NovelToon NovelToon
Ning Moza

Ning Moza

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Perjodohan / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:517
Nilai: 5
Nama Author: blue_era

Ning Moza yang mendapatkan biasiswa sampai ke jenjang atas dan semuanya terasa tiba tiba ketika Gus Alvaro hadir mengkhitbahnya dan menghalalkan dalam ikatan sakral. Dan masalah seketika menjadi ombak dalam iktan sakral, dengan hadir nya masa lalu keduanya. Gus Alvaro dan Ning Moza.
Bagaimanakah kisah tentang Ning Moza dan Gus Alvaro?!.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon blue_era, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

27 dan 28

Mozayyanah Qotrunnada Az zahra Al Khariri Pov

"Argghhh"rintihku dengan memegangi perut ku

"Sayang, kamu nggak papa? "khawatirnya Gus Alvaro dengan berlari menghampiri ku

"Sakit Mas" kataku dengan memejamkan mataku untuk menahan rasa sakit

"Sayang. Astaghfirullah, ke ruang sakit sekarang" khawatir nya Mas Alvaro dengn menuntunku duduk diranjang

"Perut kamu sakit?" tanya nya

Aku hanya menganggukkan kepala ku saja, untuk berbicara saja rasanya sangat sakit sekali.

"Kamu habis makan yang pedes pedes?"

Aku hanya mampu menggelengkan kepalaku

"Bentar kulo ambil kunci mobil dulu" kata Mas Alvaro dengan mengambil kunci mobil yang ia letakkan diatas nakas

"Mau kemana?" tanyaku dengan mencoba menahan rasa sakit

"Kerumah sakit" jawabnya Mas Alvaro dengan menggendong tubuhku keluar kamu

"Mas Varo nggak usah" tolak ku dengan menatap Mas Alvaro

"Ke rumah sakit Sayang. Perut kamu sakit kan?"

"Aku nggak mau" tolak ku, tapi Mas Alvaro tetap membawaku menuju mobilnya

"Tidak menerima penolakan" tegas nya Mas Alvaro dengan mendudukkan ku di job belakng dengan hati hati

"Kamu tunggu bentar ya Sayang"katanya dengan meminta bantuan dengan Kang Asa untuk menjadi sopir

"kang bisa nganter ke rumah sakit?"

"Njihh Gus, bisa"

Lalu keduanya segera masuk ke dalam mobil

"Sayang" panggilnya Mas Alvaro setelah duduk disamping ku

Aku hanya diam dengan memegangi perutku yang semakin sakit. Raut wajahnya terlihat sangat khawatir, tapi kenapa aku masih belum yakin untuk sepenuhnya membuka hati untuk Mas Alvaro. Aku takut terluka untuk yang kedua kalinya, terluka karena cinta, karena rasa ingin memiliki dan berakhir luka. Aku hanya diam menatap wajah Mas Alvaro saat melafalkan doa dengan mengelus kan tangannya ke perut ku.

Kenapa ada rasa bahagia yang menyelimuti ku satu ini? Apakah aku sudah siap untuk membuka hati untuk Mas Alvaro?kalau memang iya, maka tetap jagakan hati ini agar tidak terluka kembali YaAllah.

*****

Setelah sampai rumah sakit, Mas Alvaro segera membopongku masuk rumah sakit, dan dengan cepat para perawat membawaku ke ruangan VVIP.

Sekitar setengah jam akhirnya Mas Alvaro kembali ke ruangan.

"Apa yang terjadi Mas?" tanyaku

"Tidak apa apa sayang, kata dokter faktor karena kamu datang bulannya telat. Jadinya gitu jawabnya dengan tersenyum

Senyum yang satu jam lalu menghilang karena rasa khawatir, kini kembali hadir lagi. Sebuah rasa bahagia dan nyaman kini menyelinap lagi.

