NovelToon NovelToon
Puncak Kultivasi Tertinggi

Puncak Kultivasi Tertinggi

Status: tamat
Genre:Fantasi Timur / Epik Petualangan / Ruang Ajaib / Tamat
Popularitas:445.7k
Nilai: 5
Nama Author: APRILAH

Terlahir tanpa memiliki Roh Bela Diri bawaan. Membuat Yan Jian di anggap sebagai sampah dan dijadikan sebagai Budak Tambang, setelah kedua orang tuanya di bunuh.

Namun, takdir langit berkata lain. Saat dirinya benar-benar berada di ambang kematian, ia mendapatkan kekuatan dari Permaisuri Es, yang membuatnya bangkit kembali.

Selain mendapatkan kekuatan dari Permaisuri Es, Yan Jian juga mendapatkan Cincin Ruang Ajaib dari Ratu Iblis Yao Huo, di mana di dalam cincin ruang itu, terdapat Dunia Terpisah.

Sejak saat itu, Yan Jian pun memulai perjalanannya di dunia kultivasi yang kejam. Bertemu musuh-musuh kuat, dan juga terlibat dalam kisah cinta segitiga yang rumit.

Bagaimanakah Kisah Yan Jian di dunia kultivasi yang kejam ini? Yuk, ikuti kisahnya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon APRILAH, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menantang Tuan Muda Keluarga Liu

Saat itu, Shi Wang berhasil mendominasi pertarungan demi pertarungan yang terus berlanjut. Setelah mengalahkan Lan Gui, ada lima penantang lainnya yang naik ke Arena Pertarungan untuk menantang Shi Wang. Namun, semuanya berhasil dikalahkan oleh Shi Wang.

Kini, tidak ada lagi yang berani untuk menaiki Arena Pertarungan untuk menghadapi Shi Wang. Biar bagaimanapun, Shi memiliki tingkatan ranah yang setara dengan Tuan Muda keluarga Liu 'Liu Gu', dan mereka yang berada di luar arena, merasa jika mereka bertarung dengan Shi Wang, itu sama saja bertarung melawan Liu Gu. Walaupun mereka bisa mengalahkan Shi Wang, mereka juga harus mengeluarkan biaya yang besar, dan apa yang mereka miliki untuk melawan Liu Gu selanjutnya? Tentu mereka memilih untuk menyerah.

"Selanjutnya! Apakah ada yang masih ingin menantang Shi Wang?" Tetua Liu Sanxian berbicara dengan suara yang lantang.

Banyak orang saling berbisik, tetapi tidak ada satupun orang yang naik ke atas Arena Pertarungan.

Dalam jarak lima belas meter dari tepi Arena Pertarungan, Xiao Yu berdiri di depan dinding tembok setinggi dua sampai tiga meter. Xiao Yu merasa sangat penuh semangat, dia ingin menantang Shi Wang sebagai tokoh kuat yang satu generasi dengannya. Biar bagaimanapun, Xiao Yu juga merupakan praktisi Ranah Ahli tahap puncak, tetapi kompetisi itu mempunyai aturan yang tidak bisa ia tentang.

"Cih! Jika aku turun tangan, aku yakin bahwa aku bisa mengalahkan Shi Wang!" ucap Xiao Yu, mendecih geram.

Kemudian ia menoleh kepada Yan Jian, lalu berbicara, "Adik! Sebaiknya kau naik ke atas arena, biarkan dia tahu seberapa hebatnya kemampuanmu!" ucap Xiao Yu.

Yan Jian yang tengah bersandar pada dinding tembok pun bangkit dan berjalan dua langkah ke depan dengan kedua tangannya yang menyilang di dadanya.

Yan Jian pun tersenyum kemudian berbicara, "Aku tidak tertarik untuk mengikuti kompetisi ini! Aku ... harus menyimpan tenagaku untuk tujuanku kali ini!" ujar Yan Jian dengan tegas.

Xiao Yu pun menyilangkan kedua tangannya di bawah kedua puncak kembarnya yang menjulang tinggi menentang langit, dan mengatup bibirnya karena kesal.

'Dendam, dendam, dan terus saja dendam! Apa hanya itu yang selalu dia pikirkan?' batin Xiao Yu.

...----------------...

