seorang wanita yang bernama Alisa putri harus menjalani hidupnya sebagai istri dan menantu yang terhina,dia bahkan merawat anak haram suaminya.
dia melakukan semua itu karna harus bergantung pada suami dan mertuanya, di jual oleh ibu tirinya membuat Alisa tidak bisa berbuat apa-apa.
hingga suatu hari,dia di ceraikan oleh suaminya,hanya karna ingin menikahi selingkuhan nya,di dalam keputusasaan nya,dia tiba-tiba mendapatkan sistem yang membantu kehidupan nya.
balas dendam pun di mulai,dia mengumpulkan kekayaan nya dan membangun banyak usaha nya.
bagaimana kah kisah Alisa selanjutnya ?
yuk mampir disini.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon EMiliya PUtry S, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bertemu kakak tiri
Alisa mendongak,dia tertegun saat melihat bibi dan sepupunya berdiri di hadapan nya,tapi dia mendatarkan wajahnya.
" hmm..lalu apa ada masalah ? Aku tidak merugikan keluarga mu kan ? " ucap Alisa tak kalah sinis.
Mendengar nada sinis Alisa,Ambar merasa tidak senang dia menatap keponakan nya itu dengan tajam.
" kau.. sudahlah,,kamu memang tidak merugikan keluarga kami,tapi kamu sudah membuat malu kakek dan nenek mu, jika mereka tau sekarang kamu telah menjadi simpanan pria kaya,mereka pasti akan kecewa " Ambar sengaja membawa nama kakek dan neneknya,agar alisa merasa bersalah,dia tau Alisa begitu menyayanginya.
Hana yang sejak tadi terdiam, akhirnya membuka suaranya,dia menatap Alisa dengan tersenyum ramah.
" Alisa meski hidup mu susah,kamu tidak seharusnya menjadi simpanan om-om,aku tau kamu tidak punya pilihan lagi,tapi sebagai sepupu mu,aku merasa kecewa dengan perbuatan mu " ucap Hana,dia pura-pura perhatian pada Alisa,padahal ucapan nya memojokkan Alisa.
Plakkkkkkkkkkkkkk
Alisa berdiri dan menampar wajah sepupunya,yang membuat Ambar dan Hana terkejut.
" Alisa..! anak sialan, berani nya kamu menampar Hana " bentak Ambar.
Plakkkkkkkkkkkkkk
Alisa menampar wajah Ambar,dan itu membuat Ambar semakin tidak percaya,dia tidak menyangka Alisa berani menampar nya.
" bukan hanya putri mu yang aku tampar,tapi kamu juga,,ingat kita sudah tidak memiliki hubungan! Aku dan pria tua maupun wanita tua yang di rumah mu juga,sudah putus hubungan! Jadi jangan pernah menganggu kehidupan ku,jika tidak kalian semua akan menyesal ! " peringat Alisa,lalu dia pergi meninggalkan keduanya,yang ikuti Jek di belakang.
Hana yang tersadar meringis sakit sambil memegang pipinya,dia menatap ibunya yang terdiam dengan mata berkaca-kaca.
" hikkkssssssssss,,mah..pipi ku sangat sakit,, bagaimana jika Jasper melihat wajah ku ini,aku akan malu " cemberut Hana,dia juga merasa marah pada Alisa karna berani menampar nya.
" sudah jangan banyak bicara, sebaiknya kita pulang dan kita fikirkan bagaimana cara membuat perhitungan pada anak sialan itu,aku juga akan mengadukan masalah ini pada kakek dan nenek mu,mereka pasti tidak akan tinggal diam " ucap Ambar,dia juga akan menambahkan banyak bumbu-bumbu kebohongan.
" benar,aku juga akan membalas dendam pada Alisa,dia sudah berani mempermalukan ku dihadapan banyak orang ! " geram nya,dia melirik orang-orang yang sesekali menatap kearah mereka.
" yasudah ayo kita pergi " ajak Ambar,yang di angguki oleh Hana,setelah itu mereka pergi dari sana.
**************
1 Minggu kemudian,selama satu Minggu ini Alisa sibuk membangun usaha barunya,dia telah membuka restoran di dekat perusahaan nya.
Dan besok Alisa juga akan menghadiri rapat bersama dengan orang-orang penting,meski merasa gugup tapi Alisa berusaha untuk tetap bersemangat.
" nona,besok anda akan menghadiri rapat bersama dengan pebisnis,tapi bukankah besok nona berencana akan pindah rumah ? " tanya Leo dengan serius.
Saat ini mereka ada di restoran,dan Alisa memang berencana akan pindah rumah,karna menuruti rumah yang berlantai 5 itu lebih dekat dengan perusahaan dan juga restoran nya.
" kamu benar,aku akan menghadiri rapat besok,dan karna itu aku memanggil kalian berdua, aku ingin pindah rumah hari ini juga, bagaimana dengan pendapat kalian berdua " tanya Alisa,dia butuh dukungan dari kedua pengawal nya.
Sebenarnya Alisa merasa kesepian tapi bagaimana lagi,dia akan membiasakan dirinya hidup sendiri dan berjuang untuk kehidupan nya.
