NovelToon NovelToon
Aku Dikhianati Pacarku Dan Mendapat Yang Lebih Baik

Aku Dikhianati Pacarku Dan Mendapat Yang Lebih Baik

Status: sedang berlangsung
Genre:Diam-Diam Cinta / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:1k
Nilai: 5
Nama Author: Hitomaa

hari itu ketika aku berjalan pandangan ku tertuju pada gadis yang merupakan pacar ku tapi dia berjalan dengan pria yang tidak ku kenal.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hitomaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hari yang tak akan pernah dilupakan

Pov Imel

malam ini terasa begitu panjang. Aku duduk diatas tempat tidurku, mataku terus tertuju pada gaun putih yang tergantung didepan lemari. Gaun berwarna putih sederhana tapi terasa begitu istimewa bagiku. detilnya seperti menyampaikan harapanku untuk hari esok, jari-jariku terus menyentuh kain lembut itu membayangkan betapa indahnya akan terlihat saat aku mengenakannya nanti.

Jam di dinding menunjukan pukul 11 malam, tapi rasa kantuk tak kunjung datang. mataku terus terjaga, terus memikirkan hari besok saat kami berjalan bersama. Rasanya tidak percaya bahwa hari ini benar-benar akan terjadi, aku dan Aidan akan pergi bersama hanya kami berdua. Mungkin ini hanyalah jalan-jalan biasa tapi bagiku ini adalah langkah besar.

Aku memejamkan mata mencoba mengusir kegelisahan dalam hatiku, tapi aku tahu bahwa aku tidak akan bisa tidur malam ini.

Besok aku akan mengunakan gaun ini dan aku berharap Aidan akan melihatku lebih dari sekedar teman.

................

Pov Aidan

aku berdiri didepan kaca, merapikan kerah bajuku. Tangan kananku menyentuh rambutku mencoba menatanya agar terlihat rapi meski tidak pernah sempurna. Perasaan tidak sabar terus memenuhi dadaku, jantungku berdebar lebih cepat dari biasanya aku masih merasa aneh tapi aku tidak bisa menahan senyum yang terus mengembang di bibirku setiap kali imel hadir dalam benakku.

9:30 di pagi hari langkahku terasa ringan seperti dunia di sekelilingku menghilang tapi juga terasa berat karena aku merasa gugup. Bagai mana ini? apa aku terlihat aneh? Atau aku terlihat kaku semua kekhawatiran itu terus berputar-putar di benakku. tapi aku tahu satu hal, aku ingin berjalan baik aku ingin hari ini akan menjadi kenangan yang indah.

Sebentar lagi aku sampai, mataku tertuju ke arah rumah Imel yang sudah tidak jauh lagi. Dalam setiap langkah hatiku jantungku semakin berdebar, aku semakin tak sabar. Semakin aku mendekat kesana semakin aku merasa seperti ada sesuatu yang spesial akan terjadi.

Tiba didepan rumah Imel, aku menekan bel dengan sedikit ragu tak lama kemudian pintu terbuka dan Imel muncul yang membuat aku terdiam.

Dia mengunakan gaun putih yang memukau, gaun itu terlihat sederhana tapi terlihat elegan menambahkan kesan anggun pada dirinya. Rambutnya tergerai dengan lembut di punggungnya. Dia tersenyum pada diriku, seakan dunia tiba-tiba terhenti sejenak.

mataku terus tertuju pada dirinya, seolah-olah aku melihat sesuatu yang belum pernah kulihat sebelumnya. Dia...Imel terlihat lebih dari sekedar cantik hari ini, aku tersadar belum mengatakan apa-apa hanya terpaku menatapnya.

" A-Aidan,kamu... sudah datang " Imel berkata dengan suara lembut, sedikit gugup wajahnya memerah dan aku melihat ada sedikit keraguan di matanya, sama sedikit diriku. Senyumnya terlihat begitu manis membuat hatiku terasa hangat.

Aku hanya bisa mengangguk, terpesona oleh penampilannya.

