NovelToon NovelToon
CEO Vs DUKUN

CEO Vs DUKUN

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / CEO / Romansa
Popularitas:30.7k
Nilai: 5
Nama Author: Nana 17 Oktober

“Nek,” protes Ryuhan. “Aku ini CEO muda. Masa harus nikah sama seorang dukun?”

Seroja adalah gadis muda yang berprofesi sebagai dukun beranak dan terapis saraf. Hidupnya berubah saat suami dari masa kecilnya, Ryuhan Kai Zander, CEO muda dari keluarga konglomerat datang menjemput.

Seroja harus menerima kenyataan, bahwa Ryu sudah memiliki pujaan hati. Clara.

Sebuah kecelakaan membuat Ryu lumpuh dan impoten. Kenyataan itu menghancurkan harga diri Ryu. Apalagi saat Clara memutus hubungan setelah kecelakaan itu.

Saat Ryu mulai menerima Seroja, muncul seorang pria yang diam-diam menyukai dan menghargai Seroja.

Akankah Seroja tetap bertahan di sisi suaminya… atau memilih pergi bersama pria yang benar-benar menginginkannya?

Dan apakah Ryu akan melepaskannya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nana 17 Oktober, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

29. Guling atau Suami?

Ryu mengusap wajahnya kasar, melepaskan celana panjang dan kemejanya, lalu melemparnya ke keranjang pakaian kotor. Ia keluar dari kamar mandi dengan celana pendek longgar yang membentuk otot pahanya.

Ryu melihat Seroja masih duduk di tepi ranjang dengan ponsel di tangan.

"Sudah malam, kita tidur," ucap Ryu datar seraya berjalan menuju ranjang.

Seroja meletakkan ponselnya di atas nakas dan saat mengangkat wajahnya, ia melihat Ryu bertelanjang dada. Sejenak ia tertegun melihat otot dada dan perut Ryu yang tercetak sempurna. Tapi hanya sejenak.

"Kenapa gak pakai baju?" tanyanya tenang meski jantungnya mulai tak karuan.

"Apa dia bakal minta haknya sebagai suami?" batin Seroja.

Bukan tanpa alasan Seroja berpikir demikian. Ini adalah malam pertama mereka tidur bersama. Dan mereka sudah menikah.

"Aku gak biasa tidur kalau pakai baju," sahut Ryu ringan seraya naik ke atas ranjang.

Dalam hati Ryu penuh tanda tanya, "Apa tubuhku gak bagus? Kenapa dia gak terpesona sama sekali?"

"Oh," gumam Seroja pendek berusaha menetralkan detak jantungnya.

"Kenapa?" tanya Ryu. "Kamu merasa gak nyaman karena aku tidur gak pakai baju?"

"Nggak kok," jawab Seroja cepat. "Lagipula, tidur bertelanjang dada memang bagus untuk kualitas tidur."

Dalam hati ia melanjutkan, "Bagus juga untuk kesuburan pria, apalagi buat cuci mata."

"Syukurlah kalau kamu gak terganggu," ucap Ryu. "Soalnya meski aku tidur pakai baju, aku suka gak sadar melepasnya pas tidur."

"Oh, itu kebiasaan yang bisa digolongkan ke dalam parasomnia," sahut Seroja.

Ryu mengernyit tipis. "Parasomnia? Apa itu?"

"Parasomnia adalah gangguan perilaku saat tidur," jelas Seroja.

"Gangguan?" tanya Ryu.

"Ya, tapi yang kamu alami masih termasuk jenis perilaku parasomnia ringan. Kebiasaan melepas baju itu biasanya adalah kebiasaan otomatis saat tidur karena tubuh merasa kepanasan atau tidak nyaman."

"Apa ini berbahaya?"

Seroja menggeleng pelan. "Kalau cuma buka baju doang..." Seroja memalingkan wajahnya. "gak buka yang lain, itu masih aman." Pipinya merona.

"Kalau tidur sambil jalan?"

"Berjalan sambil tidur, mengigau, atau melakukan gerakan tertentu tanpa sadar, itu juga masih tergolong aman," jawab Seroja. "Selama tidak mengganggu orang lain dan tidak membahayakan diri sendiri."

Seroja akhirnya menatap Ryu. "Kamu punya kebiasaan tidur sambil jalan?"

"Enggak. Cuma penasaran saja. Soalnya dulu ada teman yang ngaku suka berjalan sambil tidur. Pernah kebangun berdiri di pojok kamar mandi, bahkan buka kunci rumah dan tidur di teras," terang Ryu mengingat cerita teman SMA-nya.

"Itu sudah tergolong bahaya. Apalagi kalau perempuan dan keluarnya pas malam-malam."

"Kamu sepertinya tahu banyak soal medis." Ryu menyipitkan matanya. "semester berapa kamu berhenti kuliah?"

"Semester empat," jawab Seroja, lalu melirik jam di dinding. "Sudah larut. Ayo tidur."

"Hm," sahut Ryu.

