Sebuah Pernikahan Yang Dipaksa Keadaan
Sebuah Rahasia Yang perlahan merenggut kebahagiaan
Mereka tak pernah saling menetap hanya sebatas saling mengenal , tapi takdir menyatukan dalam 365 Hari .
Dimana cinta Tumbuh Meski Waktu terus menghitung mundur .
Follow IG : @Rnhumaira05_ @coretanara
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rohati nur humaira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
28. Persimpangan
Langit siang itu tampak cerah namun sedikit berawan , siang itu yumna melangkahkan kakinya menuju rumah sakit damini , hari ini jadwal pemeriksaan kandungannya ,
setelah menunggu waktu yang lama , kini saatnya ia masuk , siang ini yumna memeriksa kandungannya tanpa didampingi rayhan , sebab setelah pulang dari tanah suci , pekerjaan rayhan menjadi sangat menumpuk .
yumna telah memasuki ruangan yang sangat dingin itu , dan dokterpun mempersilahkan duduk
'' gimana kabarnya bu yumna ?'' tanya dokter itu yang bernama arisha
'' allhamdulilah semuanya baik-baik saja dok , cuma sering agak lelah aja akhir-akhir ini '' balas yumna dan dokterpun mengangguk
'' kita periksa dulu ya '' imbuh dokter yang kemudian memeriksa kandungan yumna
setelah usai pemeriksaan yumna dibantu perawat untuk turun dari brankar kemudian duduk dikursi yang berhadapan dengan dokter arisha , lalu dokter arisha pun mun mulai menjelaskan hasilnya
'' ibu yumna , dari segi hasil dedenya memasuki usia kehamilan 26 minggu , allhamdulilah si dedenya masih sama seperti sebelumnya , ia sangat sehat dan kuat sekali , dan sepertinya akan semakin kuat , tapi yang harus ibu tau , kondisi kesehatan ibu juga sedang tidak baik , saya khawatir akan kesehatan ibu '' lirih dokter arisha
'' allhamdulilah , in syaa allah saya baik-baik saja dok '' imbuh yumna dengan senyumannya
'' bagaimana hasil dari dokter ardan bu ?'' tanya dokter arisha
'' sesuai dugaan dokter , dok '' yumna masih dengan senyumannya
'' bu yumna bisa memilih mengikhlaskan calon bayi bu yumna demi kesehatan ibu , mumpung masing 26 minggu '' ucap dokter arisha yang khawatir
'' in syaa allah saya akan baik-baik aja dok , mohon doanya , dok calon anak saya ini adalah sumber kekuatan saya , dia sudah tumbuh hingga detik ini , saya sangat mencintainya dari sebelum ia tumbuh seperti sekarang , jika harus memilih wallahi saya ridho dok , kalau harus anak saya yang selamat , saya harap dokter menjaga rahasia ini dari semuanya '' pinta yumna
'' baiklah , kita berusaha semampu kita ya bu yumna '' ucap dokter arisha
yumna pun telah usai menjalankan serangkaian pemeriksaan , ia pun sudah menenteng bungkusan berisi obat-obatan dan beberapa vitamin
yumna pun bersiap-siap pulang , namun ketika ia melangkahkan kakinya menuju keluar rumah sakit , tak ia sadari ia berpapasan dengan nashwa ,
ia yang tengah menunduk merapihkan tasnya , sedangkan nashwa yang menyadari itu yumna bergegas menoleh ke arahnya , sebelum ia memanggil , yumna sudah tiba dipintu arah keluar , sedangkan ia mematung dengan beribu pertanyaan dikepalanya
'' ada apa yumna disini , dia periksa apa , apa periksa kandungan , apa mungkin sedang sakit '' isi pikiran nashwa sambil terus mematung melihat ke arah yumna yang kian mematung bahkan sudah memasuki mobil taxi yang ia pesan ,
tanpa nashwa sadari ada perawat yang menghampirinya , dan membuatnya sedikit terkejut
''dok '' ucap perawat sedikit mengejutkan kemudian ikut melirik arah pintu
'' astaghfirullah , kaget saya '' ucap nashwa sambil mengelus dadanya
'' dok kenapa bengong , dokter melihat mba yang tadi masuk taxi ya '' tanya perawat itu
'' ah iya , apa kamu tau , ia sedang berobat atau ada apa kesini ?'' tanya nashwa
'' oh itu , mba tadi abis check-up ke dokter arisha dan dokter ardan dok '' imbuhnya
'' dokter ardan ?'' tanya nashwa heran
'' iya , sudah yu dok , pasien dokter sudah banyak yang menunggu'' ajak perawat itu
'' ah baiklah '' ucap nashwa yang kemudian mengikuti perawat itu dengan pikiran yang
masih menghampirinya , pikiran penuh tanda tanya , tapi ia gak bisa menanyakannya pada dokter ardan sebab kode etiknya
nashwapun memulai pekejaannya , sedangkan yumna sedang dalam perjalanan menuju rumahnya bersama rayhan .
Setelah tiba dirumah , yumna bergegas mempersiapkan diri untuk mengajar seperti biasanya .
terimakasih sudah mampir kak , jangan lupa tinggalik jejak ya 💕
Semoga novel ini membawa inspirasi yang baik dan jadi ladang pahala untuk author dan para readers ,
semoga suka sama karyanya ya .
selamat membaca😍