NovelToon NovelToon
Istri Kedua Mafia

Istri Kedua Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Mafia / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:35.9k
Nilai: 5
Nama Author: Senja

Satu malam mengubah hidup Keyla selamanya.

Dijebak oleh ibu tirinya sendiri, Keyla kehilangan kehormatan dan masa depannya. Pria yang bersamanya malam itu bukan pria sembarangan—Dominic, mafia berbahaya yang tak pernah tersentuh hukum.

Bagi Dominic, wanita hanyalah alat. Kecuali istri yang amat sangat ia cintai.

Namun tekanan dari ibunya memaksanya mencari seorang pewaris, sementara istrinya menolak memberinya anak.

Saat Keyla muncul dalam hidupnya, sebuah keputusan kejam diambil Dom terpaksa menjadikannya istri kedua.

Tapi siapa sangka, hubungan yang diawali dengan paksaan justru menumbuhkan rasa yang sulit dikendalikan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Senja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 24 Wanita Egois

Clara melempar tas tangan bermerek miliknya ke atas sofa dengan gerakan kasar. Ia menghempaskan tubuhnya, duduk dengan napas memburu dan wajah yang memerah padam karena menahan amarah.

Malam ini, di jantung kota mode dunia, Clara justru dibuat malu setengah mati oleh ulah suaminya sendiri. Dominic benar-benar tega memutus urat nadinya tanpa peringatan sedikit pun.

"Ada masalah di tempat pemotretan? Kenapa wajah cantikmu cemberut begitu, Sayang?" tanya Damian menghampirinya dengan langkah santai dari arah dapur.

Damian sengaja tidak menemani Clara berbelanja tadi karena ada urusan mendesak yang harus ia selesaikan secara rahasia.

"Semua rekeningku diblokir! Aku jadi tontonan pelayan toko karena tidak bisa membayar kalung yang kuinginkan!" jawab Clara sembari memijat pelipisnya yang berdenyut.

Rasanya ia ingin berteriak sekeras mungkin, namun kelelahan fisik dan mental membuatnya hanya bisa mendesis penuh kebencian.

Damian mendekat, menyodorkan segelas teh chamomile hangat yang aromanya menenangkan. "Minumlah. Ini akan membuat badanmu lebih segar dan rileks. Jangan biarkan emosi merusak kecantikanmu."

"Terima kasih, Damian," gumam Clara. Ia menyesap teh itu perlahan, merasakan hangatnya mengalir ke kerongkongan. Lalu beralih menatap Damian dengan tatapan sayu.

"Andai saja kau kaya raya, aku pasti tidak perlu menjadikanmu simpanan seperti ini. Aku akan menjadikanmu satu-satunya pria di hidupku tanpa harus berbagi dengan Dominic," ucap Clara sembari menghayal.

Damian hanya bisa memutar bola matanya diam-diam. Ternyata wanita ini memang tidak ada bedanya dengan wanita haus harta lainnya. Clara mencintai Damian, tapi ia jauh lebih mencintai kemewahan yang diberikan oleh marga Frederick.

"Kau menyesal menjadikan pria miskin sepertiku sebagai simpanan?" tanya Damian. Ia duduk di samping Clara, menyandarkan kepalanya di pundak wanita itu dengan manja.

"Tentu saja tidak. Kau istimewa, Damian. Kau bisa memberikan apa yang tidak bisa diberikan suamiku yang kaku itu, meski kau memang tidak punya apa-apa sih," balas Clara sembari mengusap rahang tegas Damian.

Damian tersenyum tipis, dalam hati ia merasa muak. Jika bukan karena misi besar yang ia emban, ia malas sekali harus bersandiwara menjadi pemuas nafsu wanita egois ini. "Apa Dominic pernah perhatian seperti ini padamu?"

"Tidak. Dia hanya memberiku uang, uang, dan uang. Yah, wanita mana yang bisa menolak itu? Dia bilang dia mencintaiku, tapi sikapnya sedingin es kutub. Namun uniknya, setiap aku marah besar, dia selalu tahu cara meluluhkanku dengan harta." Clara terkekeh sendiri, membayangkan tumpukan hadiah mewah yang biasanya memenuhi kamar mereka jika Dominic sedang merasa bersalah.

