NovelToon NovelToon
Bukan Suami Rahasia

Bukan Suami Rahasia

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:51.8k
Nilai: 5
Nama Author: El Viena2106

Pernah di khianati oleh Wanita yang dicintainya, Membuat Kaivan menutup hati pada semua wanita karena rasa traumanya.

Tapi siapa yang menyangka, Kalau dia harus terseret dalam hubungan percintaan putri majikannya. Kaivan harus diminta menggantikan sang calon pengantin pria yang merupakan asisten majikannya itu dalam sebuah pernikahan yang telah disiapkan.

"Kamu yang telah mengakadku.. Dalam pernikahan ini, Tidak ada suami pengganti atau suami rahasia.. Mulai sekarang kamu adalah suamiku yang sah.." Raisha Azzaira Pangestu.

"Saya berjanji akan menjaga pernikahan ini dengan baik. Dan saya juga akan berusaha belajar mencintaimu.." Kaivan Anugerah.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon El Viena2106, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sikap Abai Raisha

Hans mengantarkan Ajeng dan Haura pulang kerumahnya terlebih dahulu. Setelah itu, Pria yang tidak tahu tentang pembatalan pernikahannya tersebut langsung pamit pulang.

Haura sudah tidur dan Ajeng sudah menidurkan bocah itu didalam kamarnya.

"Gak mau mampir dulu kamu Hans?" Hans menggelengkan kepalanya.

"Enggak usah mbak.. Hans langsung pulang aja. Ada sesuatu penting yang masih harus aku bahas. " Katanya. Pria tersebut berbalik badan hendak pergi..

"Hans.." Ajeng menahan lengan adik dari mendiang suaminya itu.

"Apalagi mbak?

"Mbak cuma mau berpesan sama kamu.. Jangan marahi Raisha ya.. Menurut mbak, Apa yang dia lakukan itu wajar.. Wanita mana yang tidak cemburu kalau calon suaminya selalu mementingkan wanita lain.. " Kata Ajeng menarik simpati Hans wajah sedihnya itu. Hans menggenggam tangan Ajeng.

"Mbak, Tapi apa yang dilakukan Raisha itu memang sudah keterlaluan! Lagipula aku gak lebih mementingkan wanita lain kok. Yang aku pentingi itu mbak, Bukan wanita lain.. Raisha saja yang seperti anak kecil. Dia itu terlalu cemburu.." Ajeng terdiam dengan senyum yang tertahan.

"Tapi Hans, Gimana kalau nanti Raisha datang ke aku dan marah-marah lagi.. " Pria itu menggelengkan kepalanya.

"Gak akan mbak.. Mbak yakin ke aku.." Usai mengatakan itu, Hans kembali pamit pulang. Ajeng yang di tinggal Hans pun tersenyum.

"Aku itu hanya butuh kau sebagai ATM ku saja Hans.. Aku hanya butuh itu. Kalau tidak aku jerat, Aku tidak akan hidup nyaman.. Dan setelah kau menikah dengan Raisha, Aku yakin kalau kau juga akan dapat sebagian harta dari keluarga wanita yang kaya raya itu.. Yang dinikahi adalah Raisha dan yang menikmati adalah aku.." Monolog Ajeng seorang diri. Wanita itu beranggapan kalau Hans menikah dengan Raisha, Hans akan mendapatkan sebagian harta dari Papa Damian. Kemudian setelah itu, Barulah Ajeng yang akan menghabiskan uang dari pria yang merupakan adik iparnya itu.

Sungguh kepercayaan diri yang sangat tinggi sekali. Memangnya siapa Hans sampai Papa Damian akan memberikan sebagian hartanya.

"Tapi sebelum itu, Aku akan buat kau malu Raisha.. Lihat saja.." Ucapnya dengan tersenyum licik. Sepertinya wanita itu sudah punya rencana lain yang entah apa itu.

Mengingat ucapan Raisha beberapa waktu yang lalu Ajeng sungguh merasa sangat sakit hati sekali. Baru kali ini dia dibuat tak berkutik oleh ucapan seseorang.

Padahal apa yang dikatakan Raisha memang ada benarnya bukan? Untuk apa Ajeng memamerkan tentang hubungan panasnya dengan Hans? Apa yang perlu dibanggakan oleh hubungan yang seperti itu?

Walaupun nanti Ajeng hamil, Anak yang dikandungnya tidak bernasabkan pada Hans melainkan pada dirinya. Semua yang dikatakan Raisha benar apa adanya. Ajeng saja yang terlalu terbawa perasaan dan Ajeng merasa dia tidak salah sekali. Wanita seperti Ajeng inikan memang tidak punya malu, Jadi wajar saja..

...****************...

Berulang kali Hans menghubungi Raisha namun tidak bisa. Panggilan Hans pada nomor Raisha tidak terhubung sama sekali. Mengirim pesan pun juga tidak bisa dan hanya centang satu saja.

