NovelToon NovelToon
Transmigrasi Menjadi Ibu Tiri Jahat

Transmigrasi Menjadi Ibu Tiri Jahat

Status: sedang berlangsung
Genre:Single Mom / Mengubah Takdir / Transmigrasi
Popularitas:8.7k
Nilai: 5
Nama Author: BabyKucing

Wei Ying adalah wanita single berusia 35 tahun yang memiliki hobi membaca web novel.

Wei Ying merasa iba pada karakter jahat dalam web novel yang ia baca, meski jahat karakter itu memiliki masa lalu yang kelam. Lalu karena terlalu terbawa suasana, ia berkata..

"Jika aku yang menjadi ibunya, aku pasti akan memberinya kasih sayang dan masa kecil yang bahagia.."

Kemudian, seolah menganggap omong kosong itu sebagai doa, layar handphonenya menyeret Wei Ying masuk.

Kini, Wei Ying menyesali perkataannya. Namun, bubur sudah jadi nasi. Ia bertekad untuk mengubah ending novel, dimana dirinya mati mengenaskan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon BabyKucing, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 26 Berpisah

Wei Ying telah membuat keputusan pada akhirnya, setelah berdiskusi singkat dengan ketiga anaknya. Seperti yang sudah mereka bicarakan di jauh-jauh hari, tentang keinginan para anaknya tersebut, juga ide-ide kecil tentang kehidupan damai mereka.

"Bu, kita pergi HangZhou saja." ujar Lu Shu. "Aku mendengar dari orang-orang, disana sangat ramai dan jadi pusat persinggahan untuk para karavan dagang."

Wei Ying berdecak kagum dengan pemikiran Lu Shu, tak di sangka di usianya yang baru 11 tahun ia mampu berpikir seperti itu.

"Iya bu, kita jual makanan ibu yang lezat ini agar semua orang tau, ibu Wei pandai memasak." seru lu Bao.

Wei Ying begitu terharu, ia memeluk ketiga anak itu dengan gemas.

Lalu setelah keputusan sepakat bersama anak-anak, ia kembali berbicara dengan Yulang.

"Kami sudah putuskan untuk pergi HangZhou." ujarnya.

Yulang tersenyum senang, "Jika seperti itu, kita bisa pergi bersama."

Akhirnya kelompok kecil itu pergi bersama, Wei Ying cukup bersyukur mendapat teman perjalanan terlebih mereka adalah seorang murid Sekte dan seorang kultivator. Itu sudah semacam token jaminan, bahwa perjalanannya tak perlu cemas di rampok bandit gunung.

Selama perjalanan, Wei Ying terus membantu Yulang merawat Jinyi yang masih belum pulih. Perjalanan juga menjadi menyenangkan dengan lebih banyak orang. Dan yang paling semangat adalah Lu Bao, yang merasa telah mendapat teman setelah Jinyi pulih. Mereka berdua sama-sama pecinta makan, Wei Ying sendiri tak menyangka jika Jinyi memiliki nafsu makan yang besar.

"Apakah para kultivator punya nafsu makan yang besar?" tanya Wei Ying siang itu, saat mereka istirahat dan makan siang.

Jinyi menyahut dengan mulut yang masih penuh pasta, "Iya, rata-rata para kultivator memang punya nafsu makan yang besar, itu juga yang membuat mereka tahan untuk tidak makan selama berhari-hari."

"Hei, telah dulu makanan mu baru bicara." sahut Yulang yang merasa risih dengan Jinyi.

"Tapi, makanan Ibu Wei sangat lezat!" seru Jinyi tanpa peduli pada Yulang.

"Benar! Makanan Ibu Wei sangat enak!" timpal Lu Bao sambil mengacungkan jempol dan paha ayam bakarnya.

"Tapi kenapa paman memanggil Ibu ku, ibu Wei! Kamu sangat tidak pantas!" seru lu Xue.

Yulang memanggukan kepalanya setuju dengan ucapan anak perempuan itu, "Benar, kamu tidak pantas!"

"Kalo begitu, Ibu Wei jadilah kakak ku!" seru Jinyi.

Wei Ying tertawa mendengar itu, tak di sangka ia akan mendapat adik setelah tiba-tiba mempunyai tiga orang anak.

"Ya, ya.. panggil aku kakak besar!" seru Wei Ying turut dalam lelucon yang di mainkan.

