NovelToon NovelToon
PAHLAWAN ERA KEKACAUAN

PAHLAWAN ERA KEKACAUAN

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Time Travel / Perperangan
Popularitas:642
Nilai: 5
Nama Author: erik riswana

Setelah terlibat menggulingkan kekuatan kaisar Shu , Yan Qin sebagai jenderal harimau kiri mendapatkan penghargaan, berharap penghargaan itu membuat dirinya menjadi seorang panglima perang ibukota yang sudah lama di cita citakannya sejak dahulu, namun saat penganugerahan penghargaan, harapan keinginan itu tidak terkabul ,tatkala kaisar baru memberikan mandat yang sangat menghina dan merendahkan dirinya sebagai seorang jenderal harimau kiri .

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon erik riswana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 31

" tuan apakah kita akan mengambil resiko ?"

Yan Qin terdiam, menggelengkan kepala " tidak, aku tidak akan mengorbankan semua prajuritku, soal permintaan mereka , aku tidak akan memenuhinya, karena ada mata mata diantara lima belas ribu enam ratus orang, terutama orang tua yang berbicara itu , dia pasti akan melaporkan keberadaan kita kepada para bangsawan " ucapnya mengejutkan para bawahannya.

Li Pojun yang mendapatkan tugas sebagai penculikan para budak begitu basah kuyup di bagian punggungnya, ia berkata dengan nada bersalah " tuan , saya tidak tahu dan saya lalai karena tidak teliti menangkap para budak !" Sesalnya dengan wajah menunduk .

" tidak perlu merasa bersalah, itu juga bagus, kita bisa menyingkirkan para mata mata secepat mungkin , bila mereka tidak berkata , aku mungkin tidak tahu " Yan Qin menoleh ke arah lembah yang tampak begitu gelap .

" selagi kita menunggu berita dari benteng bukit serigala hitam , aku memberikan tugas pada kalian , Shen Li dan Li Pojun membawa orang tua dan lima wanita yang maju tadi , bila sudah ada di dekat tepi hutan serigala, langsung eksekusi semuanya, setelah itu kalau ada kesempatan culik lagi beberapa budak!"

Kedua pemuda dewasa itu berdiri , memberikan penghormatan sebelum melaksanakan tugas.

Tersisa lima pria yang menjadi perwira bawahan duduk berdiskusi tentang beberapa rencana dan masalah.

" Cai Mu, Lao Yu , Xu Yilang , Duan Li , kalian awasi semua orang yang ada di bawah pohon, juga beberapa prajurit berkeliling untuk mencari beberapa barang berharga atau biji bijian aneh " katanya mengatur dengan seksama.

" siap jenderal... !!"

Yan Qin berdiri, ia berjalan ke arah tenda kecil yang ada di dekat jalan utama menuju utara .

Tap

Tap

Tap

Srak

Di dalam tenda , Liu Yongning sedang menikmati bubur gandum yang masih hangat , dan di atas meja batu , semangkok bubur gandum terlihat mengepulkan asap tipis .

" bibi Ning sedang apa ?"

Tanpa menoleh, Liu Yongning berkata " apakah paman Qin tidak tahu bahwa bibimu ini sedang makan sore !" Katanya dengan senyum main main .

" mana bagianku?"

" itu diatas batu , maaf bibi ini sangat sibuk , jadi tidak bisa mengambilnya untuk paman Qin !" Katanya enteng .

Yan Qin berjalan ke arah batu datar yang ada di sebelah kanan , mengambil mangkuk berisi bubur gandum yang cukup banyak.

" sepertinya kamu sangat menikmati kehidupan ini !" Yan Qin memecah keheningan.

Liu Yongning terdiam beberapa saat, matanya sedikit redup " ya mau bagaimana lagi , selama perjalanan kita semua tunawisma , dan tidak ada kata menetap sesungguhnya !" Ucapnya sedikit menggelengkan kepala.

" benar juga ! Tapi setelah sampai di tempat tujuan , aku mungkin tidak akan selalu ada di istana gubernur, terus berjalan, bergerak sampai semuanya tercapai " ujarnya dengan mata sedikit terpejam , merasakan bahwa rasa bubur gandum sangat hambar dan tidak terasa sedikitpun rasa asin dan gurih .

" paman Qin , apakah kamu ingin menjadi penguasa seperti mediang ayah kaisar?"

" aku tidak tahu, mungkin iya , mungkin juga tidak, kita lihat saja di masa depan , apakah negara akan kacau " ucapnya tanpa merasa sungkan atau takut.

Kedua tampak terdiam setelah berbicara beberapa kalimat, hingga akhirnya terdengar beberapa kuda berlarian di luar tenda.

