NOVEL PERTAMA, MAAF JIKA BANYAK TYPO.
Autor hanya ingin menulis bercermin dari kehidupan sehari-hari, jauh dari CEO atau lehidupan yang kaya raya. selamat membaca.
Queen! begitulah teman-teman dia sering memanggil, seorang gadis sederhana berusia 18 tahun yang baru lulus SMA. Tidak banyak impian gadis ini, hanya ingin segera mendapatkan pekerjaan, dan membantu ekonomi keluarganya.
queen memiliki kekasih sejak 1 tahun terakhir, tepat nya saat queen duduk di bangku kelas 3 SMA.
Bagaimana perjalanan cinta seorang queen, apakah dia bisa mewujudkan keinginannya membantu ekonomi keluarga??
Selamat membaca, saran dan kritik saya nantikan, jangan menghujad yang bisa meruntuhkan mental autor ya...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dewi ars, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
TEMPAT KERJA KE DUA
Pagi ini queen tengah bersiap untuk melamar kerja, dia sudah terlihat manis dengan pakaian kemeja dan bawah celana.
"rencana melamar di mana nak?" ibu bertanya.
"belum tahu bu, tetapi teman ku berkata ada
lowongan kerja di pabrik mie" jawab queen.
"bekerja di manapun sama saja, yang penting jujur dan disiplin, lagi pula kamu baru lulus, jadikan pekerjaan untuk memperoleh pengalaman, bukan sekedar tentang uang" nasehat bapak
" iya pak, Insya Allah " jawab queen
Tiba-tiba hp jadul di tangannya berbunyi, di layar tampak sang kekasih menghubungi.
"Asalamualaikum" queen mengangkat telp
"waalaikumsalam dek, hari ini aku mau daftar, doain berhasil ya. Kamu berangkat jam berapa?" tanya sang kekasih
"Sekitar jam 7, kamu jadi daftar kah mas?" Queen bertanya, mengingat rencananya sang kekasih akan daftar anggota polisi.
" iya, nanti jam 8, pulang daftar aku mampir kerumah ya dek, kangen" kata kekasihnya
Queen tersipu mendengar ungkapan kangen dari kekasih, dia tahu kekasihnya itu serius dengan ucapannya.
"Ya sudah mas, aku bantuin ibu dulu ya " kata queen
" iya dek, aku juga mau bantu-bantu abah" jawab kekasihnya.
Queen segera ke dapur membantu ibu, dia melewati bapaknya yang sedang asyik nonton berita di TV. Sesekali bapaknya bergumam geram dengan apa yang di lihat. Queen tersenyum pada ibunya.
" masak apa bu?" Tanya queen
" ibu masak sayur asem, goreng tahu sama sambel terasi, wes gini aja ya nak, yang penting tidak sampai kelaparan" jawab ibu nya.
" ya tidak apa-apa bu, toh makanan itu masuk ke perut tidak ada yang lihat" jawab queen sambil tertawa.
" bu, aku tidak membawa bekal hari ini. Aku melamar kerja di dua tempat saja, kalau sudah langsung pulang" penjelasan queen
" iya, uang sakunya tadi ibu letakkan di atas TV" jawab ibu
"Terimakasih bu, tapi uang ku dari toko kemarin masih ada, uang nya ibu simpan saja" kata queen.
Setelah membantu ibu nya, queen mandi dan bersiap. Tepat pukul 07.00 queen berangkat menuju pabrik tujuannya, kali ini dia naik angkot, sebab lokasi nya sangat jauh dari rumah. Di dalam angkot dia duduk sambil berdoa dalam hati. Nasehat dan suport dari bapak tadi malam begitu membekas dan menambah saya batrai dalam jiwanya.
Tak terasa mobil angkot sudah tiba di pabrik tujuan queen melamar kerja, queen memberikan uang jasa kepada supir angkot.
" terimakasih ya pak" queen berucap dengan tulus.
"Sama-sama dek, semoga di terima ya" jawab supir angkot yang melihat queen memakai baju hitam putih khas seorang pelamar kerja.
Jam 08.30 waktu di mulai interviu, semua lancar, semua peserta di terima bekerja langsung hari itu juga. Queen lumayan kaget, tetapi dia maklum, karena ternyata bekerjanya sistem borongan, di mana hasil kerjanya menentukan banyak sedikit penghasilan.
Queen menyusuri lorong bersama 10 pelamar lain. Mereka di arahkan kedalam pabrik tempat paking. Saat gerbang tinggi terbuka, pemandangan pertama yang di lihat adalah tumpkan bihun, karena ternyata yang dia masuki adalah pabrik bihun. Setelah menerima arahan dari mandor, dia mulai bekerja sesuai intruksi dari sang mandor, karena hari pertama, queen dan teman-temannya belum bisa bekerja cepat seperti para senior, hingga tanpa terasa jam pulang telah tiba.
" Alhamdulillah..." queen bergumam rasa syukur.
"hai nama kamu siapa??" seseorang menyapa dari belakang
" hai mba, nama ku queen. Mba nama nya siapa?" queen bertanya balik.
"aku siti, asli kota M, salam kenal ya, semoga kita bisa berteman" kata siti
" Aamiin, kamu tinggal di mana?, kalau aku jauh dari pabrik" kata queen
" aku kos di jalan mawar, tidak seberapa jauh dari pabrik, kamu sedang nunggu jemputan??" siti bertanya
" iya mba siti, nunggu di jemput angkot hahahaha"
" hahaha babang angkot ya, aku temani deh sampai ada angkot datang. Dan panggil aku siti saja, kelihatannya kita seumuran"
" iya siti, umur ku 18 tahun " jawab queen
mereka terus mengobrol dan bercanda hingga mobil angkot datang.
" aku pulang dulu ya siti, sampai jumpa besok pagi" ucap queen sambil masuk kedalam angkot.