Su Qingran mengkhianati suami lumpuhnya saat hari bencana dan berakhir tragis setelah dikhianati selingkuhan dan keluarga sepupunya.
Terlahir kembali dengan sistem dewa “Panduan Menjadi Istri Yang Baik,” ia memilih setia, mempersiapkan diri menghadapi kiamat, dan memperkuat perlindungan. Kini, saat para pengkhianat memohon perlindungan, ia menentukan nasib mereka.
[ Ding, memasak tiga hidangan sehat untuk suami. Mendapatkan hadiah: 10 jin daging ayam, 10 jin sayur sawi, dan 1 karung beras dan 3 poin ]
"Semua yang aku lakukan untuk suamiku ternyata mendapatkan hadiah besar!?"
[ Harap ingat misi sistem, memasakkan dan berhubungan saja yang akan memberikan hadiah pengembalian ]
∆ 9 April 2026 ∆
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RAS( BY.AR), isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 8 Memperkuat Apartemen, Intel atau Prajurit?
[ Misi harian satu: Membuatkan makanan bergizi seimbang untuk pasangan. --- Selsai, mendapatkan 50 jin daging sapi, 50 jin sayur kol, 50 jin Apel dan anggur, 5 karung mini beras premium* 1 karung 6 Jin dan 5 poin ]
[ Misi harian dua: Memberikan kecupan hangat di wajah pasangan. --- Selsai, mendapatkan 1 kartu istri cantik ]
[ Misi harian tiga: Memperkuat rumah yang akan anda tinggali di hari bencana kelak. --- Belum selsai, hadiah? ]
Awalnya Su Qingran tidak akan memperbaiki atau memperkuat apartemen nya. Karena tempat yang di tinggali adalah ruangan presiden suit yang di lengkapi dengan pintu besi kokoh dan kaca anti peluru. Namun melihat misi harian ketiga, dia mengubah pikirannya.
Juga, jika misi harian tiga tidak di jalankan. Dia menyayangkan hadiah yang akan di berikan. Siapa tahu lebih berharga dari sebelumnya.
Jadi, setelah selesai dari kantor Jiang Shengyan. Su Qingran pergi ke agen Steeldoor-- tempat yang di butuhkan nya untuk memperkuat apartemen nya.
"Nyonya Su, untuk pintu baja 20 mm solid masih bisa, namun saya pikir dinding apartemen anda tidak bisa menahan berat kaca 300 mm dengan 30 layer." Ucap manager project tersebut.
Su Qingran terdiam sambil berpikir, dia memang tidak terlalu paham. Dia hanya mencari tahunya di Chatgpt sebelum datang kesini, "menurut anda apa yang paling cocok?"
Manager project itu melihat klien nya terlihat kecewa, jadi dia memberikan pilihan lain agar kerja sama ini tetap berjalan. "Kami akan mengecek ketahanan dinding apartemen nya terlebih dahulu, jika cocok maka bisa memasangkan kaca 300 mm 30 layer. Namun jika tidak memungkinkan, saya 100 mm dan 20 layer. Bagaimana?"
Su Qingran mengangguk, "Namun tolong lakukan hari ini juga. Aku ingin sebelum jam 8, semuanya sudah selesai."
"Bai--- apa?" Manager itu terkejut. "Nyonya Su, itu sulit di lakukan. Kami--"
"Gesek saja berapapun yang kamu inginkan, uang bukan masalah asalkan itu selalu sebelum jam 8 malam."
Manager project itu menelan ludahnya, dia jelas tahu siapa nyonya Su ini. Istri dari konglomerat cacat ternama di kota B, mendengar kalimat 'uang bukanlah masalah' langsung membuat jantung nya berdebar.
Sebenarnya apa yang di pikirkan nyonya Su ini? Apakah kiamat akan tiba? Beberapa waktu lalu memang tersiar kabar jika cuaca sedang tidak menentu dan beberapa orang fanatik menyangkut pautkan nya dengan kiamat. Mungkin kah Nonya Su ini percaya dengan hal-hal hoax seperti itu?
Tapi ia tidak peduli, nyonya ini mengeluarkan uang semudah membelanjakan uang 10 ribu. Dia tidak akan menghalangi kepercayaan nya.
"Baik nyonya, kamu akan melakukan nya semaksimal yang kami bisa"
Su Qingran mengangguk, dengan ini, penyelesaian misi ketiga hanya tinggal menunggu waktu.
...
Saat matahari mulai terbenam, Su Qingran kembali nongkrong di beascamp nya. Namun setelah memasuki pagar rumahnya, dia terkejut dengan bercak darah yang tertinggal di tanah.
Saat sadar itu bukan darah hewan, jantung nya mulai sedikit tidak terkendali, apakah terjadi pembunuhan di rumahnya?
Dia dengan hati-hati menyusuri bercak darah itu dan akhirnya menemukan sumber nya, seketika dirinya termenung dan wajahnya memucat. Mayat?
