NovelToon NovelToon
Suksesnya Gadis Yang Di Hina

Suksesnya Gadis Yang Di Hina

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Anak Genius
Popularitas:4.4k
Nilai: 5
Nama Author: Mama ende

"hai Anisa aku tidak mencari menantu yang hanya kerja jadi pelayan restoran,kamu sangat tidak pantas untuk anakku yang seorang polisi kamu hanya gadis miskin dari keluarga berantakan jangan harap kamu jadi istri benalu Bangi anak ku" itulah yang di katakan Bu ibunya mas Kaffa yang selalu ku ingat Sampai kapanpun

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mama ende, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 17 Merasa orang yang paling bahagia

        Selesai makan kami pulang kerumah sudah cape kasihan ibu harus istirahat Sampai di apartemen kami segera turun dan membawa belanjaan kami masing masing kami masuk dan duduk di ruang tamu kami membuka tas belanjaan masing masing kami bertiga bahagia tiada tara

" Dulu buat makan saja susah sekarang kita di beri rejeki lebih bisa belanja dan tidak kekurangan apapun Alhamdulillah" kata ibu

" Dulu Anisa bandel main game melulu mana kecil dekil hitam lagi eh sekarang kok cantik manis pinter banyak perubahan" kata mas Bayu

" Kan kakak sering kirim skincare buat perawatan biar adeknya cantik biar nggk di hina" jawabku

" Ibu senang daster ibu banyak bahannya kain rayon berkualitas di pakai pasti sangat adem" kata ibu

" Namanya saja daster mahal Bu ya mesti berkualitas" kata mas Bayu

" Iya oleh oleh kamu juga bagus kok nak jangan marah cuma modelnya lebih pantas buat anak muda" kata ibu menjelaskan

" Mas Bayu kebanyakan membeli buat Anisa jadi untuk ibu dia bingung memilih" kata ku sambil terkekeh

"Tapi Bayu baik banget bude dan pakde dapat bagian juga Novi" kata ibu

" Sebenarnya buat ayah dan nenek juga bayu belikan tapi belum Bayu kasih takut di hina" jawab mas Bayu

" Mas kan nggak begitu di benci sama ayah tidak seperti Nisa yang di benci di hina juga si telantarkan kalau suruh belikan ayah ogah biar semua buat ibu lagian ayah kan sudah kaya sama Tante gundik" kata ku sarkas

" Nis jangan gitu ah seburuk apapun dia ayah mu kami harus tetap menghormatinya" kata ibu

" Nanti kalau ayah jadi pembina upacara Nisa hormati seperti hormat kepada bendera tapi jangan salahkan Anisa kalau ada kesempatan balas dendam Anisa akan balas Anisa akan jadi antagonis kepada mereka yaang menghina Anisa" jawabku sambil tersenyum licik

" Jangan sayang ayah mu tidak bertanggung jawab sama kamu tapi rejeki mu sama Allah langsung di alihkan ke kamu tidak lewat melalui ayah mu pasti ada rahasia di baliknya sabar sayang" nasehat ibu

     Aku sebenar nya nggk terima dengan nasehat ibu aku ingin membalas mereka tapi tunggu kesempatan kayaknya sekarang ini yang ku balas Tante Maya adeknya papa lihat saja satu persatu akan aku cari celahnya tanpa mas Bayu dan ibu tahu mereka akan ku balas dengan cara ku sendiri

" Ibu nggk cape sana istirahat tidur siang" kata ku

" Nanggung nis sebentar lagi ashar" kata ibu

" Ibu lihat tv YouTube saja" kata ibu dan mas Bayu menyalakan TV android kami mereka menonton bersama

" Bu nanti malam makan apa biar Anisa belanja " tanya ku

" di kulkas masih banyak makanan itu saja di masak" kata ibu

" ibu sembelih ayam berapa mau kesini" tanya ku

"Ibu sembelih lima ayam yang muda jadi enak dimakan tidak alot" kata dia

" Tapi Ingkung kemarin besar Bu" kata ku

"Iya tapi masih muda dan cepat empuk" kata ibu

" Bu bikin krengsengan hati dan ampela ayam kayak biasanya dan kepala ceker bisa buat ceker pedas" kata ku

" iya nanti masak itu saja memang kamu dari dulu suka ayam kampung dari kepala ceker jerohan kamu suka semua" kata ibu

" Bayu request apa" tanya ibu

" Kalau aku terserah donatur makan apa saja mau kok " kata dia menjelaskan

" Donaturnya nggak pelit boleh minta makan apa saja" jawabku

" Nis dari dulu makanan kita sama dan bagi kita apa saja yang di bikin ibu pasti enak" jawab mas Bayu

" Padahal sering ibu kasih makanan seadanya yang penting kalian kenyang apa kalian lupa ketika ibu nggk punya beras kalian ibu kasih singkong rebus di kasih kelapa" kata ibu

