NovelToon NovelToon
Mengasuh Bos Gila!

Mengasuh Bos Gila!

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / CEO / Romansa Fantasi
Popularitas:5.9k
Nilai: 5
Nama Author: Whidie Arista

Riana terpaksa menjadi Sekertaris Zayn Abimanyu yang gila kerja dan sangat ketat karena Sekertaris sebelumnya memilih Resign karena tak kuat menanggung beban kerjanya. Namun bukan hanya itu masalahnya, Riana menemukan sesuatu yang lebih gila dari Bosnya itu.

Lima kepribadian dalam satu tubuh. Zayn, Ares, Dewa, Rayan dan Bram, setiap nama punya karakter masing-masing.

Dewa si penggoda ulung - Miss I Love You.

Ares - Kakak cantik, tubuh Kakak wangi sekali.

Rayan - si culun yang pemalu.

Bram - Ketua Geng motor rahasia.

Sedang Zayn, si bos dingin yang entah sejak kapan mulai tertarik dengan Riana, wanita yang menjadi pelindungnya, pemegang rahasianya yang seluruh dunia tidak boleh tahu, termasuk keluarganya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Whidie Arista, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 29- Aneh.

Lagi? Haish, ini udah kepribadian yang keberapa, astaga. Riana memijat keningnya, merasa lelah dengan keadaan, apa lagi Zayn sendiri yang mengalami.

“Bangunlah, lantainya dingin kita pindah duduknya di sopa,” Ujar Riana sembari membantunya berdiri, genggaman tangannya berpindah ke lengan baju Riana, seperti anak kecil yang takut di tinggal Ibunya.

Namun dia menurut, bangkit dan mengikuti langkah Riana, kemudian duduk di sopa, “kamu mau kemana?” tanyanya seketika, saat Riana hendak pergi lagi.

“Tunggu disini, aku akan mencari lilin siapa tahu ada di dapur.”

Dia menggeleng keras, “jangan nyalakan lilin, aku takut api,” ucapnya terdengar jujur.

“Tidak papa, itu hanya api kecil, tidak akan terjadi apa-apa, lagi pula ada aku disini?” Riana meyakinkan, walau awalnya tampak ragu, Rayyan memilih setuju dia melepaskan tangannya dari lengan baju Riana.

Baru saja satu langkah Riana berjalan, dia merasakan agak berat di bagian baju belakangnya seolah ada yang menempel, dia menoleh. Ternyata Rayyan kembali mengikutinya, kali ini dia berpegang pada ujung baju belakang Riana, “a-aku takut gelap, k-kau membawa senternya,” ucapnya gugup, pandangan matanya terlempar sembarang arah.

‘Dia ini takut gelap, tapi takut juga pada cahaya api, ck ya sudahlah,’ Dengan terpaksa Riana membiarkan Rayyan di posisi itu, mengikuti langkahnya seperti anak bebek mengikuti Induknya.

Cahaya lilin menerangi tiap penjuru ruangan ini dengan cahaya kemerahannya, Rayyan nampak gelisah, “tenanglah, kau tidak perlu merasa khawatir apinya aman,” jika saja Ibu Rum tidak mengatakan soal kebakaran yang pernah dialami Zayn saat kecil Riana pasti tidak akan tahu soal traumanya yang satu itu.

Dia mengangguk pelan, sambil duduk bersila di atas sopa.

“Sepertinya lampunya tidak akan menyala malam ini, sebaiknya kau tidur.”

Rayyan menatap sekeliling dengan tatapan cemas, “tidak papa, setelah kau tidur aku akan mematikan lilinnya,” ucapnya menenangkan.

Dia mengangguk, kemudian berbaring, “tetaplah disini sampai aku tertidur,” ucapnya.

“Baiklah,” sahut Riana.

***

Mata Zayn mengerjap pelan, menyesuaikan dengan cahaya yang tiba-tiba menyerang penglihatannya. Dia mengedarkan pandangannya, bukan gorden kamarnya atau lemari pakaian yang pertama kali ia lihat namun ruangan luas dengan sopa dan Meja serta lukisan di dindin, dia bangkit duduk perlahan.

Ruang tamu? Dia menoleh ke samping saat itulah dia melihat sosok tak asing tertidur pulas, di meja dengan lengan sebagai bantalan. Zayn terdiam mengamati wajah Riana, rambutnya yang berwarna coklat kemerahan persis seperti rambut jagung di mata Zayn. Tapi anehnya itu terlihat cocok pada Riana, tidak aneh sama sekali, dan terlihat lumayan cantik.

Cantik?

Ehem... ‘Kenapa otakku bilang, kalau dia cantik? Ah tapi itu tidak salah, tentu saja dia cantik karena dia wanita,’ tepisnya.

Riana terbangun, dia mengucek mata menggunakan jemarinya, “eh bapak udah bangun, hoam... Ugh saya sampai ketiduran disini ternyata,” Ucapnya sambil menggeliat pelan, memandang sekitar dengan mata menyipit.

