NovelToon NovelToon
Tolong Rebut Suamiku Dan Ambil Takdirku

Tolong Rebut Suamiku Dan Ambil Takdirku

Status: sedang berlangsung
Genre:Time Travel / Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Pelakor jahat
Popularitas:8.1k
Nilai: 5
Nama Author: Kak_Hans

Jihan Fahira memergoki suaminya selingkuh dengan sahabatnya. saat dia kembali dari rumah sakit. Saat itu suami dan sahabatnya sedang melakukan hubungan yang tidak pantas di dalam sebuah villa.

Saat itu Jihan tewas di tangan suami dan sahabatnya sendiri. Namun keajaiban muncul dalam hidupnya. Dia di beri kesempatan kedua. Jihan kembali hidup ke enam tahun yang lalu.

Kesempatan kedua untuk membalas dendam dan mengubah kembali takdir tragis yang akan terjadi di masa depan.

Mampukah Jihan membalas dendam dan mengubah takdir tragis yang akan menimpanya ?

Follow Ig: Hans_Sejin13.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kak_Hans, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 27

Waktu istirahat tiba. Jihan sedang berada di ruangan istirahat. Wajahnya tampak bingung karena semua nya tidak sesuai dengan apa yang dia kira.

Jihan berpikir apa yang dia lewatkan. Tampak semuanya berjalan dengan apa yang telah dia prediksi.

"Tunggu! Apa ada sesuatu yang aku lewatkan... Jika Regina dan pak Toni mencuri proposal milik ku... Lalu semuanya akan sama seperti sebelumnya... Tidak-tidak! Itu tidak boleh terjadi..." Gumam Jihan, pikirannya menjadi tidak tenang dan gelisah.

Saat itu di balik pintu, Regina memanggil Jihan.

"Bu Jihan... Jihan... Jihan...!" Panggil Regina.

Namun Jihan tidak mendengar suara panggilan dari Regina. Jihan masih melamun memikirkan apa yang harus dia lakukan selanjutnya.

"Jihan, kenapa diam saja... Apa kamu melamun karena kamu tidak di ikut sertakan oleh pak Toni untuk bergabung, padahal kamu yang membuat proposal itu... Kasian sekali kamu Jihan..." Pikir Regina, dia tersenyum lebar penuh dengan kemenangan.

Regina kemudian masuk, dia berjalan menghampiri Jihan, dia kemudian menggertak Jihan dari belakang.

"JIHAN...!" Gertak Regina, suaranya lumayan kencang sehingga membuat Jihan sedikit kaget dan juga terkejut.

"HAAAH! Regina...! Astaga kamu mengangetkan ku saja...!" Ujar Jihan, tubuhnya sedikit terlonjat dari kursi, terkejut saat Regina menggertak dirinya dari belakang.

"Jihan... Kamu kenapa...? Kamu seperti orang yang sedang melamun...!" Ujar Regina, sambil bertanya kepada Jihan.

"Aku tidak apa-apa! Kok Regina..." Jawab Jihan.

Regina kemudian berjongkok. Kepalanya bersandar pada paha Jihan saat itu yang sedang duduk di kursi. Sambil menanyakan sesuatu kepada Jihan.

"Jihan... Kenapa kamu semalam tidak mengangkat telepon ku... Apa kamu marah sama aku...?" Tanya Regina, dengan suara yang lembut terdengar tulus.

"T-tidak... A... Aku tidak marah kok sama kamu... Semalam aku sedang melihat-lihat acara resepsi pernikahan di internet... Mungkin aku tidak mendengar suara ponsel ku..." Jawab Jihan.

"Oh... Aku kira kamu marah sama aku!" Ujar Regina.

"Oh ia Regina... Kamu tahu nggak komunitas Mokondo...?" Tanya Jihan.

Regina melihat ke atas, wajah Jihan yang tersenyum saat dia menatap nya.

"Bukan kah itu komunitas untuk acara pernikahan...!" Jawab Regina, sedikit ragu saat mengatakannya.

"Ia... Di sana banyak tawaran jasa prewedding!" Ujar Jihan.

