NovelToon NovelToon
Abang Ojek Sultanku

Abang Ojek Sultanku

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Crazy Rich/Konglomerat
Popularitas:50.2k
Nilai: 5
Nama Author: Bunda RH

Riyanti Aryani adalah seorang gadis dari keluarga berada. Ia terpaksa jauh dari keluarganya lantaran ingin memenuhi cita-citanya. Sebelum tinggal di Surabaya, Riyanti atau lebih akrab dipanggil Riri itu sebelumnya kuliah di salah satu universitas di Malang. Setelah lulus, Riri diterima kerja di Surabaya. Ia ngekos di salah satu tempat kos yang cukup elit. Sebenarnya orang tuanya bisa saja membeliksnnya rumah di Surabaya, namun mereka khawatir Riri akan semakin betah di sana dan akan lupa pulang ke Lombok. Namun siapa sangka Riri bertemu dengan jodohnya di sana.

Sultan Ahmed Alfahrezi, anak sulung dari pasangan Windi dan Javier. Kegabutannya menjadi seorang driver ojek membuat dirinya akhirnya bertemu dengan jodohnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bunda RH, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dijemput ummi

Tiga hari kemudian.

Mama dan adik Riri sudah pulang ke Lombok. Selama beberapa hari ini Riri fokus dengan pekerjaan dan keluarganya itu. Dan selama itu pula ia tidak bertemu dengan Sultan. Sultan yang juga kebetulan saat ini sedang berada di luar negeri karena kepentingan perusahaan, harus mengesampingkan dulu perasaannya.

Riri baru saja pulang kerja. Fira pamit pulang duluan karena hari ini Riri lembur mengerjakan pekerjaan yang ia tinggalkan beberapa hari yang lalu. Trauma ikut ojek lain, akhirnya Riri memutuskan untuk menghubungi Sultan meski aplikasi ojeknya mati. Ia langsung menghubungi kontak wa-nya langsung. Namun ternyata nomer tersebut tidak aktif.

"Kok nggak aktif ya. Apa nggak ada kuota?" Gumamnya.

Riri pun menghubungi nomernya langsung, namun juga tidak aktif. Handphone tersebut memang tidak Sultan bawa.

"Duh... kok nggak aktif juga ya. Kemana sih bang Ahmed?"

Riri pun berdiri di depan kantornya. Kantor tersebut sudah sepi, hanya tinggal security. Namun tiba-tiba ada sebuah mobil yang berhenti di depannya.

Tin tin....

Kaca mobil belakang terbuka.

"Riyanti... "

"Bu Windi."

Riri sedikit terkejut karena ternyata yang ada di mobil tersebut adalah istri bos pusat.

"Selamat sore, bu."

"Selamat sore juga. Tapi ini sudah mau malam, kok kamu baru pulang?"

"Iya, saya harus lembur bu."

"Sekarang mau pulang?"

"Iya, bu."

"Kalau begitu ikut saya saja."

"Tapi jalannya tidak searah bu."

"Gampang, kita bikin searah."

"Tidak perlu, bu. Saya naik ojek saja."

Ummi tidak segan membukakan pintu untuk Riri.

"Ayo cepat masuk, ini mau hujan!"

Memang langit terlihat sangat gelap aa lagi ini sudah jam 6 lewat. Akhirnya Riri pun masuk ke dalam mobil. Ia tidak mungkin menolak lagi. Riri duduk di samping ummi. Ummi tersenyum senang saat Riri mau menerima ajakannya.

"Alamatmu di mana?"

Riri pun memberi tahukan alamatnya kepada pak sopir.

"Ibu dari mana tadi, kok bisa lewat kantor?"

"Biasa, ada arisan keluarga." Bohong ummi.

Padahal ummi memang sengaja lewat di depan kantor tersebut karena sudah mendapat informasi dari Leo. Awalnya ummi tidak menyangkan jika Sultan kenal dengan Riyanti. Bahkan ternyata menurut informasi dari Leo belakangan ini Sultan mencari informasi tentang Riyanti. Jadi kali ini ummi tidak mau menyiakan kesempatan untuk mendekati calon menantunya.Ummi juga tahu kalau beberapa hari yang lalu Riyanti mengalami kecelakaan, jadi ummi berinisiatif untuk menjemputnya.

