NovelToon NovelToon
Cewek Badung Vs Cowok Kaku

Cewek Badung Vs Cowok Kaku

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Diam-Diam Cinta / Komedi
Popularitas:1.5k
Nilai: 5
Nama Author: exozi

CEWEK BADUNG VS COWOK KAKU

AYUNDA
Cantik, manis, dan bergaya kece abis... tapi kelakuannya liar!
Mulutnya tajam, berani, dan paling benci diatur-atur.
"Badung? Yeah, that's me."
Dia cewek yang hidup sesuka hati, nggak peduli omongan orang, dan siap melabrak siapa saja yang berani cari gara-gara.

GIOVANI
Ganteng, kaya, dan selalu tampil sempurna... tapi kaku setengah mati!
Hidupnya penuh aturan, rapi, dan terjadwal kayak robot.
"Terlalu diatur, terlalu sulit dimengerti."
Dia tipe cowok yang alergi sama kekacauan, apalagi sama cewek rusuh kayak Ayunda.

Dua kepribadian. Satu konflik yang tak terhindarkan.

Lo badung, gue kaku.
Kita emang mustahil.
Satu mau bebas, satu mau aturan.
Satu bawa kekacauan, satu bawa masalah.

Tapi entah kenapa... dua kutub yang saling tolak ini, selalu saja ketemu di titik yang sama.

Apakah si Badung bisa meluluhkan si Kaku?
Atau malah si Kaku yang bakal ikut rusuh karena si Badung?

A hate-love romance that you can't miss! ❤️🔥

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon exozi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

MENU MAKANAN PERANG

Pagi harinya, suasana di rumah itu terasa beda banget. Udara kayak lebih hangat, dan yang paling ajaib... Ayunda bangun lebih pagi dari biasanya!

Bukan karena dia tiba-tiba jadi rajin, tapi karena perutnya bunyi krucuk-krucuk minta diisi, dan juga karena dia penasaran mau liat muka Gio pagi ini. Mau liat apakah cowok itu bakal tetep cool atau bakal malu-malu juga kayak dia.

Begitu Ayunda turun ke dapur dengan rambut setengah dikuncir dan baju santai, dia melihat Giovanni sudah sibuk di depan kompor.

Wah... keren juga ya kalau lagi masak gitu, batin Ayunda memperhatikan dari pojok pintu.

Gio pakai celemek warna biru polos yang bikin dia kelihatan kayak househusband idaman. Tangannya lihai membolak-balik daging di wajan, aroma masakannya wangi semerbak memenuhi ruangan.

"Pagi..." sapa Gio tanpa menoleh, seolah dia punya indra keenam yang tahu kalau ada orang ngintip.

Ayunda kaget, "Eh... iya. Pagi juga." Dia jalan masuk dan duduk manis di meja makan. "Lo masak apa tuh? Bau nya enak banget. Jangan-jangan lo mau racun gue ya biar lo bebas?"

Gio menoleh sedikit, senyum tipisnya muncul. "Racun kamu buat apa? Repot ngepel darahnya nanti. Ini steak dadar special. Resep rahasia keluarga."

Tak lama kemudian, Gio membawa dua piring besar berisi nasi goreng spesial, daging steak tebal, telur mata sapi, dan sayuran. Penyajiannya rapi banget, kayak di restoran bintang lima.

"Wah... mantap!" Mata Ayunda langsung berbinar-binar. Tangannya langsung menyambar garpu dan sendok, siap menyerbu.

"Tunggu dulu," kata Gio lembut.

"Hah? Kenapa? Belum halal apa?"

"Bukan. Lihat dulu piringmu dan piringku," tunjuk Gio.

Ayunda mengernyit, melihat ke dua piring itu.

Piring Gio: Nasi pas, daging pas, sayuran rapi, semuanya seimbang dan teratur.

Piring Ayunda: NASINYA BANYAK BANGET, DAGINGNYA BANYAK BANGET, telurnya dua, dan sayurnya... dikit banget cuma buat hiasan.

"Itu apaan?!" protes Ayunda langsung. "Kenapa porsi gue lebih banyak?! Lo mau gembelin gue apa gimana?!"

"Bukan gembelin, tapi menyehatkan," jawab Gio santai sambil duduk. "Kamu kan tadi malam banyak gerak (baca: jalan tidur), jadi butuh energi banyak. Dan lihat sayur itu... makan semuanya ya. Jangan dibuang atau disisihin."

Wajah Ayunda langsung berubah masam. "Hah?! Sayur?! Lo tau gak sih gue paling benci yang namanya sayur-sayuran?! Gue kan karnivora! Pemakan daging! Sayur itu makanan kelinci dan sapi!"

"Di meja ini tidak ada kelinci, tidak ada sapi, yang ada cuma manusia dewasa yang harus makan gizi seimbang," tegas Gio. "Makan sayurnya. Atau... kamu mau aku suapin?"

JLEB!

Ayunda langsung merinding. Bayangan Gio nyuapin dia dengan tatapan lembut... aduh, bikin meleleh tapi malunya minta ampun!

"Ih enggak usah! Gue makan sendiri aja! Dikit ya cuma!" Dengan kesal dan cemberut, Ayunda mengambil satu helai selada, memakannya dengan wajah jijik banget.

Gio tertawa kecil melihat ekspresi cewek di depannya itu. Lucu banget.

