NovelToon NovelToon
System Pohon Ajaib Warisan Kakek

System Pohon Ajaib Warisan Kakek

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Mengubah Takdir / Dikelilingi wanita cantik
Popularitas:11.2k
Nilai: 5
Nama Author: ex

Lelah dengan kehidupan keras sebagai budak korporat di kota besar dan duka setelah kehilangan kedua orang tuanya, Lin Ye memutuskan untuk pulang ke Desa Qingshui, tempat kakeknya dulu tinggal.

Di sana, ia menemukan ladang dan rumah kakeknya yang sudah terbengkalai, kecuali sebatang pohon raksasa misterius di belakang rumah yang anehnya tetap subur dan hijau.

Saat tangan Lin Ye yang terluka menyentuh pohon tersebut, Sistem Warisan Alam yang terkunci sejak kematian kakeknya mendadak aktif, mengenali garis keturunannya sebagai pewaris sah.

Kini, dengan bantuan sistem yang memudahkan pekerjaan bertani dan kehadiran roh-roh alam fantasi, Lin Ye memulai kehidupan barunya yang santai namun penuh keajaiban untuk membangun kembali kejayaan ladang kakeknya, melawan intrik tetangga yang rakus, dan perlahan menjadi kaya raya di tengah kedamaian pedesaan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ex, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 21

Sesuatu yang sangat besar dan sangat berat baru saja menelan kailnya. Tarikannya jauh lebih kuat daripada Ikan Energi Kualitas Rendah yang dia tangkap kemarin. Benda di bawah air itu sama sekali tidak meronta ke kanan atau ke kiri seperti ikan pada umumnya, melainkan hanya menarik lurus ke dasar sungai seperti jangkar kapal yang berat.

"Benda apa ini? Kalau ini ikan, ukurannya pasti sebesar buaya," gumam Lin Ye sambil mengertakkan giginya.

"Tahan, Lin Ye. Jangan ditarik paksa, senarmu bisa putus. Ulur sedikit senarnya," teriak Paman Zhou yang kini berlari menghampiri Lin Ye, meninggalkan pancingannya sendiri karena terlalu penasaran.

"Tidak bisa diulur, Paman. Benda ini tidak mau bergerak. Saya harus menariknya dengan tenaga penuh," balas Lin Ye.

Menggunakan seluruh kekuatan fisiknya yang sudah ditingkatkan oleh sistem, Lin Ye menarik jorannya ke atas dan menggulung senarnya secara paksa. Pertarungan kekuatan itu berlangsung sengit. Suara napas Lin Ye terdengar berat. Sedikit demi sedikit, benda raksasa di dasar sungai itu mulai terangkat ke atas.

Air sungai di depan Lin Ye mulai bergejolak membentuk pusaran. Sebuah bayangan gelap berukuran besar mulai terlihat dari bawah permukaan air yang jernih.

Byur.

Lin Ye menarik jorannya dengan satu sentakan putus asa ke arah daratan.

Sebuah benda besar berbentuk kotak terpental keluar dari air sungai dan mendarat dengan suara debuman keras di atas hamparan batu kerikil di pinggir sungai. Benda itu sama sekali bukan ikan.

Lin Ye jatuh terduduk di atas batunya, terengah-engah mencari udara. Tangannya kebas. Paman Zhou berdiri kaku di sebelahnya, mulutnya terbuka lebar tanpa suara.

Di atas kerikil basah itu, tergeletak sebuah peti kecil berukuran sekitar empat puluh sentimeter. Peti itu terbuat dari logam gelap yang anehnya tidak berkarat sedikit pun, namun seluruh permukaannya dililit oleh akar tanaman air yang sangat tebal dan dipenuhi lumut hijau. Peti itu terlihat sangat kuno dan berat.

"Astaga naga. Sebuah peti harta karun? Di sungai Qingshui?" Paman Zhou akhirnya bersuara, nada suaranya bergetar karena syok. "Kamu memancing rongsokan yang luar biasa, Nak. Apakah ini sisa-sisa peninggalan zaman dinasti dulu?"

Lin Ye segera bangkit berdiri dan mendekati peti logam tersebut. Jantungnya berdebar kencang. Ini bukan rongsokan sejarah biasa. Instingnya mengatakan bahwa benda ini ditarik oleh sistem melalui umpan herbalnya.

Kail pancingnya tersangkut kuat pada rantai besi kecil yang melilit gembok peti tersebut. Lin Ye melepaskan kail itu dengan hati-hati.

"Boleh saya lihat, Lin Ye? Mungkin di dalamnya ada emas atau perhiasan kuno," kata Paman Zhou, rasa ingin tahunya mengalahkan sopan santun. Beberapa anak kecil yang tadi berenang juga mulai berlari mendekat untuk melihat.

