NovelToon NovelToon
My Stupid Wife

My Stupid Wife

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Balas Dendam / Trauma masa lalu
Popularitas:1.9k
Nilai: 5
Nama Author: bidadari

Bunga adalah gadis yang di juluki si Bodoh, ia di paksa nikah dengan seorang lelaki pilihan papanya yaitu Muis yang dimana sahabat masa kecilnya.

Hari-hari pernikahan mereka di lalui, Muis mengira gadis itu beneran bodoh dan seperti kekanak-kanakan namun di balik itu Bunga tidak seperti yang di duga. Ia menikah dengan Muis karena ia ingin membalas dendam kepada keluarganya itu,




— Stupid Wife —

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon bidadari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 17 Lamaran

"Mama! " Pekik Raihan kala melihat Raya yang berusaha bangun dari tempat tidur namun tubuhnya, malah jatuh ke lantai Raihan menghela napas panjang seharusnya ia menceraikan wanita seperti Raya yang memiliki darah tinggi dan berefek kesehatan nya seperti ini.

" Kamu itu tidur aja di kamar, ngga usah keluar-keluar papa. Mau bertemu dengan calon menantu kita jangan buat malu! " Kata Raihan sembari menaruh ke kursi roda lalu ia. Mendorong kursi roda itu ke ruang tengah dimana Areta sedang berkenalan dengan Andi lelaki itu yang akan di jodohkan sama Areta,

" Ini mama kamu? " Tanya Andi kepada Areta membuat Areta menganggukkan kepala nya,

" Ya mas, mama baru saja sakit kemarin"

" Oh, " Ada rasa jijik dalam hati Andi kala melihat wanita tersebut, ia lalu menoleh ke arah Areta " Kamu ada keturunan sakit stroke?, maksudnya darah tinggi? " Tanya Andi dengan nada serius membuat Areta meneguk ludahnya kasar kalau dirinya terus terang ia mempunyai tekanan darah rendah ia tidak akan di lamar.

" Areta itu anaknya sehat sekali, lebih sehat dari adiknya Bunga — dia ngga ada tuh yang namanya darah tinggi kaya mama nya. Yang ada adiknya Areta! " Bela Raihan sembari menaruh bobot tubuh nya,

" Syukur lah"

Mereka banyak berbincang, mengenal dekat dan Andi lebih banyak menanyakan tentang kesehatan Areta karena ia tidak mau Areta itu menikah dengan nya terus sakit keras dan menyusahkannya.

" Jadi kamu mau kapan melamar anak saya?, lebih cepat lebih baik! " Kata Raihan

" Hmm.. Minggu depan kita langsung menikah aja, saya ngga mau lama-lama " Sahut Andi tangannya menggengam erat Areta

"Baik kalau kamu mau kaya gitu, saya serahkan semuanya ke kamu ya Andi"

" Ya, saya akan mempersiapkan semuanya demi Areta " Kata Andi sembari tersenyum bahagia ke Areta. " Mas makasih ya"

" Ya sayang"

" Nga. U. Ta. Ka.. Di! " Gumam Raya membuat semuanya menoleh ke arahnya, Andi terkekeh mendengar " Sayang mama kamu bicara apa? "

" Mama bilang dia mau kita cepat-cepat nikah, biar punya cucu!" Tebak Areta asal membuat Andi meneguk ludahnya kasar. "Om saya boleh bicara sama Areta berdua? " Tanya Andi

" Ya boleh silakan! " Raihan berlalu bersama Raya yang di kursi roda itu meninggal kan keduanya.

" Bang, kenapa sakit? " Tanya Bunga begitu mereka bangun selesai, melakukan aktivitas dewasa tersebut ia menatap Muis yang telanjang dada.

" Nanti juga sembuh!, sekarang mandi yuk! " Muis membawa Bunga ke gendongannya, membuat wanita itu tersenyum senang walaupun di area keintiman nya sakit.

