NovelToon NovelToon
Wasiat Tanpa Cinta

Wasiat Tanpa Cinta

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Nikah Kontrak
Popularitas:2.5k
Nilai: 5
Nama Author: Ndo' Anha

Demi menyelamatkan hak waris adiknya dari keserakahan sang kakak tiri, seorang CEO wanita yang berhati dingin terpaksa terjebak dalam pernikahan kontrak. Ia harus bersanding dengan pengacara mendiang ayahnya—pria yang memandangnya dengan kebencian, namun memegang kunci kekuatan hukum yang ia butuhkan.

Tempaan hidup yang keras telah membentuknya menjadi sosok yang tegas dan tak kenal lelah. Di bawah atap yang sama, tak ada ruang bagi cinta, hanya ada dendam yang membara di hati sang suami. Demi ambisi masing-masing, keduanya terpaksa memerankan sandiwara rumah tangga yang sempurna di mata dunia.

Akankah benih cinta tumbuh di sela-sela permusuhan mereka, ataukah perpisahan pahit yang menjadi akhir dari kesepakatan ini?

Mau tahu kelanjutan ceritanya? Jangan lupa baca di sini, ya. 🤗

Jangan lupa, like dan komentarnya sebagai penyemangat Author. Terima kasih.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ndo' Anha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

05. WATACI

"Kau tidak bisa melakukan ini semua ke kami. Kami pemegang saham di perusahaan ini. Tanpa kami perusahaan ini akan hancur," pekik yang lain.

Nika berdecih. "Cih! Kalian kira semua hanya karena bantuan kalian, hah! Kalau aku tidak punya ide-ide kreatif untuk pemasaran produk memangnya produk kita akan laku, hah! Kalian bisanya cuma minta bagian tanpa tahu proses. Masih berani bilang tanpa kalian perusahaan akan hancur."

"Geby, bawa sini semua berkas yang telah mereka tanda tangani." Nika menatap mereka dengan senyum yang sulit diartikan.

Geby mengambil beberapa berkas. Dan membukanya, memperlihatkan pada mereka.

"Apa kalian lupa. Kalian sudah menandatangani surat itu. Surat yang menyatakan, jika terbukti melanggar kesempatan atau merugikan, maka saham kalian akan lenyap. Bagaimana? Sudah ingat?" Tatapan dingin dan tajamnya seakan membungkam mulut mereka.

Mereka mengambil berkas dan mulai membacanya.

"Sialan! Kau menipu kami, hah! Aku tidak pernah merasa menandatangani ini," ujar pak Surya. Kedua bola matanya memerah.

"Benar. Kami tidak pernah merasa menandatangani surat seperti ini, kau pasti memalsukan ini semua," timpal yang lain.

"Memalsukan? Tapi semua tanda tangan itu kan memang tanda tangan kalian. Bagaimana aku bisa memalsukannya."

Nika berhenti sejenak menghela nafas sebelum melanjutkan. "Bukti sudah ada. Surat perjanjian juga ada. Jadi kalian harus segera keluar dari sini. Atau kalian akan mendekam di balik jeruji besi."

Rencananya untuk mengusir mereka semua berhasil. Sebelumnya ia memang meminta semua tanda tangan berkas yang isinya kesepakatan kerja sama, padahal itu adalah perjanjian saham mereka yang hilang jika terbukti melanggar ketentuan perusahaan.

Semua yang terlibat tampak frustasi. Bahkan Surya yang tadi berkoar-koar hanya bisa tertunduk penuh penyesalan.

"Kalau kalian merasa ini palsu dan penipuan, silahkan tanyakan langsung pada pengacara kita. Pak Adnan pasti tahu dokumen ini asli atau palsu. Iya kan, Pak Adnan?" Pandangan Nika beralih ke pria yang duduk dengan tenang di ujung meja.

Adnan sedikit tersentak dan mengangguk. Ia melihat dan meneliti dokumen yang Geby berikan.

"Dokumen ini asli tanpa cacat. Jadi berdasarkan ini, saham kalian memang lenyap. Jika kalian mau protes, pihak perusahaan bisa meminta ganti rugi dengan jumlah yang sangat fantastis," ungkap Adnan tegas.

"Sialan! Habis sudah semuanya," desis mereka frustasi.

Beberapa keamanan datang dan berjejer rapi. "Tolong bawa mereka keluar dari ruanganku segera."

Setelah mendapat perintah satu pemegang saham di seret ke luar. Tak ada yang di perlakuan baik saat mereka berani melanggar.

Nika tersenyum puas. Ia berhasil membersihkan antek-antek Bara. Ia tahu betul siapa-siapa saja orang-orang Bara yang kelak akan mengancam kepemimpinannya.

"Aku tidak terima dipermalukan seperti ini, Nika. Lihat saja aku akan balas kau!" pekik pak Surya sebelum hilang dari balik pintu.

Namun, bukan Nika kalau ia gentar. Dengan tenang ia justru kembali duduk di kursinya.

"Dengan begini maka akulah pemegang saham tertinggi. Jadi kalau kalian mau coba macam-macam ya silahkan saja. Tapi ingat, jangan harap aku tidak akan mengetahuinya."

"Rapat kali ini cukup sampai di sini. Kalian boleh bubar," ucap Nika sambil membalikkan kursinya menghadap jendela kaca.

Setelah ruangan kembali sepi Nika menatap nanar ke arah luar. Matanya kembali redup seolah lelah menggelayutinya.

"Keluarlah, Geby. Aku ingin sendiri," pintanya tanpa menoleh.

