NovelToon NovelToon
Karena Tuhan Kita Berbeda

Karena Tuhan Kita Berbeda

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Anak Genius / Cinta pada Pandangan Pertama
Popularitas:198
Nilai: 5
Nama Author: Mie Atah

ratu elok Syakira berasal dari indonesia yang berjuang sendiri di kota besar tianji yang berusaha menyembunyikan identitas aslinya karena masa kecil yang pahit,Xiao mei itulah nama sehari harinya.

bangkit sendiri dari keterpurukan yang di berikan oleh paman nya sendiri bertahan hingga masa sekolah menengah selesai,lalu pergi ke kota dimana tidak ada di pikirannya


Xing Jian hao seorang artis populer tinggi tampan,mapan dan play boy salah satu kelebihannya ,anak satu satunya dari pasangan Xing Deming dan Wang mei ,kehidupan yang bebas seperti tidak memiliki beban dalam hidupnya ,berpetualang dalam dunia hiburan yang selalu di kelilingi wanita cantik

apa jadinya jika ia bertemu dengan wanita yang acuh padanya ???
apakah Jian akan membencinya,,, atau jatuh cinta ????



selamat datang di novel kedua mie atah

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mie Atah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

21.hidup sungguhan

Di jam makan siang cafe mazaj selalu ramai pengunjung,nmereka yang menyukai makanan indonesia berbondong bondong agar bisa mendapatkan menu dari cafe mazaj

semua pengunjung yang datang sedang membicarakan gosip yang sedang tranding di jagat Maya

Bukan hanya pengunjung , karyawan cafe mazaj pun ikut bergosip mengenai berita yang beredar

" kalau aku jadi Jian hao ,,aku gak perlu kerja keras duduk aja dirumah gak apa apa," ucap Ying hua sambil ngutak Atik ponselnya

Mingjie menggeleng " kenyataan nya kamu bukan Jian hao,,haha" ucap mingjie ,Ying hua langsung menutup mulut mingjie yang sedang terbuka menertawakannya

" berisik ,,!!! " ucap yin hua mingjie segera melipat bibirnya kedalam dan melirik semua pengunjung memastikan agar makan siang mereka tidak terganggu oleh tawanya

" kak liat deh,,," ucap Yin hua mengarahkan ponselnya pada Meimei yang darit Adi terdiam mendengarkan Ying hua dan mingjie bergosip

" apa,,??" tanta Meimei

" Jian hao,,,aktor tampan yang sekarang sedang ramai di perbincangkan ,,ternyata benar anak nya tuan Xing Deming,,,uuuu seru banget hidupnya ya.,,udah artis terkenal,kaya raya ,,," ucap Yong Hua membayangkan kehidupan Jian hao

Meimei mendorong kepala yin hua dengan telunjuknya " belum tentu senang,," ucap Meimei didepan wajah Yin hua,mingjie mengangguk setuju dengan perkataan Meimei

" ah masa ,," ucap yin Hua tidak percaya

" semua yang kita lihat belum tentu benar adanya yin,,, kesenangan itu hanya terlihat dari mata kamu,,belum tentu mereka menikmati hidupnya karena bergelimang harta ,,,buktinya lihat sekarang,,,bagaimana kehidupan mereka di dunia Maya " ucap Meimei " pusing,,, " lanjut nya sewot

Yin hua dan mingjie saling tatap ( kenapa kak mei )begitulah arti dari isyarat tatapan mereka berdua

setelah mengatakan itu Meimei terdiam pulpen yang ada di tangannya di putar putar seperti fikirannya yang saat ini sedang memikirkan Jian hao yang sedang berada di rumahnya ,Meimei mengingat bagaimana Jian hao datang ke rumahnya dalam keadaan babak belur dan itu dilakukan oleh ayah nya sendiri

Seorang xing deming yang mereka eluh kan sebagai sosok yang kaya raya , citra baik di hadapan publik mampu ia kendalikan tapi kenyataannya " haaaahhhhh,,," Meimei tiba tiba membuang nafasnya pelan

Trrriiingggg

Telfon cafe berbunyi

" hallo selamat siang ,,,,cafe mazaj" ucap yin hua

" apa,,,Meimei ,," tanya yin Hua menjauhkan gagang telpon nya dan melihat Meimei

" nanyain kakak,," ucap yin hua memberikan gagang telpon nya kepada Meimei

" halo " jawab Meimei

" Xiao mei " suara dari seberang

Meimei tersadar setelah mendengar suara yang akhir akhir ini membersamai nya

" hei " ucap Meimei

" aku sudah membeli beberapa pakaian ,,,kurirnya sebentar lagi akan sampai ,,,eemmm boleh aku meminta tolong lagi ,,??" tanya Jian hao ragu

" oh,tentu silahkan " jawab Meimei

" baik,,tolong ambilkan ,,,kau tau aku tidak bisa bertemu orang lain dulu untuk sementara ini " ucap Jian hao pelan

" ya " jawab Meimei singkat menutup teleponnya

Di rumah Meimei Jian hao sedang menahan rasa malu nya mati Matian

" sial,,,Jian apa apaan ini,,,!! Seumur hidup mu,,!!! Kau membeli pakaian menggunakan uang seorang perempuan ,,!!!! Astagaaaaa,,,!!!"

ucap Jian hao memeluk erat bantal kursi ,

Bug

Bug

Bantal menjadi sasaran empuk Jian Hao untuk menyalurkan rasa malunya " aku harus cepat menyelesaikan masalah ini ,,," ucap Jian hao serius.