Saat itu, karena sudah tidak ada lagi seorang penantang yang berani naik ke atas arena, Tetua Liu Sanxian pun mengumumkan bahwa Shi Wang adalah juara kompetisi itu. Dan tidak lama dari itu, Liu Gu bersama Liu Qingchen datang memasuki Arena Pertarungan.

Prok! Prok! Prok! Prok!

Liu Gu berjalan sembari bertepuk tangan. Jubah putihnya berkibar tertiup angin, dan rambut panjangnya berantakan.

"Bagus, sangat bagus, anak muda! Tapi, untuk menjadi adik iparku, kau masih memerlukan persetujuan dariku." kata Liu Gu, dia berbicara dengan sikapnya yang sombong, pandangannya memandang rendah terhadap Shi Wang.

Namun, Shi Wang tidak sedikitpun menunjukan rasa takut terhadap Liu Gu, bahkan ia tidak memberikan salam hormat kepada Liu Gu, melainkan menyilangkan kedua tangannya di depan dada.

Tetapi, dia kembali memalingkan pandangannya, mengarah kepada Yan Jian di luar arena. Dan entah kenapa, tatapannya menjadi begitu tajam di saat dia memandang Yan Jian, seolah-olah memiliki perasaan khusus terhadap Yan Jian.

Di sisi lain, Liu Gu berbicara kepada Tetua Liu Sanxian.

"Tetua, apakah pertarungan selanjutnya sudah bisa di mulai?" tanya Liu Gu. Dia pun mengeluarkan pedangnya. Sebilah pedang hitam dengan bercak-bercak seperti urat nadi yang menyala seperti darah segar, dan di bagian tengahnya, terdapat satu mata kuning seperti mata kucing.

Tetua Liu Sanxian pun membungkukkan badannya dan memberi salam hormat kepada Liu Gu. Walaupun Liu Sanxian memiliki kekuatan yang menakjubkan, tetapi dihadapan putra kepala keluarga Liu, dia tentu harus menghormatinya, biar bagaimanapun kedudukannya di keluarga Liu ini tidak setinggi Tuan Muda Keluarga Liu.

"Ya, Tuan Muda! Pertarungan sudah bisa dilanjutkan!" jawab Tetua Liu Sanxian.

"Tunggu!" sela Shi Wang.

Pandangan Liu Gu, Liu Sanxian, dan Liu Qingchen pun seketika tertuju kepada Shi Wang.

"Ada apa, Saudara Shi Wang?" tanya Liu Gu.

"Aku menyerah!" kata Shi Wang, membungkukkan tubuhnya.

Dua kata yang baru saja keluar dari mulut Shi Wang, membuat semuanya terdiam, keadaan seketika menjadi begitu hening.

Liu Gu, Liu Qingchen, Liu Sanxian, Yan Jian, Xiao Yu, dan semua orang yang ada di tempat itu, semuanya terdiam, bingung.

"Kenapa Shi Wang menyerah?" ucap Yan Jian dengan nada yang rendah.

"Aku rasa ... dia sudah terlalu banyak menghabiskan energi spiritualnya, sehingga ia menyadari bahwa dirinya tak mempunyai kesempatan untuk bisa mengalahkan Liu Gu dengan kondisinya saat ini!" ujar Xiao Yu.

Namun, di saat keheningan sedang berlangsung. Tiba-tiba Lin Bing kembali berbicara kepada Yan Jian.

"Jian! Sesuatu yang aku rasakan saat itu, berasal dari pedang di tangan Liu Gu! Jika kau bisa mendapatkan pedang itu, maka aku bisa membantumu untuk mendapatkan kekuatan yang sangat kuat." ujar Lin Bing dari alam kesadaran Yan Jian.

"Pedang? Maksudmu ... Pedang hitam itu?" sahut Yan Jian.

"Ya, benar! Tapi bukan karna pedangnya yang berharga, melainkan sesuatu yang bersemayam di dalam pedang itu yang sangat berharga, dan aku yakin, aku bisa membantumu menaklukan sosok yang bersemayam di dalam pedang itu." tegas Lin Bing.

"Karna kau telah berkata seperti itu, maka aku pasti akan mendapatkannya!" jawab Yan Jian.

Di tengah Arena Pertarungan. Liu Gu merasa kesal terhadap Shi Wang yang memutuskan untuk menyerah sebelum bertanding.