"Lalu, apa kau tidak berniat memberinya seorang bayi sebagai pengikat?" tanya Damian pelan, sebuah pertanyaan yang membuat Clara sontak terdiam. "Jawab aku, Sayang."

"Bayi? Apa itu begitu penting?" Clara mendengus geli. "Aku tidak menyukai anak kecil! Berisik dan merepotkan. Aku hanya mencintai diriku sendiri, tubuhku, dan karierku. Jika aku hamil, kulitku akan melar, aku akan gendut, dan karier modelku tamat. Membayangkannya saja aku sudah ngeri!"

"Tapi bagaimana kalau Keyla yang hamil lebih dulu dan memberikan suamimu seorang ahli waris?" pancing Damian lagi.

Wajah Clara langsung berubah beringas. "Tentu saja aku akan menyingkirkannya! Jala-ng kecil itu tidak boleh memiliki apa pun yang diberikan suamiku! Meski hanya sebuah benih!"

"Kenapa kau begitu membencinya? Dia kan adikmu," tanya Damian pura-pura polos.

"Tiba-tiba kau membahas jala-ng itu?" Clara menyipitkan mata curiga.

"Hanya bertanya, apa salah?" sahut Damian santai.

"Dia adik tiriku, bukan anak kandung ibuku, tapi dia berhasil mencuri perhatian Ayah sejak hari datang. Aku membencinya sampai ke tulang. Tapi Ayah pernah mabuk dan bergumam jika dia hanya menemukan jalang kecil itu di pinggir jalan. Entahlah mana yang benar, aku malas memikirkannya. Tidak penting!" Clara mengibaskan tangannya.

Damian mengangguk pelan.

"Sudahlah, jangan bahas soal Keyla lagi. Lebih baik kau puaskan aku saja sekarang."

Clara merangkul pundak Damian, mencium pria itu dengan liar. Damian membalasnya. Tapi, pikirannya melayang pada informasi baru yang ia dapatkan.

"Jadi Keyla bukan anak kandung ayahnya Clara?" batin Damian. Ini adalah kartu as yang sangat berharga.

"Sedang memikirkan apa! Fokus padaku, Damian! Hanya padaku!" tuntut Clara. Tanpa bicara lagi, Damian membopong Clara masuk ke dalam kamar.

******

Prang!

Dominic melempar tablet di tangannya ke dinding hingga hancur berkeping-keping. Napasnya memburu, rahangnya mengeras menahan amarah yang hampir meledak.

"Sialan! Selama ini dia menghianatiku dengan pria yang juga mengejar istri keduaku? Takdir macam apa ini?!" geram Dominic.

Rekaman dari Marco di Paris benar-benar merobek harga dirinya sebagai seorang pria.

"Anda marah karena nona model berselingkuh di belakang anda?" tanya Marco yang berdiri di sudut ruangan dengan wajah tenang.

"Jelas saja aku marah! Tapi sekarang bukan hanya marah, aku merasa mual melihat kelakuannya yang haus belaian itu!" Dominic mengusap wajahnya kasar.

Sejujurnya, sejak Clara berubah menjadi sangat dingin dan materialistis, Dominic mulai mencium keanehan. Rekan bisnisnya sering berbisik bahwa istrinya sering terlihat keluar masuk hotel bersama pria asing, namun Dominic selalu menepisnya karena menganggap itu hanya rumor pesaing bisnis.

Hingga akhirnya Keyla hadir. g

Gadis kecil yang ia nikahi karena keterpaksaan dan justru berhasil mengubah dunianya dalam sekejap.

Keyla memberikan ketulusan dan kepolosan yang tidak pernah ia dapatkan dari Clara selama lima tahun ini.

Dan saat melihat Keyla digoda oleh Damian, pria sama yang tidur dengan Clara, membuat Dominic ingin menghabisi pria itu detik ini juga.