" kita kan nggak pernah rewel Bu yang penting kenyang" kata mas bayu

" Iya kalian anak anak yang mengerti kalau ibunya nggak punya uang dan tidak merengek minta yang aneh aneh" kata ibu

     kami bercanda sampai sore kemudian aku mandi dan sholat ashar selesai sholat aku lanjut mengontrol game buatan ku dan aku mau buat yang terbaru siap aku luncurkan besok setelah selesai wisuda

      Selesai sholat magrib kami dipangil ibu untuk makan masakan sederhana ibu sudah matang dan bau nya sangat mengoda Sampai perut ku terasa lapar

" Maaf Bu Nisa nggk bantu ibu biar nanti Nisa yang cuci piring " Kataku

" Nggak usah Nisa kerja saja biar ibu bagian masak kan kita bagi tugas Nisa yng cari uang ibu yang masak dan Bayu bagian bersih bersih" kata ibu sambil tertawa

" Siap bu aku bagaimana bersih bersih nyapu dang ngepel" kata mas Bayu

" kalian nggak usah mencuci baju baju kotor masukan keranjang baju kotor besok tukang laundry datang" kata ku menjelaskan

" Apa nggak enak cuci sendiri biar lebih hemat" kata ibu

" nggak perlu berhemat kita tidak kekurangan lebih baik simpan tenaga biar kita ngasih rejeki ke tukang laundry" jawabku

" Masakan ibu Memeng top sampai aku nambah nasi lagi" kata mas Bayu

" Iya bisanya aku nggak makan nasi malam hari eh sekarang jadi makan nasi" kata ku

" kamu makan nasi sedikit saja kok menyesal itu lauk kamu makan saja tanpa nasi" kata ibu

" Iya Bu Nisa suka oh ya stok buah tinggal sedikit ya besok selesai wisuda belanja buah"kata ku

" Iya ibu ingin anggur dan lengkeng, pir dan apel" kata ibu semangat

" Besok ke toko buah pilih sesuka kalian" jawabku

Selesai makan aku cuci piring ibu dan mas Bayu lihat tv aku lanjut bikin produk digital yang terbaru besok akan aku tampilkan media sosialnya biasa untuk cari cuan malam ini mbak Maura nggak ngasih aku kerjaan Jadi aku bikin produk digital saja dengan bantuan canva atau mendesain sendiri aku tidak biasa tidur sore hari jadi buat kerja saja lumayan dapat uang biar ibu senang

Jam sebelas malam aku tidur ku lihat mas Bayu sudah tidur di kamarnya ibu tidur di kamar ku jadi aku masuk kamar dan tidur di sebelah ibu biar besok bisa bangun pagi

Pagi aku bangun ibu sudah tidak ada di sampingku aku terus mandi kemudian sholat subuh ku lihat ibu sudah bikin sarapan di dapur

" Nis sebelum berangkat kamu sarapan dulu karena pagi kamu di rias dulu dan nanti Acara nya siang jadi kamu jangan diet takut kamu pingsan di sana" kaya ibu

Aku yang sudah rapi sama ibu di ambil kan nasi goreng satu piring kecil sama telor mata sapi dan segelas susu

" Bu sarapanku layak anak anak ya nasi goreng sama susu" kata ku sambil terkekeh

" Itu susu apa kok enak" tanya ibu

" Itu susu almond Bu terbuat dari kacang almond" jawabku

"Pantesan enak kacangnya saja mahal apalagi susunya" kata ibu

" Kalau ibu suka minum saja yang kotak itu susu ultra tanpa gula ibu minum saja atau nanti aku belikan susu buat tulang biar nggak osteoporosis" tanya ku

" Punya ibu masih banyak yang kamu belikan itu ibu bawa ke sini" kata ibu

Mas Bayu datang dia minta kopi dan duduk di dekat ku

" Dek kamu mas antar ke MUA terus mas pulang jemput ibu nanti nanti setelah selesai kamu mas jemput kita berangkat kesana bertiga jangan naik taksi" kata mas Bayu

" Ok mas sekarang ya" kata ku

" Iya mas minum kopi dulu biar nggk ngantuk" kata mas Bayu

Bersambung ....

1
Erna Ladi Yanti
aku bergabung tho,semngt.🙏
Miftahul Khoiriyah: terima kasih support nya
total 1 replies
Dwi Sulistyowati
lanjut Thor
Miftahul Khoiriyah: terima kasih dukungan nya 😍
total 1 replies
Dwi Sulistyowati
semangat paman pepet trs anisa
Dwi Sulistyowati
lanjut Thor suka sm cerita nya🫶
Miftahul Khoiriyah: terima kasih banyak atas dukungan nya
total 1 replies
TytinApriana InaQx GuhHasbi
aku suka ceritanya /Smile//Smile//Smile/
Miftahul Khoiriyah: Terima kasih kakak semoga terhibur
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!