NovelToon NovelToon
Petualangan Bintang ( Han Le)

Petualangan Bintang ( Han Le)

Status: sedang berlangsung
Genre:Epik Petualangan / Budidaya dan Peningkatan / Ilmu Kanuragan
Popularitas:2.1k
Nilai: 5
Nama Author: bang deni

karena Ayahnya tewas di tangan Arya saat melakukan Pemberontakan Nirmala pergi ke negeri Bharat, guna belajar ilmu kanuragan

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon bang deni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bekerja Di Rumah Juragan Tenzin

Melihat Bintang yang makan dengan lahap, lelaki itu kembali memberinya dua bakpao besar

" Terima kasih tuan, saya bintang " Bintang yang selesai makan berdiri dan membungkukkan badan sebagai rasa Terima kasihnya.

" bangunlah, aku Tenzin, kau seorang diri, di mana orang tuamu? "tanya lelaki itu mengenalkan diri

" orang tuaku entah di mana, aku di culik dan baru kemarin bisa meloloskan diri" jawab Bintang, Tenzin merasa kasihan dan simpati dengan keadaan Bintang

" jika kau mau ikutlah bersamaku, kau bisa bekerja dirumahku " ajak Tenzin

" Terima kasih tuan, aku mau "sahut Bintang cepat,

" kalau begitu ayo ikut aku pulang " ajak juragan Tenzin, Bintang mengangguk.

Rumah Tenzin lumayan jauh dari pasar itu, Tenzin mengajak Bintang naik ke kereta kuda, ia juga membelikan beberapa stel baju dan sepatu untuk Bintang

saat kereta kuda yang mereka tumpangi sampai di rumah Tenzin, seorang anak perempuan menyambut mereka.

" ayah kau sudah pulang " anak perempuan itu langsung memeluk Tenzin,

" juragan, barang barang ini mau di bawa kemana" tanya seorang pelayan.

" bawa ke gudang saja, oh iya, ini Bintang, ia akan bekerja di sini, kau tunjukan kamar untuknya "sahut Juragan Tenzin, anak perempuan itu baru melihat ada seorang anak lelaki seusianya yang datang bersama ayahnya

" ayah siapa dia?" tanya Anak perempuan itu

" Bintang tunggu sebentar" panggil juragan Tenzin, Bintang yang baru berjalan berhenti dan berbalik.

" ada apa tuan?" tanya Bintang sopan

" kenalkan ini anak perempuanku, Mey Lin, " ucap Juragan Tenzin mengenalkan anaknya

" salam siocia ( nona)" ucap Bintang sambil membungkukkan badannya sedikit

" kak Bintang, panggil mey lin saja" ucap Mey lin, ia senang ada seorang teman seusianya di rumahnya. karena yang biasa menemaninya hanya pelayan pelayan paruh baya

" ikuti saja menurutnya Bintang" ucap Juragan Tenzin yang melihat Bintang diam saja

" baik Mey lin " ucap Bintang,

" paman biar aku saja yang mengantar kak bintang ke kamarnya" ucap Mey lin dan sebelum juragan Tenzin berkata ia telah menarik tangan Bintang ke belakang rumah utama di mana kamar pelayan berada

Bintang diberi kamar yang dekat dengan rumah utama yang kebetulan tak di isi,

" kak bintang apa kamu puas dengan kamar ini, kalau kurang kita bisa lihat yang lain" ucap Mey lin

" ini saja Mey, Terima kasih " sahut Bintang

" nah Kak bintang istirahat saja dulu, besok pagi aku akan kemari lagi" ucap Mey lin dan pergi dari kamar Bintang

Bintang mengangguk, setelah Mey lin tak terlihat lagi ia segera menaruh baju nya di lemari dan menyusunnya lalu membersihkan tempat tidurnya yang berdebu karena lama tak di gunakan

malam itu Bintang tidur dengan nyenyak tak seperti hari harinya saat berada di kuil Dalai Lama

Pagi hari saat ayam berkokok, Bintang bangun dan berlatih pernapasan, sampai matahari terbit

tok

Tok

tok

Bintang terbangun dari latihannya dan segera membuka pintu

" ya paman, ada apa? " tanya Bintang saat melihat ada lelaki tua yang memakai seragam pelayan berdiri di pintu kamarnya

" Bintang kamu di panggil kepala pelayan" ucap lelaki itu

" baik paman aku akan kesana" sahut Bintang, ia segera mengikuti lelaki tua itu dari belakang.

