NovelToon NovelToon
Takdir Yang Dipaksakan Cinta Yang Ditemukan

Takdir Yang Dipaksakan Cinta Yang Ditemukan

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Dosen / Misteri
Popularitas:2.7k
Nilai: 5
Nama Author: noel_piss

Alya, seorang mahasiswi cerdas dan mandiri, dipaksa menerima perjodohan dengan dosennya sendiri.

Arka, pria dingin dan tegas yang menyimpan masa lalu kelam. Hubungan yang awalnya penuh penolakan berubah menjadi konflik batin, kecemburuan, dan rahasia yang perlahan terungkap.

Di antara kewajiban, harga diri, dan cinta yang tumbuh diam-diam, mereka harus memilih: bertahan dalam keterpaksaan, atau memperjuangkan perasaan yang tak pernah direncanakan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon noel_piss, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 8

Langit sore itu tampak lebih cerah dari biasanya.

Alya berjalan perlahan menyusuri koridor kampus dengan langkah yang tidak terburu-buru. Tidak ada kelas setelah ini, tidak ada kewajiban mendesak. Namun entah kenapa, ia juga tidak ingin langsung pulang.

Seolah-olah…

ada sesuatu yang ia tunggu.

Beberapa hari terakhir terasa berbeda. Tidak ada kejadian besar. Namun interaksi kecil yang terjadi tatapan, percakapan singkat, kehadiran yang tidak lagi terasa asing semuanya perlahan membentuk sesuatu yang tidak bisa ia jelaskan.

Dan itu membuat hatinya… tidak tenang.

“Alya!”

Suara itu membuatnya menoleh.

Raka berjalan mendekat, membawa dua minuman di tangannya.

“Nih.”

Alya sedikit terkejut.

“Buat aku?”

Raka mengangguk santai. “Iya, masa buat dosen.”

Alya tertawa kecil.

Untuk pertama kalinya dalam beberapa hari, tawanya terdengar lebih ringan.

“Makasih.”

Mereka duduk di bangku taman. Tidak banyak bicara di awal. Namun justru dalam diam itu, terasa ada sesuatu yang berbeda.

Raka menatap ke depan.

“Lo berubah, Ly.”

Alya menoleh.

“Berubah gimana?”

Raka tersenyum tipis.

“Lebih tenang… tapi juga lebih jauh.”

Alya terdiam.

Kalimat itu terlalu tepat.

“Gue gak bermaksud bikin lo gak nyaman,” lanjut Raka pelan.

“Cuma… gue gak mau kehilangan lo tanpa tau kenapa.”

Alya menunduk.

Tangannya menggenggam gelas minuman itu sedikit lebih erat.

“Gue juga gak tau, Ka…” suaranya pelan.

“Semua ini… terlalu cepat.”

Raka mengangguk pelan.

“Tentang perjodohan itu?”

Alya menghela napas.

“Tentang semuanya.”

Hening.....

Namun kali ini, tidak terasa canggung.

Hanya… penuh dengan hal-hal yang belum terucap.

“Lo masih punya pilihan,” kata Raka akhirnya.

Alya menoleh.

“Pilihan?”

“Iya.”

Raka menatapnya.

“Jangan ngerasa lo harus jalanin sesuatu yang lo sendiri belum siap.”

Kata-kata itu sederhana. Namun terasa dalam.

Alya tersenyum kecil.

“Makasih, Ka.”

Dan untuk pertama kalinya ia benar-benar merasa didukung,

Bukan didorong....

Namun di saat yang sama itu juga membuatnya semakin sadar. Bahwa pilihannya… tidak akan sederhana.

Hari-hari berikutnya berlalu dengan ritme yang lebih tenang. Alya mulai kembali fokus pada kuliah. Mulai ikut diskusi.

Mulai berbicara lebih banyak dengan teman-temannya.

Namun ada satu hal yang tidak berubah.

Arka.

Ia masih sama.

Tetap profesional.

Tetap menjaga jarak di depan umum.

Namun dalam detail kecil semuanya berbeda.

Seperti cara ia memanggil nama Alya. Tidak lagi dingin. Seperti cara ia menatap, Tidak lagi sekadar formal.

Dan seperti hari itu. Kelas hampir selesai ketika Arka tiba-tiba berkata

“Alya, setelah ini tetap di kelas sebentar.”