“ 𝘈𝘬𝘶 𝘶𝘥𝘢𝘩 𝘫𝘢𝘥𝘪 𝘮𝘪𝘭𝘪𝘬 𝘯𝘺𝘢 𝘢𝘣𝘢𝘯𝘨 𝘔𝘶𝘪𝘴, 𝘥𝘢𝘯 𝘴𝘦𝘬𝘢𝘳𝘢𝘯𝘨 𝘵𝘪𝘯𝘨𝘨𝘢𝘭 𝘵𝘶𝘯𝘨𝘨𝘶 𝘣𝘦𝘯𝘪𝘩 𝘪𝘯𝘪 𝘵𝘶𝘮𝘣𝘶𝘩 𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘣𝘦𝘨𝘪𝘵𝘶 𝘤𝘪𝘯𝘵𝘢 𝘥𝘢𝘯 𝘬𝘢𝘴𝘪𝘩 𝘴𝘢𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘯𝘺𝘢 𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘴𝘦𝘮𝘢𝘬𝘪𝘯 𝘵𝘶𝘮𝘣𝘶𝘩. 𝘋𝘪𝘢 𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘮𝘦𝘮𝘣𝘢𝘯𝘵𝘶 𝘢𝘬𝘶 𝘯𝘢𝘯𝘵𝘪𝘯𝘺𝘢! " Batin Bunga ia tersenyum misteri

Muis menaruh Bunga di bathtub air hangat, yang membuat badannya menjadi segar sekali sehabis aktivitas yang melelahkan badannya itu wanita itu tersenyum " Hangat! "

" Sayang boleh abang minta lagi? " Tanya Muis wajahnya nampak begitu ingin menelan wanita di hadapannya. " Abang aku suka permainan tadi abang! "Sahut Bunga

Muis menarik Tengkuk sang istri, hingga bibir kecil itu di gigit olehnya. Bibir itu terbuka kecil lalu ia menyesapnya sungguh candu sekali ia beralih ke Tengkuk sang istri hingga meninggal jejak cupang di sana,

" Mphhh!! " Napas Bunga tersengal, Ia meremas puting milik Muis seolah menandakan ia tidak kuat sekali. Muis segera mengurai ciuman mereka " Makasih sayang! "

" Sama-sama bang! " Kata Bunga ceria

" Semoga aja dede bayi yang kita harapkan, benar-benar ada ya bang! " Lanjut Bunga dengan polosnya Muis hanya menyunggingkan senyuman tipis.

Selepas mandi keduanya, memakai pakaian masing-masing " Sayang kamu minum obat ya, " Kata Muis sembari memberikan satu Pil membuat Bunga terdiam ia tahu itu pil apa

" 𝘐𝘯𝘪 𝘱𝘪𝘭 𝘒𝘉?, 𝘫𝘢𝘥𝘪 𝘥𝘪𝘢 𝘯𝘨𝘨𝘢 𝘮𝘢𝘶 𝘱𝘶𝘯𝘺𝘢 𝘢𝘯𝘢𝘬 𝘥𝘢𝘳𝘪𝘬𝘶?.. 𝘓𝘢𝘭𝘶 𝘨𝘪𝘮𝘢𝘯𝘢 𝘴𝘢𝘮𝘢 𝘳𝘦𝘯𝘤𝘢𝘯𝘢 𝘬𝘶? "

" Sayang, ini obat buat kamu bisa cepat memiliki dede bayi seperti yang kamu inginkan minum ya! " Bujuk Muis baginya sangat gampang membujuk orang tidak berakal sehat.

" Bang, kan kita udah main kaya gitu sedikit lagi pasti dede bayi bakal hadir!. Jadi Bunga ngga mau minum. Pil ini! " Tegas Bunga

