NovelToon NovelToon
Ruang Hati Untuk Karin

Ruang Hati Untuk Karin

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Penyesalan Suami
Popularitas:3.7k
Nilai: 5
Nama Author: Ayu Anfi

Sequel Pelabuhan Hati

Bagi orang lain Karin adalah si antagonis untuk kehidupan kakaknya, namun siapa sangka di balik sikap yang dia tunjukkan selama ini dia menyimpan banyak luk. Di tambah dengan malam kelam yang terjadi adanya akibat ulah sahabat-sahabatnya, hidup Karin sejak hari itu berubah total.

Sementara itu Aiden sengaja datang ke Indonesia untuk mencari perempuan yang membuatnya selalu dalam rasa bersalah sejak malam itu. Namun siapa yang menyangka jika dirinya tak perlu bersusah payah untuk menemukan perempuan tersebut. Lalu apakah ada ruang untuk Karin di hati Aiden? Atau dia melakukannya hanya karena sebuah rasa bersalah?

“Selalu ada ruang untukmu di hatiku,” Aiden

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ayu Anfi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

20# Alvian Devano Aiden Darmawan

Malam itu Aiden tidak langsung membawa Karin keapartemennya, karena memang apartemen masih renovasi. Dia akhirnya memilih untuk pulang ke rumah keluarga Darmawan, tidak mungkin Aiden membawa Karin pulang ke rumah Setyadarma tempat Aiden selama ini tinggal. Meskipun papa Harun dan mama Indah tidak masalah, tetap saja Aiden tahun diri. Terlebih saat ini keluarga Setyadarma sedang dalam musibah.

Saat ini Aiden sudah ada di kamar Karin, dia berdiri di balkon kamar perempuan yang sudah menjadi istrinya tersebut.

“Kak Aiden ngapain di situ?” Karin baru saja selesai mandi, dia sudah berganti dengan pakaian rumah.

Aiden membalik badannya. “Cosplay jadi kamu. Kira-kira kamu sering ngelamunin Rega atau tidak saat berdiri di sini,’

Karin menghela napas. “Tidak pernah.” Dia berjalan menuju balkon dan berdiri di samping Aiden. “Sebenarnya aku tidak pernah sungguh-sungguh menyukai kak Rega,” jawabnya membuat Aiden mengerutkan dahi, dia tidak percaya dengan ucapan Karin.

“Aku serius, kak. Bisa di bilang aku hanya ingin balas dendam pada mbak Rhea, aku pernah mengira kalau mbak Rhea adalah anak papa dengan wanita lain. Aku juga sering mendengar papa dan mama bertengkar dan menyebut-nyebut nama mbak Rhea dan nama mendiang mama mbak Rhea, di tambah mama yang selalu menghasutku. Hingga malam itu tante Indah datang ke rumah, awalnya mama mengira tante datang untuk melamarku. Ternyata dia melamar mbak Rhea untuk kak Rega, dan semua berubah sejak saat itu. Mama ingin aku yang menjadi istri kak Rega, mama pula yang minta mbak Rhea untuk membuat mama Indah mengijinkan aku jadi sekertaris di Allegra. Dari sana semua bermula,” lanjut Karin.

Aiden menghadap karin, dia meraih kedua tangan istrinya. “Mulai hari ini lupakan semua hal tentang Rega, karena sekarang kamu adalah istriku. Kita memang belum saling mengenal, tapi mulai hari ini babak baru hidup kita di mulai. Kamu mau kan, Karin? Membantuku untuk kita tumbuh bersama menjadi suami istri, membina keluarga hingga maut yang memisahkan.”