“Sudah jam berapa ini?” Rian mengecek hpnya yang ternyata mati, “ah sial, sepertinya aku membiarkan senternya menyala semalaman,” keluhnya.

“Senter?”

“Iya, semalam terjadi badai dan lampunya mati, di rumah ini gak ada genset makanya saya nyalain lilin,” tunjuk Riana pada mangkuk-mangkuk kramik yang ia buat sebagai tatakan lilin semalam.

“Tapi aku tidak ingat semalam mati lampu, apa aku jadi orang lain lagi?”

Riana mengangguk mengiyakan, “Dia bilang namanya Rayyan. Ini sudah yang keberapa kepribadian lain mengambil alih tubuh Bapak, apa Bapak tidak merasa lelah?” tanya Riana.

“Tubuhku sering merasa lelah seakan aku habis bepergian jauh. Tapi sayangnya aku tidak bisa mengingat apa pun Riana, yang aku rasakan aku hanya sedang tertidur dan saat aku bangun aku selalu kembali ke ranjang dengan sendirinya, awalnya aku tidak percaya dengan penyakit yang aku alami ini, namun saat aku melihat cctv akhirnya aku tahu itu benar.”

“Kalian sudah bangun. Ayo sarapan, Ibu sudah masak,” ucap Ibu Rum yang ternyata sudah tiba di rumah itu seperti biasa.

“Iya Bu,” Ucap Riana sambil bangkit seketika, namun karena semalaman dia tidur dalam posisi terduduk membuat aliran darahnya tidak normal, alhasil kakinya tak mampu menopang bobot tubuhnya sendiri, Riana limbung dan hampir jatuh ke lantai, namun dengan sigap Zayn menangkapnya dan menahan tubuh Riana agar tidak tumbang ke lantai.

Otak Riana meloading sajenak, saat tatapan matanya bertemu dengan sang penolong, “kau tidak papa?” pertanyaan itu membuat otak Riana seketika kembali berpungsi.

“Hah, oh sa-saya baik-baik saja Pak, terimakasih.” Suaranya terdengar gugup.

Sementara di ujung ruangan, Ibu Rum nampak tersenyum tipis melihat sikap dua orang itu yang tiba-tiba berubah kaku.

1
Susi Akbarini
gak aneh..
riana kan pawang zayn..

🤣🤣😄😄💪💪❤😍😍
Susi Akbarini
lanjutttt...
❤❤❤😍😍😍
Susi Akbarini
waaahhh..
itu bukan ketergantungan..
tapi ..

cemburu berat...
🤣😄😄😍😍❤💪💪💪❤❤
Susi Akbarini
lanjuttttttt..

😍😍❤❤💪💪💪
Susi Akbarini
cie3..
zayn cemburuuuu..

😄😄😍❤💪💪
Susi Akbarini
waduhhh..
akankah Riana ninggkain zayn saqt ada mamanya..

😍😍❤❤💪💪💪
Susi Akbarini
cie2..
jadi senyum2 bacanya..

😄😄😄😄😄😍😍❤💪💪💪
Susi Akbarini
waaahhhh..
zayn mulai ada rasa..

mereka berdua deh..

😄😄😍😍❤💪💪💪
Susi Akbarini
lanjutttt..

😍😍❤💪💪
Susi Akbarini
waahhhh..
bener2..
kasihan zayn..
dirawat tapi diundat2...
😍😍😍❤❤💪💪
Susi Akbarini
Apakah zayn takut melepas gelar anak org kaya nya...
klai gk takut..
minggat aj azayn..

😄😄❤❤💪💪
Susi Akbarini
swtelah sekian laa rayyan baru muncul ..
❤😍😍💪💪💪
Susi Akbarini
lanjuttttt...
❤❤😍💪💪💪
Susi Akbarini
waaaahhhh..

spesies baru lagi ini..

😄😄😄😄❤❤😍💪1
Susi Akbarini
lanjuttttt...

❤❤❤❤❤❤😍😍😍😍😍💪💪💪
Susi Akbarini
akankah rara membocorkan rahasia riana dan zayn..

🤣🤣😄😄❤❤😍💪💪
Susi Akbarini
kasihan zayn...
❤❤😍😍💪
Susi Akbarini
tak kirimi kopi biar gk ngantuk...

🤣🤣😄❤❤😍💪
Whidie Arista 🦋: maacih, author emang lagi ngantuk, auto seger langsung ✌️🤣
total 1 replies
Susi Akbarini
kok aurin..

bukan aruna ya kak..

😄❤😍💪
Whidie Arista 🦋: typo kayanya kak, wkwk 🙏 otw benerin makasih dah kasih tahu😆
total 1 replies
Susi Akbarini
mingkin gk suka ama aruna...

😄😄😄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!