NovelToon NovelToon
Puncak Kultivasi Tertinggi

Puncak Kultivasi Tertinggi

Status: tamat
Genre:Fantasi Timur / Epik Petualangan / Ruang Ajaib / Tamat
Popularitas:473.7k
Nilai: 5
Nama Author: APRILAH

Terlahir tanpa memiliki Roh Bela Diri bawaan. Membuat Yan Jian di anggap sebagai sampah dan dijadikan sebagai Budak Tambang, setelah kedua orang tuanya di bunuh.

Namun, takdir langit berkata lain. Saat dirinya benar-benar berada di ambang kematian, ia mendapatkan kekuatan dari Permaisuri Es, yang membuatnya bangkit kembali.

Selain mendapatkan kekuatan dari Permaisuri Es, Yan Jian juga mendapatkan Cincin Ruang Ajaib dari Ratu Iblis Yao Huo, di mana di dalam cincin ruang itu, terdapat Dunia Terpisah.

Sejak saat itu, Yan Jian pun memulai perjalanannya di dunia kultivasi yang kejam. Bertemu musuh-musuh kuat, dan juga terlibat dalam kisah cinta segitiga yang rumit.

Bagaimanakah Kisah Yan Jian di dunia kultivasi yang kejam ini? Yuk, ikuti kisahnya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon APRILAH, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Keluarga Xiao

3 tahun kemudian.

Selama tiga tahun, Yan Jian berlatih di bawah bimbingan Xiao Lang. Dia tidak pernah santai sedikitpun. Setiap hari, Yan Jian selalu berlatih dengan keras, dan bersungguh-sungguh.

Dia terus menjalani pelatihan tubuh fisik, dan berkultivasi dengan tekun. Hingga kini, anak laki-laki kecil yang kurus itu telah tumbuh menjadi pemuda yang gagah dan tampan. Tubuh yang ditempa oleh batu-batu yang berat, air terjun yang deras, kini telah menumbuhkan otot-otot kekar yang kuat. Jika bertanya tentang bagaimana dia berlatih, maka jika anak-anak lainnya berlatih selama delapan jam selama satu hari, maka Yan Jian terbilang berlatih selama dua puluh jam dalam satu hari.

Saat itu, di depan Kediaman Pemimpin Lembah Hitam, Yan Jian duduk di kursi kayu, di depannya meja kayu sederhana dan ada beberapa cemilan yang tersedia di atas meja.

Penampilan Yan Jian di usianya yang kini telah berusia 16 tahun lebih, dia tetap memilih untuk tampil sederhana. Jubah hitam, pedang panjang, berambut hitam panjang yang terikat oleh pita-pita merah di belakangnya. Di tangan kanannya, ia melilitkan kain putih hingga ke telapak tangannya.

"Jian, aku sudah siap!"

Dari balik pintu utama kediaman, seorang gadis yang terlihat sangat cantik dan menawan, Dia adalah Xiao Yu— 18 tahun, memiliki kecantikan yang sempurna, dia tumbuh cantik dan tak kalah dari sosok Yun Xi sebagai penyandang gelar wanita tercantik di Provinsi Chang Yuan. Xiao Yu memiliki dahi putih berkilauan, dan wajahnya berbentuk oval. Alis hitamnya melengkung, dan matanya yang besar bersinar seperti kristal. Ia memancarkan aura spiritualitas.

Kulitnya seputih salju, dan meskipun ia masih berusia delapan belas tahun, bentuk tubuhnya sangat bagus. Tidak kalah dengan gadis-gadis berusia dua puluh atau dua puluh satu tahun. Ia lebih tinggi dari para pelayan wanita yang berjalan di sisinya, sekitar satu kepala, dan saat ia berjalan santai, pinggangnya yang kecil dan lembut bergoyang ke depan dan ke belakang. Seolah-olah ia adalah seekor ular, dan lekuk tubuhnya sangat anggun.