" aku akan keluar dahulu , kamu istirahat, jangan sampai sakit !" Yan Qin tidak menyadari bahwa wajah wanita dewasa itu tampak memerah samar , sedikit tersipu.

" tentu tuan .. !" Jawab Liu Yongning lirih.

Yan Qin berjalan ke arah para penunggang kuda yang baru saja datang dari tugas mengantarkan kepergian para mata mata untuk dieksekusi.

" Shen Li , Li Pojun bagaimana?"

" sudah selesai tuan , enam orang mata mata itu telah selesai kami hapus , dan kami sempat membawa sekitar seribu orang dari desa Zhaojia, mereka para penjaga tidak tahu bahwa para budaknya sudah menghilang seketika !" Kata Shen Li menjelaskan.

" seribu orang, baiklah itu sudah cukup untuk kita semua, kalian yang bertugas bisa beristirahat, tinggal menunggu kedatangan Huan Jing dari bukit serigala "

Desa serigala hitam , bukit serigala .

Di sebuah penginapan yang cukup luas terlihat lima belas pria berpakaian biasa menatap ke beberapa orang yang berlalu lalang , mereka menghitung dalam hati dan juga mencari kelemahan dari benteng di bukit serigala.

" aku tidak menyangka bahwa seorang Jenderal Da Qian veteran menjadi seorang pemimpin bandit yang kejam " Huan Jing tampak begitu serius, ia memastikan dalam hati dan juga mencatat secara cepat apa yang telah dilihatnya .

" selain para anggota bandit, ada pula para bangsawan nakal yang datang keluar masuk ke dalam desa , tampaknya kehidupan bandit sangat nyaman dengan adanya bangsawan !" Pikirnya dalam hati .

Saat ia memikirkan tentang beberapa hal , dari arah kanan , tiga pemuda berpakaian mewah dengan wajah sombong datang kearahnya.

" bos, apakah ada kain untuk wanita yang akan menikah ?" Pemuda berpakaian merah terlihat sedikit keras saat bertanya , tidak ada sedikit pun nada bangsawan dalam dirinya .

Huan Jing menatap sejenak , lalu memperlihatkan kain berwarna merah darah cerah , ada pola bunga di bagian tertentu, terlihat sangat indah dan mempesona.

Pemuda berpakaian merah itu langsung tertarik , ia dengan kasar mengambil kain merah berrenda bunga hitam itu dari tangan Huan Jing, " terimakasih bos dengan pilihannya , jangan meminta pembayaran, ayah saya jenderal Ji Chuang , penguasa benteng serigala.. !" Katanya memberi isyarat tangan menempel di lehernya , menandakan mengancam bilamana para pedagang mengambil tindakan.

Huan Jing dengan pelan mengangguk , ia memperlihatkan wajah sedih , namun tidak berdaya , hal itu membuat para pemuda sombong menjadi senang .

" anggap saja itu sebagai pembayaran pajak berdagang di kota ayahku ini " ujarnya tertawa seraya berjalan ke sisi lain , meninggalkan lima belas orang yang tampak terlihat tertekan dan sedih.

Huan Jing mengeluarkan nafas pelan, matanya terlihat menatap ke arah depan , entah apa yang dipikirkannya.

" seperti yang telah kita rencanakan sebelumnya , kita semua akan di bagi menjadi tiga , masing masing memiliki informasi yang sama , bila kalian yang tertangkap , maka racun asap bunuh diri sebagai Pertahanan terakhir sekaligus memberikan kerugian bagi musuh !"

" baik.. !"

" jika kita semua tidak kembali dengan selamat , jangan takut , tuan telah memberikan tempat kita di surga dan kita tidak akan kelaparan selamanya "

" siap .. !"

" Tu Jie , You Liang , dan lainnya berjalan ke arah para pedagang yang ramai , buat kekacauan, agar salah satu dari grup kita bisa pergi keluar untuk memberi tahu tuan tentang keadaan di desa serigala ini " kata Huan Jing dengan tegas .

:" siap .. !!"

Segera sebanyak tiga kelompok berjumlah lima orang masing masing berjalan ke berbagai arah , ada yang pergi ke utara, timur dan barat , ke arah timur merupakan pintu keluar menuju arah jalan utama benteng bukit serigala.

Huan Jing menatap lima rekannya yang sudah melewati pintu utama keluar dan ia mulai mengeluarkan goloknya yang sempat ia sembunyikan di dalam lengan bajunya.

" ayo kawan kawan , tebus dosa kita .. sebelum tuan datang menghancurkan benteng bandit ini , kita harus membunuh sebanyak mungkin.. !"

Serang .. !!"

1
Aisyah Suyuti
good👍👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!