NovelToon NovelToon
Kekasih Kontrak Ceo

Kekasih Kontrak Ceo

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikah Kontrak / CEO / Romansa Fantasi
Popularitas:739
Nilai: 5
Nama Author:

Bianca berjalan seorang diri menyusuri taman yang mulai sepi pengunjung. Taman yang biasanya ramai lalu lalang orang-orang berolahraga lari ataupun jalan santai. Suasana dingin mulai menusuk kedalam jiwanya, Ia menengadahkan wajahnya ke langit yang terdapat beberapa bintang. Sesekali ia mengasihani dirinya sendiri, "Pekerjaan bagus,pendidikan bagus semua berjalan sesuai keinginan,tapi entah kenapa rasanya semua hampa.." gumamnya. "Bugh bugh bugh.." Terdengar suara pukulan tak jauh dari tempatnya berdiri,ia segera berlari sembunyi di salah satu pohon besar. "Aku ga salah denger kan,kaya ada yang sedang dihajar.." bathinnya dengan perasaan was-was. Hampir 10 menit ia duduk bersandar dibawah pohon tersebut,merasa aman dengan keadaan ia berjalan keluar sedikit berlari. "Tolonggg aakuuu.." Ucap seseorang dibalik semak-semak tak jauh dari tempat ia bersembunyi. "Astaagaaa.." "Kenapa ini..apa yang terjadii.." ucap bianca meraih tangan seseorang pemuda yang berjalan gontai menghampirinya. Pria tersebut langsung jatuh kepelukan bianca, Darah yang menetes dari sudut bibirnya menetes mengenai sisi bahu bianca.

Bab 28

Pagi ini Bianca berada di bandara setelah akhirnya memutuskan memilih untuk mengantarkan sahabat dan anak-anaknya yang ingin menetap di bali setelah sebelumnya memberi tau riana bahwa ia akan cuti setengah hari.

Satu hal yang nadisya dan bianca saling tutupi adalah,bahwa nadisya mengenal jonathan, dan bianca juga menutupi bahwa ia berhubungan dengan jonathan.

"Nanti kalau sudah sampai disana gausah beri kabar yaa.."

"Semoga kalian semua betah.."

Sebuah pelukan yang di berikan bianca kepada nadisya.

"Aku ga tau nantinya bakal cerita sama siapa.."

"Tapi aku berharap semoga kita masih tetap berkomunikasi dengan baik bi.."

Kedua mata nadisya kini terlihat mengembung menahan air mata yang sudah hampir jatuh.

"Sudahh,jangan mikirin kesitu.."

"Bali juga udah jadi destinasi liburan buatku yang tidak membosankan kok.."

"Ehh kalian juga bisa bermain ketempat kakaku.."

"Haaa iyaa..nanti aku coba hubungi mereka setelah semua urusanku selesai.."

"Aku harus nyariin tempat pendidikan untuk anak-anak.."

"Seru banget yaa.."

"Tapi apalah daya.."

"Aku masih ingin menikmati masaku yang sekarang ini.."

"Hahahaha.."

padahal dalam hatinya ia iri dengan sahabatnya yang mempunyai suami dengan pekerjaan mapan,sudah memiliki anak-anak yang lucu dan menggemaskan.

"Heii..liat apa.."

"Nanti aku kirim alamat lengkapku setelah udah sampai disana.."

"Kayanya kita udah harus masuk bi.."

Bianca dan nadisya beranjak dari kursi tunggu yang mulai padat.

Bianca tetap manatap kepergian nadisya bersama anak-anaknya.

"Nanti aku nyusul.." teriak bianca sembari melambaikan tangan.

Kini bianca mengendarai mobilnya dengan pelan,menyusuri jalanan ibukota yang mulai terik,serta pengendara yang semakin tak sabar menyerobot jalan setiap kali ada celah.

Tiiin..

Suara klakson bianca terdengar nyaring ketika seorang pengendara motor menyalipnya dari kiri sehingga menyenggol kaca spion miliknya.

