NovelToon NovelToon
Pedang Darah Dan Janji Abadi

Pedang Darah Dan Janji Abadi

Status: tamat
Genre:Balas Dendam / Tamat
Popularitas:6.3k
Nilai: 5
Nama Author: Ichsan Ramadhan

"Dulu aku hanyalah pemuda biasa tanpa bakat, tanpa kekuatan, dan tanpa tujuan. Dunia terasa abu-abu sampai akhirnya aku bertemu dengannya—cahaya yang menerangi hidupku dan mengajarkanku arti cinta."

Namaku Li Yao. Aku tidak memiliki bakat kultivasi, namun cintaku padanya membuatku rela membelah langit dan bumi demi menjadi kuat. Bersamanya, aku merasakan kebahagiaan yang tak terlukiskan, hingga sebuah malam kelam mengubah segalanya.

Mata keparat merenggut nyawanya di hadapanku. Aku tak berdaya. Aku hanya bisa menangis melihat darahnya menetes. Saat napas terakhirnya berhembus, sebuah sumpah setan terucap:

"Aku akan membasmi mereka semua. Walau harus menjadi iblis, walau harus menyeberangi lautan darah, dendam ini akan kubayar lunas!"

Kini, dunia tidak lagi memiliki Li Yao yang lembut. Yang tersisa hanyalah Pendekar Berhati Es, seorang pembunuh dingin yang pedangnya selalu basah oleh darah musuh. Setiap tebasan adalah doa dendam, setiap nyawa yang melayang adalah persembahan unt

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ichsan Ramadhan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 33 Rahasia Kematiannya: Bukan Sekadar Serangan Biasa

Malam itu, Li Yao tidak langsung bergerak menuju Kota Kabut Merah. Ia berhenti di sebuah kedai tua yang kumuh, tempat di mana ia bisa berpikir tenang dan merangkai potongan-potongan informasi yang baru saja ia dapatkan.

Di atas meja kayu yang lapuk, ia menggoreskan jarinya, menuliskan nama-nama kunci di atas debu: Tang Feng, Naga Besi, Kota Kabut Merah.

Namun, pikirannya terus kembali ke malam tragis bertahun-tahun lalu. Ia terus memutar ulang kejadian itu di kepalanya.

'Ada yang salah... Ada sesuatu yang tidak beres...' batinnya terus bergumam.

Ia ingat betul kekuatan Qingyu saat itu. Wanita itu bukanlah orang sembarangan. Ia adalah putri dari klan besar, bakatnya luar biasa, dan kultivasinya sudah mencapai level yang tinggi. Bahkan Li Yao yang saat itu sudah cukup kuat, masih jauh di bawahnya.

'Lalu kenapa... kenapa dia bisa mati begitu mudah?'

Ingatan tentang serangan terakhir si Pemimpin Penyerang kembali muncul. Energi hitam itu... rasanya aneh. Bukan hanya kuat, tapi ada sesuatu yang menjijikkan dan melumpuhkan di dalamnya.

"Qingyu tidak mati hanya karena serangan fisik..." bisik Li Yao pelan, matanya menyala lebar seolah baru tersadar dari mimpi panjang. "Dia mati karena... serangan itu menyerang akar rohnya secara langsung!"

Tiba-tiba, sebuah ingatan samar muncul. Saat ia masih kecil, gurunya pernah bercerita tentang teknik terlarang yang dikuasai oleh orang-orang jahat di puncak kekuasaan.

"Racun Roh Iblis"

Sebuah teknik khusus yang tidak hanya melukai tubuh, tapi juga meracuni jiwa dan merusak dantian secara permanen. Itu adalah teknik yang sangat kejam dan dilarang oleh seluruh dunia kultivasi karena tidak ada penawarnya.

"Jadi... itu bukan sekadar serangan biasa..." tangan Li Yao mengepal erat hingga buku-buku jarinya memutih. "Mereka tidak hanya ingin membunuhnya. Mereka ingin menghancurkan akar keturunannya! Mereka ingin memastikan Klan Ling benar-benar punah selamanya!"

"PARAH!! SANGAT KEJAM!!"

Emosi Li Yao meledak. Meja kayu di hadapannya hancur berkeping-keping hanya karena tekanan dari tangannya saja.

Rasa sakit dan amarah di dadanya kini berlipat ganda ribuan kali lipat.

Jika dulu ia berpikir ini hanya perang antar klan biasa, pembunuhan demi kekuasaan... kini ia tahu ini lebih busuk dari itu. Ini adalah pembantaian yang direncanakan dengan niat jahat yang luar biasa!

"Jadi mereka menggunakan senjata terlarang... Mereka menggunakan Racun Roh..." Li Yao tertawa getir, air matanya hampir keluar lagi tapi tertahan oleh es di hatinya.

"Pantas saja Qingyu mati begitu cepat. Pantas saja dia tidak bisa bertahan lebih lama. Bukan karena dia lemah, tapi karena musuhnya bermain kotor! Mereka menggunakan cara yang paling hina dan pengecut!"

Tiba-tiba, bayangan Tang Feng muncul di benaknya. Orang itu adalah ahli dalam racun dan seni gelap. Pasti dia! Dialah yang merancang strategi keji ini!

"Tang Feng... Oh Tang Feng..." nama itu diucapkan dengan nada yang penuh dengan kebencian murni. "Kau tidak hanya membunuh tubuhnya. Kau menyiksa jiwanya. Kau merusak kehormatannya."

Li Yao berdiri, udara di sekitar ruangan itu berputar kencang membentuk pusaran angin kecil.

"Kalian pikir dengan cara sekejam itu kalian bisa menang? Kalian pikir dengan menghancurkan segalanya kalian bisa menjadi raja?"

Mata Li Yao memancarkan cahaya merah yang semakin pekat.

"Kalian salah besar. Karena sekarang, rahasia ini sudah terbuka. Aku tahu kebenarannya. Aku tahu betapa busuknya hati kalian."

"Dulu aku ingin membunuh kalian dengan cepat. Dulu aku ingin mengakhiri nyawa kalian dalam satu tebasan."

Suaranya turun menjadi desisan ular yang mematikan.

"TAPI SEKARANG? TIDAK! AKU TIDAK AKAN MEMBIARKAN KALIAN MATI DENGAN MUDAH!"

"AKU AKAN MEMBALAS SETIAP INCI RACUN YANG KALIAN MASUKKAN KE TUBUH QINGYU DENGAN RIBUAN LUKA DI TUBUH KALIAN! AKU AKAN MEMBIARKAN KALIAN MERASAKAN APA ARTINya RASA PUTUS ASA DAN KEHANCURAN SEBELUM AKU AKHIRI HIDUP KALIAN!"

Ini bukan lagi sekadar dendam pribadi. Ini adalah perang salib untuk menuntut keadilan bagi mereka yang telah diperlakukan tidak adil, bagi mereka yang telah disiksa dengan cara yang melanggar segala aturan kemanusiaan.

"Mereka bilang itu serangan biasa... tapi bagi aku, itu adalah dosa besar yang tidak bisa dimaafkan."

Li Yao melangkah keluar dari kedai itu, siap menuju Kota Kabut Merah. Niatnya kini berubah. Ia tidak hanya datang untuk membunuh. Ia datang untuk menyiksa dan menghancurkan segala sesuatu yang berhubungan dengan kejahatan itu.

1
T28J
hadiir
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!