NovelToon NovelToon
Kiara Love & Money

Kiara Love & Money

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintamanis / CEO / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:2k
Nilai: 5
Nama Author: Momy ji ji

Kiara adalah definisi dari wanita modern yang ambisius. Cantik, cerdas, dan gila kerja. Baginya, satu-satunya hal yang lebih seksi daripada pria tampan adalah saldo rekening yang terus bertambah.

Hingga dia bertemu mengenal Kenan Xequel.
​Kenan adalah seorang CEO yang sombong menyebalkan dan sialnya sangat tampan. Dia mewarisi kerajaan bisnis Xequel Group dan terbiasa mendapatkan apa pun yang diinginkannya dengan jentikan jari.

Kiara memutuskan untuk menaklukkan hati pria sialan itu berstatus bosnya, bukan karena cinta saja tapi karena dia menginginkan segalanya.. Love and Money.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Momy ji ji, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bagian 5.

​Kenan tidak langsung mengecek emailnya. dia justru menyandarkan punggung, melepas kacamata bacanya dan menatap Kiara dengan intensitas yang tidak biasa.

​"Soal Dinner kamu tadi," Kenan memulai, suaranya tetap rendah dan dingin.

"Dengan siapa kamu pergi?"

​Kiara hampir tersedak ludahnya sendiri. dia tidak menyangka si Ice Man akan menanyakan hal itu secepat ini.

"Pak Kenan kepo ya?"

​"Aku sedang memastikan komitmen kamu."

Kata Kenan dan ​Kiara mengerutkan kening.

"Hubungannya sama komitmen kerja apa, Pak?" Kiara sedikit bingung maksud Kenan apa.

​"Karyawan yang punya masalah pribadi... sering tidak fokus." Kenan menjeda, matanya memicing.

"Jadi suami atau pacar?" Tanya Kenan.

Kiara tertawa renyah, sebuah tawa yang sanggup memecah keheningan ruangan yang kaku itu dan kini Kenan menatapnya dengan tatapan serius.

Kenan bertanya-tanya, kenapa wanita aneh tertawa lagi?

"Pak Kenan, aku ini jomblo premium. tidak ada suami atau pacar apalagi mantan. makan malam yang aku maksud itu ya sama Pak Kenan. masa Bapak lupa aku baru saja minta waktu Bapak?"

​Kenan terdiam. ada kilat lega yang sangat tipis di matanya namun langsung tertutup kembali oleh ekspresi datarnya.

"Kenapa aku harus ikut, apa untungnya?" Kata Kenan.

​"Anggap saja reward karena asisten bapak ini sudah kerja lembur semalam gimana?," balas Kiara santai. dia menopang dagu sambil menatap Kenan.

​Kenan memutar bolpoin di tangannya.

"Kamu tidur semalam bukan lembur jadi sebutkan satu alasan profesional." Kata Kenan.

"Bagaimana kalau jam tujuh malam ini? aku yang tentukan tempatnya." Balas Kiara.

"Hei.. aku belum setuju."

"Makanya Pak Kenan jawab, mau atau batal?"

​Kenan menatap Kiara cukup lama, seolah sedang menimbang risiko dari keputusan yang akan diambilnya.

"Jangan tempat yang berisik dan pilih yang bersih."

​Kiara tersenyum lebar hingga matanya menyipit cantik. dia punya niat lain dari balasan itu.

"Siap pak! aku jamin Bapak bakal suka tempatnya."

​"Kembali ke meja kamu."

​"Baik, Pak kenan jangan rindu ya!" Kiara sekali lagi merapikan berkas dan meraih laptopnya meninggalkan ruangan Kenan.

Saat Kiara keluar dari ruangan, Kenan menghela napas panjang. dia menyentuh keningnya yang terasa sedikit panas.

"Sepertinya wanita itu bermasalah, sejak jadi asisten kenapa malah aku nurut padanya?" Tanya Kenan tak habis pikir.

​Kiara melangkah keluar dengan senyum yang sulit disembunyikan. di mejanya, dia segera membuka ponsel, jemarinya menari lincah di atas layar.

Dia tidak mencari restoran bintang lima yang biasa dikunjungi para elit. tidak, itu terlalu biasa untuk Kenan.

​"Kita butuh sesuatu yang menenangkan," gumam Kiara pelan.

​Dia memesan sebuah tempat di area rooftop tersembunyi yang hanya diketahui kalangan menengah, tempat yang bersih, tenang, namun memiliki pemandangan kota yang luar biasa.

