Akibat tuntutan menikah dari kedua orangtuanya, Yorinka memilih jalan pintas dengan cara menghabiskan malam panas dengan seorang pria misterius.
Yorinka berpikir dengan dirinya hamil, maka kedua orangtuanya tidak akan menyinggung soal pernikahan lagi. Tetapi yang ada Yorinka malah di usir karena hamil tanpa adanya seorang kekasih atau calon suami, pada akhirnya Yorinka memilih untuk hidup berdua dengan bayi yang dikandungnya.
Tetapi pria yang menghabiskan malam panas dengannya tiba-tiba datang ke apartemennya dan menuduhnya telah membawa milik pria itu, lebih parah lagi pria itu adalah seorang Mafia dari klan Cyrillus.
Cyrillus, adalah salah satu klan mafia terbesar saat ini dan tentunya semua tunduk padanya, apa jadinya Yorinka mengandung dari anak dari seorang mafia kejam.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon riri-can, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Perang part 2
Setelah perang besar yang menguras energi dan taktik tak bertepi selama dua minggu penuh, benteng pertahanan musuh akhirnya runtuh berkeping-keping. Arzeus Ezoic Cyrillus berhasil membobol sistem proteksi klan William dengan presisi militer yang mutlak tanpa cacat.
Segala bentuk manuver, persenjataan berat, hingga barisan tentara bayaran yang dibanggakan oleh William tidak lebih dari sekadar lelucon di hadapan kebrutalan terstruktur milik Zeus.
Menyadari kekalahan telak yang tidak dapat dihindari lagi, William bersama putri tunggalnya, Leona, memilih untuk melarikan diri secara pengecut. Mereka memalsukan identitas dan melintasi perbatasan, bersembunyi ke negara lain demi melindungi diri dari kejaran sang iblis Cyrillus. Namun, ada pepatah kuno yang mengatakan bahwa sepandai-pandainya tupai melompat, suatu saat pasti akan jatuh juga. Filosofi itu berlaku mutlak bagi William dan Leona. Sehebat apa pun mereka menyusun rencana pelarian, dan sembunyi sebaik mungkin di balik perlindungan klan asing, jika subjek yang mereka hadapi adalah seorang Arzeus Ezoic Cyrillus, maka akhir dari pelarian itu adalah penangkapan yang mengerikan.
Tim pemburu bentukan Zeus berhasil mengendus jejak mereka dalam hitungan hari. Kedua buronan itu diseret kembali ke tanah Cyrillus dalam kondisi terikat rantai besi.
Dengan tertangkapnya sang ketua klan musuh, perang skala besar ini secara resmi dinyatakan berakhir.
Konflik berkepanjangan ini telah menghabiskan waktu yang panjang, menghancurkan infrastruktur kota, serta mengorbankan ratusan warga sipil yang tidak tahu apa-apa dan harus merenggang nyawa demi keangkuhan sebuah dinasti mafia.
Kini, waktu untuk konspirasi dan adu taktik telah usai. Saatnya bagi Zeus untuk memberikan balasan setimpal, sebuah pembalasan yang setara dengan neraka jahanam, untuk William beserta seluruh antek-anteknya yang tersisa.
Sebenernya yang membuat Zeus marah dan memilih untuk perang bukan karena telah berani mengusik Yorinka, tetapi klan William telah melakukan banyak konspirasi klan lain untuk menggulingkannya dari tahta tinggi Zeus, hal ini dia lakukan sebagai peringatan saja kepada klan lain supaya tidak menganggap remeh dirinya. Zeus memiliki kerajaan sendiri di dunia mafia, nyatanya di dunia mafia Zeus layaknya seorang kaisar.
Atas perintah mutlak dari Zeus, skenario pembantaian massal segera dieksekusi tanpa menyisakan ruang bagi belas kasihan. Seluruh loyalis, penembak jitu, hingga kurir logistik yang berada di bawah bendera klan William dibantai habis secara beruntun di berbagai sektor kota. Darah segar mengalir menggenangi lantai ruang eksekusi bawah tanah mansion Cyrillus.