Geby mendekat, jelas ia khawatir. Hanya dialah yang tahu betul bagaimana perasaan bosnya saat ini.

"Tapi Bu. Anda ..."

Nika mengangkat tangannya mengisyaratkan untuk tidak mendekat.

"Pergilah, aku ingin sendiri." Perintah itu begitu dingin dan tak terbantahkan.

Geby dengan berat hati terpaksa meninggalkannya sendiri.

Saat ruangan itu kosong, Nika tiba-tiba terisak. Ia meremas dadanya yang terasa menyesakkan. Entah apa yang membuatnya begitu sesakit itu, mungkin rasa kecewa atau beban berat yang kini harus di pukulnya sendiri.

Setelah ia merasa tenang. Nika bangkit, seolah tak terjadi apa pun padanya. Walau langkahnya masih gontai, ia berusaha agar tetap terlihat tegar.

Kegaduhan tak terjadi sampai di situ saja. Nika pergi ke bagian staf yang bertugas meneliti kandungan produk yang akan diproduksi. Dan memecat beberapa pegawai yang terbukti lalai hingga membuat produk gagal.

Perusahaan Arta Dirgantara bergerak dibidang kecantikan. Mereka menciptakan dan bahkan memasarkan produk kecantikan dalam skala besar.

Kualitas produk jelas jadi poin utama bagi Nika. Ia tak ingin produk yang di pegangnya memiliki kandungan yang berbahaya. Nika sangat tegas dalam memproduksi Produk kecantikannya.

"Apa Bu Direktur perlu ke salon untuk bersiap? Kalau iya, nanti saya suruh supir berhenti ke tempat salon langganan kita," ucap Geby.

Nika seketika berhenti dan berbalik. "Tidak perlu. Untuk apa aku bersiap seperti itu? Lagi pula aku bukan mau bertemu dengan kekasihku, kan?"

Geby mengusap tengkuknya, berusaha menghilangkan rasa gugupnya.

"Tapi ... Bu Direktur kan, akan melamar seseorang," ujarnya terbata.

"Ini bukan lamaran, Geby. Ini kesepakatan. Mau tidak mau dia harus mau," ujar Nika, langkahnya menggema di seluruh sudut lobi.

1
🟡Fhanˢ⍣⃟ₛᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🦐
mampuss luu🤣🤣
༄ℒ⃟ouಡ≛⃝⃕ʸᵢ✧꧂: bahagianya ibuk🤣
total 1 replies
🟡Fhanˢ⍣⃟ₛᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🦐
wahh ada niat terselubung apa lagi si vivian ini
Resa05
novelnya keren thor, semoga makin rame semangat up terus!
༄ℒ⃟ouಡ≛⃝⃕ʸᵢ✧꧂: Aamiin,. makasih kak🙏
total 1 replies
༄ℒ⃟ouಡ≛⃝⃕ʸᵢ✧꧂
aduhh ibuk... 🤭
🟡Fhanˢ⍣⃟ₛᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🦐
lahh kenapa nggak tidur bareng aja nika🤣🤣
Aldinakbar
bangun Elano jangan hanya berlindung dibalik kakakmu Bangun dan lindungi kakakmu selayaknya pria sejati
Aldinakbar
17 tahun udah bukan anak anak lagi harusnya udah ngerti,kebanyakan dimanja sih
༄ℒ⃟ouಡ≛⃝⃕ʸᵢ✧꧂: Iya kadang karena dia anak laki" perhatiannya dengan anak perempuan berbeda.
total 1 replies
Raine
nika yg badas kenapa jodohnya adnan sih, coba ceo kaya juga biar otaknya setara
༄ℒ⃟ouಡ≛⃝⃕ʸᵢ✧꧂: Jodoh gak ada yg tau ya kak🤭
total 1 replies
🟡Fhanˢ⍣⃟ₛᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🦐
cieee udah mulai naksir🤣🤣
🟡Fhanˢ⍣⃟ₛᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🦐: wkwkwk iya yi🤣🤣
total 2 replies
🟡Fhanˢ⍣⃟ₛᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🦐
iyalah.. nika istri nya, kmu cuma mantan/Tongue//Tongue//Tongue/
🟡Fhanˢ⍣⃟ₛᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🦐
syukurin🤣🤣🤣
🟡Fhanˢ⍣⃟ₛᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🦐
hayo lohh Adnan, kmu pilih siapa?
🟡Fhanˢ⍣⃟ₛᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🦐: harus nya istri lahh🤭🤭
total 4 replies
ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©Violin≛⃝⃕|ℙ$☘𝓡𝓳
Astaga belum juga kering makamnya udah sibuk masalah warisan
ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©иαвιℓℓαˢ⍣⃟ₛ☕︎⃝❥
wahhh salut sama Nika wanita yg gak gampang ditindas, tapii ituu yg kenaa vas siapaa yaa?🤔🤭
༄ℒ⃟ouಡ≛⃝⃕ʸᵢ✧꧂
Jawabannya ada di bab selanjutnya ya buk.. sumpah aku bener" keteteran ini buk nulisnya🤣
🟡Fhanˢ⍣⃟ₛᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🦐
apa Adnan ya yg menyelamatkan nika?
🟡Fhanˢ⍣⃟ₛᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🦐
kasian nika🥺🥺🥺
🟡Fhanˢ⍣⃟ₛᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🦐
kasian nika
🟡Fhanˢ⍣⃟ₛᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🦐
wkwkwkwk kesian adnan🤭🤭
🟡Fhanˢ⍣⃟ₛᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🦐
jngn bilang gaby kenap2 ya thor🥺🥺
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!