Makan pagi pun dimulai. Awalnya lancar-lancar aja. Ayunda makan dengan lahapnya, sesekali nyuri pandang ke arah Gio yang makan dengan sopan dan elegan.

Tapi... namanya juga Ayunda, diamnya itu gak bakal lama.

"Eh Gio," panggil Ayunda dengan mulut penuh.

"Hm?" Gio mengunyah pelan, menutup mulutnya rapi.

"Lo sebenernya suka gak sih sama gue? Jujur aja. Soalnya kan kita dijodohin, gue takut lo terpaksa doang." Pertanyaan itu keluar begitu aja. Ayunda penasaran banget.

Gio berhenti makan sejenak. Dia mengelap mulutnya dengan serbet dulu baru jawab.

"Kalau tidak suka, dari awal aku sudah tolak pernikahan ini. Aku bukan tipe orang yang mau memaksakan diri melakukan hal yang tidak aku mau, Yun."

Ayunda senyum lebar, senang banget denger jawaban itu. "Ooh... jadi lo cinta sama gue dong?"

Gio terbatuk kecil, mukanya sedikit memerah. "Jangan melompat terlalu jauh. Suka itu ada, cinta... itu proses. Kita jalani aja pelan-pelan."

"Halah, gengsi doang mah," ledek Ayunda. Dia jadi makin semangat makannya. "Yasudah deh, demi lo yang ganteng dan baik hati, gue habisin sayur ini deh!"

Dengan semangat 45, Ayunda mengambil semua sayuran di piringnya dan memasukannya ke mulut sekaligus!

KREUK KREUK KREUK...

Tapi baru beberapa kali kunyah, wajah Ayunda berubah keriting.

"Uk... bleeeh!! Pahit!! Apaan sih rasa nya kayak obat!!" Ayunda langsung mau meludahin keluar.

"JANGAN! TELAN! ITU BAIK UNTUK PENCERNAAN!" teriak Gio cepat.

"GA BISA! PAHIT BANGET JOROK!!"

Tanpa pikir panjang, karena mulutnya penuh dan kepedesan atau kepahitan itu luar biasa, Ayunda secara naluriah mencari tempat buat meludah. Dan sayangnya... yang ada di depannya cuma baju Gio!

PRAAKK!!

Ayunda langsung meludahin sisa sayur itu tepat ke dada kemeja putih Giovanni yang rapi dan bersih!

Hening.

Dunia seakan berhenti berputar.

Giovani menunduk pelan, melihat baju mahalnya yang sekarang penuh dengan bekas kunyahan sayur dan air liur cewek di depannya.

Ayunda menutup mulutnya dengan kedua tangan, matanya melotot lebar. GUBRAK! SALAH BESAR!

"Ehm... itu Gio... baju lo... putih bersih... terus sekarang jadi... berwarna... gitu..." kata Ayunda terbata-bata, nyari alasan sekenanya.

Giovani mendongak perlahan. Wajahnya datar... tapi matanya memancarkan aura kematian.

"Ayunda..." panggil Gio dengan suara rendah yang bikin bulu kuduk merinding.

"I-iya...?"

"Kau... baru saja... meludahi aku?"

"Bukan! Bukan sengaja! Itu sayurnya emang jahat! Dia nyerang gue duluan!" Ayunda membela diri dengan panik.

Giovani berdiri perlahan. Dia menatap bajunya lagi, lalu menatap Ayunda dengan tatapan tajam.

"Baik... sangat baik. Hari ini aku bersih-bersih rumah, aku masak buat kamu, aku sabar hadapin kelakuanmu... dan balasannya kau ludahi bajuku?"

Gio melangkah maju selangkah. Ayunda mundur selangkah.

"Gio... aman... aman dulu. Jangan emosi. Nanti kerutan loh wajah ganteng lo," rayu Ayunda sambil tersenyum kuda.

"Aku tidak butuh pujian. Aku butuh keadilan!"

Tiba-tiba Gio mengambil sepotong wortel rebus dari piringnya.

"Karena kamu tidak mau makan sayur... dan kamu buang di bajuku... berarti sayur ini harus masuk ke perutmu dengan cara lain!"

"HEH! JANGAN DEKET! LO MAU NGAPAIN HAH?!" Ayunda panik, lari mengelilingi meja makan.

"Makan! Ini buat kesehatanmu! BUKA MULUTNYA!! AAAAA!!" Gio mulai ngejar Ayunda sambil pegang wortel kayak mau nyuapin anak kecil bandel.

"ENGGAK MAUUUU! JAUH SANA SAYURAN SETAN!!"

Dan terjadilah perang dunia di ruang makan!

Satu ngejar mau nyuapin sayur, satu lari terbirit-birit ketakutan. Suara teriakan dan tawa mereka memenuhi seluruh ruangan.

Siapa sangka sarapan pagi yang tenang berubah jadi laga pencak silat dadakan?

Dan di situ lah Giovanni sadar... hidup sama Ayunda itu memang nggak bakal ada kata bosan. Selalu aja ada kejadian gak terduga yang bikin dia pusing tapi sekaligus bikin dia ketawa.

1
Alex
meleleh abanng🥳
Alex
love sekebon gio🥰🥰
shabiru Al
ok mampir nih... moga aja seru gak ngebosenin
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!