NovelToon NovelToon
Sekolah Kok Menikah

Sekolah Kok Menikah

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Dijodohkan Orang Tua / Romantis
Popularitas:1.4k
Nilai: 5
Nama Author: Rofiwan

Alfina dan Alfino teman masa kecil yang selalu bertengkar jika berada di dalam satu kelas.

Fina mempunyai tambatan hati bernama Choki, sedangkan Fino memiliki Anjani, hubungan itu tidak berarti sama sekali ketika kedua orang tua memaksa mereka untuk menikah muda.

Fina membuat perjanjian setelah pernikahan, Jika disekolah menjaga jarak, jika dirumah berperan layaknya pasutri. Tujuan Fina buat janji karena untuk melindungi Fino dari gangguan Choki.

Pada akhirnya perjanjian yang Fina buat seakan masuk ke perangkap nya sendiri. Fina semakin di ganggu oleh Choki, sedangkan Fino semakin dekat dengan Anjani.

Apakah Fina bertahan dengan janji yang sudah ia buat, jika kalau tidak bertahan bagaimana kisah mereka membina sebuah pernikahan itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rofiwan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 20. Double Date.

Hari ini kebetulan tanggal merah. di jam tujuh pagi lebih awal, Niko bersama seluruh keluarga datang ke rumah Anjani.

Seperti yang dibicarakan pada malam hari, Anjani akan dijodohkan sang mama dengan teman masa kecil nya.

Niko tampak biasa-biasa saja menyambut perjodohan ini, tidak seperti Anjani yang tampak risih.

Sepanjang acara itu berlangsung, Anjani tidak mengumbar senyum jenis apapun.

Sangat jelas, sorot matanya seolah berkata semakin dekat akan semakin sayang, semakin sayang akan semakin takut kehilangan. Tidak mau mengungkapkan isi hati, Dengan fakta jelas ada nama Niko yang sudah Anjani ukir dalam hatinya, Pura-pura membenci padahal aslinya sayang.

Cuma karena gengsi, melibatkan harga diri sekaligus janji nya pada diri sendiri.

Saat kecil, Anjani emang pernah berjanji untuk tidak pernah suka sama Niko, janji itu tercetus setelah Anjani ditinggal oleh Niko di taman kota pada saat itu. Ini lah rangkuman kisah dari perjodohan Anjani dengan Niko.

Suara ponsel Niko berdering saat Anjani jual mahal menolak untuk memandang wajahnya.

"Iya sayang, ini sudah selesai acara keluarga nya, bentar lagi saya ke rumah kamu ya" Kata Niko, Anjani langsung mendelik dan merebut paksa ponsel itu dari genggaman nya.

"Rahma?" Gumam Anjani sesaat melihat tangkapan layar ponsel milik Niko.

Dari pada menjawab, Niko merebut kembali ponsel nya dari tangan Anjani. "Saya sama Rahma sudah jadian, kemarin kau sudah saya kasih kesempatan untuk bersama tapi kamu tolak. Bahkan kamu tau sendiri kalau saya itu sudah terang-terangan ngejar kamu, tapi gak ada satu pun kamu menghargai usaha saya. Perjodohan ini kau anggap saja tidak pernah terjadi Jan"

"..."

**

POV Fina.

Wanita itu berusaha membangunkan suami nya yang tidur tertelungkup di dekat bercak darah yang sudah terlukis di seprai ranjang.

Malam tadi, Fina dan Fino emang sudah main begituan di atas ranjang, hingga di pagi hari. Fino seakan kehabisan tenaga, di bangunkan beberapa kali tapi bilang entar aja, entar aja.

"Mas, ayo ih siap-siap" Kata Fina.

Fino lantas mengerut kening dalam kondisi setengah sadar sehabis dibangunkan. "Mau kemana siap-siap tuh?" Gumamnya.