"Kau sangat kuat! Kenapa kau menyerah? Bertarunglah denganku!" kata Liu Gu dengan nada yang meninggi.

Shi Wang kembali membungkukkan tubuhnya, lalu berbicara; "Maaf Tuan Muda Liu Gu! Energi spiritual yang aku miliki telah terkuras habis dalam pertarungan sebelumnya, jadi, aku memilih untuk menyerah. Tetapi, jika kemudian hari masih ada kesempatan ini, maka aku akan menerimanya!" ujar Shi Wang, ramah.

Namun, itu membuat Liu Gu marah!

"Lemah! Dasar para pecundang yang tidak berguna! Sia-sia aku menunggu kalian di puncak, ternyata yang menjadi juara hanyalah seorang sampah!" cacian Liu Gu benar-benar merendahkan Shi Wang.

Saat itu, Liu Gu juga mengatakan bahwa kompetisi kecil itu bukanlah ajang untuk mencarikan menantu untuk keluarga Liu. Melainkan demi melihat kemampuan generasi muda tahun ini, guna Liu Gu yang akan ikut serta dalam kompetisi Provinsi Chang Yuan satu tahun mendatang. Demi memastikan dia memiliki kemampuan untuk bersaing dalam kompetisi tersebut, dia mengadakan kompetisi yang mencakup orang-orang disekitar Desa Sungai Panjang.

Namun, Yan Jian tiba-tiba naik ke atas arena, lalu ia berbicara, "Aku ingin menantang Tuan Muda Liu Gu!" ucap Yan Jian dengan nada yang dingin.

1
Wang Chen
Mantap
Brogan
katanya mau berlatih 30 thn tp.tdk jadi, dasar anjing lu thor
Brogan
IDIOT
kamu gak akan dpt like thor, ceritamu idiot
APRILAH: mwehehe, maafkan kak, masih pemula 🙏
total 1 replies
Brogan
waktu 1 minggu utk mngumpulkan org, 1 minggu sama dgn 7 thn berkultivasi di ruang terpisah, wktu 7 thn trbuang percuma... IDIOT ohh IDIOT
YaN Nie
Raja Gabruk Bintang 8 kayaknya harus minum obat sakit kepala Bintang 7 🤣🤣🤣
YaN Nie
Ada perempuan cantik.. Suka..
Ada perempuan cantik.. Suka..
Akhirnya.. Istrinya Segudang... 🤪🤪🤪
Brogan
terlalu banyak omon2
Garuda Phoenix
good
azizan zizan
nah hancur sudah bongkar segalanya... jika di awal sudah bersangkut dengan perempuan hancur sudah udah lah mcnya lemah udah Sok Sok an mau balas dendam payah ini... berkultivasi bagi kuat dulu lah sekurang-kurangnya tanah raja petarung baru keluar mau balas kek mau bercucuk tanam kek apa lah itu.. ini mah di Sentil dikit aja terbang...haduhhh
Aji L
memgecewakan..
APRILAH: 🙏🙏/Pray//Pray/
total 1 replies
azizan zizan
nama watak berubah ubah padahal satu sosok... yang bener lah Woi Thor kali Yun xi ya Yun xi lah ngapain jadi Lin Bing pulak yang bener masak buah belimbing mau Manggol jambu aneh lah gitu tak singkron namanya...tolol...
APRILAH: jadi beda orang kak antara Lin Bing dan Yun Xi.
total 2 replies
Brogan
andaikan 1 bln pemulihan dia gunakan waktu itu utk berlatih di cincin ruang, hasilnya psti dia jadi kuat,, dasar author goblok, akhirnya mc jd tolol jg
Brogan
mampooss, mc goblok sprti author.
ada lesempatan prbedaan waktu di cincin ruang, bukannya latihan smpai benar2 kuat tp.sok.hebat
Yurnalis Uwak
outhornya yg oonnn
Agustina Titin
dasar kk tidak bisa di harap suka bikin masalah mending kuat
Borneo
sprti anjing aja, terlalu dramatis
Borneo
knp gak kultivasi selama 30 thn aja, kan di dunia luar bru 1 bln
Borneo
menggendong bodoh, bukan memangku
Borneo
author yg bodoh akan mnghasilkan mc yg bodoh
Borneo
ada cincin ruang yg ada dunia kecil tdk dipakai utk brsembunyi.
BODOH
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!