"Apa jangan-jangan Raisha memblokir nomorku?" Hans langsung menancap gas mobilnya ke kediaman Papa Damian. Dia datang ingin bertemu dengan Raisha dan bertanya apakah benar yang dikatakan Ajeng kalau Raisha melarang Ajeng agar segera menjauh dari dirinya.

Hans memasuki gerbang tanpa ada sambutan. Baru hendak mengetuk pintu utama, Seorang pelayan tiba-tiba saja muncul.

"Cari siapa?" Tanya pelayan itu datar. Hans tersenyum..

"Calon istriku.. Raisha, Dia ada?"

"Calon istri? Dih.. " Pelayan itu berdecih dalam hati.

"Cari Non Raisha.. Non Raisha lagi ada di klinik.. Banyak pasien.. " Jawab pelayan itu dengan ekspresi kaku. Hans datang mencari Raisha namun wanita itu tidak ada melainkan ada dikliniknya.

"Ya sudah kalau begitu.." Hans kembali pergi. Untuk kali ini dia merasa aneh sekali dengan respon para pekerja yang ada di kediaman Papa Damian. Biasanya kalau dia datang dia disambut dengan baik dan ramah oleh mereka. Tapi sekarang, Semuanya abai dan tak peduli. Pelayan tadi saja responnya juga kaku sekali.

"Mungkin hanya perasaan ku saja. Sebentar lagi aku akan jadi menantu dirumah ini. Berani melawanku? Pecat..." Kata Hans dengan sisi kepercayaannya.

Hans kembali melajukan kendaraan roda empatnya ke klinik Raisha dimana wanita itu bekerja melayani hewan peliharaan orang yang sedang sakit, Terkena virus atau yang lainnya.

Begitu sampai, Hans langsung turun dan masuk. Begitu banyak pasien yang antre disana. Dan semua pasiennya bukan manusia melainkan mereka yang membawa hewan peliharaannya.

Adapula diantara mereka yang membawa kucing, Hamster, Anak harimau bahkan anjing juga. Entah apanya yang akan diperiksa dan diobati, Hans tak peduli sama sekali. Niatnya datang kesini hanya untuk bertemu dengan Raisha, Itu saja.

Tak mau menunggu terlalu lama, Hans langsung hendak masuk namun dilarang oleh yang lainnya.

"Sabar dong Mas.. Antre dulu. Malah nyelonong aja..

"Tapi aku bukan..

"Antre woy..." Hans berdecak kesal dan duduk dikursi paling ujung.

"Tau.. Ini antre dari tadi.." Omel orang-orang itu.

"Mas kesini mau periksa? Tapi gak bawa hewan? Mas disini klinik dokter hewan Mas.. " Kata orang itu. Hans semakin kesal saja sungguh rasanya dia ingin marah.

"Saya kesini mau ketemu dokternya Mbak.. Bukan mau periksa hewan.." Jawab Hans ketus. Wanita itu hanya ber-oh saja.

Seseorang wanita melirik sinis Hans yang duduk menunggu itu kemudian wanita tersebut masuk keruangan dimana Raisha berada.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

"Semoga cepat sembuh ya .." Raisha baru saja mengobati kucing lucu. Katanya hewan berbulu itu tengah sakit telinga makanya langsung dibawa ke klinik Raisha. Sebuah klinik khusus hewan karena Raisha memang seorang dokter hewan. Raisha elus kucing tersebut, Kasihan.. Imut sekali bikin gemas tapi sakit telinga. Pasti sangat menyiksa.

"Terima kasih ya dok.. Kalau begitu saja Permisi. " Raisha mengangguk tersenyum. Wanita yang merupakan pasiennya itupun segera keluar..

"Panggilan untuk antrean selanjutnya.."

Ceklek

"Didepan ada Hans.." Ucap Sisi, Seorang wanita yang menjadi asisten Raisha di klinik dokter hewan ini.

Raisha menghentikan pergerakannya. Dia menatap Sisi..

"Udah biarkan saja..

"Kayaknya dia mau ketemu kamu deh.."

"Biarkan saja dia.. Selesaikan dulu nomor antreannya dan jangan biarkan dia masuk.. " Ucap Raisha tegas.

"Mau apa pria itu datang kesini?. Pasti ada sangkut pautnya dengan Ajeng.." Monolog Raisha. Ia sudah yakin kalau semua itu pasti ada hubungannya dengan Ajeng.

Sementara itu, Sudah hampir tiga jam Hans menunggu pasien tuntas. Karena dia tidak di izinkan masuk sebelum Raisha selesai dengan tugasnya.

Setelah cukup lama Hans menunggu, Akhirnya dia bisa bertemu dengan Raisha. Wanita itu baru saja keluar dari ruangannya dan sepertinya hendak pulang.