Hawa dingin dan bau anyir darah yang pekat mendominasi ruang interogasi khusus malam itu. William, sang ketua klan yang dulunya terkenal kejam, licik, dan serakah, kini terkulai lemas di atas kursi besi dengan kedua tangan dan kaki yang terpaku mati. Di hadapannya, Zeus berdiri dengan keanggunan seorang penguasa tertinggi yang bengis dan dominan. Di samping Zeus, Rick sudah bersiap dengan jubah plastik transparan yang mulai terpercik noda merah, menggenggam gergaji bedah dan beberapa bilah pisau militer dengan senyuman psikopat yang melebar hingga ke telinga.
"Kau mengincar nyawa istri dan calon penerus saya, William. Tindakan itu adalah kesalahan fatal terakhir yang kau lakukan di dunia ini" ucap Zeus dengan nada suara formal yang teramat dingin menatap musuhnya dengan pandangan mata elang yang kejam
William terbatuk, memuntahkan darah segar dari mulutnya. Zeus layaknya seorang pencabut nyawa di depan matanya, William telah salah mengambil keputusan untuk bermain-main dengan Zeus.
"Kau... kau adalah iblis, Zeus..."
Zeus tidak membalas ucapan itu. Ia hanya memberikan isyarat kecil dengan kedipan matanya kepada Rick. Detik berikutnya, jeritan histeris yang memekakkan telinga menggema di seluruh ruangan. William dimutilasi hidup-hidup oleh Rick dengan tingkat presisi yang sangat sadis. Rick memotong bagian demi bagian tubuh William secara perlahan, memastikan pria serakah itu merasakan setiap jengkal rasa sakit yang mematikan sebelum kesadarannya benar-benar hilang.
Setelah proses pembantaian itu selesai, beberapa potongan tubuh William dikemas secara khusus ke dalam kotak-kotak baja steril. Atas perintah licik Zeus, potongan tubuh tersebut dikirimkan langsung ke markas klan-klan lain di seluruh penjuru benua yang sempat menunjukkan tanda-tanda pembangkangan. Tindakan itu bukan sekadar pesan perpisahan, melainkan sebuah bentuk ancaman nyata dan kaku dari Zeus, sebuah peringatan bahwa siapa pun yang berani mengganggu kedaulatan klan Cyrillus atau mengusik ketenangannya akan berakhir dalam bentuk potongan daging yang tidak lagi dikenali.
Sementara itu, nasib yang tidak kalah mengerikan menimpa Leona. Wanita yang dikenal kejam, licik, dan selama ini sangat tergila-gila pada Zeus itu berlutut di sudut ruangan dengan tubuh bergetar hebat. Ambisinya yang besar untuk mendapatkan Zeus dan mendepak Yorinka kini hancur lebur menjadi abu kelam.
Zeus melangkah mendekati Leona, menatap wanita itu dengan pandangan rendah yang sarat akan rasa jijik. Sifat bengis Zeus tidak memandangnya sebagai seorang wanita, melainkan sebagai hama yang harus dihukum. Atas perintah langsung dari Zeus, Leona tidak dibunuh, melainkan dijadikan sebagai budak nafsu. Pria itu memerintahkan pasukannya untuk membawa Leona dan menaruhnya secara permanen di pangkalan militer penjaganya yang terletak di sektor sebelah barat, sebuah tempat terisolasi yang dihuni oleh ratusan tentara bayaran berdarah dingin yang tidak akan pernah memperlakukannya sebagai manusia lagi. Ini adalah hukuman psikologis paling sadis untuk menghancurkan harga diri dan ambisi licik Leona hingga ke titik nadir.
Di ruang komando utama, Dom dan Josh tengah berdiri memeriksa laporan pembersihan akhir. Dom menampilkan ekspresi dominan yang dingin, sifat tengilnya telah terkunci rapat oleh kepuasan melihat runtuhnya klan saingan mereka.
"Sektor barat dan utara sudah bersih total, Zeus. Tidak ada satu pun nama keluarga William yang tersisa di atas kertas tanah maupun catatan sipil. Mereka telah terhapus dari sejarah" ujar Dom dengan gaya bahasa formal yang lugas
Josh, yang berdiri dengan wajah datar tanpa ekspresi seperti biasanya, mengangguk takzim menambahkan informasi logistik.
