NovelToon NovelToon
Istri Bayaran Ceo Tampan

Istri Bayaran Ceo Tampan

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikah Kontrak / Cinta Seiring Waktu / Mengubah Takdir
Popularitas:5.1k
Nilai: 5
Nama Author: muliyana setia reza

"Menikahlah denganku dan akan kupastikan semua kebutuhanmu kupenuhi tanpa terkecuali."

Sebuah tawaran yang tentu saja tidak akan bisa ditolak oleh Calista mengingat ia butuh uang untuk pengobatan Ibunya yang sudah lama menderita penyakit jantung.

Rupanya tawaran dari Dennis Satrya memiliki syarat yang cukup sulit. Yaitu, membuat Calista harus dibenci oleh keluarga Dennis.

Bagaimana kisahnya? Mari ikuti dan simak cerita mereka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon muliyana setia reza, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 15

Lampu kristal di aula hotel berbintang itu seolah berpendar lebih terang saat Calista mulai berbicara. Di tengah lingkaran pria-pria berjas formal yang biasanya hanya peduli pada angka dan grafik pertumbuhan, Calista berdiri dengan ketenangan yang luar biasa. Ia tidak hanya sekadar menjadi pajangan di lengan Denis, tetapi juga menjadi katalisator percakapan yang cerdas. Kecantikannya yang klasik dalam balutan gaun velvet biru dongker memang memikat mata, namun wawasannya tentang arah investasi hijau yang baru saja ia singgunglah yang benar-benar mengunci perhatian hadirin.

Pujian demi pujian mengalir layaknya air. Beberapa pengusaha senior terang-terangan menyatakan kekaguman mereka pada Denis karena memiliki pendamping yang begitu lengkap. Mereka terkesima melihat bagaimana seorang wanita muda bisa memahami seluk-beluk pasar modal dengan begitu fasih, sembari tetap mempertahankan etiket meja makan yang sempurna. Denis sendiri hanya membalas dengan senyuman tipis dan rangkulan posesif di pinggang Calista, seolah sedang menegaskan batas wilayah yang tak boleh dilanggar oleh siapa pun.

Namun, di antara kerumunan itu, sepasang mata tajam terus mengawasi setiap gerak-gerik Calista dari jarak yang tidak terlalu jauh. Tatapan itu tidak mengandung pemujaan kosong, melainkan sebuah analisis tajam yang penuh dengan niat terselubung.

Pria itu berdiri dengan segelas sampanye di tangannya, bersandar pada pilar tinggi dengan gaya yang sangat santai namun tetap terlihat mengintimidasi. Ia memiliki garis wajah yang tegas dan orientasi wajah khas oriental yang sangat kental. Namanya adalah Min Ho, seorang pebisnis keturunan Korea yang baru saja kembali ke Indonesia untuk melebarkan sayap perusahaannya yang menggurita.

Min Ho bukanlah orang asing bagi Denis. Mereka adalah rival abadi sejak duduk di bangku sekolah elit bertahun-tahun yang lalu. Dulu, mereka selalu memperebutkan posisi juara kelas. Setiap ujian adalah medan perang bagi mereka. Meski Min Ho selalu berakhir di posisi kedua di bawah Denis yang selalu selangkah lebih unggul, persaingan itu tidak pernah benar-benar padam. Min Ho selalu merasa bahwa ia hanya kekurangan sedikit keberuntungan untuk bisa menumbangkan dominasi Denis.

Melihat Denis kini memiliki istri secantik dan secerdas Calista, api persaingan di dalam diri Min Ho kembali berkobar dengan jenis bahan bakar yang berbeda. Baginya, Calista bukan sekadar seorang wanita; dia adalah piala baru yang membuktikan betapa tajamnya selera Denis dalam memilih "aset" kehidupan. Min Ho merasa tertantang untuk mengetahui apakah kecerdasan Calista hanyalah sekadar hafalan atau memang sebuah berlian murni yang belum terasah sempurna.

Min Ho melangkah mendekat, memecah lingkaran percakapan itu dengan kepercayaan diri yang tinggi. Gerakannya begitu luwes, membuat orang-orang di sekitar secara otomatis memberinya jalan. "Dunia ini benar-benar sempit, ya? Atau mungkin memang hanya ada satu puncak tempat kita berdua selalu bertemu, Denis?" ucap Min Ho dengan aksen yang sangat halus, hampir tanpa cela.

Denis menoleh, matanya sedikit menyipit saat mengenali sosok di depannya. Otot rahangnya sedikit mengeras, pertanda bahwa kehadiran pria ini bukanlah sesuatu yang ia antisipasi. "Min Ho. Aku dengar kau sedang sibuk mengurus konsorsium di Seoul. Ternyata kau masih punya waktu untuk jamuan kecil seperti ini."

