Penyesalan selalu akan datang di akhir. Seperti yang sekarang aku rasakan. Awal nya setelah istri ku meninggal aku belum benar benar kehilangan nya. Bahkan saat dia meninggal dunia aku masih bisa tertawa dan merasa bahagia.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fitria callista, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 24.
Renata pun memasang wajah bingung, kala melihat suaminya itu bertingkah aneh. Dia terus menatap suaminya yang sedang berbicara dengan serius dengan pelayan kedai mie ayam yang di panggilnya dengan nama Selly.
Keduanya berbicara serius di pojokan kedai mie ayam.
"Kenapa ya Mas Ivan harus narik narik tangan pelayan itu untuk menjauh dariku, apakah ada sesuatu yang memang Mas Ivan sembunyikan dariku? Padahal kalau cuman bicara tinggal bicara saja, aku gak akan ikut campur, kenapa harus menjauh segala?" tanya Renata pada dirinya sendiri.
Akhirnya Renata pun memilih untuk memakan mie ayam yang ada didepan mejanya, dia memilih untuk acuh dan memilih untuk tidak membebani pikirannya dengan hal hal yang tidak perlu.
Karena perubahan yang terjadi sekarang ini pada suaminya, bukan kah seperti sebuah mukjizat untuknya.
Sementara itu, Ivan terlihat berbicara dengan mantan bawahannya di pojokan kedai, Ivan nampak memandang bawahannya itu dengan raut wajah yang terlihat begitu serius.
"Selly, aku mohon jangan bilang pada istriku, perihal hubunganku dengan Esther," tutur Ivan dengan nada memohon, bahkan wajah Ivan juga terlihat memelas.
Seketika Selly pun terlihat membelalakkan matanya, karena dia benar benar kaget dengan fakta yang baru saja di ucapkan oleh mantan bosnya itu.
"Apa? Jadi bapak selama ini ---" ucapan Selly pun langsung terjeda kala Ivan lagi lagi membekap mulutnya.
"Tolong lah Selly, jangan berbicara dengan keras seperti itu. Aku takut kalau istriku itu sampai mendengar apa yang kamu ucapkan," ujar Ivan sembari memaksa otaknya untuk berpikir dengan keras.
Dia harus segera mencari alasan untuk membuat Selly itu menutup mulutnya, Ivan sebisa mungkin menenangkan dirinya, agar otaknya itu bisa dengan mudah, dia buat untuk berpikir.
Selly pun terlihat menatap mantan bosnya itu dengan tatapan tidak percaya, lalu tatapan mata Selly pun beralih pada istri mantan bosnya itu. Selly sungguh merasa iba kala melihat ke arah istri mantan bosnya itu.
Ivan yang sudah terpikirkan sebuah ide. Lantas dia pun berkata, "Coba kamu lihat Selly, istriku itu baru saja sembuh dari penyakitnya. Kemarin dia itu terkena kanker, tapi sekarang penyakitnya itu sembuh dan sekarang ini dia sedang dalam masa pemulihan."
Pandangan mata Selly pun kembali menatap ke arah Ivan. Dia terlihat menggeleng gelengkan kepalanya sembari memasang wajah heran.
"Jadi istri Bapak itu sakit kanker, tapi kenapa selama ini? Bapak malah enak enakan selingkuh dengan wanita lain di belakangnya. Astaga Pak ... Pak .. kok ya ada pria brengsek seperti bapak ini! Apapun alasannya, saya tidak pernah setuju dengan apa yang di sebut dengan perselingkuhan. Biarkan saya itu memberitahu istri Bapak tentang kebusukan suaminya!" Selly berjalan meninggalkan Ivan dengan wajah merah padam.
Selly teringat dengan mantan atasannya itu selalu berfoya foya dan membelikan Esther barang barang yang mahal. Melihat penampilan Renata yang lusuh, dengan kulit yang tidak terawat dan banyak bekas luka maupun lebam di tubuhnya. Sungguh hal ini membuat Selly benar benar tidak tahan.
Tapi akhirnya langkah selly pun terhenti kala lagi lagi Ivan menarik tangannya. "Tolonglah Selly, kasihanilah istri dan juga anakku. Mereka berdua tidak bersalah dan mereka berdua itu tidak tahu apa apa. Apalagi istriku itu baru saja sembuh dari penyakitnya, aku tidak ingin tubuhnya itu terluka lagi seperti kemarin. Karena dia itu kemarin depresi akibat penyakit kanker yang menyerang tubuhnya, jadinya dia menyakiti dirinya sendiri. Aku gak mau Sell, jika istriku itu lagi lagi melukai tubuhnya. Lagian hubunganku dengan Esther sudah lama selesai."
Kapan sihh moment pintarnya si Renata sbg wanita 👍😂
gimana kalau nanti karma nya dia juga merasakan sakit yg sama kaya istrinya, kanker prostat 😏😆
bukan nya menjalani hidup kali ke 2 Renata seperti harapannya dokter Leon?! 😁😁
dasar suami lucknut 😡😡