Sosoknya sangat menawan. Rambut merahnya panjang berantakan diterpa angin, dan ada pita-pita keemasan yang mengikat beberapa helai rambutnya di samping telinga. Kedua kakinya ramping dan lurus, dan saat ia berjalan seperti itu, lekuk tubuhnya bergerak naik turun. Itu anggun dan menyentuh, bahkan membuat gadis-gadis berusia delapan belas dan sembilan belas tahun merasa minder, dengan pakaian merahnya yang ketat, dan rok pendek berwarna merah terlipat seperti bunga mawar.

"Kak, kamu cantik sekali!" puji Yan Jian, terpukau di saat melihat penampilan Xiao Yu.

Lalu, sosok Xiao Lang bersama Yan Rui pun keluar dari dalam rumah. Xiao Lang memasang wajah yang tenang, tetapi kecemasan sedikit tergambar di wajahnya.

"Jian, apa kamu yakin akan hal ini?" tanya Xiao Lang.

"Sebaiknya kamu pikirkan kembali, Jian." ucap Yan Rui.

Yan Jian pun bangkit berdiri dan segera membungkuk memberi salam hormat kepada paman dan juga bibinya itu. Segaris senyuman yang tergantung di bibirnya, hingga Yan Jian pun berbicara, "Aku yakin, paman, bibi. Aku telah menunggu hari ini selama tiga tahun, dan aku tidak akan gagal." kata Yan Jian dengan penuh tekad dan keberanian.

"Hm! Ayah, ibu! kalian tidak perlu khawatir, aku pasti akan melindungi adik nakalku ini, walaupun aku harus mengorbankan nyawaku sendiri!" sembari berbicara seperti itu, Xiao Yu menempatkan sebelah tangannya di pundak Yan Jian, seolah-olah ia tengah bersandar pada Yan Jian, dan pundak Yan Jian sebagai sandaran nya.

"Kamu ini, Yu'er! Tapi, perjalanan kalian ini sangatlah berbahaya! Mungkin bajingan Su Baiyi dengan Fey Yun, akan kembali campur tangan jika kalian menyerang Kediaman Keluarga Yan. Apa kalian yakin?" peringatan Xiao Lang.

Yan Jian terdiam sejenak sebelum berbicara, ia mengepalkan kedua tinjunya dengan penuh rasa kesal di dada.

"Aku rasa ... mereka tidak akan ikut campur jika harga yang dikeluarkan Yan Hong tidak dapat memuaskan mereka." ujar Yan Jian.

Yan Rui pun mengangguk ringan. Kemudian ia mengeluarkan dua batu giok berwarna hijau jamrud, lalu memberikannya kepada Yan Jian dan juga Xiao Yu.

Batu Giok itu, semacam benda untuk menemukan lokasi dimanapun keberadaannya. Bahkan, dengan kemampuan tertentu, seseorang dapat berteleportasi ke tempat yang telah ditentukan, sesuai batu giok itu di pecahkan.

"Bawalah batu giok itu. Dan jika kalian mendapatkan masalah yang tidak bisa kalian selesaikan sendiri, maka pecahkan batu itu. Dan saat itulah kami akan datang." ujar Yan Rui.

"Terimakasih, Bibi." ucap Yan Jian sembari membungkukkan tubuhnya.

Yan Jian, yang kini telah berada pada tingkatan ranah ke tiga 'Manifestasi Roh', dia bertekad untuk kembali ke Kota Api, demi membalaskan dendam kematian orang tuanya terhadap Yan Hong dan juga Yan Chen.

Hari itu, adalah hari di mana Yan Jian akan segera berangkat, di temani Xiao Yu yang juga akan pergi bersamanya. Sebelum berangkat, Yan Jian bersama keluarga Xiao Lang, menikmati makan bersama di depan kediaman, halaman yang cukup luas dan sederhana.

Hingga setelah beberapa jam, matahari pun telah sejajar di atas kepala. Yan Jian mengangkat tas kainnya, mengambil pedang panjang yang disimpan di atas meja kayu.

Di depan kediaman, Xiao Lang bersama Yan Rui, mengantar kepergian Yan Jian dan juga Xiao Yu.