Gelak tawa terdengar begitu ramai dan ceria.

.

.

Satu minggu berlalu, Wei Ying dan yang lainnya tiba di sebuah kota kecil. Setelah beristirahat selama satu malam di sana, dan melanjutkan perjalanan di pagi hari. Yulang dan Jinyi pamit untuk mengambil jalan lain.

"Kakak Wei, setelah ini kami akan melanjutkan perjalanan ke arah Barat. Sangat di sayangkan kita harus berpisah di sini." ujar Yulang.

"Ya, sangat menyenangkan bisa berpergian bersama kalian. Kami akan ke arah Timur." sahut Wei Ying.

Kota kecil itu lumayan ramai karena menjadi titik temu lainnya untuk para karavan dagang dan punya pemandangan yang indah, namanya kota Tonglu. Salah satu dari empat kota yang berada di titik tengah antara HangZhou dan Lima pegunungan yang salah satunya adalah gunung Huanshan.

"Kakak! Angkat aku jadi adikmu, bawa aku pergi bersamamu!" seru Li Jinyi dengan dramatis dan histeris.

"Tidak! Ibu akan kerepotan jika kamu ikut!" seru Lu Xue sambil memeluk Wei Ying.

"Setelah bertemu dengan mu, aku jadi tau apa itu makan enak! Aku tak sudi kembali ke gunung dan jadi pertapa yang hanya makan sayur hambar!"

Yulang meringis jijik mendengar rengekan Jinyi, lalu dengan kuat menarik kerah baju belakangnya dan menyeretnya pergi.

"Selamat tinggal kakak Wei! Semoga takdir mempertemukan kita lagi! Sampai jumpa, jaga diri kalian!" seru Yulang.

Wei Ying melampaikan tangannya membalas salam perpisahan kedua pria muda itu. Setelah melakukan perjalanan bersama mereka dan menjadi lebih akrab, mereka memanggilnya dengan sebutan kakak.

"Baiklah, Hangzhou sudah dekat. Anak-anak ayo kita pergi..."

1
kaylla salsabella
lanjut😚😚😚
kaylla salsabella
lagi thor
kaylla salsabella
hajar🤣🤣🤣
kaylla salsabella
lanjut
kaylla salsabella
mantap
kaylla salsabella
wah kacang jagung buat cemilan🤣🤣🤣🤭🤭
Ailurophile 🐯: Iya kak, cemilan buat nonton yang lagu gelud
total 1 replies
kaylla salsabella
lanjut
kaylla salsabella
lanjut....


garam sama gula pada burek warna nya🤭🤭🤭
kaylla salsabella
ini ada orang ngaku bawa gula dan garam🤭🤭🤭
kaylla salsabella
lanjut
kaylla salsabella
lanjut😍😍
aria
lanjut
Dewiendahsetiowati
nah gitu donk jangan diem aja ditindas
Dewiendahsetiowati
MC nya terlalu lembek masak gak berani hajar perusuh
Ailurophile 🐯: Aku nyoba nulis novel sambil belajar juga kak, ada yang namanya 'character development'.. ikutin terus ya kisah Ibu Wei, nanti juga perlahan berubah jdi bar-bar kokk 💪
total 1 replies
Dewiendahsetiowati
gak ada jari emas kah untuk MC nya
Ailurophile 🐯: Ada kok kakk. di chapter selanjutnya nanti muncul.. cuma karena dia g tau itu kemampuan apa, karena setau dia karakter Wei Lu yang dia rasuki ga punya skill apapun..
total 1 replies
Dewiendahsetiowati
hadir thor
kaylla salsabella
la kok bisa🤣🤣🤣
Ailurophile 🐯: Bisa kakkk.. aku paksain soalnya ..
total 1 replies
kaylla salsabella
wah ternyata warga desa di racuni sama ibu wei🤣🤣🤣
Ailurophile 🐯: Kan Ibu Wei pendendam kakkk.. udah di tuduh nyuri ayam, ayam dia pun di ambil 🤧
total 1 replies
kaylla salsabella
🤣🤣🤣🤣🤣 wah kejam juga ibu wei🤭🤭🤭
Ailurophile 🐯: Biasalah kakkk... namanya juga ibu tiri 🤭
total 1 replies
kaylla salsabella
lanjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!