"Eca sama Choki sudah otw kerumah kita mas, ayo bangun!, saya sama Eca sudah sepakat mau double date ke pantai, sekalian habis dari pantai nonton bioskop"

Dua nama yang tercetus, sukses membuat Fino langsung memindahkan posisi nya yang semula tertidur menjadi duduk. "Eca sama Choki?, Ngapain mereka ngajak kita main?"

"Iya mas, ayolah cepat bangun." Rengek Fina seraya menarik-narik tangan Fino. "Minggu kemarin kamu gak ngajakin saya main, terus kebetulan di tanggal merah ini saya mau liburan mas. mumpung ada yang ngajak ya jadi saya mau-mau saja"

Bukan itu yang Fino maksut, tapi... "Yaudah iya-iya" Fino langsung menuruti keinginan Fina, Ia bersiap-siap melakukan rutinitas pagi hari nya. Sedangkan Fina bersiap untuk memasak sekaligus menyiapkan makanan untuk Fino.

Seakan waktu bergulir dengan cepat. Hingga Eca bersama Choki sudah datang disaat Fino dengan Fina masih sarapan bersama.

Suara bel bertautan dengan sapaan lewat teriakan membuat Fina langsung meminum air putih, sebelum akhirnya ia pergi untuk membuka pintu.

"Kok cepat banget sih kalian datengnya?, kita masih sarapan loh!" Kata Fina.

"Iya, soalnya nanti pantai itu ramai dulu kalau menjelang siang, makanya kita datangnya lebih awal." Klarifikasi Eca. Sedangkan Choki masih terdiam tanpa kata-kata.

"Mau tunggu sebentar gak?" Tanya Fina.

"Iya, kita tungguin kok" Jawab Eca,

"Yaudah masuk rumah dulu, kalian nunggu dulu di dalam jangan diluar, ga enak kalau di liat tetangga" Fina mempersilahkan Eca dengan Choki masuk ke dalam rumah.

Terlebih saat Fino sudah menatap kehadiran mereka di rumah, Ia mengukir senyum terbaik mendapati kedua pasangan yang sempat ada konflik dengan Fina.

Fino mengakhiri makan pagi nya. Ia mendekat ke sisi Eca dengan Choki. Bertanya, ada apa? Dan kenapa tiba-tiba Eca mengajak Fina bermain? Di pikiran Fino hanya ada satu, pasti mereka ada mau nya.

Rasa penasaran Fino langsung terjawab saat Eca berkata. "Fina sudah membuat Choki sadar dan menjadi lebih dewasa, karena itu saya ingin berteman baik sama kalian, terutama kamu Fina" Eca mendelik ke Fina.

"Saya?" Fina nunjuk pada dirinya sendiri.

"Iya, kau mau kan jadi sahabat saya Fin?" Kata Eca.

Kalau dilihat dari sudut pandang Fina, emang Eca sangat layak menjadi teman nya. Pakaian nya, lalu gaya hidupnya, sangat cocok dengan circle nya Fina yang berada di kelas atas. Dari itu Fina mengangguk dan menerima Eca sebagai sahabatnya. "Iya boleh, tapi ingat satu hal Ca.. Jangan sampai suami mu lepas kendali lagi seperti kemarin-kemarin"

"Siap. Yaudah kita tunggu kalian di ruang tamu ya" Kata Eca. Yang membuat Fina dengan Fino siap-siap dan mengganti pakaian.

Satu jam lebih kemudian..

Di pantai yang sudah cukup ramai itu.

Kedua perempuan itu sudah sibuk foto-foto Selfi, sedangkan si laki-laki kompak memberi raut wajah malas.

Ya, para laki-laki itu malas kalau dipaksa ke tempat ramai seperti ini. Dari pada disini yang mereka mau adalah di coffee shop atau enggak di padel court.

"Eh kalian sini, foto dulu ayo!"

"Sabarlah kita lagi main ranked"

To be continue,

1
Queen Aisyah
dijodohin ama Fina malah sok jual mahal, maunya di jodohin sama mama ya Jan🤭
Queen Aisyah
janur kuning sudah melengkung kali An, kalau kau tau nangis pasti/Sweat/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!