Ryu mematikan lampu utama, menyalakan lampu tidur, lalu berbaring. Seroja yang sudah berbaring lebih dulu, menarik selimut menutupi tubuhnya hingga ke dada.

Ruangan mendadak hening. Tak ada yang bicara. Hanya suara deru pendingin udara yang terdengar samar.

Ryu melirik Seroja, ada rasa canggung karena ini pertama kalinya ia tidur bersama orang lain. Demikian pula dengan Seroja.

Hingga entah berapa lama berlalu, akhirnya mereka sama-sama tertidur.

Namun, tak ada yang tahu bagaimana posisi mereka saat tertidur nanti.

 

Pagi datang bersama suara kendaraan di kejauhan yang melintas.

Seroja menggeliat kecil memeluk gulingnya, tubuhnya terasa hangat. Tapi saat kesadarannya mulai terkumpul, ia merasa ada yang berbeda.

"Kenapa gulingku terasa lebih keras dari biasanya? Dan... biasanya wangi gulingku gak kayak gini."

Ia meraba gulingnya dari atas ke bawah, mengendus aromanya. Seketika matanya terbuka dan dada keras berotot itu terpampang jelas di depan matanya. Tangannya yang ternyata meraba kulit perut kini membeku.

"Kau ingin menggodaku?"

Suara serak Ryu membuatnya tersentak dan buru-buru menjauh.

"Maaf, aku biasa tidur sambil meluk guling," ucap Seroja seraya beranjak duduk. Pipinya merona.

"Tak apa, aku juga mengira kau adalah gulingku," ucap Ryu, lalu turun dari ranjang.

Seroja menatap punggung Ryu yang akhirnya menghilang di balik pintu kamar mandi. Ia masih ingat bagaimana tangannya menyentuh kulit hangat yang terasa kencang dan berotot tadi.

"Astaga... memalukan sekali."

Seroja kembali menjatuhkan tubuhnya di kasur lalu menutup seluruh tubuhnya dengan selimut.

 

Sementara itu di kamar mandi, Ryu berdiri di depan wastafel dengan mata terpejam. Ia masih bisa merasakan tangan kecil dan hangat itu bergerak dari dada ke perutnya.

"Sial!"

Ryu mengusap wajahnya frustrasi. Ia merasakannya. Sesuatu di bawah sana menegang.

Ryu menyalakan shower dan mengguyur tubuhnya dengan air dingin. Berharap bisa menurunkan panas badannya dan menenangkan adik kecilnya yang mulai rewel.

 

Sarapan pagi sudah terhidang di meja makan. Ryu, Seroja dan Nyonya Hanifah sudah duduk di kursi masing-masing.

"Bagaimana lutut Nenek hari ini?" tanya Seroja sambil mengisi mangkuk dengan bubur.

"Rasanya lebih baik. Nggak terlalu sakit lagi," jawab Nyonya Hanifah. Bibirnya melengkung tipis. "Terima kasih Seroja," ucapnya tulus.

"Sama-sama, Nek," sahut Seroja. "Aku juga ikut senang kalau Nenek sehat."

"Kamu mau pergi?" tanya Nyonya Hanifah saat melihat Seroja memakai celana panjang yang dipadu dengan blouse.

"Iya, Nek," sahut Seroja sambil meletakkan mangkuk yang berisi bubur di depan Ryu. "Rencananya aku mau lanjut kuliah."

Nyonya Hanifah langsung tersenyum lebar.

"Bagus itu. Nenek mendukungmu," katanya antusias.

"Kamu bisa bawa mobil?" tanya Ryu ragu.

"Bisa," jawab Seroja tenang.

"Bagus. Kamu bisa, pakai mobil di garasi. Pilih saja yang kamu suka."

"Kamu gak punya motor?" tanya Seroja. "Aku lebih suka pakai motor. Soalnya lebih fleksibel kalau pas arus lalu lintas padat, apalagi macet."

"Aku cuma punya motor sport," sahut Ryu sebelum menyuapkan bubur ke mulutnya.

"Ya sudah, aku pakai motor sport kamu aja," kata Seroja enteng.

"Uhuk--!"

Ryu hampir tersedak buburnya.

Tangan Nyonya Hanifah yang hendak menyuapkan bubur ke mulutnya berhenti di udara.

Ia langsung menoleh ke arah Seroja. "Kamu bisa naik motor sport?"

"Dulu pernah belajar," sahut Seroja pendek.

"Beli saja yang baru," kata Nyonya Hanifah. "Motor matic atau bebek, biar nyaman."

"Nggak usah, Nek," tolak Seroja lembut. "Pakai yang ada aja. Kebetulan aku juga suka naik motor sport."

"Ya sudah, terserah kamu saja. Asal hati-hati di jalan," kata Nyonya Hanifah akhirnya.

"Siapa yang ngajarin kamu naik motor sport?" tanya Ryu penasaran.

"Tony," jawab Seroja sambil menyuap buburnya.

Tangan Ryu yang menyendok bubur langsung berhenti di udara. Rahang Ryu mengeras samar.

