bersama Ayahnya yang terlihat keren saat mengayunkan pedangnya, bahkan Nicholas belum menyadari keberadaan Anna di pinggir lapangan saat itu karena terlalu fokus beradu pedang.

"Tuan Putri terlihat tertarik dengan ilmu pedang" Ucap Deryl saat memperhatikan raut wajah antusias Anna.

"Iya Tuan Deryl.. Aku ingin belajar berpedang juga, tapi aku sudah cukup pandai memanah"

Deryl tersenyum melihat Anna yang sudah mulai percaya diri dan lebih ceria.

"Wah.. Anda jago memanah ya? Keren!"

"Iyaa lumayan, aku belajar memanah sejak berusia 7 tahun"

"Wah.. Hebat! Apa Yang Mulia putra mahkota yang mengajari anda? Yang Mulia jago dalam semua hal kan.."

"Bukan.. Ayahku pulang 3 atau 5 hari sekali, dulu kata Ibuku Ayah bekerja, tapi sekarang aku tahu ayahku bukan bekerja tapi berada di istana, jadi.. Aku lebih banyak menghabiskan waktu dengan ibu, ibu mengajariku banyak hal salah satunya memanah, karena hidup di pinggir hutan kami harus memiliki kemampuan untuk melindungi diri sendiri dari orang jahat dan binatang buas, dulu aku sering ikut ibuku berburu.. Ahh.. Bukan duluu tapi beberapa waktu lalu saat ibuku masih ada kami juga sempat berburu.." tiba tiba Anna kembali murung.

Deryl yang menyadari perubahannya mencoba menghibur Anna.

"Anda memiliki ibu yang hebat Putri.. ingatlah itu jika anda teringat mendiang ibu"

"Iya.. Tuan Deryl"

"Panggil saja saya Deryl, Yang Mulia.."

"Anda jauh lebih tua.. Jadi.. Sedikit sulit"

"Baiklah.. senyamannya anda saja"

Dari kejauhan Nicholas melambai lambaikan tangannya begitu menyadari keberadaan Anna, Anna berlari menghampirinya namun tiba tiba di hadapannya seorang ksatria yang sedang beradu pedang tiba-tiba jatuh dan lengannya mengeluarkan banyak darah.

Bagi para ksatria terluka saat sedang berlatih adalah hal yang biasa.. Namun tidak bagi Anna saat ini, seketika tubuh Anna tidak bisa bergerak, dadanya sesak, ia kesulitan bernafas dan akhirnya jatuh pingsan.

Putra mahkota segera berlari begitu menyadari apa yang terjadi dan meraih tubuh kecil yang tergeletak di tanah, kemudian segera berlari menggendongnya ke istana putri Anna, karena hal itu semua orang menjadi ribut dan kebingungan.

"Hei kenapa tiba tiba Putri kecil pingsan?" ucap beberapa ksatria.

.

Dokter mulai memeriksa keadaan Anna yang terbaring lemah di tempat tidur, sesuai dugaan Nicholas.. Dokter istana menyarankan agar Putri Anna dihindarkan dari hal hal yang memicu traumanya.

"Yang Mulia.. Putri Anna menderita trauma berat jika melihat orang tergeletak dan berdarah darah" kata dokter.

"Sampai batas mana?"

"Kita masih harus terus memantaunya Yang Mulia.. Mungkin malam ini Putri akan kembali demam, tapi keadaannya akan membaik setelah minum obat"

Nicholas merasa sangat kalut karena tak bisa membantu putrinya meringankan beban di pundak kecilnya.

"Apa tidak ada cara mengobati traumanya?"

"Untuk saat ini hanya itu yang bisa saya sarankan Yang Mulia.." jawab dokter dengan hati hati.

Nicholas mencengkeram kerah baju Dokter Kenneth "Kau seorang dokter bagaimana bisa hanya ini yang bisa kau katakan!?" teriaknya.

"Trauma itu hanya bisa diobati oleh penderitanya sendiri Yang Mulia, saat waktunya tiba Yang Mulia Putri akan menerima lukanya dan membebaskan diri dari traumanya sendiri namun untuk itu butuh waktu yang sangat lama" ucap dokter dengan gelisah.

Nicholas melepaskan Dokter itu lalu menyuruhnya pergi. Ia menemani Anna sepanjang malam, demamnya hilang begitu pagi tiba.

Anna membuka mata saat hari sudah siang, disana ada Daisy di sampingnya.

"Bagaimana keadaan anda Tuan Putri? Masih ada yang sakit?"

Anna menggeleng pelan.

"Ayahku sudah pergi? Tadi malam ayah disini kan Daisy?"

Daisy menjawab dengan ragu ragu.

"Iya Putri.. Beliau belum lama pergi kok"

"Ohh.. Baiklah, tapi kenapa diluar berisik sekali ya Daisy?"

"Entahlaahh yang mulia.. Ayah anda berpesan agar hari ini anda tidak banyak bergerak, jadi.. saya akan menyuapi anda di atas tempat tidur, tapi sebelum itu saya akan mengambil air untuk anda cuci muka, anda tidak boleh beranjak dari tempat tidur ya.."

"Iyaa.. Baiklah"

Anna merasa hari ini Daisy bersikap kaku dan lebih banyak bicara daripada biasanya.

Meski Daisy telah mewanti-wanti dirinya agar tak beranjak dari tempat tidur tetapi suara berisik di luar benar benar mengundang rasa penasarannya.

Anna turun dari tempat tidur, ia mendekati jendela, karena kamarnya berada di atas maka Anna dapat melihat dengan jelas pemandangan di luar, di bawah sana terlihat banyak sekali orang berlalu lalang di aula istana, tempat biasanya diadakan acar besar keluarga raja.

Rasa penasarannya semakin menjadi karena itu adalah pertama kalinya Anna melihat acara semegah itu, tapi ia bingung karena tak ada yang memberitahunya tentang acara semegah itu, Anna merasa dirinya harus tahu.

Karena Daisy belum juga kembali, Anna menyelinap keluar kamarnya, ia pergi dengan hati-hati sambil menghindari pandangan orang lain agar tidak ada yang menghentikannya melihat aula pesta lebih dekat.

Tapi tiba tiba ada seseorang yang menarik bajunya dari dibelakangnya.

"Kenapa ada tikus kecil bersembunyi disini? Dengan penampilan begini? Astaga.." ucapnya pelan. Maria terheran heran karena keponakannya berkeliaran di hari penting danya dengan mengenakan baju tidur tipis.

Ternyata Anna ketahuan oleh orang yang paling harus dihindarinya yaitu Putri Maria.

Anna pura pura tersenyum polos "Selamat siang Bibi"

"Ah.. Aku tidak suka dengan panggilan itu, tapi yasudahlah.. Aku tidak mau meributkan hal yang tidak penting sepertimu di hari kebahagiaan Baginda Kaisar"

"Bibi.. Apa hari ini Kakek Kaisar berulang tahun?"

"Ha ha ha.. Ulang tahun? Mana mungkin, kaisar tua itu tidak pernah merayakan ulang tahunnya sejak Ratu meninggal, si bodoh ini benar benar tidak tahu apa apa ya? Berapa usiamu sih? 10 tahun kan? Saat aku seusiamu aku sudah tahu semua hal tahu! Kau terlalu ketinggalan!"

"Ooohh begitu.. Jadi ini acara apa? Kenapa tidak ada yang memberitahuku Bibi?"

"Tidak ada yang memberitahumu? Kasihan.. Padahal hari ini kau mendapatkan Ibu baru lhoo.." ucap Maria dengan santai..

Bersambung

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!