"Oh tuhaan.." keluhnya dengan tetap menatap pengendara yang tetap mengendarai kendaraannya tanpa menoleh sedikitpun.

Diperempatan lampu lalu lintas yang sudah kuning akhirnya bianca memilih menunggu.

"Aku masih cukup waktu kok.." gumamnya sembari menatap jam ditangannya yang masih jam 11.00.

Kini ia memutar media radio yang ada di mobil mewahnya tersebut,

Bisa saja ia menonton tayangan melalui layar kecil di mobilnya,tapi ia lebih memilih mendengarkan radio.

Terkadang suara candaan dari sang pembicara lebih menghibur daripada musik yang diputar.

"Saya mau chroisant coklatnya satu,dolce latte ice yang ukuran sedangnya satu.."

Ucapnya kepada seorang barista yang melayani sistem drive thrue.

"baik pembayaran sudah di terima untuk pesanannya silahkan maju kedepan.."

"Terimakasih.."

Kurang lebih 3 meter bianca maju kedepan,dari sana ia bisa melihat kedalam coffeeshop tersebut.

Matanya dengan iseng mengawasi keramaian yang ada di dalamnya.

"Jonathan.."

bianca semakin memicingkan matanya untuk meyakini sesuatu yang ia lihat benar atau salah.

"Nonaa..maaf ini pesanannya.."

"Nonaa.." barista yang sudah beberapa kali memanggil bianca kini sedikit meninggikan volumenya.

"Ahh maaf-maaf.."

"Terimakasih.."

Bianca yang awalnya sudah berniat ke kantor mengurungkan niatnya,

Ia memarkirkan mobil di paling ujung.

"Aku penasaran apakah itu jonathan.."

Ucapnya sembari meraih ponsel dan mematikan radio di mobilnya.

Tuuut tuuutt tuuutt

"Kok ga diangkat.." bianca kini sedikit merasa curiga.

"Hallo.." terdengar suara jonathan dari ponsel miliknya.

"Ada bianca.."

"Oh haii.."

"Engga..ga ada apa-apa.."

"Aku cuma mau nanya,sedang dimana?.."

"Soalnya aku belum ke kantor dan menghubungi riana tapi tidak ada respon.." ucapnya asal.

"Mmm aku sedang diluar,tapi sebentar lagi kembali ke kantor.."

"Mau aku yang hubungi?.."

"Oh lagi di luar..dengan siapa?.."

Kini bianca mulai melempar pertanyaan yang membuat jonathan clingak clinguk kesana kemari.

Bianca yang menyadari itu langsung menunduk untuk bersembunyi.

"Mmm sedang bersama rekan kerja.."

"Memangnya kenapa.."

Belum sampai bianca memberi jawaban ia sudah menutup telfonnya,

Ia merasakan debaran dari jantungnya keluar begitu saja.

Ada rasa curiga yang mulai memuncak.

Tok tok tok

Terdengar suara ketukan di kaca mobil bianca.

"Jonathan.." gerutunya sembari menggigit bibir bawahnya karna ketauan.

Terlihat jonathan meminta bianca untuk membuka jendela mobilnya.

"Mau ikut gabung?.." tawar jonathan.

"Ahh engga-engga..aku cuma mampir beli ini mau lanjut ke kantor.."

Jonathan membuka pintu bianca lalu membawanya keluar dan bergabung bersama rekan-rekan kerja jonathan yang bianca sendiri tidak tau rekan kerja apa.

"Perkenalkan dia bianca..dia adalah istri saya.."

"Istri??.."

"Sejak kapan kamu menikah.."

"Lalu bagaimana dengan.."

"Ahh maaf maksudku bagaimana dengan kita,kenapa tidak mengundang.."

Hai readers..

Selamat datang di karya pertamaku.

Aku sangat berantusias untuk menyelesaikan ceritaku ini..

Aku berharap dukungan dari kalian yang sebesar-besarnya agar aku semangat terus.

Jangan lupa untuk memberikan tanggapan-tanggapannya juga.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!