" Sayang!, " Desak Muis

" Bang!, aku lelah! " Bunga langsung. Membaringkan tubuh nya di kasur

" 𝘜𝘥𝘢𝘩𝘭𝘢𝘩, 𝘯𝘨𝘨𝘢 𝘢𝘱𝘢-𝘢𝘱𝘢 𝘬𝘢𝘭𝘢𝘶𝘱𝘶𝘯 𝘯𝘢𝘯𝘵𝘪𝘯𝘺𝘢 𝘥𝘪𝘢 𝘩𝘢𝘮𝘪𝘭 𝘪𝘵𝘶 𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘮𝘦𝘯𝘫𝘢𝘥𝘪 𝘢𝘯𝘢𝘬𝘬𝘶!.. 𝘈𝘬𝘶 𝘤𝘶𝘮𝘢𝘯 𝘯𝘨𝘨𝘢 𝘮𝘢𝘶 𝘵𝘶𝘣𝘶𝘩 𝘯𝘺𝘢 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘢𝘭𝘢𝘮𝘪 𝘬𝘦𝘴𝘢𝘬𝘪𝘵𝘢𝘯 𝘴𝘢𝘢𝘵 𝘩𝘢𝘮𝘪𝘭 𝘪𝘵𝘶 𝘴𝘢𝘫𝘢 " Batin Muis nampak begitu 𝘮𝘦𝘯𝘺𝘦𝘴𝘢𝘭 " 𝘋𝘢𝘯 𝘥𝘪𝘢 𝘩𝘢𝘳𝘶𝘴 𝘣𝘦𝘳𝘰𝘣𝘢𝘵 𝘢𝘨𝘢𝘳 𝘥𝘪𝘢 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘥𝘪 𝘳𝘦𝘯𝘥𝘢𝘩𝘬𝘢𝘯, 𝘢𝘬𝘶 𝘯𝘨𝘨𝘢 𝘮𝘢𝘶 𝘰𝘳𝘢𝘯𝘨-𝘰𝘳𝘢𝘯𝘨 𝘣𝘪𝘭𝘢𝘯𝘨 𝘢𝘬𝘶 𝘮𝘦𝘮𝘢𝘯𝘧𝘢𝘢𝘵𝘬𝘢𝘯 𝘬𝘦𝘣𝘰𝘥𝘰𝘩𝘢𝘯 𝘯𝘺𝘢!. "

Sementara itu Bunga yang tidur membelaka Suaminya itu, sedih hatinya entah kenapa hatinya terasa sesak kala Muis menyuruh nya meminum obat itu. Ia tahu ia bodoh namun tidak bisakah Muis jujur kalau tidak mau anak dari perempuan bodoh?,

Entah kenapa jantungnya seperti di remas-remas oleh lelaki tersebut. " 𝘈𝘬𝘶 𝘵𝘢𝘩𝘶, 𝘬𝘢𝘭𝘢𝘶 𝘬𝘢𝘮𝘶 𝘯𝘨𝘨𝘢 𝘮𝘢𝘶 𝘢𝘯𝘢𝘬 𝘥𝘢𝘳𝘪𝘬𝘶. 𝘛𝘢𝘱𝘪 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘣𝘪𝘴𝘢𝘬𝘢𝘩 𝘬𝘢𝘮𝘶 𝘫𝘢𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘮𝘦𝘮𝘣𝘰𝘩𝘰𝘯𝘨𝘪 𝘬𝘶?.. 𝘈𝘬𝘶 𝘮𝘦𝘮𝘢𝘯𝘨 𝘣𝘰𝘥𝘰𝘩!, 𝘵𝘢𝘱𝘪 𝘬𝘢𝘮𝘶 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘣𝘰𝘥𝘰𝘩 𝘴𝘦𝘣𝘦𝘯𝘢𝘳𝘯𝘺𝘢 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘪𝘯𝘨𝘪𝘯𝘬𝘢𝘯 𝘈𝘬𝘶 𝘒𝘉 𝘴𝘢𝘫𝘢! "

" 𝘈𝘬𝘶 𝘣𝘢𝘬𝘢𝘭 𝘩𝘢𝘮𝘪𝘭, 𝘥𝘢𝘯 𝘮𝘦𝘮𝘣𝘶𝘢𝘵 𝘬𝘢𝘮𝘶 𝘫𝘢𝘵𝘶𝘩 𝘩𝘢𝘵𝘪 𝘬𝘦 𝘢𝘬𝘶 𝘥𝘢𝘯 𝘢𝘯𝘢𝘬𝘬𝘶! " Batin Bunga

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!