Jihan saat itu sengaja mengatakan bahwa dia sedang mencari informasi tentang acara pernikahan kepada Regina.

"Ia... Aku sedang mencari informasi untuk persiapan pernikahan ku nanti dengan Hendrick." Ujar Jihan, dirinya sengaja memanas-manasi Regina.

Jihan juga mengatakan bahwa dia melihat sebuah postingan di komunitas tersebut. Postingan tersebut menceritakan tentang seorang wanita yang di khianati oleh suami dan sahabatnya sendiri.

"Oh ia Regina... Aku juga melihat ada sebuah postingan di sana..." Ujar Jihan.

"Postingan apa Jihan...?" Tanya Regina, sedikit penasaran apa yang ingin Jihan katakan.

"Ada, seorang wanita yang menderita kanker stadium akhir, lalu saat dia sedang berada di rumah sakit, suaminya berselingkuh dengan sahabat wanita itu. Mereka berselingkuh di saat wanita itu sedang sekarat." Ujar Jihan, menceritakan sebuah kisah kepada Regina.

"Lalu bagaimana dengan nasib wanita itu...?" Tanya Regina, bertanya dengan serius saat mendengar cerita dari Jihan.

Jihan kemudian melanjutkan ceritanya kepada Regina. Suaranya sedikit serak saat melanjutkan ceritanya yang begitu tragis kepada Regina.

"Lalu wanita itu memergoki suaminya yang berselingkuh dengan sahabatnya saat itu... Wanita itu kemudian tewas di tangan suami dan sahabatnya saat itu..." Ujar Jihan, kembali melanjutkan ceritanya. Matanya mulai berkaca-kaca dan suaranya juga semakin berat dan terdengar serak.

"Astaga! Mereka sungguh biadab... Terutama sahabatnya itu... Mereka sangat menjijikkan..." Ujar Regina, terdengar seperti merasa iba dengan cerita Jihan.

"Benarkah itu Regina... Lagi pula sebentar lagi wanita itu akan mati... Mereka hanya mengincar uang dan kekayaan wanita itu..." Ujar Jihan, matanya berkaca-kaca saat menceritakan kisah itu kepada Regina dan akhirnya meneteskan air mata.

Rasa sakit yang begitu dalam dengan pengkhianat dari orang yang saat ini berada tepat di hadapannya. Tangan Jihan kemudian mengelus-elus rambut Regina yang saat itu berada di pangkuannya.

"Tidak Jihan... Sahabatnya itu sangat biadab...!" Ujar Regina.

"Jihan kamu tenang saja! Kamu punya kak Hendrick yang sangat mencintai kamu, dan juga diriku... Nanti semua yang aku miliki untuk mu...!" Tambah Regina. Namun di dalam hatinya dia melanjutkan perkataannya. "Namun jika aku mati, kamu juga harus ikut mati bersama ku Jihan."

Jihan semakin sedih saat mendengar perkataan Regina. Mungkin dia akan percaya dengan semua perkataan Regina, jika dia tidak melihat nya secara langsung saat berselingkuh dengan suaminya.

"Regina! Bagaimana mungkin aku tidak percaya dengan perkataan mu ini... Andai saja aku tidak melihatnya langsung dengan mata kepala ku sendiri... Pasti aku akan sangat terharu dan percaya setelah mendengar perkataan mu ini..." ujar Jihan dalam hati.

"Baiklah Regina... Kamu memang belahan jiwaku..." Ujar Jihan, suaranya serak seakan menyembunyikan kesedihan yang begitu dalam di hatinya.

Jihan terus memandangi Regina tangannya mengelus-elus rambut Regina dengan lembut tanpa henti.

Saat itu Bu Reni memanggil Jihan dari luar.

🚪Tuk! Tuk! Tuk!

"Bu Jihan...!" Panggil Bu Reni pelan, setelah mengetuk pintu.

Jihan melirik ke arah Bu Reni. Jihan yang sedang mengelus-elus rambut Regina, dia sengaja mendorong kepala Regina yang sedang bersandar di pangkuannya.

Jihan mendorong kepala Regina dengan kencang membuat Regina terjentul dan jatuh ke lantai.