​Jam menunjukkan pukul tujuh tepat. Kenan keluar dari ruangannya, jasnya sudah terpasang sempurna.

Dia berhenti di depan meja Kiara yang sedang merapikan tas.

​"Sudah?" tanya Kenan singkat.

​Kiara mendongak, matanya berbinar.

"Sudah Pak! Pak Kenan pakai sopir atau mau aku yang setir?"

​Kenan menatapnya datar. "Aku tidak mau mati muda."

​"Dih, aku ini jago setir lho Pak. dulu aku sering balapan... maksudku, guru les menyetir," Kiara meralat ucapannya dengan cepat, teringat masa-masa dia masih menjadi putri kaya yang pemberontak.

"Ya sudah, pakai sopir aja kalau Pak Kenan sayang nyawa." Kiara memutuskan dan Kenan menatap Kiara tanpa sadar satu alisnya terangkat.

​Di dalam lift yang turun menuju parkiran, suasana kembali canggung. Kenan berdiri tegak menatap pintu lift sementara Kiara sibuk memperhatikan pantulan mereka di dinding stainless steel.

​"Pak Kenan," panggil Kiara.

​"Apa."

​"Bapak tampan loh, sudah punya pacar?"

​Kenan meliriknya sekilas. "Kamu tidak bisa diam?"

​"Tidak bisa. aku ini makhluk sosial Pak. kalau aku diam nanti Bapak kesepian," jawab Kiara tanpa beban.

Kenan tidak mau menjawab, begitu sampai di parkiran, sopir membukakan pintu mobil rolls royce mewahnya.

Mereka meluncur membelah kemacetan kota. Kiara terus mengoceh tentang gedung-gedung yang mereka lewati, mengatakan dia sudah pernah kesana, bersantai disitu, menginap disini. sementara Kenan hanya sesekali menjawab dengan gumaman atau paling banyak tiga kata.

​"Kanan di depan Pak."

​"Nona, ini sedikit sempit jalannya," komentar sopir saat melihat gang menuju lokasi yang dimaksud Kiara.

"Kamu tidak salah jalan kan?" Tanya Kenan curiga melihat Kiara mengamati maps di ponsel wanita itu.

​"Tenang saja, di ujung sana ada area parkir luas kok. percaya deh sama aku." Balas Kiara.

Saat mereka sampai di lokasi, Kenan sempat terpaku. Itu adalah sebuah bangunan tua yang direnovasi menjadi cukup modern dan lumayan estetik. bahkan beberapa sudut sudah berlumut. untuk menuju ke atas, mereka harus melewati galeri seni kecil.

​"Bersih kan? dan tidak berisik," Kiara menoleh dengan bangga.

​Mereka duduk di meja pojok yang menghadap langsung ke kerlip lampu kota. pelayan datang memberikan menu tapi Kiara langsung mengambil alih.

​"Aku pesankan ya Pak. Pak Kenan tidak punya alergi kan?"

​"Tidak. jangan yang aneh-aneh." Balas Kenan.

'Memangnya mau aku taruh racun.' Batin Kiara gemas.

​"Siap."

Setelah pelayan pergi, Kenan melonggarkan dasinya. gerakan yang menurut Kiara sangat seksi jika dilakukan oleh pria sedingin Kenan. menurutnya, laki-laki mapan saja tidak cukup, dan Kenan punya karisma tersendiri baginya.

Pria itu menyandarkan punggung, matanya menatap Kiara dengan tajam.

​"Sekarang, jawab pertanyaanku," ucap Kenan.

​"Yang mana, Pak?"

​"Keluarga kamu."

Kenan mau memastikan kejujuran Kiara, dia selama ini selalu waspada dengan orang-orang disekitarnya. tak sedikit yang punya niat terselubung untuk mendekati atau menarik perhatiannya.

Kiara terdiam sejenak. dia Kenan pasti mempertanyakan hal ini. dia menyesap air putihnya sebelum mulai bercerita.

"Ayahku dulu pengusaha sama seperti Pak Kenan tapi mungkin tidak sehebat Bapak dalam membaca situasi. dia bangkrut total dua tahun lalu."

​Kenan menyimak, wajahnya tidak menunjukkan simpati tapi matanya tidak beralih.

"Lalu?"

