NovelToon NovelToon
Fy Unig

Fy Unig

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Mengubah Takdir
Popularitas:4.8k
Nilai: 5
Nama Author: Daeena

Di mata tetangga apartemennya di Los Angeles, Faelynn Yosephine (26) hanyalah "perawan tua" pengangguran.

Namun, di balik pintu kamar, ia adalah penulis novel romantis papan atas yang memikat jutaan pembaca.

Dunia tenangnya terusik saat Kingsley Emerson (29 tahun), seorang agen elit CIA yang menyamar sebagai diplomat, mulai mengirim pesan misterius dengan nama akun Son_Roger.

Kingsley, yang baru saja kembali dari misi berdarah di luar negeri, terobsesi dengan detail taktik dalam tulisan Faelynn yang terlalu akurat.

Berawal dari debat teknis hingga gombalan tak terduga, Kingsley mulai memasuki hidup Faelynn, membawa bahaya nyata yang selama ini hanya Faelynn tulis di Novelnya.
.
.
Happy reading dear 🌷

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daeena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 4

Kingsley Emerson menatap layar ponselnya yang kini menggelap. Ia melemparkan benda tipis itu ke atas ranjang dengan dengusan pendek yang menyerupai tawa mengejek—untuk dirinya sendiri.

"Wah, bisa-bisanya aku melakukan hal konyol seperti ini," gumamnya pelan. Suaranya bergema di kesunyian apartemen tempat persembunyiannya sementara.

Seorang agen CIA kelas atas, yang biasanya menghabiskan waktu mendekripsi sandi militer atau bernegosiasi dengan informan di gang-gang gelap Istanbul, baru saja mengirimkan gombalan murahan kepada seorang penulis novel romantis.

Jika rekan-rekan satu satuannya tahu, mereka mungkin akan mengira Kingsley baru saja mengalami trauma kepala hebat akibat ledakan misi terakhirnya. Namun, ada sesuatu pada Faelynn Yosephine yang membuatnya merasa "hidup" dengan cara yang berbeda—bukan adrenalin karena peluru, melainkan rasa ingin tahu yang menggelitik harga dirinya.

Ia berdiri, berjalan menuju cermin besar di sudut ruangan. Kingsley melepaskan kaus hitamnya, memeriksa perban yang melilit bahu dan rusuknya. Luka-lukanya masih meninggalkan jejak merah, namun rasa perihnya sudah mulai tumpul.

"Sudah cukup," bisiknya. Ia mencoba melakukan gerakan lari-lari kecil di tempat. Napasnya sedikit memburu saat rusuknya bergesekan dengan perban, tapi ia masih bisa menahannya. Ia harus terlihat sempurna besok. Ia harus bisa berlari tanpa terlihat pincang, berjalan tanpa terlihat menahan nyeri. Karena besok, Kingsley Emerson akan pulang ke rumah orang tuanya, kembali menjadi "Kingsley si Diplomat" yang membosankan dan bersih dari noda darah.

Keluarga Emerson bukanlah keluarga sembarangan di kota asal Kingsley. Ayahnya adalah pengusaha properti bertangan dingin yang telah membangun sebagian besar cakrawala kota. Ibunya, seorang wanita dengan hati sehangat oven, mengelola toko roti Emerson’s Bakery yang telah berkembang menjadi jaringan toko roti paling bergengsi di wilayah tersebut.

Namun, di balik kemewahan itu, ada kesedihan yang menggantung. Adik perempuan Kingsley, satu-satunya saudara yang paling ia sayangi, mengalami nasib yang malang. Ia ditinggal mati oleh suaminya akibat kecelakaan saat ia tengah mengandung. Kini, dengan seorang putri kecil berusia tiga tahun, adiknya kembali tinggal di mansion keluarga, mencoba menata ulang kepingan hidupnya yang hancur.

Kingsley telah menyiapkan "warisan" untuk adiknya. Sebuah toko bunga besar bernama Petals & Prose yang diklaim sebagai hasil investasinya selama bekerja sebagai diplomat. Toko itu sukses luar biasa, menjadi langganan tetap acara-acara mewah di kota. Itu adalah cara Kingsley memastikan adiknya memiliki kemandirian finansial tanpa perlu tahu bahwa uang modalnya berasal dari bonus misi-misi berbahaya di zona konflik.

Keesokan harinya, sebuah taksi berhenti di depan gerbang tinggi sebuah kediaman yang akrab. Kingsley turun, mengenakan kemeja katun ringan yang menyembunyikan segala bekas luka di tubuhnya. Ia menolak dibantu oleh supir taksi untuk membawakan tasnya; ia harus terlihat kuat.

