NovelToon NovelToon
Sekolah Kok Menikah

Sekolah Kok Menikah

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Dijodohkan Orang Tua / Romantis
Popularitas:1.4k
Nilai: 5
Nama Author: Rofiwan

Alfina dan Alfino teman masa kecil yang selalu bertengkar jika berada di dalam satu kelas.

Fina mempunyai tambatan hati bernama Choki, sedangkan Fino memiliki Anjani, hubungan itu tidak berarti sama sekali ketika kedua orang tua memaksa mereka untuk menikah muda.

Fina membuat perjanjian setelah pernikahan, Jika disekolah menjaga jarak, jika dirumah berperan layaknya pasutri. Tujuan Fina buat janji karena untuk melindungi Fino dari gangguan Choki.

Pada akhirnya perjanjian yang Fina buat seakan masuk ke perangkap nya sendiri. Fina semakin di ganggu oleh Choki, sedangkan Fino semakin dekat dengan Anjani.

Apakah Fina bertahan dengan janji yang sudah ia buat, jika kalau tidak bertahan bagaimana kisah mereka membina sebuah pernikahan itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rofiwan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 22.

Dua pasang suami istri itu sekarang sudah berada didalam satu studio.

Sejak lampu studio dimatikan bersamaan dengan film yang sudah diputar, kedua perempuan itu justru berkompetisi siapa yang paling romantis diantara mereka. Dari pada laki-laki yang terlihat cuek ketika istri dari mereka terus nempel-nempel di lengan nya seperti ulet bulu.

Fino mengingatkan kalau ruangan ini ada cctv yang secara langsung di tonton dari ruang keamanan. Jika saja si perempuan bertindak lebih agresif, takutnya petugas keamanan itu datang untuk menegur.

Fina mrengkel, di nasehatin justru menarik tangan Fino tetap menjadi sandaran untuk pipi nya.

Sekali lagi Fina mendelik ke arah Eca yang tiba-tiba berciuman bibir dengan Choki, pasti nya Fina akan melakukan hal yang sama.

Fina merubah paksa sudut pandang Fino menjadi menatap ke arahnya. Tanpa hitungan detik saja, Fina langsung melumat bibir Fino seperti mengulum permen karet di dalam mulut.

Kelakuan itu jelas membuat pasangan yang duduk disampingnya langsung terkekeh geli.

"Itu mereka ngapain si dari tadi ngikutin kita mulu?" Tanya Choki ke Eca.

Eca langsung membisikkan sesuatu ke Choki. "Tadi saya dengan Fina sudah sepakat siapa diantara kita yang paling romantis. Yang kalah akan traktir beli bakso mercon"

"Lah sih, tapi kau harus ingat tempat Eca, kita berada di tempat umum" Choki menegurnya.

"Hm yaudah" Eca langsung terdiam bersedekap dada dengan bibir memanyun sebal, disini Choki membelai kepala Eca dengan lembut. Jelas Keadaan ini terjadi secara alami. Berbeda dengan sepasang suami istri yang berada di sebelah tempat duduk nya.

Bahkan terlihat ada gerakan dari tangan Fina yang lagi menggerakkan salah satu tangan Fino untuk mengelus kepala nya. "Kau enggak peka sekali si kalau saya mau dimanja!" Ketus Fina pada Fino.

"..." Fino terdiam seraya melihat curiga pada kelakuan Fina saat ini.

"Ayo cepat elus kepala saya, biar saya bisa makan bakso mercon gratis" Kata Fina lagi.

Dari pada menurut, Fino lebih milih bertanya kepada Fina. "Makan bakso gratis? Siapa yang mentraktir kamu?"

"Saya Fin" Timpal Eca dengan nada pelan. Ia tau situasi mengingat berada di dalam studio. Yang artinya tidak boleh berisik dalam hal apa pun.

"Biar saya aja yang belikan bakso itu, kau gak usah mentraktir istri saya" Fino menjawabnya dengan nada cukup tinggi yang membuat hampir seluruh pengunjung di dalam studio itu mengamuk. Kalau tidak cepat satu detik saja Choki menegurnya untuk tidak bicara pada saat film itu masih diputar. "Kalian jangan berisik, fokus aja dulu nonton nya"

"..." Kedua perempuan itu terdiam. Kini tidak ada lagi kompetisi dari mereka yang akan memperebutkan traktiran bakso mercon.

Pada akhirnya, pihak laki-laki lah yang mentraktir kedua perempuan tersebut.

Di tempat kedai bakso ternama di kota itu, kedua mata perempuan nampak berbinar mendapati bakso yang dipesan Choki dengan Fino sudah datang ke meja makan nya.

Mereka menyambut antusias beberapa menit sebelum pasangan lainnya datang.

"Niko, Rahma?" Sapa Fina menyambut mereka yang datang.

"Kebetulan tadi kita lewat gak sengaja melihat Kalian, makanya kita mampir kesini" Hal itulah yang membuat Rahma menyuruh Niko untuk mampir ke kedai karena adanya Choki yang tengah bersama mereka. Ditambah lagi ada Eca juga.

"Ini kok kalian barengan? Kalian tidak sengaja bertemu atau memang sengaja untuk ketemuan?" Tanya Rahma.

Jawaban nya jelas tidak ada yang benar, dari situlah Fina menjawab. "Kita lagi double date"

Secara, kening Rahma langsung mengerut, terlebih hubungan diantara mereka yang Rahma tahu tidak seperti yang sekarang.

"Ada apa dengan kalian?" Tanya Rahma lagi.

"Kita memilih untuk berteman dari pada musuhan Ma" Jawab Fina. Sedetik dari itu Rahma langsung bilang. "Enggak boleh, saya takut kalau kau diapa-apain sama mereka"

Selain dari ucapan, Rahma bertindak agresif saat merebut tempat duduk yang sedang di tempati Eca. Disitu Eca hampir terjatuh dari bangkunya kalau tidak cepat Choki menahan tangan nya.

"Saya mau makan, kalian kalau mau makan duduklah di meja lain" Pinta Rahma yang perkataan nya tertuju untuk Eca.

"Mau main-main nih orang" Gumam Eca menarik nafas, sebelum ia melanjutkan kalimat yang sempat terjeda. "Oke siap, dari pada kita disini, lebih baik kita pulang" Kata Eca lalu mendelik ke arah Choki. "Kita bungkus saja bakso nya mas" Lanjutnya dengan kesal.

Sebelum itu, Eca merubah nada bicara nya yang semula tinggi menjadi lembut. "Fin, kita pulang dulu ya. Sekali lagi makasih untuk hari ini, kapan-kapan kita double date lagi ya"

"Iya siap Eca, hati-hati dijalan ya" Jawab Fina.

Rahma langsung sewot dengan tingkah laku Fina. "Fina, kamu tuh sadar gak sih mereka tuh sudah jahat sama kamu, kenapa kamu mau aja ngajak mereka main?!"

"Bukan saya yang ngajak, tapi mereka."

"Dari pada double date sama mereka, ya mending double date sama kita saja" Kata Rahma dengan keegoisan nya.

"Iya-iya" Jawab Fina malas.

Melihat wajah Fina yang sudah bete, Fino tiba-tiba bangkit dari tempat duduk. "Kita lupa mau ada urusan keluarga, ayo Fin pulang"

To be continue,

1
Queen Aisyah
dijodohin ama Fina malah sok jual mahal, maunya di jodohin sama mama ya Jan🤭
Queen Aisyah
janur kuning sudah melengkung kali An, kalau kau tau nangis pasti/Sweat/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!