"Riyanti, kamu sudah makan?"

"B-belum, bu."

"Kebetulan sekali, saya juga belum. Kita mampir makan dulu ya."

"Tidak perlu repot, bu."

"Nggak pa-pa. Kita mampir di restoran depan ya. "

"Iya bu."

Lebih baik Riri menurut saja.

Selama dalam perjalanan, keduanya asik ngobrol. Ummi merasa cocok dan nyambung ngobrol dengan Riri. Amerika ngobrol tentang makanan kesukaan dan dan hobi mereka layaknya sepantaran.

Ia mengabari Fira bahwa akan pulang agak malam karena masih menemani istri bos besar makan malam. Fira sendiri terkejut saat mengetahui Riri benar-benar pergi dengan istri bos besar.

"Beruntung sekali kamu, Ri. Siapa tahu setelah ini kamu direkrut di perusahaan pusat." Balas Fira.

Saat ini ummi dan Riri sudah masuk ke dalam restoran.

"Selamat malam nyonya." Sapa seorang manager.

"Selamat malam... "

"Wah kedatangan nyonya adalah suatu kehormatan bagi kami."

"Bisa saja. Tolong berikan menu yang ringan untuk saya. Dan untuk tamu spesial saya ini tolong kasih tahu menu terbaik di sini."

Riri sedikit terkejut mendengar ucapan ummi. Namun ia mencoba biasa saja.

"Tamu spesial katanya." Batinnya.

Riri pun memesaan makanan yang direkomendasikan oleh manager.

"Riyanti, di sini adalah salah satu restoran milik kakak iparku. Jadi jangan heran kalau managernya kenal."

"Saya rasa ibu memang terkenal, hehe... "

"Kamu ini bisa saja."

Sambil menunggu makanan berat datang, mereka menikmati makanan ringan sambil ngobrol.

"Riyanti, kalau boleh ibu tahu seperti apa kriteria laki-laki yang kamu idamkan?"

Riri mengulum senyum. Tiba-tiba sosok Ahmed melintas di kepalanya.

"Tanggung jawab, pekerja keras, humble, kalau tampan itu bonus kayaknya bu."

Ummi mengulum senyum. Dalam ucapan Riri tidak ada menyebutkan mapan atau pun kaya. Itu artinya Riri tidak memandang harta.

"Hem.... ibu punya anak laki-laki satu-satunya. Anak pertama pula, dia belum menikah. Entah wanita seperti apa yang dicarinya." Celetuk ummi.

"Oh ya? Maaf apa beliau yang saat ini memimpin di perusahaan pusat, bu?"

"Iya, betul sekali."

Riri menganggukkan kepala.

"Wah, saya belum pernah bertemu dengan beliau. Beliau punya kemampuan dan kekuasaan. Pasti banyak wanita yang ingin mendekatinya, bu."

Ummi terkekeh mengingat anak sulungnya itu tidak tertarik kepada beberapa wanita yang mendekati bahkan dijodohkan dengannya.

"Hem... sepertinya dia punya kriteria sendiri." Gumam ummi. Namun masih didengar oleh Riri.

Riri tentu tidak tertarik dengan anak bosnya itu. Karena saat ini dalam hatinya sudah terikat kepada satu nama, yaitu Ahmed.

Makanan yang mereka pesan pun sudah datang. Mereka menikmati makanan dengan santai. Ummi juga tidak lupa memerankan makan untuk pak sopir yang sedang duduk di kursi pojokan sana. Riri semakin kagum kepada istri hos besarnya itu.

Setelah selesai makan, mereka melanjutkan perjalanan.Riri dan ummi masih melanjutkan obrolannya seputar keluarga.

"Riyanti, kamu punya berapa saudara?"

"Saya dua bersaudara, bu. Perempuan semua."

"Oh ya, jamu nomer berapa?"

"Nomer satu."

"Pantas saja."

"Kenapa bu?"

"Sikapmu mirip dengan anak sulung ku. "

"Ibu bisa saja."

Beberapa saat kemudian mereka sampai di depan gerbang kost-an. Ummi dapat melihat keadaan kost-an yang cukup bersih dan tertib.

"Bu, terima kasih sudah mentraktir saya dan mengantarkan saya."

"Saya senang bisa makan malam sama kamu. Kapan-kapan main ke rumahku ya."

