Kisah seorang anak perempuan yang selalu mendapatkan ketidakadilan dari sang ibu. gadis itu sering di bandingkan dengan saudara saudara nya sendiri. karena tuntutan ibunya, Lusiana harus terjun menjadi wanita malam, di sebuah club ternama di kota.
bagaimana car gadis itu bertahan dari keras nya dunia. apakah gadis itu mampu bahagia, atau malah sebaliknya?? ikuti kisah Lusiana sekarang juga!!!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon putrinw, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab.32
Malam harinya, Lusi di jemput oleh Ken di rumah nenek nya itu. Ria sudah menyuruh Ken untuk tinggal beberapa hari di rumah nya, tetapi cucunya itu masih banyak urusan yang harus diselesaikan. Jadi dia hanya bisa menghela nafas kecewa. Tapi Lusi berjanji akan sering mengunjungi nenek nya itu. Apalagi dia sudah merasa begitu nyaman, saat berbicara dengan nenek nya Ken.
"Terima kasih tuan." ucap lusi dengan sedikit kaku.
"Hmmm, masuklah. Dan bersihkan dirimu!"
"Baik tuan."
Lusi masuk ke dalam kamar, dan segera membersihkan dirinya. Ken juga ikut masuk ke dalam tetapi dia terlebih dahulu, mengecek berkas berkas di ruang kerja nya.
"Aku lupa membawa baju ganti, dasar ceroboh!" gumam gadis itu yang masih sedikit takut Berhadapan dengan Ken.
Mau tak mau, dia memakai handuk putih dan melilitkan di tubuh nya itu, tubuh nya Lusi itu benar benar tubuh idaman para pria, bagian aset nya, benar benar menonjol dan terlihat putih dan mulus. Itu sebab nya Ken tak dapat mengendalikan dirinya, saat melihat gadis itu.
Cklek.... Kenan yang ingin bersiap siap membersihkan dirinya, kaget saat melihat Lusi berjalan menggunakan handuk yang masih melilit di bagian tubuhnya itu. Dia langsung menelan Saliva nya, melihat godaan dari gadis kecil itu.
"Sial, dia benar benar menguji kesabaran ku!' ucap nya yang langsung mendekati lusi yang tampak tak menyadari keberadaan nya itu.
"Grep....Kenan memeluk nya dari belakang, membuat gadis itu tersentak kaget. Tangan kekar dari pria itu, memeluk nya begitu erat. Dia benar benar merasa kaget dan takut seketika.
"Tuan, apa yang kau lakukan?' ucap gadis itu dengan nada panik nya.
Kenan menghirup aroma strawberry di tubuh Lusi. Bahkan wangi itu membuat nya begitu tenang seketika.
"Tuan, tolong lepaskan!"
"Tidak akan." ucap nya dengan nada berat.
"Aku ingin mengulang kejadian semalam." ucap Ken dengan tatapan siap menerkam Lusi saat ini.
"Jangan jangan!" teriak Lusi yang panik, tapi tak di dengar oleh Ken. Pria itu benar benar menerkam nya berkali kali. bahkan Lusi sudah tak berdaya di atas kasur, dengan menutupi dirinya yang sudah bergulung di balik selimut tebal.
"Makan lah dulu." ucap Ken yang membawa makanan di piring yang sudah di siapkan oleh maid di dapur. wajah Lusi memandang tajam ke arah Ken. Dia benar benar kesal dengan perlakuan pria itu. Bukan kah ini hanya pernikahan kontrak, tetapi mengapa ini seperti sungguhan.
"Makan lah." ucap Ken dengan. Sedikit melembutkan nada nya kepada Lusi.
"Terima kasih." ucap nya dengan suara pelan.
"Hmm.... Habiskan, kau butuh tenaga yang cukup."
Mendengar ucapan suami nya itu, wajah Lusi langsung tersentak kaget. bagaimana bisa pria itu blak blakan dengan nya.
"Jangan memasang wajah seperti itu, atau kau akan tau akibat nya!"
Karena perut nya sudah terasa kosong, Lusi langsung makan dengan lahap. Dari tadi, perut nya benar benar terasa kosong. bahkan gadis itu tak sempat mengisi tenaga nya.
"Huek....huek..." Lusi yang tiba tiba mual, langsung lari ke kamar mandi, tanpa perduli dengan keadaan nya saat ini. Perut nya terasa mual, dengan Makanan yang baru saja dia makan saat ini. Entah mengapa rasanya sangat aneh sekali.
Ken yang memperhatikan Lusi tampak sedikit cemas, gadis itu tampak nya tak baik baik aja.
Apa mgkin Lusi putri konglomerat yg di culik waktu bayi..