NovelToon NovelToon
Nikah Kontrak Sama CEO Es, Malah Hamil Anaknya

Nikah Kontrak Sama CEO Es, Malah Hamil Anaknya

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikah Kontrak / CEO / Balas Dendam
Popularitas:1.9k
Nilai: 5
Nama Author: Kentos46

Aluna butuh 3M buat nebus utang kakaknya. CEO es batu Arsen Asmara nawarin nikah kontrak setahun. Syaratnya gampang: Tidur pisah ranjang, dilarang jatuh cinta.

Tapi semua berantakan gara-gara satu malam salah kamar. Aluna hamil anak CEO paling ditakuti se-Indonesia.

Pas foto mereka satu selimut viral + saham anjlok 12%, Arsen bukannya marah malah pasang badan hajar mantanku. Katanya ini cuma kontrak... tapi kenapa ciumannya bikin jantungku mau copot?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kentos46, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mantan Tunangan yang Datang Menghancurkan Aluna

Suasana rumah langsung berubah aneh saat wanita itu masuk.

Elegan.

Cantik.

Dan terlalu sempurna.

Dress putih yang dipakainya terlihat mahal. Rambut panjangnya tertata rapi. Bahkan cara dia berdiri saja sudah menunjukkan kalau dirinya berasal dari dunia yang berbeda jauh dari Aluna.

Sedangkan Aluna…

langsung sadar dirinya terlihat sangat kecil sekarang.

“Aku akhirnya lihat juga perempuan yang bikin kamu hancur begini, Arsen.”

Nada suara Cassandra terdengar santai.

Tapi jelas menyimpan sindiran tajam.

Tatapan matanya kembali jatuh ke Aluna.

Menilai.

Mengukur.

Lalu tersenyum tipis.

Dan entah kenapa itu jauh lebih menyakitkan dibanding hinaan netizen.

Karena perempuan ini nyata.

Cantik.

Berkelas.

Dan jelas sangat cocok berdiri di sisi Arsen.

Berbeda dengan dirinya.

“Ngapain kamu ke sini?”

Nada suara Arsen langsung dingin.

Cassandra malah berjalan masuk tanpa izin lalu duduk santai di sofa.

“Aku cuma penasaran.”

Tatapan matanya kembali ke Aluna.

“Perempuan seperti apa yang bikin pewaris keluarga Asmara sampai bikin skandal nasional.”

Aluna langsung menggenggam ujung bajunya pelan.

Dadanya mulai nggak nyaman.

Karena dirinya bisa merasakan—

wanita ini datang bukan untuk baik-baik.

“Kalau udah lihat, sekarang pulang.”

Arsen bicara singkat.

Namun Cassandra malah tertawa kecil.

“Kamu berubah banget sejak nikah sama dia.”

Tatapannya berubah sedikit tajam.

“Dulu kamu nggak pernah segalak ini ke aku.”

Sunyi.

Aluna langsung menunduk pelan.

Karena sekarang dirinya sadar.

Wanita ini bukan sekadar mantan tunangan biasa.

Dia punya masa lalu panjang bersama Arsen.

Dan itu membuat hati Aluna terasa aneh.

Tidak nyaman.

“Aku nggak punya waktu buat nostalgia.”

Jawaban Arsen tetap dingin.

Namun Cassandra malah bersandar santai.

“Kamu tahu media sekarang lagi brutal banget?”

“Tahu.”

“Investor keluargamu mulai panik.”

Tatapan wanita itu perlahan berubah serius.

“Dan semua orang mulai nyalahin perempuan itu.”

Kalimat terakhir diucapkan sambil melihat Aluna.

Ruangan langsung terasa makin sempit.

Aluna bahkan nggak tahu harus melihat ke mana sekarang.

Karena sejak Cassandra datang…

dirinya jadi semakin sadar seberapa jauh perbedaan mereka.

“Kasihan juga.”

Cassandra tersenyum tipis.

“Tiba-tiba dibenci seluruh negeri.”

Napas Aluna langsung terasa berat.

Namun Arsen langsung memotong dingin.

“Cukup.”

Untuk pertama kalinya senyum Cassandra sedikit memudar.

Karena jelas terlihat—

Arsen benar-benar nggak suka perempuan itu menyerang Aluna.

“Aku cuma jujur.”

“Dan saya nggak butuh pendapat kamu.”

Tatapan Arsen tajam banget sekarang.

Namun Cassandra malah tertawa kecil lagi.

“Kamu serius banget sama dia ya?”

Sunyi.

Tatapan mata wanita itu perlahan berubah aneh.

Seolah dirinya baru sadar sesuatu yang selama ini tidak dia percaya.

“Kamu beneran cinta sama dia…”

Kalimat itu membuat Aluna refleks menegang.

Sedangkan Arsen menjawab tanpa ragu.

“Iya.”

Jantung Aluna langsung berdebar keras.

Walau sudah pernah mendengar itu sebelumnya…

tetap saja rasanya nggak pernah biasa.

Namun Cassandra terlihat terpukul sesaat.

Sangat kecil.

Tapi cukup terlihat.

Karena mungkin selama ini dirinya berpikir Arsen tidak benar-benar serius pada siapa pun.

Termasuk Aluna.

“Lucu.”

Cassandra tersenyum tipis lagi.

