NovelToon NovelToon
GABRIELA MAHAPUTRI LEANDRA (PEMBALASAN DENDAM)

GABRIELA MAHAPUTRI LEANDRA (PEMBALASAN DENDAM)

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Mafia / Action
Popularitas:388
Nilai: 5
Nama Author: PrinsesAna

gadis bernama Gabriela atau biasa di panggil El, berusaha membalas dendam nya kepada orang yang menyakitinya dan juga orang yang telah membunuh mama nya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon PrinsesAna, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 13

Di sisi lain El saat ini sedang memeriksa jadwal perjalanan bisnis Ayah nya, agar dia segera bisa menjalankan rencana nya untuk memasang cctv di dalam rumah itu.

"Cukup lama juga dan ayah berangkat besok pagi. " ucap El setelah melihat jadwal bisnis ayah nya.

El pun mulai merakit cctv yang akan dia gunakan,

lengkap dengan alat penyadap suara nya juga, dan itu akan terhubung pada ponsel dan laptop nya.

"Nanti malam gue tinggal beraksi, sebelum ayah pulang. " gumam El yang sudah selesai merakit cctv nya.

Malam hari nya El pergi menuju rumah ayah nya, itu pun dia memastikan dulu apakah rumah itu kosong atau tidak nya dan. ternyata benar semua sedang pergi makan malam bersama sebelum ayah berangkat bisnis besok hari nya.

El masuk melalui jalan belakang rumah nya, jika tuan rumah tak ada para pelayan sudah pasti ada di kamar mereka dan El akan lebih mudah melancarkan aksi nya.

"Bagus jika mereka semua pergi. " gumam El yang saat ini sudah ada dikamar ayah nya.

El memasang satu cctv di kamar itu lengkap dengan penyadap suara nya, setelah nya El juga memasang di kamar Alena dan Deon termasuk dapur dan ruang keluarga, seluruh bagian rumah ini El pasang cctv termasuk kamar nya sendiri.

Setelah selesai El segera pergi karena seperti nya orang rumah akan segera pulang juga, jadi dia harus pergi sebelum ketahuan.

"Beres." ucap El dengan senyum miring nya, El pun pergi dari komplek rumah itu menuju apartemen nya.

...

Satu minggu telah berlalu dan hari ini adalah jadwal El untuk cek up ke rumah sakit, sekaligus menjalankan rencana nya.

El sampai di rumah sakit dengan taxi, karena setiap ke rumah sakit dia tak mau ketahuan oleh Handaru jadi lebih aman jika dengan taxi.

El bertemu dokter dan menjalankan terapi dengan dokter itu selama tiga puluh menit, setelah selesai El mendekati ruangan yang akan dia selidiki itu.

El diam sembari memainkan ponsel nya seolah sedang menghubungi seseorang.

"Kita tidak bisa diam saja, bagaimana anak itu apa dia sudah melakukan pergerakan lagi.? " tanya Handaru pada seseorang.

"Anak itu tidak melakukan pergerakan apa pun setelah keluar rumah sakit sayang, anak itu memang tidak bisa kita harapkan. " ucap suara seorang wanita yang El yakini adalah ibu tiri nya.

"Ternyata lo juga ikut ibu tiri. " gumam El tersenyum miring.

"Ckck, anak itu memang pengecut, biarkan saja anak itu nanti akan mas temui dan nyusun rencana lagi. " ucap Handaru pada Hana ibu tiri El yang juga tau semua rahasia Handaru.

El segera pergi setelah menjauh saat tau kedua nya akan pergi, jangan sampai Hana melihat nya. berkeliaran di rumah sakit ini.

"Dia benar-benar licik, tidak menempatkan penjagaan sama sekali di tempat ruang perawatan anak nya, agar tidak terlihat mencolok. " gumam El memperhatikan dari jauh.

Saat kedua nya sudah pergi El segera mendekati ruangan itu dan mulai melihat sekeliling nya apakah aman dan tidak ada cctv yang di pasang oleh Handaru.

"Aman, mending gue masuk. " ucap El segera masuk dan melihat seorang pria terbaring di ranjang pasien.

"Ckck, bodoh banget bapak lo, sok sok-an mau bales dendam, tapi yang dia lawan justru berada di bawah nya. " ucap El geleng kepala.

El juga memasang cctv di ruangan itu, lengkap dengan alat penyadap suara juga, setelahnya El segera pergi dari tempat itu.

"Bagus semua nya berjalan sesuai rencana gue. " batin El yang sudah sampai di apartemen nya.

Di sisi lain Al sedang dalam perjalanan menuju markas Venom.

"Gimana gue nyari anak sahabat mama, kalau petunjuk yang ada cuma tanda lahir bunga di bagian lengan nya. " batin Al yang masih memikirkan permintaan mama dan papa nya.

"Mana ga jelas lagi lengan kiri apa kanan nya, tambah bingung gue, apalagi udah pasti anak itu udah besar, satu tahun di bawah gue. " batin Al yang merasa pusing sekali mencari cara untuk membantu mama dan papa nya itu.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!