NovelToon NovelToon
Figuran Yang Polos

Figuran Yang Polos

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi / Mafia
Popularitas:5.3k
Nilai: 5
Nama Author: mejiku

Raisa adalah definisi "gadis di dalam botol". Hidupnya hanya seputar dinding rumah, perpustakaan pribadi, dan petuah-petuah manis ibundanya. Dunia luar yang kejam? Raisa tidak kenal. Dunia Dark Romance yang penuh darah dan obsesi? Raisa bahkan tidak bisa mengeja kata "toksik".
​Semua berubah saat ia meminjam sebuah novel bersampul hitam pekat milik temannya. Baru membaca bab pertama, Raisa sudah pusing tujuh keliling. Namun, saat ia memejamkan mata untuk tidur, dunianya berputar.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mejiku, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

25

Anna mencengkeram erat tali totebag-nya, mencoba mencari sisa-sisa keberanian di bawah tatapan Axel yang begitu mengintimidasi dan mengurung tubuhnya. Napasnya masih memburu, namun rasa penasaran dan ketakutan di dalam hatinya mendesak untuk dikeluarkan.

​Anna mendongak, menatap langsung ke dalam manik mata kelam milik Axel. "Kenapa?" tanyanya dengan suara yang sedikit bergetar namun terdengar menuntut.

​Axel tidak menjawab, ia hanya diam dengan rahang yang masih mengeras, menunggu kelanjutan kalimat gadis di hadapannya itu.

​"Kenapa Paman begitu egois tidak mau melepaskan aku?" tanya Anna lagi, air mata mulai menggenang di pelupuk matanya karena emosi yang campur aduk. "Apa semua ini hanya karena Paman merasa penasaran? Apa karena Paman hanya sekadar memiliki nafsu padaku, atau... atau karena Paman benar-benar mencintaiku?"

​Mendengar kata 'mencintai' keluar dari bibir Anna, kilat amarah di mata Axel sempat goyah sejenak, digantikan oleh emosi lain yang jauh lebih dalam dan pekat. Suasana di dalam mobil itu mendadak menjadi begitu hening, hingga suara napas mereka berdua terdengar sangat jelas.

​Axel tidak langsung menjawab. Ia justru semakin memajukan wajahnya, membiarkan ujung hidung mereka saling bersentuhan, membuat Anna bisa merasakan kehangatan napas Axel yang memburu di permukaan kulitnya.

Axel terdiam sejenak. Sorot matanya yang pekat menatap lekat-lekat pada manik mata Anna yang mulai berkaca-kaca. Pertanyaan gadis itu seolah menyentuh sisi terdalam dari diri Axel yang selama ini ia kunci rapat-rapat.

​Perlahan, ketegangan di bahu Axel sedikit mengendur, namun aura dominan dan dinginnya tidak berkurang sama sekali. Ia menarik sudut bibirnya, membentuk senyuman sinis yang terasa getir.

​"Cinta?" Axel mengulang kata itu dengan nada meremehkan, seolah kalimat itu adalah hal paling asing yang pernah ia dengar.

​Axel menjauhkan wajahnya sedikit, lalu menyandarkan satu tangannya di kemudi mobil, tanpa melepaskan pandangannya dari Anna. "Jangan bicara soal cinta padaku, Anna. Aku tidak percaya dengan hal omong kosong seperti cinta."

​Anna tertegun, menatap Axel dengan tatapan bingung sekaligus terluka. "Kalau Paman tidak percaya cinta, lalu semua ini apa?"

​"Bagi sepertiku, cinta adalah kelemahan. Sesuatu yang bisa membuatmu hancur jika kau salah menaruhnya pada orang lain," ucap Axel dengan suara rendah yang terdengar begitu dingin dan realistis. "Aku tidak butuh kata cinta untuk menahanmu di sisiku."

​Axel kembali memajukan tubuhnya, menatap Anna dengan tatapan kepemilikan yang mutlak. "Nafsu? Mungkin kau bisa menyebutnya begitu saat aku ingin menyentuhmu.

"Jadi... hanya nafsu ya?" gumam Anna pelan, nyaris seperti bisikan yang tertelan oleh suara mesin mobil yang kembali menyala.

​Ia membuang muka ke arah jendela, menatap jalanan gelap yang melesat cepat. Rasa kecewa yang menyesakkan dada perlahan mulai menggantikan rasa takutnya. Ia kira, di balik sikap posesif dan perlindungan Axel, ada secercah perasaan tulus. Ternyata, dia salah. Bagi Axel, dia hanyalah barang koleksi yang ingin dijaga eksklusivitasnya, bukan sosok yang ingin dicintai.

​Sepanjang sisa perjalanan, tidak ada satu kata pun yang keluar dari mulut Anna. Ia membatu, mengabaikan tatapan sesekali dari Axel yang merasa ada yang berubah dari sikap gadis itu.

​Begitu mobil berhenti di depan rumah Anna, gadis itu bahkan tidak menunggu Axel membukakan pintu. Ia segera turun dengan gerakan cepat, berjalan terburu-buru masuk ke dalam rumah tanpa menoleh sedikit pun ke arah Axel.

​Sesampainya di kamar, Anna menjatuhkan tubuhnya ke tempat tidur. Dengan tangan yang sedikit bergetar, ia membuka daftar kontak di ponselnya, mencari nama 'Paman Axel', lalu menekan tombol block tanpa ragu. Ia juga memblokir nomor tersebut di aplikasi pesan.

​"Selesai," bisiknya getir. Ia menarik selimut hingga menutupi wajahnya, membiarkan air mata kekecewaan itu jatuh dalam sunyi.

​Sementara itu, di dalam mobil yang masih terparkir di depan rumah Anna, Axel mengerutkan dahi. Ia menatap layar ponselnya yang menampilkan notifikasi panggilan gagal saat ia mencoba menghubungi Anna untuk memastikan gadis itu masuk dengan aman.

​"Diblokir?" desis Axel tidak percaya.

​Ia mencoba menelepon sekali lagi, namun nada 'nomor yang Anda tuju sedang sibuk' terdengar. Axel memukul setir mobilnya dengan frustrasi. Ia terdiam, mencoba menelusuri kembali setiap kata yang ia ucapkan di dalam mobil tadi.

​Apakah aku salah bicara? pikirnya.

​Axel bukanlah pria yang biasa berurusan dengan perasaan kompleks seperti penyesalan. Namun, melihat Anna yang langsung pergi tanpa sepatah kata dan sekarang memutus komunikasi dengannya, Axel merasakan sensasi tidak nyaman yang asing di dadanya. Ia tidak terbiasa diabaikan, apalagi oleh gadis yang sudah ia tandai sebagai miliknya.

​Dengan rahang yang kembali mengeras, Axel menyalakan mesin mobilnya kembali. Rasa heran itu perlahan berubah menjadi tekad dingin.

1
UMMI HABIBAH
lanjut thorrr
wahyu andria
suka karyanya. . .up yang bnyak thor
Teguh Aliyanto
up yg bnayak thorr jagan 1 satu aja
Teguh Aliyanto
semagat💪💪
Teguh Aliyanto
ug yg banyak thor😍😍
Teguh Aliyanto
lanjuth thorr😍
Teguh Aliyanto
lanjuttt🤭🤭
Teguh Aliyanto
lanjur thor😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!