Tok

Tok

" jiaann " panggil Meimei dari luar

" ia masuk lah,," ucap Jian hao,Meimei masuk dengan tersenyum " kenapa seperti ini rumah miliku,,??" tanya Jian Hao sedikit gugup karena Meimei tersenyum

" hehe tidak apa apa " ucap Meimei " ini ,,,tapi kurir nya belum pulang dia masih menunggu " ucap Meimei lagi

" hehe ia aku belum bayar " ucap Jian hao menggaruk kepalanya yang tidak gatal untuk mengurangi rasa malunya

" kenapa,,??" tanya Meimei

" aku,,,emmm,,aku tidak punya uang he,,aku juga tidak tau kata sandi Alipay mu ," ucap Jian hao pelan

" astaga,,,, sini mana ponselku ,,??" pinta Meimei

Jian hao memberikan ponsel Meimei yang seharian ini menemaninya ,setelah menerima ponselnya Meimei berlalu untuk melakukan pembayaran

Jian hao membuka belanjaan nya dan mengambil satu baju kaos hitam dan celana dasar dengan warna krem

" JIAN HAOOOOOO,,,!!!! " panggil Meimei keras

" yaaa,,,sebentar ,,aku sedang di kamar mandi,,!!" jawab Jian hao tidak kalah keras

wajah Meimei sangat tidak bersahabat " astaghfirullah ,,,huh,,, astaghfirullah,,,sabar mei,,tarik nafas ,,,,pyuuuhhhhh " Meimei memilih duduk di atas sofa single melipat kedua tangannya menunggu Jian hao keluar dari kamar mandi

" ada apa,,??" tanya Jian hao

" ada apa,,??" ucap Meimei mengulang pertanyaan Jian hao " lihat,,!!" ucap Meimei memperlihatkan hasil pembayaran baju Jian hao

" ia aku sudah melihat nya ,,ada apa,,???" tanya Jian Hao lagi

" ada apa,?? Kamu serius tanya ada apa,,,lihat nominal yang harus aku bayar ,,!!!"

" em,,,aku tidak mengerti ,,ada apa,,??" tanya Jian hao mulai takut melihat ekspresi Meimei

" JIAN APA APAAN KAU INI,,!!! BAJU APA YANG KAMU BELI SAMPAI MENGURAS ISI SALDO KU,,!!! "

" a,,aku,,aku membeli baju seperti biasanya ,," Jawa Jian hao gugup

" BIASA SEPERTI APA MAKSUD MU,,!!! LIHAT JIAAAANNNN AAAAA HUHUHUUUU UANG KUUUUU " Meimei menangis histeris ,hatinya miris melihat saldo yang benar benar terkuras habis hanya untuk membeli satu setel baju jain hao

Jian hao ketakutan melihat Meimei ," hei,,tenang "

" TENANG APA NYAA,,,APA NYA YANG HARUS TENANG ,,!!!"

" aku akan menggantinya " ucap Jian hao mengangkat kedua jarinya

" benarkah" ucap Meimei meredakan tangisnya

Jian Hao mengangguk yakin " ia benar,,aku akan menggantinya,,semua barang berhargaku ada di asisten lin,,nanti akan aku bayar dengan bunga,,aku bersumpah " ucap Jian hao benar benar ketakutan " sekarang bangun jangan seperti ini,," Jian hao membantu Meimei agar duduk dengan benar di atas sofa dan menuangkan satu gals air dan memberikannya kepada Meimei

" sudah tenang,,??" tanya Jian hao hati hati

Meimei mengangguk

Sruuuut

Meimei menarik ingusnya ,Jian hao segera mengambilkan tisu dan memberikannya kepada Meimei,tanpa rasa malu Meimei membuang ingusnya tepat di hadapan Jian hao

Bukan jijik Jian hao justru tertawa melihat tingkah Meimei yang apa adanya ,tangannya terangkat mengelus lembut kepala Meimei yang terbalut hijab

Beberapa detik pandangan mereka beradu dan terpaku ,Meimei menyadarinya dan segera memutuskan kontak mata antar mereka " lain kali kalau lagi numpang dan gak punya uang beli yang biasa aja,,,!!" ucap Meimei jutek membuang wajahnya dari hadapan Jian hao untuk mengurangi rasa malu dan menutupi wajahnya yang pasti memerah

" ya ,ya maaf kan aku yang tidak tau diri ini,,tapi bukan salah ku,," ucap Jian hao mulai memancing

