NovelToon NovelToon
DI KUASAI MAFIA

DI KUASAI MAFIA

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Balas Dendam / Penyelamat
Popularitas:444
Nilai: 5
Nama Author: Yourbee Lebah

Mengisahkan hyunjin yang terobsesi pada wanita bernama eunbi, wanita yang mungkin tidak akan mencintainya karena kesalahan yang ia perbuat, ia menahan eunbi di bawah kuasanya hingga membuat gadis itu menjadi pemberontak seiring berjalan nya waktu.

Kisahnya semakin rumit saat eunbi dengan sengaja menyeret Seo-joon seorang pegulat handal namun miskin ke dalam kisah cinta mereka, mampukah eunbi terlepas dari jeratan hyunjin? dan apakah Seo-joon bisa menyelamatkan-nya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yourbee Lebah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

EPISODE 14 : Bisnis yang memburuk

Hyunjin membuka pintu kamarnya setelah ia pulang dari pekerjaan sibuk nya malam ini, ia melihat eunbi yang sedang berdandan di depan cermin.

"Sayang?" Panggilnya.

Eunbi menoleh dan tersenyum kemudian, wanita itu berdiri dengan mengenakan pakaian memperlihatkan bentuk tubuhnya.

"Kau sudah pulang?" Tanya nya.

"Kenapa cantik sekali?" Puji hyunjin.

"Aku menyambutmu malam ini, aku tau kau sangat lelah" Kata eunbi, eunbi merangkul hyunjin pada lehernya, ia mengalungkan kedua tangan nya.

"Bagaimana pekerjaan mu?" Tanya eunbi.

"Sangat baik" Hyunjin meraih pinggang eunbi mendekat.

"Syukurlah, hari ini bungaku juga sudah mulai membaik, mereka tumbuh dengan sempurna" Katanya.

Hyunjin tak berhenti memuja eunbi, eunbi selalu saja membuatnya jatuh cinta berkali kali, ia semakin jatuh pada pesona wanita yang sudah ia kenal selama 3 tahun itu.

"Berhentilah sayang" Katanya.

"Berhenti apa?" Tanya eunbi menggoda.

"Berhentilah membuatku semakin jatuh cinta atau aku benar benar akan menyembunyikan mu dari belahan dunia manapun" Ujarnya.

Eunbi menjinjit, ia mencium bibir hyunjin singkat.

"Sudah cukup sembunyikan aku di sini, tidak ada orang yang akan mengambilku darimu kan?"

"Tentu saja tidak, semua orang menyayangi nyawa mereka sendiri bukan?"

"Kau masih terdengar mengerikan seperti dulu"

Keduanya tertawa kecil, hyunjin merogoh jasnya dan menemukan sebuah kotak kecil berwarna merah.

"Perhiasan?" Tanya eunbi.

"Ya, aku melihat nya di toko perhiasan, aku menyukainya dan langsung mengingatmu, lihatlah" Hyunjin membuka kotak tersebut dan mengeluarkan sebuah kalung yang berliontin.

"Apa ini?" Eunbi terkesima.

"Kalung, lihatlah" Hyunjin membuka liontin kalung tersebut.

"Aku mengukir namaku dan nama mu di dalam sini, aku berharap kau selalu mengingatku"

"Terimakasih hyunjin-ah" Kemudian eunbi berbalik arah, ia meminta hyunjin untuk memasangkan kalung tersebut padanya.

"Sempurna, kau cantik sekali" Puji hyunjin.

"Terimakasih" Eunbi memeluk hyunjin setelahnya.

"Aku mencintaimu Lee eunbi"

"Aku tau"

...****************...

Eunbi menatap pintu masuk gerbang besar rumah keluarga hwang, ia sedang menantikan seseorang datang, satu tangan nya memegang liontin kalung pemberian hyunjin semalam sementara tangan yang lain berkacak di pinggang nya yang ramping.

Hyunjin sudah pergi sejak pagi pagi buta, ia bersyukur tentang hal itu, setidaknya ia bisa menghabiskan waktunya sendiri lebih lama.

Selama kurang lebih 30 menit menunggu orang yang ia maksud sudah datang, ia tampak membuka pintu gerbang yang terdapat beberapa penjaga di sana, eunbi langsung menghampirinya.

"Kang seo-joon?" Panggilnya.

"Selamat pagi" Sapa seo-joon ramah.

"Selamat pagi, bagaimana tidur mu?" Tanya eunbi.

"Baik" Jawabnya.

"baguslah, aku sengaja mencarimu untuk menemaniku minum kopi lagi, jadi apa kau ada waktu?"

"Maafkan aku, sebentar lagi aku akan pergi" Balasnya.

"Oh kau ada tugas ya? tak masalah, mungkin lain kali"

"Ya tentu saja" Jawab seo-joon seadanya.

"Kau harus tau aku senang mengobrol denganmu, aku berharap bisa lebih banyak menghabiskan waktuku mengobrol denganmu" Kata eunbi.