Sebelum melangkah menuju pintu utama, langkahnya terhenti di depan deretan garasi. Ia melirik melalui celah jendela kaca salah satu pintu garasi yang sedikit terbuka. Di sana, tertutup debu tipis, terparkir sebuah mobil sport bertenaga tinggi yang sudah bertahun-tahun tidak ia sentuh. Mobil itu adalah simbol masa mudanya yang liar, sebelum ia direkrut oleh agensi dan dipaksa menjadi bayangan. Ada kerinduan untuk memacu mesin itu di jalanan bebas, tapi identitas diplomatnya menuntutnya untuk lebih sering menggunakan sedan mewah yang sopan.

Kingsley menghela napas, lalu berbalik menuju bangunan utama. Mansion keluarga Emerson bukanlah tipe rumah yang terlalu besar hingga terasa dingin; sang ibu memastikan rumah itu tetap hangat dan fungsional.

Begitu pintu jati besar itu terbuka, aroma kayu manis dan mentega langsung menyerbu indra penciumannya.

"Aku pulang," suara Kingsley rendah namun tegas.

Seorang wanita cantik dengan wajah yang tampak letih namun tetap anggun berlari kecil dari arah ruang tengah. Itu adiknya, bersama seorang balita perempuan yang memegang ujung gaunnya.

"Kingsley!" adiknya berseru, matanya berkaca-kaca. Ia langsung menghambur ke pelukan kakaknya.

Kingsley meringis sedikit saat pelukan itu menekan rusuknya yang cedera, namun ia tetap tersenyum dan membalas pelukan itu dengan satu tangan, sementara tangan lainnya mengacak rambut keponakan kecilnya.

"Bagaimana toko bunganya? Aku dengar karyawannya sudah bertambah lagi," tanya Kingsley, mencoba mengalihkan perhatian dari rasa sakit fisiknya.

"Sangat sukses, Kak. Tapi lupakan soal toko. Ibu sudah menunggumu di dapur. Dia hampir membakar panggangan karena terlalu bersemangat saat tahu kamu akan sampai hari ini," adiknya terkekeh.

Kingsley berjalan masuk lebih dalam. Di meja makan, sang ayah sedang membaca koran bisnis, sementara ibunya sedang menata nampan penuh roti hangat. Sang ayah menurunkan korannya, menatap Kingsley dari ujung kepala hingga ujung kaki dengan tatapan menyelidik yang khas.

"Diplomat kita sudah pulang," ujar ayahnya dengan nada datar namun penuh makna. "Kali ini, bagian tubuh mana lagi yang 'terbentur pintu birokrasi', Kingsley?"

Kingsley tertawa kecil, duduk di kursinya dengan gerakan yang sangat hati-hati agar tidak terlihat kaku. "Hanya kelelahan karena penerbangan panjang, Yah."

Namun, saat ia duduk, ponsel di saku celananya bergetar. Ia melirik sedikit. Sebuah notifikasi pesan muncul.

Faelynn Yosephine: Bidadari tidak makan sereal setiap pagi, Roger. Dan sebagai info, gombalanmu itu sangat ketinggalan zaman

Kingsley tertegun. Senyumnya melebar tanpa ia sadari di tengah obrolan hangat keluarganya. Di rumah mewah ini, ia adalah Kingsley yang sukses dan terhormat. Namun di layar ponsel itu, ia adalah seorang pria yang sedang tertangkap basah oleh seorang gadis yang hanya mengenalnya lewat untaian kata.

"Ada apa, Nak? Siapa yang mengirim pesan?" tanya ibunya sambil meletakkan roti di depan Kingsley.

"Hanya... seorang penulis," jawab Kingsley pendek. "Dia sedang menulis bab tentang seseorang yang pulang ke rumah setelah lama menghilang."

Ayahnya menatapnya tajam, namun tidak bertanya lebih lanjut. Di meja makan itu, Kingsley Emerson menyadari satu hal: meskipun ia kembali ke pelukan keluarga, pikirannya masih tertinggal di apartemen lantai empat di Los Angeles, pada seorang gadis yang menganggapnya "ketinggalan zaman".

1
Anto D Cotto
menarik
Anto D Cotto: sama2👌👍
total 2 replies
Anto D Cotto
lanjut crazy up Thor
ren_iren
kembalikan king dan faelynn😂
Ros 🍂: maafkan author Buntu 😭🤣🙏🏼
total 1 replies
Ridwani
👍👍👍
ren_iren
dan tetiba king and faelyn berubah jd gadis angkat jemuran... dirimu kak, ada2 aja.... 😂😂😂
Ros 🍂: Nanti saya revisi kak, biar masuk cerita nya, Makasih Kak 🫶🙏🥰
total 3 replies
winpar
lnjut thorrr
Ros 🍂: siap kak🫶
total 1 replies
Ridwani
👍👍👍👍
Ros 🍂: ma'aciww kak
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!