NovelToon NovelToon
Asisten Tak Terduga

Asisten Tak Terduga

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Nikah Kontrak / Romansa
Popularitas:2.5k
Nilai: 5
Nama Author: Abil_

"Menjadi asisten pribadi seorang CEO paling dingin di ibu kota bukanlah rencana awal hidupku."

Bagi Kenzo, perfeksionisme adalah segalanya. Baginya, asisten bukan sekadar pembantu, tapi mesin yang harus bekerja 24/7 tanpa celah. Namun, kedatangan asisten barunya yang "tak terduga" mulai mengacaukan ritme hidupnya yang kaku.

Ia tidak menyangka bahwa di balik kopi yang selalu pas suhunya dan jadwal yang tertata rapi, asistennya menyimpan rahasia besar yang bisa menjungkirbalikkan dunia bisnisnya. Setiap babak baru dalam hubungan mereka hanyalah awal dari lapisan misteri dan percikan rasa yang lebih dalam.

Akankah hubungan profesional ini tetap pada jalurnya, atau justru terjebak dalam permainan perasaan yang tak berujung?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Abil_, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rahasia di Balik Cahaya

Malam yang harusnya jadi momen paling indah buat Kenzo dan Nabila mendadak berubah jadi mencekam. Baru aja Kenzo mau ngerasain tenang setelah sah jadi suami Nabila, sebuah telepon dari Surya ngerusak segalanya. Kenzo berdiri di balkon hotel, sementara Nabila masih duduk di ranjang dengan muka bingung.

"Kirim sekarang, Surya. Jangan banyak tanya!" desis Kenzo ke ponselnya.

Nggak lama, sebuah file video masuk ke emailnya. Kenzo membukanya dengan tangan bergetar. Video itu buram, hitam putih, rekaman CCTV sepuluh tahun lalu di sebuah gudang tua. Di sana, terlihat Ardiansyah—ayah Nabila—sedang duduk berhadapan dengan Sofia, ibu Kenzo.

Suara di video itu emang pecah, tapi Kenzo bisa denger jelas apa yang diomongin. "Sofia, mobil itu sudah disabotase. Pastikan kau yang pegang kendali perusahaan setelah suamimu 'pergi'. Bagianku jangan sampai lupa," ucap Ardiansyah dengan nada dingin yang nggak pernah Nabila denger seumur hidupnya.

Kenzo ngerasa dunianya kayak runtuh. Jadi selama ini... Ayah Nabila bukan korban? Dia justru partner kejahatan ibunya buat ngebunuh ayah Kenzo?

"Kenzo? Ada apa? Kenapa muka kamu pucat gitu?" Nabila nyamperin ke balkon, dia meluk lengan Kenzo dari samping.

Kenzo refleks narik tangannya, bikin Nabila kaget. "Kenzo?"

"Lihat ini, Nabila," Kenzo nyodorin tabletnya dengan tatapan kosong.

Nabila nerima tablet itu, dia nonton videonya dari awal sampai akhir. Kakinya langsung lemes, dia ambruk ke lantai balkon yang dingin. "Enggak... ini nggak mungkin. Ayahku nggak mungkin ngelakuin itu, Kenzo! Ini pasti editan!"

"Video ini asli, Nabila. Surya baru aja dapet dari pengacara Paman Bram yang mau memeras kita," suara Kenzo kedengeran hampa. "Selama sepuluh tahun gue benci sama keluarga lo karena fitnah, terus gue jatuh cinta sama lo karena gue pikir keluarga lo korban. Tapi ternyata... Ayah lo emang terlibat dalam kematian bokap gue."

Nabila nangis histeris, dia ngegeleng kenceng banget. "Enggak, Kenzo! Ayahku orang baik! Dia pasti dijebak atau dipaksa!"

"Dijebak? Di video itu dia yang minta bagian, Nabila! Dia yang mastiin rem mobil itu blong!" bentak Kenzo. Amarahnya yang selama ini dia kubur buat Nabila, tiba-tiba meledak lagi.

"Jadi... ini alasan kamu nikahin aku? Biar bisa balas dendam?" Nabila natap Kenzo dengan mata yang merah dan bengkak. "Kamu udah tahu ini sebelumnya?"

"Sumpah demi nyawa gue, gue baru tahu detik ini!" Kenzo ngelempar tablet itu sampai pecah berantakan di lantai. "Tapi sekarang gue nggak tahu harus gimana, Bil. Tiap kali gue liat muka lo, gue malah inget rekaman itu. Gue ngerasa udah khianatin bokap gue sendiri karena nikahin anak dari pembunuhnya!"

Nabila berdiri dengan sisa tenaganya. Dia ngerasa dunia ini bener-bener jahat sama dia. "Kalau gitu, kenapa kita nggak berakhir aja di sini? Kalau keberadaanku cuma bikin kamu ngerasa berdosa, buat apa kita lanjut?"

"Nabila, jangan ngomong sembarangan!"

"Aku mau pulang, Kenzo. Aku mau tanya langsung sama Ayah. Kalau ini bener... aku sendiri yang bakal minta kamu buat ceraiin aku," ucap Nabila dengan suara yang bener-bener datar, saking hancurnya perasaan dia.

Nabila lari keluar dari kamar hotel, nggak peduli dia masih pakai piyama tipis. Kenzo mau ngejar, tapi kakinya kayak terpaku di lantai. Hatinya perang hebat antara cinta yang dalem banget sama dendam masa lalu yang ternyata lebih busuk dari yang dia bayangin.

Pas Kenzo lagi kalut, HP-nya getar lagi. Ada pesan dari nomor tak dikenal yang isinya bikin darah Kenzo mendidih: "Gimana, Kenzo? Menyenangkan bukan? Ini baru satu video. Masih ada rahasia lain yang bakal bikin Nabila benci sama kamu selamanya. Selamat menikmati kehancuran pernikahanmu."

Kenzo ngeremas rambutnya frustrasi. Dia sadar, ada orang yang sengaja ngerusak malem pertamanya. Ada orang yang mau dia sama Nabila hancur. Tapi siapa? Dan apa bener Ayah Nabila sejahat itu?

Kenzo langsung nyambar jasnya dan lari keluar kamar. Dia harus nemuin Nabila sebelum gadis itu ngelakuin hal yang nekat. Di lobi hotel, dia liat Nabila baru aja masuk ke taksi dengan terburu-buru.

"Nabila! Tunggu!" teriak Kenzo, tapi taksi itu udah jalan menjauh.

Malam yang harusnya penuh cinta itu berakhir dengan pengejaran di jalanan Jakarta yang sepi. Kenzo nggak tahu, kalau di tempat lain, Ardiansyah (Ayah Nabila) udah nunggu mereka dengan senyum misterius di wajahnya, seolah-olah dia emang udah nunggu momen video itu terungkap.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!