Bahkan Raisha melangkah melewati Hans. Wanita itu benar-benar mengabaikan Hans yang sejak tadi duduk lama menunggunya.

"Dek..

Raisha tak peduli, Ia terus melangkah menuju kendaraan roda empatnya. Raisha membuka pintu mobil namun Hans mencegahnya dengan kembali menutup pintu mobil tersebut.

"Ada apa? " Hans diam, Selain ia merasa aneh dengan para pekerja dirumah Calon mertuanya. Hans juga merasa aneh dengan sikap Raisha kali ini.

"Dek.. Mas dari tadi nungguin kamu. Ada sesuatu yang ingin Mas sampaikan..

"Apa?

"Mbak Ajeng, Kamu ngomong apa aja ke dia sampai dia nangis.." Raisha menatap Hans datar.

"Memang dia bilang apa ke kamu?" Hans menghela nafas panjang.

"Dia bilang katanya kalau kamu larang dia buat jangan dekat-dekat aku lagi. Dek, Sudahi cemburu gak jelas kamu itu. Aku dan Mbak Ajeng itu cuma..

"Dan kamu percaya?" Hans kembali terdiam.

"Aku tanya sekali lagi, Dan kamu percaya sama semua ucapannya?

"Dek.. Mbak Ajeng itu..

"Jadi gini, Misalkan ada orang yang nuduh kamu tanpa adanya bukti dan hanya sekedar ucapan apa yang akan kamu lakukan?" Tanya Raisha seketika membuat Hans bungkam. Raisha maju satu langkah..

"Jadi kamu datang kesini cuma mau bahas itu.. Ingat ya? Aku gak tertarik sama sekali membahas wanita lain.. Kalau kamu masih ingin pernikahan kita berlanjut. Berhenti membahas wanita lain.. Karena aku muak!! Sepertinya kamu memang lebih percaya wanita lain daripada aku yang Calon istri kamu.. Terserah kamu kalau gitu. Jangan sampai ada kesalahpahaman yang makin melebar hingga buat aku tak segan batalkan pernikahan kita.." Setelah itu, Raisha masuk ke mobilnya.

Braakk!!

"Lihat saja Hans.. Aku akan bongkar semuanya apabila waktunya tiba..

TBC

1
Chandra Dewi
ceritanya bagus dan menarik
aku
davina berarti, istri davin. sp adeknya, alya kah??
Mama Bila😘❤️: Davina adik Davin kk.. Istrinya Cinderella
total 1 replies
Meliandriyani Sumardi
lancar kai..sampai akad nikah nanti..penasaran sama hans bagaimana responnya nih🤣🤣
Dew666
💟💟💟
Evi alvian
Alhamdulillah acara lamaran lancar dan diterima oleh papa Damian...dan buat Hans gigit jari deh gak jadi nikah🤭😂
Putrii Marfuah
Steve, jangan sedih ya kalau ternyata dia adalah raisha yang sama, wanita yang kamu suka
Lucy
Lamaran kai ke Raisha berjalan dgn baik dan diterima oleh papa Damian👍👍dan untuk Hans ntar kau menyesal tiada guna🤭bela trus ipar maut mu itu🤣🤣🤣
Arin
Kalau Hans tenang tapi menghanyutkan🤣🤣🤣🤣
Ayudya
lamaran yg sah buat raisha
Nice1808
Akhirnya lamaran di terima dgn baik oleh klurga Raisha👍👍dan untuk hans menyesal tiada guna🤣🤣🤣🤣
Retno Harningsih
up
@E𝆯⃟🚀BuNdAιиɑ͜͡✦⍣⃝కꫝ🎸🇵🇸
semoga lancar hingga akhir. nyesal kuadrat kamu, Hans.
Ariany Sudjana
puji Tuhan, lancar semua yah kaivan dan Raisha
Uba Muhammad Al-varo
itulah buah kesabaran yang didapatkan Kaivan setelah sekian lama berpisah dan tak tahu dengan keluarga yang sebenarnya tapi penasaran dulu pas Kaivan terbawa arus gimana ceritanya sampai ada orang yang menolongnya juga🤔🤔🤔tapi iya udah lah yang penting Kaivan udah bahagia bersama keluarga kandungnya
@E𝆯⃟🚀BuNdAιиɑ͜͡✦⍣⃝కꫝ🎸🇵🇸
mengharukan sekali... 🥹🥹
Teh Euis Tea
ikut terharu aku🥹
Ayudya
gimana ni reaksi Raisha kalau tau kaivan anak orang kaya
Norazlina Ali
aaaaaaw...comel😍😍😍
Sindy Sintia
aku kira jawaban kai, maaf ma KAI akan berusaha terbiasa dgn sebutan Aksa gitu
Tini Uje
bawa ortu kaivan kerumah org yg brjasa menolong nya thor
Tini Uje: maksud nya kluarga nalendra gitu lok kk 😁
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!