"Seluruh aset properti, gudang senjata, dan jalur distribusi legal milik mereka telah dialihkan ke bawah nama klan Cyrillus. Joseph saat ini sedang memimpin unit pembersihan di pelabuhan timur untuk memastikan tidak ada sisa amunisi yang tertinggal" tambah Josh
Joseph, dari kubu internal Zeus yang terkenal sangat kejam dan tidak memiliki perasaan sedikit pun, melakukan tugasnya secara mekanis.
Setiap individu yang pernah menerima sepeser uang dari William dieksekusi di tempat tanpa ada proses peradilan gelap. Skala pembantaian ini benar-benar bersih total, menegaskan dominasi klan Cyrillus di puncak hierarki mafia.
Ezekiel, sang ketua klan sahabat yang ikut memantau jalannya eksekusi dari layar digital, mengulas senyuman licik yang penuh kepuasan.
"Eksekusi yang sangat rapi, Zeus. Dengan runtuhnya klan William secara brutal seperti ini, klan-klan minor di Eropa Timur akan berpikir seribu kali sebelum mereka mencoba menyusun rencana pemberontakan baru di masa depan" ucapnya tertawa kecil
Zeus berjalan menuju jendela besar yang menghadap langsung ke arah kota yang kini mulai menampakkan ketenangan semu setelah dua minggu didera kepulan asap bom. Meskipun klan William telah habis dibantai tanpa sisa, Zeus yang berotak licik dan penuh perhitungan tidak pernah menurunkan tingkat kewaspadaannya. Ia sangat yakin jika di balik bayang-bayang kedamaian ini, masih ada klan-klan rahasia lain atau aliansi luar negeri yang sedang mengumpulkan kekuatan dan mencoba mencari celah untuk menjatuhkan posisinya dari takhta tertinggi.
Namun, bagi seorang Arzeus Ezoic Cyrillus, potensi ancaman dari klan-klan lain itu sama sekali tidaklah seberapa jika dibandingkan dengan apa yang sedang berkecamuk di dalam dadanya saat ini. Baginya, urusan politik dunia bawah tanah adalah rutinitas darah yang bisa ia selesaikan kapan saja dengan kekejaman tak terbatas.
Ada hal lain yang jauh lebih mendesak dan penting di dalam benak sang kepala klan. Mungkin sebentar lagi, ia akan segera menjemput istrinya di Rusia.
Mengingat nama Yorinka, seketika itu juga seluruh perasaan Zeus mendadak menggebu-gebu dengan sangat hebat. Dinding pembatas es yang kaku di hatinya runtuh seketika. Sifat posesif dan romantisnya berontak, dia sudah teramat merindukan kehangatan, aroma vanila yang menenangkan, serta suara manja dari wanita yang tengah mengandung putranya tersebut. Zeus benar-benar sudah tidak sabar lagi untuk melihat kembali wajah cantik istrinya itu, mendekap tubuhnya erat, dan membawanya kembali ke dalam singgasana Cyrillus yang kini telah ia bersihkan dengan genangan darah musuh.
Tetapi, untuk saat ini, Zeus harus menahan gejolak rindu yang menyiksa itu. Ia belum bisa terbang menuju Saint Petersburg sebelum seluruh urusan benar-benar steril.
Sisi rasionalnya yang kaku menuntut agar ia menyelesaikan pembersihan sisa-sisa akar klan William yang mungkin masih bersembunyi di gorong-gorong kota. Zeus harus memastikan bahwa ketika Yorinka kembali menginjakkan kakinya di mansion ini, tidak akan ada lagi satu pun proyektil peluru atau ancaman bom yang bisa mengusik senyuman hangat wanita itu. Dengan tangan yang masih menyisakan aroma mesiu, Zeus bersiap menyelesaikan babak terakhir pembersihan ini dengan kekejaman yang menjadi ciri khasnya.
🔪🔪🔪
Akhirnya perang usai, ngeri banget part ini ya. Ngilu banget pas William di mutilasi.😰
Parah banget seluruh Riau dan sekitarnya mati lampu, udah gitu jaringan ga ada.😭 Padahal mau update 1 part ini tapi akhirnya ga bisa.😭 Apakah di daerah kalian juga mati juga guys.
mommy yorinka jangan2 nanti ada kejutan anak yang dilahirkan kembar sepasang nih
daddy zeus siap2 jadi daddy yg bucin sama anak ceweknya
gak perlu jujur sama yang lain
menguras waktumu az Zeus
padahal sebanarnya dia lah musuh yang sebenarnya