​"Semua disita. rumah, mobil, kekayaan pribadi, sampai penthouse kesayangan ku. Ayah kena stroke karena tekanan itu. sekarang aku tinggal bersama Ayah, Ibu, dan Nenek di rumah kontrakan," Kiara bercerita dengan nada yang sangat tegar tanpa drama.

"Itulah kenapa aku mengejar bonus satu miliar dari Bapak. Aku butuh uangnya untuk biaya pengobatan Ayah dan mengambil kembali penthouse milikku, itu hadiah ayah yang berharga."

​Kenan terdiam cukup lama. dia memperhatikan jemari Kiara yang sedikit bergetar namun segera ditenangkan oleh wanita itu.

"Kenapa harus kerja di kantorku?"

​"Karena Xequel Group adalah yang terbaik dan karena Bapak... adalah tantangan yang tidak bisa aku lewatkan." Kiara mencondongkan tubuhnya ke depan.

"Aku ingin sukses dengan cara sehat Pak. Pakai otakku sendiri."

​Kenan menatap mata Kiara, mencari kebohongan di sana namun yang dia temukan hanyalah tekad yang membara.

"Kamu anak satu-satunya?"

​"Iya. makanya aku harus kuat. tidak ada waktu buat menangis," Kiara tersenyum, kali ini senyumnya terasa lebih tulus dan sedikit pahit.

"Jadi, Bapak masih menganggap aku asisten yang bermasalah? tenang saja, aku tidak punya niat lain selain bekerja dan ingin mendapatkan bonus tinggi."

​Kenan memalingkan wajah ke arah pemandangan kota. "Kamu hanya terlalu berisik."

​"Tapi Pak Kenan suka kan kalau aku berisik?" goda Kiara, mencoba mengembalikan suasana.

​Kenan tidak menjawab, namun dia tidak membantah. makanan pun datang dan untuk pertama kalinya, Kenan melihat seorang wanita makan dengan begitu rakus.

​"Itu.. ada saus di bibir kamu, " ucap Kenan tiba-tiba.

​"Mana?" Kiara meraba bibirnya lalu meraih tisue.

'Apa dia tidak bisa romantis, ambil tisue nya kek bantu bersihin. kalau gini kapan luluhnya,' Batin Kiara.

​"Sudah bersih," Kata Kenan. "Lanjutkan makan kamu." Tambahnya.

"Pak Kenan gamau makan?" Tanya Kiara menyadari hanya dirinya yang melahap makanan dimeja.

"Untuk kamu saja." Kata Kenan.

​"Ih, Pak Kenan malu ya saya liatin makan?"

​"Makan Kiara atau bonus batal."

​"Oke, oke! pelit banget sih!" Kiara tertawa, merasa bahwa malam ini bukan hanya makan malam tapi ada bonus lain.

Bersambung....

1
⁽⁽ଘ[🐾©️le🅾️🦋]ଓ⁾⁾
semangat kak 💪💪❤️❤️
paijo londo
persahabatan yang indah semoga langgeng Tasya Kiara kalo moga2 jadi saudara ipar kaaan keeereeen tuh💪💪
Momy Ji Ji: Ia kak🤍
total 1 replies
paijo londo
Tasya ma Kiara klop kyak botol Ama tutupnya cocok absurdnya🤣🤣🤣
paijo londo
dasar kiara absurd gara2 uang bibir dilelang🤦🤦🤭🤭
paijo londo
hebat Kiara libas manusia manusia sirik padamu💪' 💪
paijo londo
dasar kiara🤦🤦🤦muka tembok TPI lucu
paijo londo
Kiara jahil yah konyol juga bikin klepek-klepek tuh si bos🤭🤭🤭
⁽⁽ଘ[🐾©️le🅾️🦋]ଓ⁾⁾
keren banget mom
tetap semangat berkarya 💪💪💪👍👍👍🥰🥰🥰
⁽⁽ଘ[🐾©️le🅾️🦋]ଓ⁾⁾
asek.... maksudnya ,bukan adek🙏🙏🤭🤭
maafkan daku kak..salah ketik 🤣🤣😭
⁽⁽ଘ[🐾©️le🅾️🦋]ଓ⁾⁾
adek banget alurnya💪💪❤️❤️
Santi Lie
luarbiasa tidak sabar menunggu bab selanjutnya❤️
Santi Lie
cepat sambungannya😭 novel bagus, cerita menyenangkan, terbaik ❤️🫰
partini
novel baru semoga ga berhenti di tengah jalan
Momy Ji Ji: Ampun bun.
support teruss yah/Facepalm//Sob/
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!