"Masyaallah ini suatu kehormatan bagi saya bu. InsyaAllah."

"Ya sudah, kamu istirahat saja, pasti kamu sudah capek."

"Iya bu, assalamu'alaikum."

"Wa'alaikum salam."

Ummi menaikkan kaca mobil. Pak sopir pun melakukan mobil kembali. Riri naik ke atas setelah mobil tersebut pergi.

"Gadis itu memang cocok untuk Sultan. Tapi aku tidak boleh gegabah. Nanti yang ada Sultan marah." Batin ummi.

Di Kanada

Sultan baru saja selesai meeting. Ia langsung kembali ke hotel dan menyiapkan barang-barangnya untuk pulang hari ini juga. Ia sudah tidak sabar ingin bertemu dengan Riri. Beberapa hari di Kanada, ia merenungkan tentang perasaannya. Ia bertekad untuk menyampaikan perasaannya.

"Ayo cepat Leo!"

"Bos, tiketnya kan besok?"

"Sudah aku tukar dengan hari ini."

"Alamak... masih capek ini bos."

"Ya sudah, kamu tinggal saja di sini!"

"Ya nggak gitu juga, bos."

"Repot!"

"Duh gini amat kalau orang sedang jatuh cinta ya. Semoga bos nggak tahu kalau aku cerita ke bis ummi. Bisa-bisa dipotongnya bonusku." Batin Leo.

Bersambung....

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

1
Restu Ningsih
Semoga lancar prosesnya ya bang,
udah pada GK sabar
Sri Rahayu
udah ga salah pilih kamu Sultan....ayo ungkapin perasaan mu 🤩🤩🤩... lanjut Thorr😘😘😘
Les Tary
semoga dimudahkan bang🤣🤣
Teh Euis Tea
semoga lancar ya bang sultan pdktnya😁
secret
bismillah, semangaatt mengungkapkan perasaannya bang.. ummi dah gasabar bgt tuh punya menantu perempuan😁
dewi rofiqoh
Semoga dimudahkan dan dilancarkan yang bang
Lela Angraini
bismillah ya bang,,smg di lancarkan segalanya. cepeeett nyatain perasaan abang,,biar si arga nggk caper mulu
Restu Ningsih
Sultan OTW pulang, ummi persiapan untuk melamar 🤭🤭🤭
dewi rofiqoh
Pulang ke Indonesia, lanjut ungkapkan rasa ke riri
Lisa
Wah calon mertua udh setuju nih klo Riri yg jadi menantunya 😊 ayo Sultan gercep nyatakan perasaanmu ke Riri..
aroem
bagus
Bunda RH: Terima kasih Kak 🙏
total 1 replies
Test Baru
banyak typonya thor 🙏🙏🙏
Bunda RH: maaf kak td ada sebagian sempat kehapus dan nulis ulang, bikin bad mood 😂
total 1 replies
Sri Supriatin
he he umi Windi luar biasa 🙏🙏🙏
Bunda RH: mau juga jadi mantunya 😄
total 1 replies
Teh Euis Tea
banyak tyfonya othor 🤭🤭🤭🤭🤭
Bunda RH: maaf kak tadi sempat kehapus dan nulis lagi jadi bad mood😂
total 1 replies
Les Tary
semangat sultan jgn lama"
Bunda RH: iya nih otw pulang 🤭
total 1 replies
Sri Rahayu
ayo Sultan....ungkapin perasaan mu pd Riri....Ummi jg udah suka ma Riri...lanjur Thorr😘😘😘
Bunda RH: iya kak, bentar Sultan otw pulang
total 1 replies
Marsiyah Minardi
Tenang aja Leo ,kalau bos Sultan potong bonusmu ya tinggal ngadu ke Bos Besar Ummi ,dijamin aman 🤭
Bunda RH: iya juga 😄
total 1 replies
Jumi Eko
Bagus
Sri Rahayu
betul Leo...kshtau ma Umi Windi kl bos Sultan lg jatuh cinta🤩🤩🤩....lanjut Thorr😘😘😘
Bunda RH: iya kan, biar gak mumet
total 1 replies
dewi rofiqoh
Coba pedekate lebih gencar lagi bang ahmed💪💪💪
Bunda RH: iya kak, bentar habis dar LN
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!