"Ia Bu Reni...!" Seru Jihan melirik sebentar ke arah pintu.

Thud!

Regina terjatuh karena dorongan Jihan.

"Awww...!" Suara rintihan Regina yang terjatuh ke lantai.

"Regina! Maaf... Aku tidak sengaja... A-aku pergi dulu...!" Ujar Jihan, meminta maaf.

Jihan berdiri dari tempat duduknya. Dia berpura-pura terkejut mendengar seruan dari Bu Reni. Kemudian segera berlari keluar menghampiri nya.

Jihan segera pergi menghampiri Bu Reni. Saat itu Regina tampak sangat kesal. Wajahnya mengkerut, tatapannya tajam melihat Jihan yang berlari keluar.

"Jihan! Awas saja kamu... Awww! Sakit banget lagi...!" Ujar Regina dalam hati, merasa kesal karena perbuatan Jihan.

Regina berdiri dengan wajah yang mengkerut, wajahnya terlihat sangat jelas bahwa dia sedang kesal. Kemudian kembali menuju meja kerjanya.

Di luar ruangan Jihan tersenyum puas setelah menjentulkan kepala Regina dengan tanggan nya sendiri.

"Regina! Bagai mana... Apa kamu kesal...? Aku yakin kamu pasti sangat kesal sekarang...!" Pikir Jihan. Wajahnya tersenyum puas.

Saat menuju ruangan Bu Reni, dia melihat atasnya pak Toni, lewat di depannya. Saat itu Jihan mengingat sesuatu yang terlewatkan oleh dirinya.

"Pak Toni...! Pak Toni... Akhirnya aku ingat!" Ujar Jihan, dirinya terkejut sekaligus merasa senang.

Jihan akhirnya mengingat peristiwa yang akan terjadi di masa depan yang terlewatkan oleh nya.

𝐵ℯ𝓇𝓈𝒶𝓂𝒷𝓊𝓃ℊ...ღ

1
Dian Imut
Bagus Thor ceritanya jadi aku kasih bintang lima
한스Hans
Terima kasih sudah berkunjung ke karya novel ku yang ke-empat...

jika kalian suka dengan cerita nya kalian bisa memberikan hadiah, vote dan juga jangan lupa kasih ulasan dan Rating ⭐⭐⭐⭐⭐

⭐⭐⭐⭐⭐

🤗Terima Kasih 🤗
Athena
Alamak baru buka bab udah kebanjiran🙈
Kiya
Keren Thor lanjut 👍👍👍👍👍
Neng Anne
keren/Good/
Neng Anne
semangat thor🫶
한스Hans: 🤗makasih 🤗
total 5 replies
kimbum
Ceritanya menarik. Seorang wanita yang berusaha mengubah takdirnya, dan membalas semua orang yang telah menyakiti dirinya.
kimbum
Ceritanya menarik. Seorang wanita yang berusaha mengubah takdirnya, dan membalas semua orang yang telah menyakiti dirinya.
CACASTAR
jangan lupa mampir juga ya Thor di novel saya
CACASTAR
nahhh baru mulai kelihatan jalan ceritanya
CACASTAR
baiklah saya akan berusaha membaca ceritamu sampai tuntas😄 pada bab ini
CACASTAR
kak 🤣 ya Tuhan, kamu mendeskripsikan adegan cinta satu malam, udah kayak adegan lagi ngedorong mobil yang mogok...
Sandrina
cocok, emang munafik banget, sahabat macam apa itu 🤬🤬🤬
Sandrina
greget banget sama sahabat nya ini, playing fictim
Sandrina
astaghfirullah, baru baca udah di suguhin yg kayak gini 😭
Nana✨꧁☆ ⃟⃟𝐁𝐢𝐛𝐮•°
Tabiat sahabatmu yang sangat kau percaya, Jihan🥺
Rahma
ini lagi
Rahma
astaga 😭 baru baru baca, udah di kasih yg becekbecek😭
Tina
Kopi untukmu Thor 🤗
Tina
Bisa²nya pembukaan aku langsung reflek istighfar 😭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!