Beberapa mahasiswa langsung melirik. Namun tidak ada yang berkomentar.

Alya hanya mengangguk.

“Iya, Pak.”

Setelah semua orang keluar, suasana menjadi sunyi. Pintu kelas tertutup. Menyisakan mereka berdua.

Alya berdiri di dekat mejanya, Menunggu.

Arka berjalan mendekat. Namun tetap menjaga jarak.

“Tugas kamu bagus,” katanya singkat.

Alya sedikit terkejut.

“Oh… makasih, Pak.”

“Kamu lebih fokus sekarang.”

Alya tersenyum kecil.

“Saya lagi coba.”

Arka mengangguk.

Hening....

Namun kali ini hening itu tidak terasa menekan.

“Alya.”

Nada suara itu berubah sedikit lebih pelan.

“Iya, Pak?”

Arka menatapnya lebih lama dari biasanya.

“Kamu masih merasa terpaksa?”

Pertanyaan itu datang tiba-tiba.

Alya terdiam....

Tidak langsung menjawab. Karena untuk pertama kalinya ia tidak tahu jawabannya.

“…Saya gak tau,” akhirnya ia berkata jujur.

Arka tidak terlihat terkejut.

Seolah-olah ia sudah memperkirakan itu.

“Itu berarti kamu mulai mempertimbangkan,” katanya pelan.

Alya menatapnya.

“Mempertimbangkan… atau terbiasa?”

Arka sedikit tersenyum tipis.

“Kadang dua hal itu berjalan bersamaan.”

Alya tidak bisa membalas. Karena ia tahu itu benar.

Beberapa detik berlalu.

“Saya gak mau kamu ngerasa sendirian dalam hal ini,” lanjut Arka.

Alya terdiam.

“Ini bukan cuma tentang keputusan keluarga,” katanya lagi.

“Ini juga tentang kamu.”

Kalimat itu terasa berbeda.

Bukan sebagai dosen.

Bukan sebagai seseorang yang “ditentukan” untuknya.

Namun sebagai seseorang yang… memikirkan dirinya.

Alya mengangguk pelan.

“Iya, Pak.”

Namun kali ini jawaban itu bukan sekadar formalitas.

Saat Alya keluar dari kelas, langkahnya terasa lebih ringan namun juga lebih berat.

Karena sekarang ia tidak hanya menghadapi situasi.

Ia mulai menghadapi perasaannya sendiri.

Dan itu jauh lebih sulit.

Di kejauhan, Raka melihat Alya keluar dari kelas itu.

Ia berdiri diam dan ia tidak mendekat. Namun ekspresinya berubah sedikit.

Bukan marah...

Bukan kecewa..

Namun sesuatu yang lebih dalam pemahaman..

Bahwa ada hal-hal yang tidak bisa ia lawan meskipun ia ingin.

Sore itu, angin kembali berhembus pelan. Alya berjalan sendiri. Namun untuk pertama kalinya ia tidak merasa benar-benar sendiri.

Karena tanpa ia sadari dua orang berjalan di hidupnya sekarang.

Satu yang selalu ada sejak awal.

Dan satu lagi yang perlahan...menjadi penting.

Dan di antara keduanya Alya berdiri.

Tidak lagi terjebak.

1
Forta Wahyuni
sdh mnikah koq tdk satu rmh
noel_piss: mohon d baca dari awal kak🙏kalau dari alurnya belum menikah kak🙏
semoga kk suka sama alur ceritanya ya☺️♥️
total 1 replies
Agnes💅
semangat kak ayok aku selalu nungguin kk up 😄
noel_piss: iya kak, sekarang belum bisa up lg kak soalnya lagi sakit🙏 nanti kalau udah sembuh ak langsung up banyak♥️
total 1 replies
Agnes💅
lanjut kak bgus cerita nya suka🙏
noel_piss: syukurlah kalau kakak sukaa😍semoga teman-teman yang lain suka juga sama cerita perdana ak yang ini kak 😭
total 1 replies
Agnes💅
maaf kak sedikit saran, penulis nya udah menarik udah rapi tapi kurang rapi kayak novel novel yang lain nya, kalo bisa di kasi rapi lagi kak

maaf lancang🙏🙏🙏
noel_piss: makasih banyak kak sarannya 🙏 sangat membantu banget saran dari kakak 🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!