NovelToon NovelToon
Second Half: Velix The Next Legend

Second Half: Velix The Next Legend

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Reinkarnasi / Sistem
Popularitas:5.7k
Nilai: 5
Nama Author: Wawan wan

Velix Purnama umur 26tahun seorang pekerja kantoran tanpa sengaja kembali ke masa lalu saat dia masih menduduki bangku SMP.

"Dengan sistem aku akan mengejar apa yang menjadi mimpiku", ujar Velix

bagaimana kisah Velix menjadi legenda sepakbola mari kita saksikan bersama sama!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wawan wan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 15: Tiket Semifinal dan Rasa Hormat

BAB 15: Tiket Semifinal dan Rasa Hormat

Gol tunggal hasil umpan genius Velix benar-benar meruntuhkan moral bertanding SMP 8. Strategi parkir bus yang mereka bangga-banggakan sejak awal turnamen terbukti tak lagi suci di hadapan visi bermain seorang pria dewasa. Mau tidak mau, di sisa babak kedua, SMP 8 terpaksa keluar menyerang untuk mengejar ketertinggalan.

Namun, keluar menyerang bukanlah keahlian mereka. Perubahan taktik yang mendadak itu justru menjadi bumerang. Lini belakang mereka yang tadinya rapat kini meninggalkan lubang menganga yang sangat besar.

Velix, dengan ketenangan sedingin es yang disuntikkan oleh skill pasif Lampard, mengeksploitasi setiap jengkat ruang kosong tersebut. Dia bertindak bagai seorang konduktor orkestra yang mengatur tempo permainan sesuka hatinya. Kapan harus menahan bola, kapan harus mempercepat aliran, semua tunduk pada visinya.

Menit ke-55, lewat skema serangan balik cepat yang diinisiasi oleh intersepsi bersih Danu, Velix menerima bola di lingkaran tengah. Tanpa melihat, dia mengirimkan umpan lambung akurat sejauh 40 meter yang mendarat tepat di kaki penyerang sayap kanan mereka.

Sret! Penyerang sayap itu melakukan tusukan dan melepaskan umpan tarik yang diselesaikan dengan sontekan mudah oleh sang striker utama.

Gol kedua tercipta. Skor berubah menjadi 2-0.

Hingga peluit panjang ditiup oleh wasit, SMP 8 tidak mampu memberikan perlawanan berarti. Tim Merah Marun resmi melangkah ke babak semifinal Turnamen Antar-Kecamatan dengan kemenangan meyakinkan dua gol tanpa balas.

Prreeettt! Prreeettt! Prreeettt!

"Semifinal! Kita ke semifinal, woi!" Ryan langsung melompat ke lapangan, memeluk Velix dan Danu secara bersamaan. Wajah anak gempal itu memerah karena terlalu banyak berteriak dari pinggir lapangan.

Pak Joko berjalan masuk ke lapangan dengan senyum lebar yang tak bisa disembunyikan dari wajah berkumis tebalnya. Beliau menyalami para pemain satu per satu, dan ketika sampai di depan Velix, beliau menepuk pundak sang gelandang serang dengan tatapan penuh rasa bangga.

"Permainan yang sangat matang, Velix. Kamu tahu kapan harus sabar dan kapan harus menusuk. Bapak bangga punya jenderal lapangan seperti kamu," ujar Pak Joko tulus.

Velix tersenyum hangat, mengangguk sopan kepada sang guru. "Ini semua berkat kerja keras tim yang mau sabar mengikuti instruksi, Pak. Tanpa pergerakan striker, umpan saya tidak akan jadi apa-apa."

Kerendahan hati Velix yang berpadu dengan kedewasaannya membuat para pemain kelas 1 dan kelas 3 yang awalnya meremehkan, kini menatapnya dengan rasa kagum dan hormat yang mutlak. Di mata mereka, Velix bukan lagi anak lemah yang sering pingsan saat olahraga; dia adalah sosok pemimpin yang sesungguhnya.

Malam harinya, Velix berbaring di kamarnya yang sejuk. Tubuhnya terasa lelah, tetapi otaknya tetap bekerja dengan fokus yang tajam. Dia memanggil layar hologram Sistem untuk meninjau perkembangan terbarunya.

Ting!

[Misi Utama: Juara Kecamatan (Progres: 2 / 4 Pertandingan Dimenangkan)]

[Evaluasi Performa Babak Perempat Final: Sempurna (A+)]

[Hadiah Performa: +4 System Points (SP)]

[Total SP Anda saat ini: 15 SP]

Velix menggeser layarnya untuk melihat pembaruan kondisi biologis dan fisiknya.

[OPTIMALISASI BIOLOGIS - PROGRES MUTASI]

- Tinggi Badan: 162.4 cm -> 162.7 cm (+0.3 cm dalam 3 hari)

- Massa Otot: +0.5% (Struktur tulang dan otot mulai memadat untuk menopang tinggi target 184 cm)

[Atribut Fisik & Teknik Baru:]

- Operan (Passing): 46.5 / 100

- Stamina: 40.3 -> 40.6 / 100

Velix merentangkan kedua tangannya di atas kasur, merasakan sensasi hangat yang menjalar di sekitar persendian lutut dan tulang belakangnya. Pertumbuhan tinggi badan yang diatur oleh Sistem ini berjalan sangat rapi. Kenaikan beberapa milimeter setiap beberapa hari memastikan bahwa koordinasi tubuhnya tidak terganggu oleh pertumbuhan yang terlalu mendadak.

'Progresnya stabil. Di babak semifinal nanti, intensitas pertandingan pasti akan naik berlipat ganda. Aku harus siap,' batin Velix, matanya menatap langit-langit kamar dengan serius.

Langkah keduanya di turnamen ini telah selesai dikunci. Hanya tersisa dua kemenangan lagi sebelum dia bisa mengklaim 100 SP dan paket hadiah besar yang akan membuka jalannya menuju panggung sepak bola profesional yang sesungguhnya.

1
Alia Chans
lanjut🌹✍️🤭
Wawan
Salam kenal buat Velix✍️
aldo
seru sekali 🙏🙏🙏🙏
aldo
ayo lanjut author 🙏🙏🙏🙏
aldo
lanjut author 🙏🙏🙏
NoxVeil
Ayok like dan komen guys biar tambah smngt up nya💪😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!