Karin mengangguk. “Bantu dan ajari aku untuk menjadi istri dan ibu yang baik nantinya, kak. Aku tidak punya banyak pengalaman tentang banyak hal, aku sadari selama ini mbak Rhea yang selalu ada membantu dan mengarahkanku. Satu tahun belakangan aku benar-benar hilang arah,”

Aiden meraih pundak Karin, dia meng3cup keningnya. “Kita akan tumbuh dan berkembang bersama-sama, ada mama dan papa. Om dan tante yang bisa menjadi tempat kita untuk belajar menjadi suami istri dan orang tua terbaik,”

Hati Karin menghangat, dia tiba-tiba saja melo dan mulai menitikkan air mata. Karin memberanikan diri untuk memeluk Aiden lebih dulu, tentu Aiden membalas pelukan itu dan meng3cup puncak kepala Karin berkali-kali.

Mereka mungkin pernah melakukan kesalahan, apa yang terjadi hari ini juga akibat dari kesalahan masa lalu mereka. Meskipun bukan sepenuhnya kesalahan ada pada Karin dan Aiden, namun dari sini mereka belajar banyak hal. Belajar bahwa tidak semua orang bisa kita percaya sekalipun itu sahabat dan orang terdekat, belajar bahwa tidak semua orang suka dengan keberhasilan kita. Mereka belajar pentingnya menjaga diri dan mawas diri, sekalipun itu dengan sahabat yang sudah mereka anggap saudara. Bukan tentang memilih, namun tentang memilah. Circle bisa mengubah diri menjadi lebih baik atau sebaliknya, sejak kejadian tersebut Karin memilih untuk menjauh dari circlenya.

“Mau aku buatkan teh atau coklat hangat?” tawar Karin.

“Lemon tea hangat boleh?”

Karin mengangguk. “Aku ke bawah dulu buatkan minum,”

Mereka berdua masuk ke dalam kamar, Aiden bergegas membersihkan diri karena malam sudah semakin larut. Sementara itu Karin turun ke lantai bawah untuk membuatkan suaminya minuman hangat.

“Belum tidur?” mama Nirma sedang membuatkan mie rebus untuk papa Andi saat melihat putrinya masuk ke dapur.

“Mau buatin lemon tea hangat dulu buat kak Aiden, ma. Mama buat mie?”

Mama Nirma mengangguk. “Buat teman papa nonton bola,” papa Andi memang sedang bersiap menonton bola di ruang keluarga yang tidak jauh dari dapur. Karin ingat dulu biasanya sang kakak yang menemani papa Andi menonton bola, Rhea tidak suka bola. Namun kakak angkatnya tersebut lebih sering menemani papa Andi dengan alasan sambil belajar atau sambil menyelesaikan pekerjaannya.

Karin tahu kalau papanya saat ini merindukan sang kakak, dia juga merasa bersalah karena harusnya malam itu menjadi hari bahagia Rhea justru menjadi milik Karin dan Aiden.

Karin janji, pa. Suatu hari aku akan membawa mbak Rhea bertemu papa dan kita akan hidup bahagia seperti saat aku dan Alya masih kecil di mana mbak Rhea selalu ada bersama kami.

Karin kemudian bergegas membuatkan lemon tea untuk Aiden, belum sempat Karin membuatkan teh untuk suaminya, dia melihat Aiden berlari menuruni tangga dengan ekspresi panik.

Papa Andi dan mama Nirma juga melihat kepanikan tersebut di wajah Aiden.

“Pa, ma. Aiden titip Karin dulu, aku harus ke rumah sakit. Rega drop,” ucapnya.

“Innalillahi,” jawab ketiganya kompak. “Karin ikut, kak!” pintanya pada Aiden.

“Ini sudah malam, Karin. Kamu istirahat saja di rumah,” sahut mama Nirma diangguki Aiden.

“Tidak mau, ma. Karin mau ikut, sudah satu minggu kak Rega masuk rumah sakit. Tapi Karin belum menjenguknya atau sekedar meminta maaf pada om dan tante,” ucapnya.

“Biarkan dia ikut Aiden, ma! Tapi kalian jangan lama-lama di sana, ingat kamu sedang hamil. Jangan sampai masuk angin,” papa Andi mengingatkan.

Karin langsung meletakkan gelasnya. “Aku ambil jaket dulu, kak!”

