NovelToon NovelToon
Ketika CEO & Perdana Menteri Saling Menghancurkan...Dan Saling Menginginkan

Ketika CEO & Perdana Menteri Saling Menghancurkan...Dan Saling Menginginkan

Status: tamat
Genre:CEO / Crazy Rich/Konglomerat / Tamat
Popularitas:647
Nilai: 5
Nama Author: Amila FM

Perhatian!!!
Harap bijak dalam membaca.Terima kasih 🙏 🫶

Elian sang Ice Prime Ministry selalu bersitegang
dengan Lyra the Iron Rose, CEO De La Vega Corporate yang menangani cyber security dan peralatan militer. Namun, siapa sangka keduanya memiliki hubungan terlarang yang sangat panas dan romantis dan penuh tantangan. Dimulai dari perjodohan dengan orang lain yang dilakukan oleh keluarga dan partai mereka, sehingga mereka memiliki misi untuk membatalkan perjodohan. Selain itu pengkhianatan yang dilakukan keluarga mereka sendiri tidak kalah peliknya.

Apak Elian dan Lyra bisa bersatu dan memiliki hidup normal?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Amila FM, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rumah Ternyaman

Tujuh bulan telah berlalu sejak dunia gempar oleh hilangnya dua sosok paling berpengaruh di benua Aethelion. Di sebuah vila putih yang tersembunyi di pesisir pantai terpencil Mediterania, tidak ada lagi suara sirene pengawal atau kilatan lampu kamera. Yang ada hanyalah suara deburan ombak yang konstan dan aroma garam yang terbawa angin sepoi-sepoi.

​Lyra duduk di teras, mengenakan gaun linen tipis yang sudah tidak mampu menyembunyikan perutnya yang kini membulat besar. Masa kehamilan tua membuatnya merasa berat, namun ada kedamaian di matanya yang belum pernah ada sebelumnya. "The Iron Rose" telah melayu, digantikan oleh seorang wanita yang memancarkan kehangatan seorang ibu.

​Sentuhan di Senja Hari

​Elian muncul dari dalam rumah, membawa segelas jus buah segar. Penampilannya berubah, ia membiarkan janggut tipis tumbuh di rahangnya, dan kemeja sutranya telah digantikan oleh kaun santai yang lengannya digulung hingga siku. Ia bukan lagi sang Perdana Menteri yang ditakuti; ia hanyalah seorang pria yang sedang menantikan kelahiran buah hatinya.

​"Kau terlalu lama duduk di sini, Lyra. Udara mulai dingin," ujar Elian lembut, mengecup kening istrinya.

​Lyra tersenyum, menyandarkan kepalanya di perut Elian. "Dia sangat aktif hari ini. Sepertinya dia sudah tidak sabar untuk melihat dunia di luar sana."

​Elian berlutut di hadapan Lyra, meletakkan tangannya di atas perut besar itu, merasakan tendangan kecil yang menyapa telapak tangannya. Matanya berkaca-kaca, sebuah emosi yang dulu ia anggap sebagai kelemahan, kini menjadi kekuatannya yang paling besar.

​Keintiman yang Lembut

​Malam jatuh dengan cahaya bulan yang memantul di permukaan laut. Di dalam kamar tidur mereka yang luas dengan jendela terbuka lebar, Elian membimbing Lyra ke atas tempat tidur. Ia tahu Lyra sering merasa pegal dan tidak nyaman di hari-hari terakhir menjelang persalinan.

​"Biarkan aku membantumu," bisik Elian pelan. "Dokter bilang, stimulasi yang lembut bisa membantu mempermudah jalan lahir dan membuatmu lebih rileks."

​Elian mulai menciumi pundak Lyra dengan sangat pelan, memberikan sentuhan-sentuhan ringan yang penuh kasih sayang. Tidak ada lagi gairah beringas yang meledak-ledak seperti saat mereka masih di Aethelion. Kali ini, setiap sentuhan adalah sebuah pemujaan.

​Tangan Elian menjalar dengan sangat hati-hati, mengelus paha Lyra dan area sensitifnya dengan gerakan yang sangat pelan dan terukur. Ia memasuki Lyra dengan gerakan yang luar biasa lembut, memastikan istrinya merasa nyaman di setiap inci pergerakannya.

​"Pelan, Elian..." desah Lyra, memejamkan mata sambil menikmati ritme yang sangat lambat namun mendalam.

​Mereka menyatu dalam sebuah tarian yang tenang. Elian bergerak dengan penuh kehati-hatian, seolah-olah Lyra adalah porselen paling berharga di dunia. Stimulasi ini bukan hanya tentang nafsu, melainkan tentang mempersiapkan tubuh Lyra bagi kehidupan baru yang akan segera hadir. Erangan Lyra terdengar sangat lembut, sebuah nada kepuasan yang tenang yang beradu dengan suara angin malam. Mereka mencapai puncak bersama dalam kelembutan yang mengharukan, diakhiri dengan pelukan erat yang penuh dengan rasa syukur.

​Masa Depan yang Baru

​Setelah semuanya tenang, mereka berbaring menyamping, Elian memeluk Lyra dari belakang dengan tangan yang tetap mendekap perutnya.

​"Apakah kau pernah merindukan kekuasaan itu?" tanya Lyra lirih dalam kegelapan.

​Elian mempererat pelukannya. "Kekuasaan terbesarku adalah memastikan kau dan anak kita aman. Aethelion hanyalah sebuah mimpi buruk yang sudah lama berakhir. Di sini, aku memiliki segalanya."

​Lyra tersenyum, merasa kantuk mulai menyerangnya. "Besok, kita akan mulai menanam pohon zaitun di halaman belakang. Aku ingin dia melihat sesuatu yang tumbuh dengan tangan kita sendiri."

​"Apapun untukmu, Lyra."

​Di luar sana, dunia mungkin masih sibuk dengan intrik dan perebutan tahta, namun di dalam vila kecil itu, dua orang penguasa telah menemukan kerajaan mereka yang sesungguhnya. Sebuah kerajaan yang dibangun bukan di atas gedung pencakar langit atau tumpukan uang, melainkan di atas cinta, kebebasan, dan harapan baru yang akan lahir bersama fajar esok hari.

​Mereka pun tertidur, siap menyambut hari esok bukan sebagai legenda yang hilang, melainkan sebagai keluarga yang utuh.

​TAMAT

1
T28J
Awwwww... baru eps 4 udah enak enak 🤭👍
lanjutkan kak
Amila FM,IG:amilaeditslife: semoga suka ya kak 🙏
total 1 replies
T28J
hadir kk✍️
Amila FM,IG:amilaeditslife: terimakasih kk
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!