" kami ikut nona saja,apapun yang anda perintahkan kami akan menjalankan tugas kami dengan baik " jawab Leo dan Jek.
Alisa mengangguk sembari menghela nafas,meski dia tau kedua pengawal nya ini tidak terlalu ikut campur. dia tetap bertanya atau lebih tepatnya dia hanya berbasa-basi saja.
" baiklah,,kalian tidak usah membawa banyak barang,setelah semuanya beres kalian kabari saja aku,,aku juga masih memiliki urusan " Alisa berdiri dan pergi setelah melihat kedua pengawal nya mengangguk.
Semua pekerja di restoran itu menunduk hormat dan menyapa nya dengan tersenyum ramah,tapi Alisa hanya mengangguk kecil dan terus berjalan.
Setelah sampai di depan mobilnya, tiba-tiba dia melihat seseorang yang begitu dia kenali,dia mengerhit heran. saat melihat keadaan orang itu terlihat memprihatinkan.
Tanpa ragu dia berjalan mendekati nya.
" kak Ethan ? " panggil Alisa dengan wajah terkejut, ternyata benar dia adalah Ethan kakak Alisa yang selama ini selalu membela nya.
Ethan yang tadinya sedang mencari makanan di tong sampah mendongak,dia tertegun matanya melotot saat melihat wanita yang dia rindukan.
" Alisa..? " ucapnya dengan suara lirih,dia membersihkan bajunya dan menatap Alisa dengan wajah malu.
" kak Ethan,kenapa kakak ada disini ? Dan ini,,apa yang sebenarnya terjadi pada kakak ? " tanya Alisa dengan penasaran.
" aku..aku ibu dan sari menjual ku pada wanita kota,dan mereka juga membius ku agar aku tidak menolak wanita kota itu,,tapi yang tidak aku sangka wanita kota itu bukan mencari calon suami untuk nya ,tapi dia mencari calon suami untuk ibunya " beritahu Ethan.
Dia merasa marah saat mengingat ibu dan adiknya tega menjual nya,dan saat mengetahui dia akan dinikahkan dengan wanita tua,dia tanpa ragu langsung melarikan diri dari rumah wanita kota itu.
" apa ? dasar manusia tidak punya hati,bukan aku saja yang mereka jual,tapi kamu juga putra kandungnya sendiri ? Aku benar-benar tidak mengerti apa sebenarnya yang ada di dalam hati ibumu dan juga adik mu " ucap Alisa dengan dingin.
Ethan hanya terdiam mendengar ucapan Alisa,melihat itu Alisa menghela nafas dan melihat kedatangan Jek.
" Jek bawa dia kedalam,belikan dia baju dan juga makanan,,kak Ethan untuk sementara ini kamu tinggal di restoran ini dulu,jika kamu mau aku bisa memperkerjakan mu disini,," ucap alisa.
" aku mau..aku mau adik,,aku akan bekerja keras dan juga tidak akan mengecewakan mu " jawab Ethan buru-buru,dia merasa masih ada harapan untuk hidup dan juga bebas dari keluarga munafik nya..
Alisa hanya mengangguk,setelah itu Jek membawa nya masuk kedalam, sedangkan Alisa dia berencana ingin pergi kerumah nenek dan kakek nya,karna kedua orang itu mengundang nya kerumah mereka., sekaligus Alisa ingin mengakhiri hubungan nya dengan keluarga ibunya.
35 menit dalam perjalanan, akhirnya Alisa sampai di depan rumah kakek dan neneknya yang berlantai 3,dia tersenyum sinis saat mengingat bagaimana mereka dulu mengusir nya.
Tin...tin..tin....
Satpam yang mendengar klakson mobil menatap kearah luar,tapi saat kaca mobil itu terbuka,dia pura-pura tidak mendengar nya,tentu saja itu semua adalah perintah Hana
melihat itu Alisa merasa geram,satpam ini masih sama seperti dulu, memperlakukan nya dengan seenaknya.
" baiklah jika kamu tidak mau membuka gerbang,jangan salahkan aku ! " geram Alisa,dia langsung menjalankan mobilnya dengan kecepatan tinggi dan.
Brakkkkkkkkkkkkkkkk
pagar rumah kakek dan neneknya roboh,melihat itu satpam terkejut dan terbelalak,dia buru-buru berlari mendekati mobil Alisa.
" kamu,, berani nya kamu merobohkan pagar rumah ini,,kamu,,," ucapan satpam itu terpotong saat Alisa membuka pintu dengan kuat,yang membuat pintu itu terkena wajah nya dan dia juga terjatuh di tanah.
" seorang satpam berani bertindak kurang ajar pada majikan nya,tidak sadar posisi hanya seorang satpam rendahan ! " ucap Alisa dengan dingin.
setelah itu dia menutup pintu mobil nya lagi,dan membawa mobilnya masuk kedalam,satpam yang mendengar ucapan Alisa merasa marah,dia menatap kepergian nya dengan kebencian.
" kurang ajar, berani nya anak itu menghina ku, aku akan membuat perhitungan padamu nanti ! " ucap si satpam,dia berdiri dan masuk kedalam pos nya.