Pikirannya.
Dia mendekat, seseorang dengan seragam loreng! Apakah ia seorang prajurit? Namun darimana prajurit ini datang? Ataukah seorang intel?
Dengan waspada Su Qingran melihat ke sekeliling nya, setelah memastikan tempat ini memang sepi. Dia berjalan dan menarik orang itu masuk, tidak ada pilihan lain, dia tidak bisa membiarkan seorang intel atau prajurit negara mati di rumah nya.
Setelah beberapa menit di dalam, Su Qingran keluar untuk membersihkan bercak darah yang tertinggal di halaman.
Karena waktu pengiriman barang hampir tiba, dia duduk di luar sambil memegang handphone-- membuka aplikasi belanja nya.
Mengenai orang itu, dia hanya membuka pakaian atasnya. Membersihkan lukanya, mengoleskan obat merah dan membalutnya. Lalu meminumkan nya obat antibiotik agar tidak demam, untung lah hanya memiliki satu luka tusuk, meskipun dia pikir dia adalah prajurit atau Intel karena pakaiannya. Namun lukanya terlihat sudah lama, dia pikir dia pingsan karena kehabisan darah.
Karena itu dia sudah menghubungi rumah sakit untuk mengurusnya, mungkin mobil ambulan akan datang dalam beberapa menit.
Sepuluh menit berlalu dan mobil ambulan pun datang, Su Qingran secara langsung mengarahkan mereka untuk mengangkat orang tersebut. Dia memberikan kesaksian jika dia tidak mengenal orang tersebut, namun dia akan menjamin biaya rumah sakit nya.
Setelah mendengar penjelasan nya, dia seharusnya ikut ke rumah sakit atau pergi ke kantor polisi untuk laporan. Namun karena banyak lembaran kertas yang di salipkan nya pada petugas ambulan itu, dirinya pun tidak memiliki tanggungjawab lagi-- selain menepati perkataan nya untuk membayar rumah sakit nya.
Su Qingran berdiri menatap mobil ambulan yang telah pergi, bersamaan dengan itu paket nya pun mulai berdatangan.
Kali ini adalah sebuah mobil boks besar yang membawa beberapa merek pakaian dan sepatu yang berbeda. Lalu beberapa mobil lagi yang membawa generator listrik, panel Surya, Indomie, furniture rumah, kasur dan peralatan lainnya.
Saat beberapa orang yang penasaran bertanya kepadanya. Su Qingran hanya menjawab, "aku membuka jasa beli kebutuhan rumah tangga untuk teman-teman dan saudara ku yang dari desa."
Setelah mengerti tidak ada lagi yang bertanya.
Setelah orang-orang mulai pergi, dan barang-barang menumpuk di halaman dan ruang depan rumah nya. Setelah memastikan kondisi aman, dengan lambaian tangan semuanya menghilang.
Su Qingran tersenyum, saat itu kemudian handphone nya menyala.
📳: Halo nyonya, pekerjaan nya telah selesai.
Itu adalah telepon dari manajer agen Steeldoor, Su Qingran melirik jam handphone nya dan telah menunjukkan pukul 19:56.
📳: Bagus
Setelahnya telepon di tutup.
[ Misi harian tiga: Memperkuat rumah yang akan anda tinggali di hari bencana kelak. --- Selesai, mendapatkan 1 kartu tempat berlindung ]
[ Kartu tempat berlindung: Jika menggunakan kartu ini pada bangunan tempat berlindung, maka bangunan tersebut akan menjadi bangunan super kuat yang melindungi tuan. Bisa di tingkatkan dengan kartu serupa ]
Pupil mata Su Qingran bergetar, ini benar-benar luar biasa! Tidak sia-sia dirinya mementingkan penguatan apartemen. Dengan ini, dia bisa membangun benteng nya sendiri. Namun memperkuat apartemen nya jelas bukan ide yang bagus, karena apartemen ini adalah satu bangunan dengan ruang milik orang lain.
Jadi untuk sementara di akan menyimpan nya.
Su Qingran menutup panel sistem nya, saat suara kendaraan terdengar lagi. Hah, dia harus sibuk lagi dengan mereka. Entah itu mengatur barang-barang agar muat di halaman atau memberikan penjelasan kepada mereka yang banyak bertanya.
"Taruh saja di sebelah sini"
***
Masih ngumpulin persediaan gess... Sabar yaaa ☺️🫰
semangat terus buat ngetik alurnya.... demi kita para pembaca /Applaud//Applaud//Applaud/
semangat terus yaw😘😘🫰🫰🫰(sarangbeo)
sampe ketemu lagi dibab selanjutnya ~~~💃🏻💃🏻💃🏻
semangat up trus ya😍😍😍😍😍
semangat terus ya buat up alur ceritanya🥰🥰😘😘😘