Min Ho tertawa kecil, namun matanya sama sekali tidak beralih dari Calista. Ada binar ketertarikan yang sangat jelas di sana sebuah ketertarikan yang sengaja ia tunjukkan untuk memancing reaksi Denis yang posesif. Ia ingin melihat seberapa jauh Denis akan bertindak untuk melindungi wilayah barunya.

"Bagaimana aku bisa melewatkan jamuan ini jika aku tahu ada berlian seindah ini yang sedang dipamerkan?" Min Ho mengulurkan tangannya ke arah Calista, membungkuk sedikit dengan gaya yang sangat sopan namun terasa menantang. "Perkenalkan, saya Min Ho. Teman lama atau lebih tepatnya, saingan abadi suami Anda yang selalu beruntung ini."

Calista menyambut uluran tangan itu dengan gerakan yang sangat elegan, seulas senyum tipis menghiasi bibirnya. Ia bisa merasakan perubahan suhu tubuh Denis yang mendadak menegang di sampingnya. Ia menyadari bahwa suasana yang tadinya hangat kini berubah menjadi medan perang dingin yang penuh dengan ketegangan tersembunyi.

"Saya Calista Satrya. Senang bertemu dengan rekan lama suami saya," jawab Calista dengan suara yang tenang, tak goyah sedikit pun oleh tatapan tajam Min Ho.

Min Ho tidak segera melepaskan tangan Calista. Ia justru mengamati pergelangan tangan Calista sejenak sebelum menatap matanya dengan dalam, seolah sedang membaca sebuah teka-teki yang rumit. "Juara kelas kita yang satu ini memang tidak pernah berubah, selalu mendapatkan yang terbaik di pasar. Tapi kali ini, Denis, aku harus mengakui... pilihanmu benar-benar melampaui standar apa pun yang pernah kita perebutkan dulu. Dia terlalu berharga untuk sekadar kau simpan di balik bayanganmu."

Ucapan Min Ho bukan sekadar pujian; itu adalah deklarasi bahwa ia pun kini tertarik pada apa yang dimiliki Denis. Bagi Min Ho, Calista adalah pencapaian tertinggi Denis yang pernah ia lihat, dan di dalam pikirannya yang kompetitif, memenangkan hati wanita ini akan menjadi kemenangan yang jauh lebih manis daripada sekadar mengalahkan Denis dalam urusan bisnis.

Denis menarik Calista sedikit lebih dekat ke arahnya, memutuskan kontak mata antara istrinya dan Min Ho dengan cara yang sangat halus namun tegas. "Calista sedang lelah, Min Ho. Mungkin lain kali kita bisa bicara lebih panjang tentang bisnismu, bukan tentang istriku. Kami punya banyak agenda pribadi yang harus diselesaikan."

Min Ho hanya tersenyum simpul, mengangkat gelas sampanyenya sebagai tanda penghormatan terakhir sebelum berbalik pergi. Namun, tatapannya yang tertinggal pada Calista seolah berkata bahwa ini barulah awal dari permainan yang baru. Calista tahu, kehadirannya malam ini tidak hanya memperkuat posisi Denis, tetapi juga menjadikannya target baru dalam persaingan dua pria berkuasa tersebut.

Sorot mata Min Ho tadi seakan menembus topeng keanggunan Calista, mencoba mencari celah keraguan yang mungkin tersimpan di sana. Calista merasakan firasat yang tak enak; pria keturunan Korea itu seolah melihatnya bukan sebagai subjek, melainkan sebagai target baru untuk membuktikan siapa yang lebih unggul. Di tengah kebisingan aula, Calista menyadari bahwa langkahnya ke depan akan semakin sulit. Ia kini berada di tengah pusaran dendam lama yang kembali membara, di mana kecantikan dan kecerdasannya hanyalah umpan dalam permainan ego pria-pria ini.

Di balik senyum elegannya, Calista mulai menyadari bahwa sangkar emasnya kini tidak hanya dihuni oleh satu predator, melainkan sedang diincar oleh predator lain dari masa lalu. Ia harus semakin waspada dalam melangkah, karena satu kesalahan kecil saja bisa menjadikannya bidak dalam permainan dendam yang sudah lama tertunda. Pertemuan ini bukan sekadar reuni teman lama, melainkan tabuhan genderang perang yang membuat posisi Calista di samping Denis terasa kian berbahaya sekaligus menantang. Ia harus segera memetakan kekuatan Min Ho sebelum pria itu benar-benar menyerang wilayah privasinya.

1
partini
ngeri ini laki laki macam pesikopat
Sastri Dalila
👍👍👍 seruu juga thor
Sastri Dalila
👍👍👍seru kyknya thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!