"Yu'er, Jian! Berhati-hatilah." ucap Yan Rui, dia merasa khawatir dan tidak rela untuk membiarkan kedua anak muda itu pergi, tetapi ia juga tak dapat menahannya.

Dengan senyuman yang penuh dengan keyakinan dan tekad yang besar, Yan Jian bersama Xiao Yu pun pergi meninggalkan Desa Lembah Hitam. Masing-masing menunggangi kuda yang kuat dan mampu berlari kencang.

Bahkan di depan pintu keluar lembah, Xiao Bai melolong panjang, mengisyaratkan bahwa lembah hitam adalah rumah bagi mereka.

1
Piyong tan
Baca sampai sini uda malas baca episode berikut, awal ayah n mana di bunuh, trus ngapain peran utama gk di bunuh juga malah kerja tambang, kedua xiao lang kuat knp gk basmi aja penjahat tsb, ngapain cm bantu yan jian, skrg pemberontak mau bunuh peran utama, kan lucu🤣🤣🤣🤣
APRILAH: Yan Jian kan masih anak usia 10 tahun disitu, Xiao Lang juga gak bisa sembarang membunuh karena dia adalah Pemimpin Lembah Hitam dan salah satu orang yang berada di dalam daftar 10 puncak surgawi, dia harus menjaga nama baiknya juga
total 1 replies
Cecilia
jdi mirip2 kek putri saljunya huang xuan lah ya
dikoiku
yanjian tolol
Iis Hikaz
lanjut jagn setengah²
APRILAH: mwehehe asyiap, tiap malem kak update nya
total 1 replies
Iis Hikaz
alaaaaaaaaaaahhhhhh cewe lagi

kuatin dulu
APRILAH: mwehehe
total 1 replies
Cak parman Man
builet poooooool
APRILAH: /Grin//Grin//Grin/
total 1 replies
qalyu sheng
mampir disini ada karya serupa
Wang Chen
Mantap
Brogan
katanya mau berlatih 30 thn tp.tdk jadi, dasar anjing lu thor
Brogan
IDIOT
kamu gak akan dpt like thor, ceritamu idiot
APRILAH: mwehehe, maafkan kak, masih pemula 🙏
total 1 replies
Brogan
waktu 1 minggu utk mngumpulkan org, 1 minggu sama dgn 7 thn berkultivasi di ruang terpisah, wktu 7 thn trbuang percuma... IDIOT ohh IDIOT
YaN Nie
Raja Gabruk Bintang 8 kayaknya harus minum obat sakit kepala Bintang 7 🤣🤣🤣
YaN Nie
Ada perempuan cantik.. Suka..
Ada perempuan cantik.. Suka..
Akhirnya.. Istrinya Segudang... 🤪🤪🤪
Brogan
terlalu banyak omon2
Garuda Phoenix
good
azizan zizan
nah hancur sudah bongkar segalanya... jika di awal sudah bersangkut dengan perempuan hancur sudah udah lah mcnya lemah udah Sok Sok an mau balas dendam payah ini... berkultivasi bagi kuat dulu lah sekurang-kurangnya tanah raja petarung baru keluar mau balas kek mau bercucuk tanam kek apa lah itu.. ini mah di Sentil dikit aja terbang...haduhhh
Aji L
memgecewakan..
APRILAH: 🙏🙏/Pray//Pray/
total 1 replies
azizan zizan
nama watak berubah ubah padahal satu sosok... yang bener lah Woi Thor kali Yun xi ya Yun xi lah ngapain jadi Lin Bing pulak yang bener masak buah belimbing mau Manggol jambu aneh lah gitu tak singkron namanya...tolol...
APRILAH: jadi beda orang kak antara Lin Bing dan Yun Xi.
total 2 replies
Brogan
andaikan 1 bln pemulihan dia gunakan waktu itu utk berlatih di cincin ruang, hasilnya psti dia jadi kuat,, dasar author goblok, akhirnya mc jd tolol jg
Brogan
mampooss, mc goblok sprti author.
ada lesempatan prbedaan waktu di cincin ruang, bukannya latihan smpai benar2 kuat tp.sok.hebat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!