NovelToon NovelToon
Mr. Langit Tutor Nakal Ku

Mr. Langit Tutor Nakal Ku

Status: sedang berlangsung
Genre:Teen / Romansa Fantasi / Bad Boy
Popularitas:2k
Nilai: 5
Nama Author: Jee Jee

cinta pertama jaman aku SMP sulit sekali aku lupakan... kenangan manis nya masih sama dan luka semasa SMA juga yang sulit aku lupa.. hingga suatu hari sahabat terdekat yang dari lahir udah barengan sama aku! kenalkan aku sama dia.. Tutor nakal ku.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jee Jee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

18

Udara Lembang malam itu seolah membeku, meninggalkan kristal embun di kaca jendela besar villa mewah yang mereka tempati. Di dalam ruangan, hanya ada suara kayu bakar yang berderak pelan di perapian, menciptakan bayangan jingga yang menari-nari di dinding. Langit dan Jelita duduk berhadapan di atas permadani bulu yang tebal, dengan sebotol red wine yang sudah tinggal separuh dan dua gelas kristal yang memantulkan cahaya lilin.

Suasana sengklek Langit yang biasanya memenuhi ruangan, malam ini mendadak lenyap. Pria itu menanggalkan kacamata hitam dan senyum miringnya, menggantinya dengan tatapan yang sangat tajam namun penuh dengan kasih sayang

"Jee," panggil Langit. Suaranya rendah, jauh lebih berat dari biasanya, mengirimkan getaran elektrik yang langsung menyentuh sumsum tulang Jelita.

Jelita menoleh, menatap wajah Langit yang terpapar cahaya api. "Iya, Lang?"

Langit meletakkan gelas wine-nya di meja kecil, lalu ia bergeser mendekat hingga lutut mereka bersentuhan. Ia meraih kedua tangan Jelita, menggenggamnya erat seolah takut gadis itu akan menguap tertiup angin malam.

"Satu tahun kita bareng. Lo udah liat semua sisi buruk gue, konyolnya gue, sampe gimana posesifnya gue ke lo," Langit menjeda kalimatnya, matanya menatap dalam ke bola mata Jelita serius. "Gue mau tanya satu hal. Lo percaya sama gue, kan, Jee?"

Jelita tertegun. Ini adalah sisi Langit yang jarang ia lihat—sisi yang sangat jujur dan tanpa topeng. Jelita menarik napas panjang, merasakan kehangatan dari genggaman tangan Langit. Bayangan masa lalu yang dulu menghantuinya mendadak terasa sangat jauh dan tidak berarti dibanding pria yang ada di depannya sekarang.

"Gue percaya sama lo, Lang. Lebih dari gue percaya sama diri gue sendiri," jawab Jelita mantap, suaranya sedikit bergetar namun penuh keyakinan.

Langit tersenyum tipis, sebuah senyum yang sarat akan rasa syukur. Ia membawa tangan Jelita ke bibirnya, mengecup punggung tangan itu lama sekali. "Kalau gitu, malem ini... gue mau kita bener-bener jadi satu. Nggak ada rahasia, nggak ada tembok, cuma ada gue dan lo."

Langit berdiri, namun tetap memegang tangan Jelita, menuntun gadis itu untuk ikut berdiri. Ia membawa Jelita menuju balkon pribadi yang tertutup kaca, di mana pemandangan lampu kota Bandung di bawah sana terlihat seperti hamparan berlian.

"Kali ini, tutornya bakal agak berat, Jee," bisik Langit tepat di telinga Jelita, tangannya mulai melingkar di pinggang ramping gadis itu dari belakang. "Lo siap naik level sama gue?"

Jelita mengangguk pelan, menyandarkan kepalanya di dada bidang Langit. Ia bisa merasakan detak jantung Langit yang berdegup kencang, sama kencangnya dengan detak jantungnya sendiri.

Langit memutar tubuh Jelita, menatap wajah cantik pacarnya yang sedikit merona karena efek wine dan kegugupan. Dengan sangat perlahan, ia mulai menelusuri garis wajah Jelita dengan ibu jarinya, mulai dari kening, pipi, hingga berhenti di bibir bawah Jelita yang sedikit terbuka.

"Gue sayang banget sama lo, Jelita Anna Tasya. Dan malem ini, gue mau buktiin itu," gumam Langit serak.

Ciuman itu mendarat. Kali ini tidak ada ketergesaan, tidak ada paksaan. Ciuman Langit terasa sangat lembut namun sangat dalam, seolah-olah ia sedang meminum jiwa Jelita melalui tautan bibir mereka. Jelita membalasnya dengan perasaan yang meluap-luap, tangannya merayap masuk ke balik kaos Langit, merasakan kulit hangat pria itu yang membuat suhu tubuhnya naik drastis.

Langit mengangkat tubuh Jelita dengan mudah, membawa gadis itu menuju ranjang besar yang sudah ditaburi kelopak bunga mawar. Ia membaringkan Jelita dengan sangat hati-hati, seolah-olah Jelita adalah porselen yang sangat mahal.

"Lang..." bisik Jelita saat ia merasakan jemari Langit mulai membuka kancing bajunya satu per satu.