" bukan salah mu,,!!! Lalu salah siapa,,??" tanya Meimei kesal

" salah saldo mu kenapa sedikit " ucap Jian hao

" Jian haoooo,,!!! " teriak Meimei berlari mengejar Jian hao yang sudah menghindar lebih dulu,rumah kecil menjadi saksi Meimei dan Jian hao berlarian saling mengejar, tubuh Jian hao yang tinggi dan memiliki kaki panjang memudahkan Jian hao untuk menghindar dari kejaran Meimei

Meimei si kelinci masih berusaha untuk meraih Jian hao

Bruk

Jian hao terjatuh di atas lantai " au,,," ringisnya ,Meimei terduduk di samping jian hao dan memukul tubuh Jian hao dengan tangan kecilnya " hahahaha,,Xiao mei tangan kecil mu membuat ku geli hahahaha "

" Jian haooo,,,,kau menghina ya !!" meimei masih terus memukul Jian hao

Tawa Jian hao tidak berhenti,jika asisten Lin melihat pemandangan ini maka ia akan merasa bahwa hari ini adalah hari pertama melihat Jian hao tertawa lepas tanpa beban

" ampun ,,ampun,,baiklah aku bersalah maaf kan aku " ucap Jian hao saat melihat Meimei mulai kelelahan

" huh,,, awas kau ya,,!!" ancam Meimei berdiri

" jangan ,,,hah,,,lama lama bayar hutang nya ,,!!" ancam Meimei dengan nafas tersengal

" astaga,,,baik tuan putri ,,aku akan segera melunasi hutang ku " ucap Jian hao membantu membenarkan hijab Meimei yang sedikit berantakan

Meimei masih mengatur nafasnya dengan sesekali meminum air didalam gelas yang berada di genggamannya ,senyum Jian hao belum hilang pandangannya terpaku pada seorang wanita berhijab yang membuat dirinya seperti hidup sungguhan

Tidak ada Derama,tidak ada jaga image ,Meimei benar benar wanita sederhana yang apa adanya ,Meimei satu satunya wanita yang tidak menganggapnya seorang superstar

" besok aku akan pulang " ucap Jian hao

Meimei menatap Jian hao " apakah sudah lebih baik ,,??" tanya Meimei

" em,," Jian hao mengangguk " berkat dirimu ,," lanjut Jian hao tersenyum kecil melihat semburat merah dari pipi Meimei

" bukan,,,bukan karena aku,,,itu karena obat yang selalu kau minum secara rutin " elak Meimei

" tapi wajahmu sebagian masih ada yang membiru " ucap Meimei terlihat masih hawatir

" tidak apa ini bisa aku tutupi dengan make up "

Meimei mengangguk setuju " hemm,,apakah lapar,,??" tanya Meimei

" ya aku lapar ,,," jawab Jian hai " aku tidak bisa membayangkan jika aku lama disini mungkin semua otot ku akan hilang dan berganti lemak " canda Jian hao membuat Meimei tertawa ringan membayangkan Jian hao menjadi laki-laki yang gemuk

" maka jangan di bayangkan karena itu tidak mungkin,,,baiklah mau makan apa kita ,,??" tanya Meimei berjalan ke arah lemari es dan memeriksa isi kulkas nya

" apa saja,,apapun yang kamu buat aku pasti akan memakannya dengan hati senang " ucap Jian hao mengikuti Meimei dan duduk di kursi

" cih,,,bagus lah setidaknya kamu enggak rewel numpang di rumah orang " ucap Meimei bercanda lalu tersenyum

" apa yang akan kita masak hari ini ,,??" tanya Jian hao

" kita,,??" ulang Meimei meyakinkan

Jian hao mengangguk " ya kita,,aku ingin membantu mu ,,,ya semampu ku " lanjut Jian hao

Meimei mengangguk " baiklah tuan Jian hao ,,,tolong potong semua sayuran ini " ucap Meimei menyerahkan beberapa sayuran yang akan Meimei masak

Jian hao mengangguk dan mulai membantu Meimei, dengan tangan yang kaku dan penuh ke hati hatian, Jian hao memotong semua sayuran sesuai dengan instruksi yang sudah Meimei berikan

siang ini menu makanan mereka adalah sayur capcay dan ayam goreng mentega

" hati hati " ucap Meimei,tanpa mengalihkan pandangannya dari olahan ayam goreng

Jian hao mengangguk dan terus melakukan kegiatan nya ,walau beberapa sayuran terpotong dengan sangat tidak rapih ,kulit sayuran dan sisa potongan sayuran yang tidak terpakai berserakan dimana mana tapi Jian hao sangat menikmati perannya membantu Meimei

sesekali tawa mereka menggema menemani kegiatan memasak ,bercanda dengan beberapa sayuran,saling menjahili.

Masakan telah selesai Jian hao sudah duduk di atas kursi menunggu Meimei ,makan siang seadanya namun menggunakan bubuk cinta terlihat lebih dari seadanya .

Selamat membaca ♥️♥️♥️ dari othor untuk pembaca jangan lupa like dan komentar nya

Ma' aaciiw

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!