“Pakai jaketku saja, Rin! Di mobil ada jaket yang baru aku ambil dari laundry,”

Karin mengangguk, dia lantas menghampiri suaminya dan mengalungkan tangannya pada lengan Aiden. Mereka pergi setelah pamit dengan papa Andi dan mama Nirma.

“Mama masih sedikit khawatir dengan mereka, pa. Andai saja...” mama Nirma menghela napas, dia tidak jadi melanjutkan ucapannya dan langsung duduk di samping sang suami sambil menaruh mie rebus dan kopi diatas meja.

“Percaya saja pada Aiden dan Karin, ma. Papa yakin mereka berdua bisa melewati setiap fase kehidupan rumah tangga mereka nanti,” papa Andi mengambil cangkir berisi kopi dan meneguknya.

***

Aiden dan Karin langsung menuju ICU tempat Rega di rawat, namun Karin tiba-tiba berhenti.

“Ada apa, hmm?” Aiden melihat raut kegelisahan ada pada wajah sang istri.

Karin menggeleng, dia lantas kembali berjalan. Namun kali ini Karin mengeratkan genggaman tangannya pada sang suami, Aiden sebenarnya tahu kalau Karin tegang. Mungkin juga merasa takut dan sungkan pada mama Indah dan papa Harun, tapi cepat atau lambat Aiden memang harus membawa Karin bertemu dengan mereka untuk minta maaf.

“Om, tante.” Aiden mendekat kearah mereka bersama Karin.

“Aiden. Rega...Rega,” tangis mama Indah semakin pecah, Aiden langsung memeluk paruh baya tersebut. “Rega akan baik-baik saja, tante. Aiden yakin itu,” Aiden memeluk mama Indah, Karin hanya bisa berdiri diam menatap pintu kaca ruang ICU. Dari sana dia bisa melihat aktifitas perawat dan dokter yang sedang berusaha menyelamatkan Rega.

Setelah usaha yang di lakukan perawat dan dokter, kondisi Rega akhirnya kembali stabil. Sementara itu Karin yang masih ada disana hanya duduk sambil menatap kearah mereka semua, ada rasa bersalah dalam benaknya. Tanpa dia sadari, Aiden sudah duduk disampingnya.

“Minum dulu, Rin. Kamu pasti haus, aku juga belikan roti untukmu. Kamu harus tetap makan karena kamu menjaga dua nyawa sekarang,” Aiden membuka tutup botol air mineral dan memberikannya pada sang istri.

Karin mengambil botol tersebut dan meneguknya hingga seperempat. “Terimakasih kak,”

“Mau pulang sekarang?” tanya Aiden diangguki Karin, Aiden tahu istrinya tersebut butuh istirahat. Terlebih saat itu Karin sedang hamil muda.

“Kita pamit om dan tante dulu. Ayo!” Aiden mengulurkan tangannya pada Karin, namun Karin menggeleng. “Kak Aiden saja,” ucapnya.

Aiden tersenyum, dia tahu kalau Karin takut untuk menyapa mama Indah dan papa Harun. Terlebih setelah tadi melihat mereka semua terlihat panik saat kondisi Rega menurun, di sana juga terlihat beberapa sahabat Rega datang untuk saling menguatkan.

Aiden meyakinkan Karin kalau mama Indah dan papa Harun adalah orang yang baik, mereka pasti memaafkan asal Karin tulus meminta maaf. Akhirnya Karin mau berpamitan, mereka menuju ke tempat mama Indah dan papa Harun sedang duduk.

“Tante Indah,” Aiden berjongkok, dia menumpukan ke dua lututnya di lantai tepat di depan mama Indah duduk di kursi. “Aiden pamit pulang dulu, tan. Nanti aku kembali setelah mengantar Karin,”

Karin hendak ikut berjongkok, melihat itu mama Indah langsung meraih pundak Karin. “Kamu sedang mengandung, karin. Duduk sini!” pinta mama Indah untuk Karin duduk di sampingnya. Begitu juga dengan Aiden yang sudah berdiri dan duduk di samping sang istri.