" bintang, juragan Tenzin memberiku pekerjaan menyapu halaman dan Mengambil air di sungai belakang, apa kamu keberatan?" tanya kepala Pelayan saat Bintang menghadap

" tidak paman, aku terima" sahut Bintang tegas.

" nah sekarang kamu bisa membersihkan halaman dulu" ucap kepala pelayan itu

" baik Paman" sahut Bintang

Bintang mengambil sapu dan mulai membersihkan pelakarangan depan rumah Juragan Tenzin,

Di dalam rumah, Juragan Tenzin dan istrinya mengamati Bintang dari balik jendela

" kenapa ayah memperhatikan dia?" tanya istri Juragan Tenzin, yang melihat suaminya melihat Bintang sambil mengerutkan dahi

" apa kau pernah mendengar nama seperti bintang,?" tanya Tenzin pada istrinya

" belum pernah, kenapa?" sahut sang istri

" apa kau tak menyadari, namanya asing dan kulit tubuhnya berbeda dengan kita, kalau kita putih, sedangkan dia kekuningan " gumam Juragan Tenzin

" eh iya aku baru sadar, mukanya juga bukan wajah Pribumi " timpal istri Tenzin

" sepertinya dia bukan Pribumi " sahut Juragan Tenzin

" ia bilang dirinya di culik, dan baru bisa melarikan diri beberpa Hari ini" lanjut Tenzin berkata

" ya sudahlah biarkan saja, aku yakin dia anak yang baik" ucap istri Tenzin yang bisa melihat jika Bintang anak yang baik dan sopan

Bintang yang tak tahu jika di perhatikan oleh juragan Tenzin dan istrinya menyapu pelataran rumah hingga bersih.

Setelah selesai ia tak langsung pergi, tapi ia melihat lagi apa ada terlewat atau tidak saat ia menyapu setelah yakin tak ada yang terlewat baru ia pergi untuk mengambil air

Jarak mata air dengan rumah juragan Tenzin lumayan jauh, namun Bintang tak mengeluh ia malah senang, dengan mengambil air ia bisa leluasa melatih langkah Ajaib yang di pelajari dari ayahnya

Semakin hari Kekuatan dan kelincahan Bintang semakin meningkat

Cisaat

Sriiiing

Wuuuut

Sore itu saat akan menyapu Pelataran terdengar suara Mey lin yang sedang berlatih ilmu pedang.

Bintang berbalik tak jadi menyapu halaman, karena menurutnya melihat seseorang berlatih itu tabu. Namun kedatangannya ternyata sudah terlihat oleh Mey lin

" kak Bintang kemari" Mey lin segera memanggil Bintang yang berjalan ke arah kamarnya

" iya, Mey?" Bintang yang di panggil segera menghampiri Mey lin.

" kenapa kak Bintang pergi melihatku berlatih?" tanya Mey lin cemberut

" maaf Mey, kamu lagi berlatih jadi saya tak boleh melihatnya " sahut Bintang

" ekhem" juragan Tenzin berdehem

" tak apa kau lanjutkan saja pekerjaanmu, ini bukan rahasia kalau kau ingin belajar aku bisa mengajarimu" juragan Tenzin menawarkan apa Bintang mau berlatih

" maaf tuan, bukan tak mau tetapi aku kan harus bekerja" tolak Bintang

" kak Bintang, kalau kau tak mau belajar tak apa tapi temani aku yah" pinta Mey lin. Bintang melihat ke arah juragan Tenzin, juragan Tenzin mengangguk.

" ya, kalau Mey lin berlatih aku akan menemani" sahut Bintang setelah melihat juragan Tenzin mengizinkan ia menemani Mey lin.

Bintang duduk di bawah pohon dekat dengan Mey lin berlatih ilmu Pedang bersama Ayahnya, juragan Tenzin.

" Mey lin aku akan memperagakan jurus Pedang Naga, perhatikan baik baik" seru Tenzin pada anaknya, lalu ia mulai memperagakan jurus itu dalam gerak lambat agar Mey lin bisa melihat dengan jelas

Dalam sekilas pandang saja ia bisa mengetahui kelemahan dan kelebihan dari ilmu pedang milik juragan Tenzin

Ciaaaaat

Wuuuut

Mey lin berlatih dengan giat namun gerakannya masih terasa kaku

" Mey lin kau teruskan sendiri ayah ke dalam dulu" Ucap Juragan Tenzin saat melihat gerakan Meylin benar hanya masih kaku saja

" Baik ayah" sahut Mey lin

Bintang Menemani Mey Lin latihan jurus sampai hampir petang baru ia kembali ke kamarnya setelah Mey lin menyudahi latihan

1
Dania
semangat tor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!