"Tuan," ucap Marco memecah keheningan. "Cinta itu soal pilihan, bukan sekadar kepemilikan. Anda tidak bisa selamanya mempertahankan dua istri jika hati anda sudah mulai berat sebelah. Anda harus menentukan, siapa yang benar-benar anda inginkan di samping anda saat Anda hancur nanti."

Dominic terdiam, menatap sisa-sisa tablet yang hancur.

"Nona Keyla memiliki ketulusan yang tidak dimiliki nona Clara. Jangan biarkan ego anda menghancurkan masa depan gadis itu," lanjut Marco menasehati.

Dominic menarik napas panjang, mencoba menjernihkan pikirannya. "Biarkan saja dulu. Aku ingin melihat sejauh mana Clara akan bermain peran sebagai istri yang teraniaya karena rekeningnya kublokir. Aku akan mengikuti permainannya untuk saat ini."

Dominic menyalakan cerutunya. Ia tidak akan melepaskan Clara begitu saja sebelum wanita itu merasakan penderitaan yang sama dengan yang ia rasakan.

Dan untuk Keyla? Ia akan memastikan gadis kecil itu tetap berada di sisinya apapun resikonya.

"Tuan, bolehkah saya bertanya sesuatu pada anda?" tanya Marco.

"Katakan!"

"Apa anda mulai memiliki perasaan untuknya?"

"Maksudmu?" Dominic mengalihkan pandangan dari jendela.

Marco berdehem pelan. "Maksud saya, anda mulai

mencintainya nona Keyla?"

Uhuk!

Dominic tersedak asap cerutunya sendiri. Wajahnya memerah, antara sesak napas atau rasa malu yang tertangkap basah.

1
Uthie
Hahahaa... sekali-kali di tindas oleh keponakan bocil nya dan gadis 19 tahun gpp kan Dok 😜
Riza Afrianti
tinggal aja Dominic itu
mom'snya devadhamian
🤣🤣🤣🤣seorang CEO plus mafia di usir istri 19 tahun dari kamar buat tidur di luar Wkwkwk
olyv
nusuk bgt kata² dominic sabar y keyla
vj'z tri
bodel jadi juru kunci /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
vj'z tri
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/ pak tua
vj'z tri
jawaban salah /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
MamDeyh
Keyla jgn baperan dan jgn terbuai dg si Dom Dom.. Jd wanita kuat.
Erna Riyanto
dom kan udah mandi tadi sebelum minta disuapin keila...kok JD melonggarkan dasi..apaan 😄
Senja: Wkwk nanti diedit kak mungkin aku galfok🤣
total 1 replies
Sri Rahayu
kasihannn deh PAK TUA....dikerjain ponakan dan istri kecil nya 🤪🤪🤪
angel
semangat thorrr
ollyooliver🍌🥒🍆
nih siapa yg jadi jodohnya zoey nanti🤭🤣
ollyooliver🍌🥒🍆
terlalu baperan ..cuek.aja. lebih baik jadi wanita seperti itu drpd ujung"nya membuat orng merasa bersalah terus karna mata sembab mu bukan karna menyadari kesalahannya sendiri
ollyooliver🍌🥒🍆
kalau orng yg pernah jatuh cinta sampai bodoh..taulah gimana rasanya.
ollyooliver🍌🥒🍆
belum pandai bicara soal masa depan tapi sdh berani menikah🙃
ollyooliver🍌🥒🍆
wanita tangguh itu gk pusing..cuek aja. yg bakal frustasi itu dominic😌
Dew666
💃💃
Yuyun Yunita
dengar itu dom... papa mu itu sdh bnyk pengalamannya jd kamu hrs bnyk berguru dari nya🤔
Uthie
Keturunan Diego emang selalu menarik 👍😁
Senja: Hehe, nanti leon masih belum kak bakalan ada novel baru
total 1 replies
aku
gk usah disusul dom, nnti autor crikan pria diatas kau segalanya buat jd jodoh key 😌😌 greget bgt
Senja: Hheeee
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!