“Ka-Karin minta maaf tante,”

Mama Indah tersenyum. “Semua sudah terjadi, nak. Tante dan om sudah memaafkanmu,” malam itu Karin tidak hanya mendapatkan maaf dari mama Indah dan papa harun, dia juga mendapatkan wejangan dari mereka. Karin bahkan sampai tergugu di samping mama Indah, dia mengerti dan meresapi semua petuah paruh baya tersebut.

Akhirnya Karin merasa lebih lega, satu beban terangkat setelah dirinya sudah meminta maaf pada mama dan papanya Rega. Namun tentang kakaknya, Karin masih harus bersabar lagi untuk menunggu Rhea kembali agar dirinya bisa minta maaf pada sang kakak.

Hari-hari Karin dan Aiden berjalan dengan semestinya, kehamilan demi kehamilan berhasil dia lalui hingga melahirkan seorang putra yang di beri nama Alvian Devano Aiden Darmawan.

 

 

 

 

 

 

 

1
partini
yg ini full mengseddih
a yulaela_fa(Ayu Anfi): hidup karin lbh mengsedih dr rhea ternyata huhu🫣
total 1 replies
muthia
ulat bulu ulat bulu
a yulaela_fa(Ayu Anfi): hrs dbasmi ya kk 🤭
total 1 replies
muthia
semangat thor selalu di tunggu up nya 🙏❤
a yulaela_fa(Ayu Anfi): siap kk
total 1 replies
partini
ibu mertua lucknat
a yulaela_fa(Ayu Anfi): 🤭 hrs dibasmi pke roundap kalo kata aretha sm viam
total 1 replies
muthia
semangat dan sehat selalu 🙏❤
muthia
baru sempat hadir, banyak acara tetangga🙏🙏
muthia: ❤❤❤❤❤
total 2 replies
partini
Alvin cadel,, kalau merujuk dr novel sebelah agak lelet si aiden ya Thor bakal elus dada lama si Karin
partini
masa lama ya Thor drama rumah tangga nya
a yulaela_fa(Ayu Anfi): engga ka... klo g keblabasan 2 eps nnti lgsg loncat ke alvian yg 3 thn.
total 1 replies
Zea Rahmat
emang otaknya gesrek.... kaga ada hubungan neeee🤣🤣🤣
a yulaela_fa(Ayu Anfi): 🤭🤭 dia msh denial
total 1 replies
Anto D Cotto
menarik
Anto D Cotto: sama2 👌👍
total 2 replies
Anto D Cotto
lanjut crazy up Thor
a yulaela_fa(Ayu Anfi): smg nnti ato bsk bs lbh dr 2 ya kk..
total 1 replies
Zea Rahmat
alur mundurnya jgn kelamaan ya ka🤭🤭
a yulaela_fa(Ayu Anfi): kagak sist... hbs ini kan mrk nikah. di part rhea kan mrk nongol dikit.. 🤭
total 1 replies
Zea Rahmat
disini blm ketemu Aiden ya
a yulaela_fa(Ayu Anfi): hbs ini ketemu... knnpas otw rega kec ini
total 1 replies
Zea Rahmat
ternyata karin pura2 jd antagonis🤔🤔
a yulaela_fa(Ayu Anfi): 🤭🤭🤭 gara2 slh phm doangqsbnrny, sm dicekokin maknya
total 1 replies
Zea Rahmat
ouhh pantes alvian nempel ke Rhea... udh di ulti am emaknya🤣🤣🤣
a yulaela_fa(Ayu Anfi): wkwkwk msh sebiji polong aja udh diulti maknya 🤣
total 1 replies
partini
ok lanjut Thor
a yulaela_fa(Ayu Anfi): otw kk 🤭❤️
total 1 replies
Zea Rahmat
pecah telor juga ka🤭🤭🤭
a yulaela_fa(Ayu Anfi): 🤭🤭🤭 lama y sist....aq blm pernh soalekan nulis kish yg ada ksus diawl lgsg hamidun... jd tu mkr dl majju mundur syantik wkwk
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!