"Tenang, Sayang. Gue ada di sini. Lo aman sama gue," sahut Langit, menatap Jelita dengan pandangan yang penuh damba.

 "gue takut" bisik nya pelan

 "percaya sama gue.. gue sayang banget sama lo jee" suara langit memelan namun terasa sangat berat

Di bawah temaram lampu tidur yang redup, Langit menunjukkan sisi lain dari "tutor sesat"-nya. Ia bukan lagi pria yang hanya ingin mencuri kesenangan, tapi ia adalah pria yang ingin memuja setiap inci tubuh wanita yang ia cintai. Sentuhannya terasa seperti api yang membakar namun menenangkan, lidahnya menari di permukaan kulit Jelita, memberikan sensasi yang belum pernah Jelita rasakan sepanjang hidupnya.

"Lo... lo cantik banget, Jee. Jangan pernah raguin itu," bisik Langit di sela-sela desah napasnya yang memburu.

Jelita merasa seluruh sarafnya lumpuh, namun di saat yang sama ia merasa sangat hidup. Semua kaku "dicor" yang dulu menjadi identitasnya kini telah mencair sepenuhnya. Ia membiarkan Langit membimbingnya, mengajarkannya tentang bahasa tubuh yang lebih jujur daripada kata-kata.

Malam itu, di sebuah villa sunyi di Lembang, "pecah telur" itu benar-benar terjadi. Jelita menyerahkan segalanya pada Langit—kehormatannya, cintanya, dan masa depannya. Di dalam dekapan hangat Langit, Jelita merasa ia telah menemukan rumah yang sesungguhnya. Tidak ada lagi bayangan Yayan, tidak ada lagi rasa takut ditinggalkan. Yang ada hanyalah Langit, sang tutor yang kini telah resmi menjadi pemilik hatinya seutuhnya.

Setelah badai gairah itu mereda, mereka berdua berbaring berpelukan di bawah selimut tebal. Napas mereka masih terdengar tidak beraturan di keheningan malam. Langit mengecup puncak kepala Jelita berkali-kali, tangannya tidak berhenti mengusap bahu Jelita yang polos.

"Makasih, Jee. Makasih udah percaya sama gue," ucap Langit dengan suara yang masih serak.

Jelita mendongak, menatap wajah Langit yang kini terlihat sangat damai. "Gue juga, Lang. Lo udah bawa gue sejauh ini. Lo udah bikin gue ngerasa jadi cewek yang gak cuma bisa diam doang tapi upgrade lah dikit."

Langit mengeratkan pelukannya. "Gue janji, setelah malem ini, hidup lo nggak bakal pernah sedih lagi. Gue bakal jaga lo sampe nafas terakhir gue."

Malam di Bandung itu menjadi saksi bisu bagi penyatuan dua jiwa yang tadinya asing namun kini tak terpisahkan. Mereka tertidur dalam pelukan satu sama lain, membiarkan dinginnya Lembang menjadi latar belakang bagi kehangatan cinta mereka yang baru saja mekar ke tahap yang paling dewasa.

 di sisi lain Jakarta, sang saudara kembar—Yayan—sedang terbangun dari tidurnya karena sebuah mimpi buruk yang tidak jelas. Ia memegang dadanya yang terasa sesak, seolah ada sesuatu yang baru saja terenggut darinya secara permanen. Yayan menatap ke arah luar jendela, ke arah utara, tidak tahu bahwa di sana, gadis yang ia cari selama itu baru saja memberikan segalanya pada saudara kandungnya sendiri.

Matahari esok pagi akan membawa cerita baru, rahasia baru, dan mungkin badai baru. Namun bagi Langit dan Jelita, malam ini adalah keabadian yang paling nyata. Sang Tutor Nakal telah menyelesaikan pelajaran paling beratinya, dan sang Murid telah lulus dengan predikat cinta yang paling murni

1
Vike Kusumaningrum 💜
Gimana ceritanya itu, maksapun kamu udah telat Yan, Langit udah jauuuuh merubah Jelita, bahkan udah icip2 jg. lah kamu ???

susah jadi dirimu Jee. mana sodaraan pula. 🤦‍♀️
jhiee: kedua nya boleh gak beb😭😭😭 soalnya aku aja dilema.. mau milih siapa🤣🤣
total 1 replies
Desy Bengkulu
akan kan mereka bertemu ??

hohoho jawbanya ada di tangan kk author tercinta ini 🤣🤣🤣
jhiee: hahaha rahasia🤣
total 1 replies
Desy Bengkulu
🤣🤣🤣🤣masih jadi misteri , kucing agen rahasia 🤣🤣🤣
Desy Bengkulu
ngakak aku baca nya kak dari awal sampek yg ini , makan kurma si langit ngajarin yg enggak² berjung uji nyali kesabaran , tapi bagus sih, si langit bisa jaga kehormatan jelita
jhiee: sebenarnya ini novel harus di kasih label 21+ 🤣 karena ini gendre nya agak beda dari yang lain😭kalau di novel lain lebih mementingkan etika kalau di sini trabas aja🤣
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!