" kamu....terlihat lebih cantik dari biasanya " ujarku, aku hampir tidak percaya kata-kata itu keluar dari mulutku. Namun perasaanku terasa lega karena berbicara dengan jujur tentang penampilannya.

Semua kata-kata canggung yang biasanya aku ucapkan entah kenapa hari ini terasa begitu natural.

Imel tersenyum malu, kepalanya menunduk sedikit kebawah. " Terima kasih, Aidan. Kamu juga terlihat sangat keren hari ini " Imel berkata sambil tersenyum sedikit kikuk. Aku tidak bisa menahan senyumku mendengar kata-kata itu.

" jadi.... langsung berangkat? " tanyaku dengan nada yang lebih santai, mencoba mencoba mengurangi ketegangan di antara kami.

Imel mengangguk, matanya bersinar menjawab dengan semangat yang sama.

" iya, ayo...kita pergi "

Kami berjalan berdampingan sedikit canggung namun terasa nyaman, tidak ada banyak percakapan di awal perjalanan tapi itu tidak terasa aneh ada semacam kedamaian di antara kami berdua sesuatu yang aku rasakan hanya jika bersamanya.

Langkah-langkah kami terasa berirama, aku menatap lurus ke depan, namun pikiranku terus tertuju pada Imel yang berjalan di sampingku. Sesekali aku mencuri pandang ke arahnya dan melihat senyumnya, yang entah kenapa membuat dunia terasa begitu cerah.

Setelah kami tiba di mall aku merasa sedikit gugup tapi juga merasa senang disaat bersamaan karena bisa menghabiskan waktu bersama. kami berkeliling melihat beberapa toko.

Kami berjalan lebih jauh, sampai akhirnya Imel memutuskan untuk masuk kedalam toko pakaian yang sedang trend, Imel memilih beberapa pakaian dia masuk ke ruang ganti untuk mencoba pakaian yang diambilnya.

Aku menunggu tak lama Imel keluar mengunakan gaun yang baru saja dia ambil, gaun berwarna biru dengan pernak-pernik mengkilap, dia menatap kearah ku dengan ragu menunggu reaksiku.

" Aidan, yang ini gimana cocok tidak? " tanya Imel dengan sedikit cemas memperlihatkan gaun yang dia pakai.

Aku menelan ludah mencoba mencari kata-kata yang tepat, wajahku memerah saat mataku tertuju pada Imel yang terlihat sangat cantik mengunakan gaun biru itu.

" em.... Kamu terlihat cocok dengan gaun itu " jawabku terbata-bata

Imel tersenyum, senang mendengar jawaban yang aku berikan, meskipun dia terlihat sedikit malu-malu.

" kamu yakin? Aku juga suka warnanya, tapi aku rasa pernak-perniknya sedikit berlebihan " Imel berbicara sambil memegang gaun yang sedang dia pakai.

" iya aku sangat yakin, itu akan cocok digunakan oleh kamu " jawabku cepat, mencoba meyakinkannya walaupun hati masih berdegup kencang.

Imel mengangguk senang dengan tanggapanku. setelah beberapa kali mencoba pakaian lain kami memutuskan untuk membeli beberapa pakaian, meskipun kami masih belum menemukan kostum apa yang cocok untuk digunakan di festival nanti, tapi kami merasa puas dengan apa yang kami dapatkan.

Kami melanjutkan jalan kami di dalam mall kali ini menuju pusat permainan. Disana banyak sekali permainan seru yang bisa kami coba, tanpa pikir panjang aku menarik lengan Imel dan mengajaknya masuk untuk bermain bersama.

" Imel, ayo kita main game yang disana " mataku bersinar penuh dengan semangat.

Imel tertawa terlihat antusias juga " wah... kelihatannya seru "

Kami berdua mulai memainkan beberapa permainan: mesin penangkap boneka, balapan mobil , dan bebagai game lain yang ada di sana, canda tawa kami pecah membuat aku merasa dunia ini hanya milik kami berdua. Aku merasa senang melihat Imel tersenyum lebar ketika sedang bermain dan rasanya waktu terasa begitu cepat berlalu.