“Ternyata aku kalah sama perempuan biasa.”

Kalimat itu terdengar santai.

Namun tetap menusuk.

Dan Aluna langsung merasa dirinya makin nggak pantas berada di sana.

Namun sebelum suasana makin canggung—

ponsel Cassandra tiba-tiba berdering.

Wanita itu melihat layar sebentar lalu mengangkat telepon.

“Iya?”

Beberapa detik kemudian wajahnya berubah.

“Hah?”

Tatapan Cassandra langsung berpindah ke Arsen.

“Ayahmu masuk rumah sakit.”

Tubuh Arsen langsung membeku.

“Apa?”

“Serangan jantung ringan.”

Cassandra perlahan berdiri.

“Berita soal perusahaan dan media bikin beliau kolaps.”

Sunyi.

Ruangan mendadak terasa berat.

Sedangkan Aluna langsung merasa darahnya dingin.

Karena lagi-lagi…

semua masalah ini mengarah ke dirinya.

“Ayah kamu…”

Suara Aluna mengecil.

Namun Arsen langsung mengambil jasnya tanpa banyak bicara.

“Ayo.”

“Hah?”

“Kita ke rumah sakit.”

Tatapan laki-laki itu serius.

Dan justru itu yang membuat Aluna panik.

“Aku nggak bisa ikut.”

“Kamu istri saya.”

“Tapi keluarga kamu pasti makin benci aku.”

Arsen terdiam beberapa detik.

Karena dirinya tahu—

Aluna benar.

Namun laki-laki itu tetap menggenggam tangan perempuan tersebut pelan.

“Saya nggak mau ninggalin kamu sendiri.”

Kalimat itu membuat dada Aluna kembali sesak.

Di situasi seperti ini pun…

Arsen masih lebih dulu memikirkan dirinya.

---

Rumah sakit pusat Jakarta pagi itu sudah dipenuhi wartawan.

Lampu kamera langsung menyala begitu mobil Arsen berhenti.

“Pak Arsen!”

“Apakah benar keluarga Anda hancur karena skandal ini?!”

“Apakah istri Anda benar-benar hamil di luar nikah?!”

“Apakah perusahaan akan bangkrut?!”

Suara mereka saling bertabrakan brutal.

Tubuh Aluna langsung menegang.

Tangannya dingin.

Napasnya mulai nggak teratur.

Karena ini pertama kalinya dirinya diserbu media secara langsung seperti ini.

Namun tiba-tiba—

Arsen langsung menarik tubuhnya dekat.

Sangat dekat.

Satu tangan laki-laki itu melindungi kepala Aluna sambil berjalan cepat masuk ke dalam rumah sakit.

“Jangan lihat mereka.”

Suara Arsen rendah di dekat telinganya.

Dan entah kenapa…

kalimat sederhana itu berhasil sedikit menenangkan dirinya.

Meski jantungnya masih kacau.

Mereka akhirnya masuk ke ruang VIP lantai atas.

Namun begitu pintu terbuka—

langkah Aluna langsung terhenti.

Karena suasana di dalam ruangan langsung berubah dingin saat dirinya masuk.

Ibu Arsen ada di sana.

Beberapa keluarga besar juga ada.

Dan semuanya langsung melihat dirinya dengan tatapan tidak suka.

Sampai Aluna merasa sulit bernapas.

“Kamu bawa dia ke sini?”

Nada suara ibu Arsen langsung terdengar tajam.

Arsen tetap tenang.

“Dia istri saya.”

“Dan penyebab semua ini.”

Kalimat itu sukses membuat ruangan makin sunyi.

Aluna refleks menunduk.

Tangannya mengepal kecil.

Karena dirinya tahu…

mereka semua memang berpikir begitu.

“Cukup.”

Arsen mulai kehilangan kesabaran.

Namun salah satu paman Arsen langsung berdiri.

“Kamu sadar perusahaan kita hampir jatuh gara-gara perempuan itu?!”

Tatapan laki-laki paruh baya itu dingin banget ke arah Aluna.

“Perempuan seperti dia nggak pantas masuk keluarga Asmara.”

Dadanya langsung terasa nyeri.

Karena semua orang di ruangan ini memandang dirinya seperti kesalahan besar.

Dan Aluna mulai berpikir…

mungkin memang benar.

Mungkin dirinya seharusnya tidak pernah masuk ke hidup Arsen.

Namun di tengah suasana mencekam itu—

pintu ruang rawat tiba-tiba terbuka.

Dan seorang pria tua keluar perlahan dengan wajah pucat.

Ayah Arsen.

Semua orang langsung berdiri.

“Papa!”

Namun pria itu justru tidak melihat siapa-siapa selain Aluna.

Tatapannya dingin.

Tajam.

Dan penuh kemarahan.

“Kamu.”

Napas Aluna langsung tercekat.

Sedangkan pria itu perlahan menunjuk dirinya.

“Keluar dari hidup anak saya.”

1
MayAyunda
keren kak👍👍
kentos46: makasih kak kalau sukaa 😍
total 1 replies
Suhirno Cilok
Lanjut.👍
kentos46: sudahh yaa kak
total 1 replies
kentos46
makasih sudah membaca, jangan lupa tinggalkan jejak yaa
kentos46
punya cerita lain ga kak
Clarice Diane
semangat kak💪
kentos46: makasih kak 🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!