NovelToon NovelToon
Why Did I Fall In Love With You

Why Did I Fall In Love With You

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Keluarga & Kasih Sayang
Popularitas:107
Nilai: 5
Nama Author: The Black

Kang Youngha seorang yang dulunya Direktur Muda Perusahaan Kang. Dia menikah dengan Jang Dohee, sosok perempuan yang dicintainya sedari dulu. Tiba-tiba, Kang Youngha melepaskan diri dari jabatan Direktur Muda. Dia mulai mengenal dunia militer dan masuk melalui Wajib Militer, di dunia militer nya Kang Youngha disegani banyak orang. Kali ini, dia benar-benar satu tim dengan teman-teman masa kecilnya yang sudah dianggap saudara. Di pertengahan tahun, dia mulai seperti hidup sendiri. Jang Dohee yang sudah tidak diajak berbicara semenjak Ayah Youngha sendiri berbuat hal yang tidak baik kepada keluarganya, Jang Dohee yang merasa kesal dan harus meluruskan ini selama pernikahannya yang sudah hampir menyentuh 5 tahun itu. Meski begitu, Dohee masih memperhatikan Youngha diam-diam dan mulai mengumpulkan semua aset untuk masa tuanya bersama suaminya. Di sisi lain, pria yang bernama Yoon Hain adalah teman masa kecil Kang Youngha. Mereka sudah seperti saudara kandung dan menyimpan banyak rahasia.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon The Black, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 6 : When The Day Coming

Setelah urusan semua selesai, Jungha pergi ke kota untuk mengurus kartu keluarga untuk dirinya sendiri. Kali ini dia benar-benar memakai baju dinas, saat pergi maju menghampiri pelayanan. Dia terdiam dan menatap seorang gadis cantik itu,

“Ada yang bisa saya bantu?” tanya gadis cantik itu lalu menatap ke arah Jungha yang membatu,

“Kak Jungha?” tanya gadis cantik tersebut dengan pelan yang ternyata kenal Jungha,

“Miran?” tanya Jungha yang masih membeku,

“Hemm... Apa yang bisa saya bantu?” tanya Miran di selingi dehemnya,

“Eh, ini... Saya mau buat kartu keluarga pisah dengan keluarga saya” jawab Jungha,

“Bisa menunjukkan kartu penduduk” ujar Miran tersenyum,

“Hari ini kau luang?” celetuk Jungha pelan dengan tiba-tiba,

“Pukul 4 sore aku selesai kerja” jawab Miran dengan wajah seriusnya,

“Aku tunggu” ujar Jungha yang masih menatap Miran itu,

Miran hanya menganggukkan kepala, setelah urusan selesai Jungha menunggu di kafe depan pas kantor Miran. Setelah sore hari tiba, salju turun agak lebat dari biasanya. Jungha langsung keluar dari kafe dan membawakan payung untuk Miran yang berdiri di depan kantor itu, tidak sadar Jungha langsung memeluk dari sebelah lengan Miran sambil memayunginya. Mereka langsung masuk kedalam mobil, Jungha memasang seat belt masih tak sadar.

“Kak Jungha” panggil Miran sambil menatap Jungha,

“Iya?” jawab Jungha lalu menatap Miran,

Suasana menghening sejenak,

“Kau sudah punya istri kan?” tanya Miran,

“Hahahaha, hey Miran... Kau ada-ada saja” jawab Jungha tertawa saat Miran bertanya,

“Aku serius” ujar Miran dingin, tapi matanya berkaca-kaca.

Jungha menatap ke arah Miran lagi, lama sekali menatapnya. Kemudian Jungha mencium bibir Miran lalu melepaskannya dengan lembut,

“Kenapa kau menghilang selama ini?” tanya Miran,

“Miran, maafkan aku... Demi kenyamanan mu, aku memutuskan untuk tidak bertemu denganmu lagi, tapi hal itu ternyata salah” jawab Jungha,

“Aku bertahun-tahun menunggumu, sangat lama aku pikir kau sudah menikah dengan yang lain... Sampai aku tidak berani mengganggu Kak Dohee karna takut mengganggu mu juga tapi ke—” ujar Miran terputus yang ternyata air matanya sudah membahasi pipi,

Jungha langsung mencium bibir Miran lagi, tangan kirinya melingkar ke pinggang Miran lalu tangan kanan nya ada di leher Miran. Sejenak mereka melepas rindu dan kesalahpahaman itu,

“Aku masih tetap mencintaimu, sampai kapanpun... Hubungan ini tidak pernah putus” ujar Jungha dengan suara beratnya. “Terima aku lagi ya? Miran-ku” tanyanya,

Miran hanya menganggukkan kepala lalu memeluk Jungha sangat erat, Jungha mencium kepala Miran sambil meneteskan air mata.

“Oh ternyata begini ya rasanya mencintai dan dicintai” batin Jungha lalu tersenyum manis, saat itu juga dia mengingat Youngha dan Dohee.