 

...🔸🔸🔸...

...“Kenyamanan sering tumbuh dari hal-hal sederhana yang dilakukan tanpa sadar.”...

...“Kadang hati mulai terbiasa pada seseorang sebelum logika sempat menolaknya.”...

...“Tanpa sadar, hati mulai terbiasa pada seseorang yang awalnya terasa asing.”...

..."Nana 17 Oktober"...

...🌸❤️🌸...

.

To be continued

1
Fadillah Ahmad
Ayolah Seroja... Lanjutkan-lah Kuliah kamu lagi! Ambil Jurusan Kedokteran! biar, kamu bisa menybuhkan sakit suamimu nanti, kalau dia sakit! dan orang-orang yang membutuhkan pertolongab Seroja! 😂😂😂
Fadillah Ahmad
Wahh berarti harus hati-hati tuh, kalau ada salah satu anggota keluarga kita yang seperti itu! bisa bahaya tuh! bisa celaka nanti! 🙏🙏🙏
Fadillah Ahmad
Istri yang pengertian dan juga bisa menjadi tempat untuk bercerita... 😁😁😁
Fadillah Ahmad
Nah, ini! Adikku kalau tidur berjalan tuh Kak Nana... Apa itu bahaya kak? Apa bisa hilang dengan sendiri-nya Kak Nana? kebiasaan tidur sambil berjalan gitu Kak? 😁😁😁🙏
Fadillah Ahmad
Aku baru tau nama itu Ksk Nana.... 😁😁😁🙏
Fadillah Ahmad
Gannguan Perilaku? apakah itu bisa bisa di sembukan Seroja? 😁😁😁
Fadillah Ahmad
Apa itu, Seroja? Jelasin dong? 😁😁😁
Fadillah Ahmad
Masa Sih? Kamu seperti itu? 😁😁😁
Fadillah Ahmad
Kamu nakal juga ya, Seroja sayang! 😁😁😁
Fadillah Ahmad
Benarkah? Kamu bercamda? Yaaa bagi orang yang mggk bisa tidur dengan Bertelanjang dada, dan tidak terbiasa, akan masuk angin kalau terkena AC tsu! nahh jangan-jsngan kamu bohong ya? agar kamu bisa memeluk Ryu ketika kamu nggk sadar, jika kamu memeluknya, ya? lalu... Kamu mencari kenywmanan, dengan membenamkan wajah kamu ke dada Ryu, ya? Ha? begitulah niat kamu cantik! 😂😂😂
Fadillah Ahmad
😂😂😂 Jawabnya saja yang cuek! padahal... Mati-matian Seroja Memgendalikan detak jantung-nya sendiri 😁😁😁
Fadillah Ahmad
Hahaha Seroja itu bukannya nggk terpesono sama kamu Ryu! bahkan kini, Seroja bahkan susah payah dia untuk mengontrol debar jantungnya sendiri tau! 😁😁😁 Cuma, dia terlalu Pintar menyembunyikan ekspresi wajahnya! Jadi, sulit terbaca oleh orang lain Ryu! 😂😂😂
Fadillah Ahmad
Nah Kan? apa aku bilang! Dia sama Seperti Fahri, yang mggk bisa tidur. kalau nggk bertelanjang dada! 😂😂😂 Fahri kan tidur, juga melepaskan kaos dulu. baru dia bisa tidur nyenyak! 😁😁😁
Fadillah Ahmad
Dan jika Ryu meminta haknya, dan kamu menolak? Kamu akan berdosa loh Cantik! Malaikat akan melaknat kamu di malam itu Seroja! ingat itu! 😁😁😁
Fadillah Ahmad
Kak Nana... Beri mereka dua Ksli atau tiga kali ke sempatan untuk melakukan Hubungan Suami-Istri! kerena apa? biar nanti ketika Ryu sudah tidak bisa lagi memberikan nafkah batin pada Seroja, masih ada harapan Benih yang di tanam Ryu di Rahim Seroja masih bisa tumbuh Kak Nana... Agar Ryu masih bisa punya anak kak... 😁😁😁 dan memberikan penerus untuk Keluarga Kai Zender Kak Nana 🙏🙏🙏😁

Mohon di Pertimbangkan ya... Kwk Nana yang baik hati... 😁😁😁🙏
Fadillah Ahmad
Yaaa mungkin Ryu terbiasa kali tidur nggk pakai baju! sama Seperti Fahri! yang tidur harus bertelanjang dada, supaya dia tidur nyenyak!;😁😁😁
Fadillah Ahmad
Lama juga nggk apa kok Seroja sayang! Ryu kan suami kamu yang sah! halal kok buat kamu! 😂😂😂
Fadillah Ahmad
Wih... Sudah bertelanjang dada saja nih. ya Ryu? ehm ehem 😁😁😁
Marsiyah Minardi
Mungkinkah Seroja pun diam diam si ratu balap ,tambah hacker pula 🤭
Hanima
kebakaraaaan 🤭😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!