NovelToon NovelToon
Warisan Dewa Elemen

Warisan Dewa Elemen

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Sistem / Reinkarnasi
Popularitas:1.4k
Nilai: 5
Nama Author: LaQuin

Wen Yu sedang berpetualangan dengan mendaki bukit seorang diri di sebuah tempat wisata alam. Lalu sebuah kebetulan, ia bertemu seekor kucing yang memiliki sepasang sayap. Tanpa rasa takut dan hanya memiliki rasa penasaran yang tinggi, Wen Yu mengikuti kucing itu dan berusaha menangkapnya. Alih-alih berhasil, ia malah terperosok pada sebuah goa di dalam tanah yang ternyata sedang mengalami peristiwa aneh. Cahaya kebiruan bersinar melingkar seperti sebuah pintu lorong waktu yang sering ia tonton di film-film fantasi. Tak lagi bisa mengelak, Wen Yu jatuh ke dalam lingkaran biru itu dan menghilang seketika. Dan tiba-tiba terbangun di dunia antah berantah.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon LaQuin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Perkelahian Di Pasar Desa

Perkelahian Di Pasar Desa

Beberapa minggu setelah pengujian.

Matahari sudah mulai menginjak puncak ketika Ze Kai keluar dari rumah dengan gerobak kayu kecil yang di dalamnya terdapat ember berisi ikan segar dan rak untuk memasaknya. Meskipun hasil pengujian batu spiritual tidak menunjukkan arah yang jelas, Ze Kai tidak pernah berhenti berusaha. Setiap pagi sebelum matahari terbit, ia sudah mulai berlatih diri. Berlari mengelilingi desa hingga berkeringat deras, menendang dan memukul kayu besar hingga tangan dan kakinya terasa pegal, bahkan berlatih menyeimbangkan tubuh di atas tunggangan pohon yang ramping.

Ancaman tidak akan menunggu aku siap. Aku harus kuat cukup untuk melindungi Kakek, tidak peduli apakah bakatku muncul atau tidak.

Ze Kai mengatur bara api di atas tungku tanah yang sudah ia siapkan di tepi jalan pusat desa.

Aku harus kuat cukup untuk melindungi Kakek, tidak peduli apakah bakatku muncul atau tidak.

Setelah api mulai menyala dengan stabil, ia mulai memanggang ikan yang sudah dibersihkan dan dibumbui dengan campuran rahasia sang Kakek. Aroma khas ikan bakar mulai menyebar ke sekeliling, menarik perhatian beberapa penduduk yang lewat dan segera berhenti untuk membelinya.

Di sela-sela berjualan, Ze Kai juga selalu menyisakan waktu untuk mencari tanaman obat-obatan di pinggiran hutan. Ia menjual tanaman-tanaman itu ke apotik desa milik Pak Chen, menyimpan setiap uang yang ia dapatkan dengan hati-hati di dalam celengan kayu yang diberikan oleh sang Kakek. Masih ada beberapa barang yang ingin ia beli untuk sang Kakek. Sepasang sepatu baru yang kuat, dan juga kain tebal untuk membuat baju hangat di musim dingin yang akan datang.

"Harganya berapa, Ze Kai?" tanya seorang ibu rumah tangga dengan senyum ramah saat mengambil sepotong ikan bakar yang sudah matang.

"Satu koin per potong," jawab Ze Kai dengan senyum yang ceria. Tangannya yang kecil dengan gesit mengambil koin dan menyimpannya ke dalam kantong kainnya.

Namun suasana yang ramai dan hangat itu tiba-tiba menjadi sepi ketika terdengar suara tertawa yang sombong dari kejauhan.

"Heh, lihat! Si anak yatim piatu lagi berjualan ikan yang mungkin dia dapatkan dengan mencuri!"

Ze Kai mengerutkan kening. Suara itu sudah terlalu akrab baginya, itu adalah Xuan Ming, bocah berusia sembilan tahun yang selalu mengacaukan kehidupannya.

Barisan anak-anak lain mengikuti di belakangnya, semuanya dengan wajah sombong yang sama. Keluarga Xuan Ming adalah warga terkaya di Desa Batu Angin; mereka memiliki lahan pertanian luas dan kedai yang menjual barang-barang langka dari luar desa. Tak hanya itu, ada kabar bahwa keluarga mereka memiliki hubungan dekat dengan para pejuang elemen dari Wilayah Pegunungan Kabut. Bahkan kepala desa pun terkadang harus berpaling wajah ketika keluarga Xuan Ming melakukan sesuatu yang tidak benar.

"Jangan terlalu banyak omong kosong, Xuan Ming," ujar Ze Kai dengan tenang, tetap fokus pada mengatur ikan yang sedang dipanggang. "Semua ikan ini aku tangkap sendiri di sungai belakang hutan."

Xuan Ming melangkah maju dengan cepat, menendang kaki gerobak Ze Kai hingga beberapa ikan terjatuh ke tanah.

"Aku bisa bilang apa saja yang aku mau! Siapa kau untuk membantahku? Hanya anak tidak berharga yang tidak punya orang tua!"

Darah Ze Kai mulai mendidih. Ia sudah lama tidak terima selalu dianiaya dan direndahkan oleh Xuan Ming hanya karena ia tidak memiliki orang tua. Tanpa berkata apa-apa, ia berdiri perlahan dan mengusap tangan yang terkena tanah.