"Tentu saja, Paman. Tapi sepertinya peti ini terkunci," jawab Lin Ye sambil mencoba menarik bagian penutup peti itu. Namun anehnya, saat tangan Lin Ye menyentuh gembok logam yang berlumut itu, gembok itu hancur menjadi debu abu-abu di tangannya, seolah segel sihirnya baru saja dilepaskan oleh sentuhan pengguna sistem.

Klak.

Penutup peti logam kuno itu terbuka sedikit.

Lin Ye menelan ludah. Dia menarik penutupnya ke atas.

Semua mata tertuju ke dalam peti. Paman Zhou menjulurkan lehernya. Namun, tidak ada kilauan emas atau tumpukan perhiasan berlian seperti yang mereka bayangkan.

Di dalam peti yang dilapisi kain beludru merah yang masih kering sempurna itu, hanya terdapat dua benda. Sebuah batu kristal sebesar kepalan tangan yang memancarkan cahaya biru yang sangat terang dan murni, dan sebuah kunci besar yang terbuat dari besi kuningan berat dengan pola ukiran yang sama persis dengan lempengan batu di dasar sumur Lin Ye.

"Hanya batu bersinar dan sebuah kunci berkarat," gumam Paman Zhou dengan nada kecewa yang tidak bisa disembunyikan. "Aku pikir kamu akan menjadi jutawan mendadak, Lin Ye. Ternyata hanya pernak-pernik aneh."

Namun, di mata Lin Ye, kedua benda itu bernilai lebih dari sekadar tumpukan emas.

Sring.

Layar hijau sistem meledak muncul di depan wajah Lin Ye dengan rentetan notifikasi berwarna emas yang menyilaukan.

"Keberuntungan Ekstrem Terdeteksi."

"Umpan Herbal Penarik Ikan bereaksi dengan anomali energi di dasar sungai."

"Pengguna berhasil memancing Item Kunci Warisan."

"Item 1: Batu Inti Air Murni."

"Deskripsi: Sumber energi berelemen air tingkat tinggi. Jika diletakkan di dasar sumber air atau sumur, akan memurnikan kualitas air secara absolut dan memberikan suplai mata air tanpa batas yang tidak akan pernah kering meski di musim kemarau panjang."

"Item 2: Kunci Gerbang Tambang Bawah Tanah."

"Deskripsi: Kunci fisik yang ditempa dari kuningan magis. Digunakan untuk membuka lempengan batu penyegel di dasar sumur yang mengarah ke area Tambang Warisan Keluarga Lin."

"Misi Utama Terbuka: Penjelajah Kedalaman Bumi."

"Tugas: Gunakan kunci untuk membuka gerbang tambang di dasar sumur, dan kumpulkan satu buah Bijih Besi Hitam dari kedalaman tambang."

"Hadiah Misi: 50 Koin Alam, Cetak Biru Modifikasi Cangkul Level 2."

Lin Ye menutup peti logam itu dengan cepat agar warga tidak melihat lebih jauh. Senyum kemenangan yang sangat lebar terukir di wajahnya. Dia baru saja menemukan kepingan puzzle terbesar yang menghubungkan semua misteri kakeknya.

"Memang bukan emas, Paman Zhou. Tapi benda peninggalan seperti ini punya nilai seni yang tinggi. Saya akan menyimpannya sebagai hiasan rumah," kata Lin Ye berbohong dengan lancar, menyembunyikan euforia di dadanya.

Lin Ye mengangkat peti berat itu dan memeluknya. Dia berpamitan pada Paman Zhou dan warga desa yang kebingungan, lalu melangkah pulang dengan tergesa-gesa. Malam ini, sebuah dunia baru di bawah tanah Desa Qingshui menunggu untuk dibuka.

1
Heri Susanto8246
😄😄 jadi ingat novel nelayan yang tidak pernah mendapatkan ikan saat memancing.
Gege
bukannya ada ruang penyimpanan sistem ya tor.. simpan saja sampe menggunung didalamnya...
Junior Ian
Bgus
Manusia Biasa
keren thor mekanik Sistem nya🤣 benar benar kaya game rpg
Manusia Biasa
jir kirain dapat ikan grade s atau gede🗿
Yui: harus out of the box kak/Smile/
total 1 replies
Amrye Jhon
next
Amrye Jhon
bagus
Amrye Jhon
mantap
Amrye Jhon
semangat
Amrye Jhon
lanjut
Amrye Jhon
next
Amrye Jhon
bagus
Amrye Jhon
mantap
Amrye Jhon
semangat
Amrye Jhon
lanjut
Amrye Jhon
next
Amrye Jhon
bagus
Amrye Jhon
mantap
Manusia Biasa
jir ada fitu memancing juga asik🤣
Manusia Biasa
wkwk
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!