"Ya aku akan melakukan nya jika memiliki waktu lebih"

"Jangan datang kesini hanya karna kau ada pekerjaan, datang lah setiap hari" Ujar eunbi.

Seo-joon tak menjawab, ia tak akan memperpanjang obrolan dengan eunbi lagi atau dirinya akan semakin tertarik pada gadis ini.

"Kang seo-joon kau mendengarku kan?"

"Ya aku dengar"

"Kalau begitu aku akan pergi melihat lihat bunga ku, sampai jumpa!" Pamit eunbi melambai.

Seo-joon melepas kepergian eunbi, ia menyadari ada sesuatu yang jatuh tertinggal di bawah ketika wanita itu pergi, seo-joon mendekatinya.

Sebuah kalung yang ia yakini berharga mahal, kalung dengan liontin berwarna silver itu menarik perhatian nya, seo-joon membuka liontin berbentuk hati itu dengan yakin.

Terukir nama eunbi dan hyunjin di sana, matanya kembali menyusuri ke arah dimana eunbi pergi, wanita itu sudah tidak terlihat mata.

"Hwang hyunjin" Gumam nya pelan.

...****************...

"Kami akan menawarkan nya dengan harga 100 juta won, kalau anda berminat?" Kata tuan hwang.

Lelaki berusia 55 tahun yang duduk menyilang kaki di depan nya itu adalah salah satu klien besar miliknya.

"Obat jenis ini kami mendapatkan harga yang lebih murah, dari seseorang" Balas pria setengah tua itu.

"Mustahil ada yang menjualnya lebih murah daripada kami" Balas hwang.

"Tapi begitulah kenyataan nya tuan, kami mendapat kan harga di bawah itu, jadi jika kau mau aku tetap mengambil barangmu aku akan membayar dengan harga 70 juta saja" Katanya.

Hwang terdiam, ia tampak mengawasi pria itu, namun pikiran nya berjalan kemana mana, seingatnya tidak pernah ada orang yang bisa menolak tawaran nya, begitupun dengan klient nya itu sebelum ini, ia menduga seseorang mulai bergerak menghancurkan bisnisnya, ini pasti berhubungan dengan rahasia yang dibocorkan oleh keluarga Lee.

"Kau mendapatkan nya dari tuan han?" Tanya Hwang.

"Ya, dia menjual di harga yang saya sebutkan"

"Sialan!" Batin tuan Hwang.

"Jadi bagaimana tuan hwang?"

"Aku akan memikirkan nya dulu" Balasnya.

"Baiklah"

Sementara itu...

"Tuan maafkan kami!"

Hyunjin menghentikan langkahnya saat tiba tiba seorang laki laki berpakaian hitam berlutut di hadapan nya.

"Ada apa?" Tanya nya.

"Beberapa orang datang dan melancarkan serangan, mereka juga mengambil beberapa dari tawanan tuan, kami terluka dan ada yang mati" Ungkapnya.

Hyunjin mengepalkan tangan nya kuat, tempat ini sudah di ketahui musuh besarnya, ayahnya pasti akan marah.

"Berapa sisa orang yang ada?" Tanya hyunjin.

"Hanya tersisa 24 orang, semuanya di bawa secara paksa"

"Bersihkan tempat ini dan tahan mereka dalam tahanan, aku akan mencari tempat baru" Kata hyunjin.

"Baik tuan"

Hyunjin berbalik arah di ikuti kyungmin di belakangnya, ia keluar dari gedung besar tersebut dan pergi dari sana.

"Apa rencanamu?" Tanya Kyungmin sembari menyetir mobil.

"Ini pasti ulah Tuan han" Kata hyunjin.

"Tentu saja, siapa yang berani melakukan ini pada ayahmu?"

"Jadi benar Lee Sangho ada di sana?"

"Tidak ada orang lain lagi hyunjin kita harus bergerak cepat!"

"Arkkh!"

Bugh bugh..

Hyunjin memukul dashboard mobilnya beberapa kali, ia sangat kesal mengingat tentang hal ini, rival ayahnya selalu berhasil membuat semuanya berantakan.

...****************...

"Untuk apa kita kesini?" Tanya seo-joon saat yunho mengajaknya datang ke sebuah bar malam.

"Bar ini adalah milik tuan han, kita mata mata di sini, aku berharap kita menemukan sebuah petunjuk keberadaan Lee Sangho, kita beruntung kalau ternyata dia di sini malam ini" Katanya.

"Dia adalah buronan! untuk apa datang kesini?"

"Di rumah tuan han tidak ada jalang kau tau? pria itu tidak bisa hidup tanpa sex bebas satu malam saja"

"Ck!" Seo-joon berdecak malas.

"Kang seo-joon?" Panggil seorang wanita dari belakang.

Seo-joon dan yunho sama sama menoleh pada seorang gadis cantik dengan pakaian seksinya.

"Apa aku mengenalmu?"

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!