"Aku sudah bilang jangan menggangguku!" kata Ze Kai dengan suara yang lebih rendah namun penuh dengan penekanan.

"Heh, mau apa kau?" Xuan Ming mengejek sambil menggerakkan tangannya untuk menyuruh teman-temannya menyerang. "Semua orang tahu keluarga ku punya kekuatan! Bahkan kepala desa pun tak berani menggangguku, apalagi kau!"

Beberapa anak di belakang Xuan Ming mulai mendekat dengan tangan yang sudah dilipat siap untuk memukul. Namun sebelum mereka bisa menyentuh Ze Kai, bocah itu sudah bergerak dengan cepat – mengayunkan tangan kirinya untuk menghindari serangan satu anak, lalu dengan cepat memberikan tendangan ringan pada perut anak itu hingga dia mundur terkejut.

Satu demi satu, teman-teman Xuan Ming berusaha menyerang, namun Ze Kai dengan lincah menghindari setiap serangan dan memberikan tanggapan yang tepat sasaran. Ia tidak menggunakan seluruh kekuatannya, tidak pula mengeluarkan belati yang selalu ia bawa di sabuk pinggangnya. Ia tahu bahwa jika sampai melukai mereka parah atau bahkan membunuhnya, keluarga Xuan Ming tidak akan tinggal diam. Mereka bisa saja menghancurkan apa saja yang ada di sekitar Ze Kai dan sang Kakek.

Hanya dalam beberapa menit, semua teman Xuan Ming sudah terbaring di tanah dengan badan kesemutan atau sedikit terluka. Xuan Ming sendiri melihat dengan mata terbelanga, tidak menyangka bocah kecil seperti Ze Kai bisa mengalahkan seluruh kelompoknya.

"Kau akan menyesalinya, Ze Kai!" jerit Xuan Ming dengan wajah kemerahan karena marah dan malu. "Aku akan memberitahu ayahku dan keluargaku yang lebih kuat! Mereka adalah pejuang elemen yang hebat. Mereka akan menghancurkanmu dan kakekmu yang tidak berguna itu!"

Tanpa menunggu jawaban, Xuan Ming segera memboyong teman-temannya yang terluka dan berlari menjauh dengan cepat. Ze Kai menghela napas panjang, memeriksa tubuhnya dan menemukan beberapa luka kecil di lengannya dan betisnya akibat benturan tadi. Ia segera membersihkan ikan yang terjatuh ke tanah, menjual sisanya dengan cepat sebelum segera membersihkan gerobaknya dan pergi.

Ia perlu mencari tanaman obat untuk mengobati lukanya sebelum sang Kakek tahu dan khawatir. Dengan cepat ia menuju arah hutan pinggiran desa, masuk ke dalam lorong yang hanya ia tahu untuk menemukan tanaman obat yang dibutuhkan.

Namun ketika ia tengah mencari daun pegagan di bawah pohon besar, sesuatu yang putih melintas cepat di sudut pandang matanya. Ze Kai mengerutkan kening, itu bukan burung atau hewan hutan yang biasa ia lihat. Ia segera mengejarnya, menyusuri jalan kecil yang semakin dalam ke hutan.

Ketika ia melewati semak-semak tebal yang mulai tertutup kabut tipis, ia akhirnya melihatnya dengan jelas. Seekor kucing kecil berwarna putih bersih dengan sayap tipis seperti sutra di kedua sisinya. Matanya berwarna biru kehijauan yang sangat akrab baginya.

"Kucing itu...!" bisik Ze Kai dengan mata terbuka lebar. Ingatan yang sudah lama terkubur muncul kembali ketika ia masih menjadi Wen Yu di dunia sebelumnya. Kucing bersayap ini yang membawanya jatuh melalui portal cahaya dan menjadikan kehidupannya berubah total.

Tanpa berpikir panjang, Ze Kai mengejarnya lebih cepat lagi. Kucing itu melompat dari satu akar pohon ke akar pohon lainnya dengan lincah, terus menjauh ke arah hutan dalam yang semakin tertutup kabut tebal. Ze Kai tidak pernah berhenti mengejarnya, hingga akhirnya kucing itu melompat ke balik semak-semak yang sangat lebat dan menghilang begitu saja di tengah kabut yang semakin pekat...

-

-

-

Bersambung...

1
༄༅⃟𝐐.𝓪𝓱𝓷𝓰𝓰𝓻𝓮𝓴_𝓶𝓪
orang dewasa tau resikonya memilih lari, kalo anak2 pantang pulang sebelum menang
༄༅⃟𝐐.𝓪𝓱𝓷𝓰𝓰𝓻𝓮𝓴_𝓶𝓪
apa senjata leluhur?
༄༅⃟𝐐.𝓪𝓱𝓷𝓰𝓰𝓻𝓮𝓴_𝓶𝓪
nih biar yu sdar yg suka petualang itu anak kecil 😂
༄༅⃟𝐐.𝓪𝓱𝓷𝓰𝓰𝓻𝓮𝓴_𝓶𝓪
namanya sekarang jadi kai yu
Sangat Licin
tjakeup
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!