Hampir malam,

Jungha dan Miran baru sampai kerumah kakaknya. Jungha langsung saja membuka sandi pintu dan disambut hangat oleh Dohee,

“Selamat datang” sapa Dohee membukakan pintu,

“Kak Dohee, lihat aku bawa siapa?” tanya Jungha,

“Tumben sekali? Bawa siapa Jungha?” tanya Dohee lembut,

Jungha langsung menggandeng tangan Miran dan menarik Miran masuk ke dalam rumah, Dohee melebarkan kedua matanya langsung memeluk Miran yang sudah dewasa.

“Sayang, timunnya dimana?” tanya Youngha keluar yang memakai apron sambil memakai sarung tangan karet,

“Miran?” ujar Youngha lalu dia segera membuka sarung tangan dan menaruh apronnya,

“Kakak?” jawab Miran,

Sebelum pelukan Dohee melepas Miran, Youngha dari belakang punggung Dohee memeluknya. Mereka berpelukan lama melepas rindu, mata mereka berkaca-kaca.

“Kak! Ikannya gosong!” teriak Jungha langsung ke dapur dan mematikan kompor.

Dohee dan Youngha teringat lalu pergi ke dapur,

“Sayang, kenapa di besarin apinya?” tanya Dohee lembut,

“Sayang, tadi sudah aku balik loh” jawab Youngha sambil mengangkat ikan nya,

Miran membututi mereka berdua lalu Jungha memeluk Miran dari samping dan menertawakan. Setelah itu mereka makan bersama,

“Miran, ada berita baru” ujar Youngha,

“Apa itu kak?” tanya Miran antusias,

“Delapan bulan lagi kau akan punya keponakan” jawab Youngha yang jari jemarinya juga ikut membentuk delapan,

“KAK DOHEE! AKHIRNYA!” seru Miran bahagia,

“Baik, baik... Sekarang makan dulu ya” ujar Jungha sambil menaruh daging ikan di atas nasi Miran,

Dohee menggandeng tangan Youngha, dia mendekat ke telinga Youngha.

“Sayang, coba lihat... Aku merasa Jungha cepat sekali meniru jejakmu” bisik Dohee sambil menatap mereka berdua yang saling tertawa,

“Sayang, mereka juga terlihat dewasa sekejap.. aku merasa mereka sudah mulai mengerti apa itu cinta?” bisik Youngha sambil memegang tangan Dohee erat,

“Sepertinya,” jawab Dohee “sayang berarti kita sudah tua ya” ujar Dohee mewek,

“Tidak setua itu kok sayang” jawab Youngha sambil mencolek hidung Dohee,

“Jadi, kapan menikah?” tanya Youngha tiba-tiba sambil melipat kedua tangannya di dada,

Jungha langsung batuk tersedak air putih, Miran langsung menatap Youngha dan Dohee yang wajahnya satu tegas dan satu lembut.

“Kak, kita saja barusan reuni” ujar Jungha,

“Jungha, kau lupa kata ibu? Kakak ini sudah termasuk orang tua mu... Jadi ini hitungannya kau membawa pulang Miran kerumah utama” jawab Youngha tegas,

“Besok, besok Sabtu aku pergi ke pengadilan untuk menikah” jawab Jungha mengasal,

“Ckck, hey hey hey... Kau menikah tidak bilang-bilang pada kami berdua? Main memutuskan tanggal saja” ujar Youngha sambil mengetuk meja tak terima,

“Baiklah, menurut orang tua ini kapan aku pantas menikah?” tanya Jungha dengan sabar,

“Oi, berarti kamu tak siap ya menikahi Miran?” jawab Youngha,

“Kak!” seru Jungha sambil tersenyum,

“Haih, kalau begitu sesuai dengan Jungha ya? Kalian kan juga sudah lama status pacaran ini?” tanya Dohee lembut memutuskan,

“Iya kak Dohee, besok akan aku ajak dia ke kantor pengadilan resmi” jawab Jungha menurut,

“Jangan lupa membawa berkas-berkasnya, kau sudah tahu kan? Kakak dulu menikah membawa apa saja?” ujar Youngha tegas,

“Siap! Sudah selesai Komandan” jawab Jungha,

“Miran, kakak masih punya data kamu” ujar Dohee,

“Kakak akan menjadi walimu dan saksi” lanjut Youngha,

“Kakak, terima kasih” ujar Jungha,

“Kak terima kasih, semuanya sudah merestui kami berdua” lanjut Miran,

“Jungha, kau sudah siap rumah kan?” tanya Youngha memastikan,

“Sudah kak, rumahnya ada di sebelah kakak pas” jawab Jungha,

“Kenapa harus sebelah sini? Di sebelah Hain kan juga ada?” tanya Youngha,

“Mohon bantuannya kakak” jawab Jungha lembut sambil tersenyum,

Mereka telah menikmati malam yang penuh kegembiraan itu, kali ini Miran dan Jungha menginap di rumah Youngha dan Dohee. Sebelum tidur, Dohee meminum vitamin yang sudah di resep kan oleh Jieun. Youngha menaruh ponselnya di meja lalu menarik selimut, dia menunggu Dohee berbaring. Akhirnya setelah selesai minum vitamin itu, Dohee pelan-pelan untuk berbaring di sebelah Youngha. Tetapi tangan Youngha sudah siap untuk mendekap Dohee, Youngha mencium kening Dohee dan mengelus perut lalu mereka tidur.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!