"Aku mau pulang "kata ku

"iya, Sayang.bentar ya, kamu tunggu sini dulu, Mas mau urus administrasi dulu"

"Njihh"

"Kalo butuh apa apa langsung bilang ya " kata Mas Alvaro dengan mengelus puncak kepala ku dan mencium singkat puncak kepala ku, setelah itu Mas Alvaro keluar ruangan untuk mengurus administrasi.

*****

Alvaro Genta Al farisi Pov

Setelah kami pulang dari rumah sakit aku langsung menyuruh Ning Moza untuk istirahat.

"Kamu istirahat yang cukup ya Sayang, kamu kalo merasa capek langsung istirahat. Biar kamu nggak sakit. Nanti kalo ada jadwal ngajar kamu di ganti dulu sama ustadzah yang lain"kataku dengan menatap ning Moza yang tengah duduk di ranjang kamar

"Nggak usah. Lagian ini dah waktunya udzur, biasanya emang gitu kalo hari pertama udzur suka sakit perut" kata Ning Moza

"Ya itu juga efek karena kamu kecapean. Lain kali kalo capek nggak perlu dipaksa. Sakit nanti njenengan"

"Njihh".

" memang kalo mau udzur seperti itu terus Yang? "Tanyaku kepo

"lebih seringnya jawab Ning Moza

"Ngobatinnya pake apa? "Tanyaku lagi

"ya nggak pake apa2, soalnya udah biasa. Nanti kan reda sendiri"

"Tapi njenengan sampe nangis gitu, sakit nya kaya apa?" lagi lagi aku bertanya pada Ning Moza

"Kalo di isyaratkan itu kayanya gk bisa, soalnya Mas Varo nggak bisa ngerasain. Kan yang ngerasain ini cuman buat perempuan" jawabnya

"APA? Ning Moza memanggilku dengan sebutan Mas Varo" tanyaku dalam hati, tanpa ku sadari aku merasa bahagia hangga Ning Moza menyadari semyumku

"Mas?" tak percaya ku

"Iya. Memang nggak boleh ya?"

"Ehh.boleh-boleh ko"

"Njenengan kenapa senyum-senyum? Mau nyoba rasanya kaya gimana?"

"Haha.ya nggak gitu Yang"

"Kirain sih"

"Kamu mau makan apa?"tanyaku

"Ko malah aku yang ditanyain. Seharusnya aku yang tanya ke Mas Varo, Mas Varo mau. Akan apa?"

"Hari ini njenengan istirahat dulu. Biar mas yang masak"

"Bener? Memang bisa masak njenengan?"

"Loh Mas ini dulu chefnya pondok. Sampe mas dapet julukan chef pondok sampai sekarang. Padahal Mas kan sudah tidak di pondok, tapi mereka kalo ketemu mas selalu manggil gitu"

"Ya itu berarti termasuk apresiasi buat Mas Varo" kata Ning Moza dengan tertawa

"Ya sudah mau makan apa?"

"Kalo makan aku terserah, tapi boleh request yang lain nggak?"

"Hari ini hari spesial, jadi bebas request"

"Beneran ya?"

"Njihh Yang"

"Kalo gitu akau mau request, mas Varo harus buatain aku seblak yang pedessss"

"Seblak?"

"Iya"

"Selain seblak"

"Loh ko gitu? Tadi katanya bebas request apa aja"

"Selain seblak"

"Tadi kan bebas "

"Selain seblak Yang. Perut kamu sakit lohh"

"Udah nggaakkkkk"

"Selain seblak"

"Ya udah nggak jadi request" katanya dengan lemas

"Loh ko gitu, terserah mau request apa aja tapi selain seblak"

"Ya nggak jadi"

"Yang. Ayo lohhhh"

"Gak jadi"

"Yaudahh.iya seblak" kataku akhirnya membuat Ning Moza bahagia hingga Ning Moza tak sadar langsung memelukku yang berada di samping nya.

"Ehh.maaf" katanya ketika sadar bahwa ia memeluk ku secara spontan

"Kenapa harus minta maaf? Halal kan? " kataku

"I-iya"

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!