" ayo mel! sekali lagi kali ini yang terakhir" kataku, sambil menariknya ke permainan lempar bola.

Aku berusaha terus untuk mendapatkan skor yang tinggi, namun gagal berkali-kali.

Imel tertawa melihatku yang begitu fokus dan gagal terus menerus.

" ha..ha..ha..ha ayo semangat terus, kamu pasti bisa dapet skor tertinggi"

Aku hanya tersenyum malu, menikmati kebersamaan ini " Gimana kalau kita istirahat sebentar? Aku udah laper nih " kataku setelah puas bermain.

kami duduk di food court untuk makan siang, suasana terasa ringan meski masih ada sedikit rasa canggung. Obrolan kami mengalir begitu saja membicarakan hal-hal sepele seperti apa yang kami lakukan tadi.

" seru banget tadi bukan begitu Aidan " Imel berkata sambil terus menyantap makanannya

" iya, tadi aku merasa sangat senang " jawabku malu-malu.

Setelah makan kami melanjutkan perjalanan ke toko pakaian yang lain, kami sudah lama berkeliling mencari kostum untuk dipakai nanti tapi masih belum menemukan yang cocok tapi di toko kali ini akhirnya kami menemukan yang bagus dan pastinya akan membuat Imel tampil memukau.

" yey akhirnya Nemu juga " Imel terlihat sangat gembira, dia tersenyum, senyum yang tidak bisa aku hindari.

Saat kami keluar mall cuaca cerah dan angin yang berhembus membuat hari terasa sempurna.

Kami berjalan sambil berbincang santai, namun tiba-tiba kami melihat seorang anak kecil yang berdiri dipinggir jalan sambil menangis cukup kencang, aku dan Imel menghampirinya.

Imel mendekati anak kecil itu dan bertanya " hei, kamu gak apa-apa " suaranya lembut

Anak itu masih terus menangis dan tidak berkata apa-apa, Imel terus mencoba menenangkan anak itu.

" Nama kamu siapa? " Imel bertanya sambil membersihkan air mata anak itu dengan sapu tangan miliknya. " aku kak Imel dan dia kak Aidan, kakak mau tanya kamu nangis karena apa?" suaranya lembut

akhirnya anak itu berhenti menangis dan memulai berbicara " namaku Arsa... Tadi aku jalan sama mama aku tapi aku tersesat dan gak tahu mama ada dimana " anak itu kembali menangis.

" udah yuk nangisnya, tenang saja nanti kakak bantu mencari orang tuamu " ucap Imel

Kami memutuskan membawa Arsa ke kantor polisi agar orang tuanya segera di temukan. Di kantor polisi aku dan Imel menemani Arsa menunggu orang tuanya.

Tak lama orang tua Arsa datang dengan wajah panik, mereka membungkuk mengucapkan kata terima kasih kepada kami.

" terima kasih sudah membantu anak kami " kata ibu Arsa matanya berkaca-kaca, ibunya Arsa kemudian mengeluarkan uang dari dompetnya " ini silahkan di ambil, mungkin tidak seberapa tapi terimalah "

kami menolak dengan sopan " tidak usah, kami cuman ingin membantu"

Orang tua Arsa mengangguk dan sekali lagi mengucapkan terima kasih, sebelum akhirnya meninggalkan kami berdua.

Setelah kejadian itu aku mengantarnya Imel pulang sampai depan rumahnya, saling menatap tapi tidak ada kata yang keluar dari mulut kami.

" Terima kasih.... Hari ini terasa sangat menyenangkan " kata Imel, mataku tak bisa lepas dari matanya " lain kali kita lakukan lagi ya? "

Aku mengangguk, wajahku memerah " iya lain kali kita lakukan lagi "

Imel melambaikan tangan dan aku membalas dengan tersenyum tulus. Dia berjalan masuk kedalam rumahnya, dan aku hanya bisa berdiri di sana menatap langit yang mulai berubah warna.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!