Khalisa Aiza az-zahra anak dari pasangan abah mustofa dan uma Maryam, berumur 24tahun.
.
Damian dzaky alvarendra duda tampan yang berumur 35, Damian ialah ceo dari perusahaan d'a group . perusahaan yang ia bangun dengan usahanya sendiri.
.
"apa! mommy ingin jodohin aku dengan anak sahabat mommy. ayolah mom, damian sudah dewasa! damian bisa mencari istri sendiri buat damian mom " kata damian
"kalau bisa kenapa kamu dapat mantan istri model dedemit " sewot mommy
"mommy gak mau tau, kamu harus ikut ke rumah sahabat mommy. " lanjut tegas mommy
bagaimana kelanjutan nya? apakah damian akan menerima perjodohan tersebut?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon isy_yuli, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Shubuh
...Jangan berlebihan dalam mengagumi...
...barang kali dia hanya datang untuk...
...menguji keimananmu. ...
...----------------...
waktu menunjukkan pukul 04.15 kumandang adzan di pondok sudah terdengar. Khalisa yang sudah mengambil wudhu dan sudah memakai mukena tak lupa memasang cadar di wajahnya.
Setelah selesai Khalisa turun ke bawah lewat tangga. Di sana sudah terlihat Uma Maryam yang sudah menunggu.
"uma, maaf ya jika Khalisa lama" ucap Khalisa tidak enak karena uma Maryam menunggunya.
Uma Maryam tersenyum kepada putri nya , ia menggelengkan kepalanya. bukan marah tapi umanya senang karena sebelumnya Uma Maryam akan berangkat sendiri ke masjid karena anak bungsu nya berada di Mesir.
"Uma juga baru keluar dari kamar juga nduk. ayo kita berangkat, takut telat " ucap Uma Maryam. diangguki oleh Khalisa.
Mereka keluar dari ndalem jalan menuju ke masjid yang terletak berada di tengah tengah pondok. Khalisa melihat banyak para santriwati berjalan menuju ke arah masjid. jika ditanya kemana aba Mustofa dan gus Ali jawabannya mereka sudah berangkat duluan ke masjid.
Akhirnya mereka sampai di depan masjid. banyak para santriwati yang menyapa dan menunduk kepada uma Maryam dan ning Khalisa.
Saat di tangga Khalisa melihat salah satu santriwati yang murung. Khalisa yang melihat itu menjadi penasaran apa ada masalah yang dia alami di pondok ini.
"Uma boleh Khalisa tanya? " tanya Khalisa kepada Uma sambil berjalan.
"boleh nduk"
"itu , santriwati baru ya Uma? " tanya Khalisa menununjuk santriwati yang murung. Uma Maryam melihat arah pandangan putrinya.
"iya nduk. kamu kok tau bahwa dia santriwati baru. " kata Uma Maryam padahal putri nya baru kemarin datang dari Mesir.
"Khalisa cuman nebak saja Uma. kayaknya dia ada yang di pikirin Uma, Khalisa takut jika dia mengalami masalah selama tinggal di pondok" tutur Khalisa dengan lembut.
"Khalisa ingin bicara sama dia Uma, apa boleh? " lanjut tanya khalisa. diangguki oleh Uma dan tersenyum.
Khalisa menepuk pundak santriwati tersebut ketika Khalisa akan melewatinya. santriwati itu menoleh ke arah Khalisa, dia sangat terkejut bahwa ning nya yang menepuk.
"ayo kedepan" ajak Khalisa degan lembut menuntun santriwati tersebut sholat di baris depan. Santriwati itu mau tidak mau mengikuti ning Khalisa.
Santriwati yang lainnya melihat pemandangan itu ingin menjadi santriwati tersebut.
"wah beruntung ya ukhti itu langsung di ajak solat bareng sama ning Khalisa"
"iya bener "
"ning Khalisa baru kemarin kan yang baru datang dari Mesir? "
"iya. dan aku denger denger ning Khalisa juga akan mengajar di pondok"
Mereka sholat dengan khusuk. setelah mengerjakan sholat mereka tidak langsung bubar karena masih ada ceramah sedikit dari gus Ali.
Gus ali berdiri dari tempat duduknya , ia melangkah kedepan tak lupa ia mengambil mikrofon.
"aaaa gus ku"
"masya allah gus Ali tambah ganteng deh"
"aduh siapa ya kira kira yang akan jadi istri nya "
"boleh gak sih? kalau aku halu jadi istri nya "
"memang pesona gus Ali tidak kaleng kaleng ini mah"
Khalisa dan Uma Maryam yang mendengar suara suara dari para santriwati tersenyum kecil. ternyata pesona abangnya masih ada dari dulu. Khalisa juga melirik ke arah santriwati yang duduk di sebelahnya.
"ukhti namanya siapa? " tanya Khalisa dengan suara lembut
"Olivia , ning " jawab Olivia tersebut sambil menundukkan kepalanya.
"Masya Allah nama yang bagus " puji ning khalisa.
Khalisa bisa menebak bahwa umur Olivia sekitar 16 tahun itu berarti iya duduk di kelas Aliyah.
Bersambung...