NovelToon NovelToon
Ketiga Kakak Angkatku Adalah Tokoh Utama

Ketiga Kakak Angkatku Adalah Tokoh Utama

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Romansa Fantasi / CEO / Transmigrasi ke Dalam Novel / Fantasi Wanita / Fantasi Isekai
Popularitas:8.6k
Nilai: 5
Nama Author: MTMH18

Katarina terjebak dalam raga seorang gadis malang yang tinggal di panti asuhan, Karina Putri.

Namun sebuah takdir mempertemukannya dengan seorang wanita kaya raya yang tiba-tiba mengangkat Karina sebagai putri angkatnya.

Tetapi bukan itu masalahnya, melainkan tiga kakak angkat Karina yang ternyata adalah tokoh utama dalam novel yang pernah dibacanya. Lalu takdir ketiga kakak angkatnya tidaklah baik, mereka akan mati ditangan tokoh utama wanita.

Namun, Karina tidak akan membiarkan hal itu terjadi, ia akan mengubah takdir ketiga kakak angkatnya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MTMH18, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 13

Keadaan Jemian cukup parah, sampai salah satu kakinya harus di gips. Jadinya, Jemian tidak bisa ke mana-mana dan harus tiduran di ranjang rumah sakit sampai keadaan kakinya sedikit membaik.

Namun Karina juga kembali tumbang, gadis itu harus dirawat di rumah sakit dan ia berada di ruangan yang sama dengan Jemian agar Lesa mudah menjaga keduanya.

“Maaf, aku terlalu keras kepala. Aku nyusahin Mama dan yang lain,” sesal Karina kepada Lesa yang tengah mengupas buah untuknya.

“Tidak perlu menyalahkan dirimu, Sayang. Mama paham kalau kamu sangat mengkhawatirkan Kak Jemian, sekarang makan buah biar kamu cepat sehat!” Lesa menyodorkan buah yang baru dikupasnya.

Karina tersenyum dan menerimanya, lalu ia menoleh ke tempat Jemian. Pria itu masih belum sadarkan diri, tetapi Lesa sangat pintar menutupi kekhawatirannya.

“Kak Jemian kuat, aku yakin Kak Jemian akan segera sadar,” ucap Karina yang membuat sang mama tersenyum tipis.

“Kamu juga lekas membaik, Sayang. Mama tidak tega melihat wajahmu yang pucat atau merasakan kulitmu yang begitu panas,” Lesa mengusap pipi hangat sang putri.

“Kak Jemian sudah sadar!” Seru Karina yang melihat kelopak mata Jemian yang bergerak pelan, sebelum mata pria itu kembali terbuka.

Lesa segera beranjak menghampiri putranya, wanita paruh baya itu menekan tombol nurse call di dekat ranjang rumah sakit.

“Se-Serana,” kata Jemian yang membuat Lesa menatapnya dengan tajam.

“Astaga Jemian, masih memikirkan Serana yang sama sekali tidak datang untuk melihat keadaanmu? Apa kamu masih waras?” Marah wanita paruh baya itu.

Karina turun dari ranjang rumah sakit dan mencoba menenangkan mamanya yang tidak bisa menahan emosinya, karena sampai siang ini Serana yang merupakan penyebab kecelakaan Jemian tidak menunjukkan batang hidungnya.

“Mama tenanglah, Kak Jemian baru sadar,” ujar Karina dengan lembut.

Namun suara lembut Karina mampu membuat amarah Lesa perlahan menghilang, memang hanya Karina yang membuat Lesa bisa tersenyum.

“Mama mau keluar sebentar, mau beli minuman dingin… di lemari es minumannya sudah kosong. Kamu jagain Kak Jemian ya?” Lesa mengambil tas kecilnya yang berisi dompet dan ponsel.

“Iya, Mama,” jawab Karina dengan senyuman manisnya.

Lesa berjalan ke arah pintu dan Karina duduk di kursi di dekat ranjang rumah sakit Jemian, tangannya tergerak untuk menyentuh tangan Jemian.

“Kakak tidak boleh banyak bergerak, kaki tulang di kaki Kakak ada yang retak!” Kata Karina yang membuat pria itu melihat keadaan kakinya yang memang terasa tidak nyaman.

“Kamu juga dirawat?” Tanya Jemian yang baru sadar kalau sang adik memakai piyama rumah sakit.

“Iya, aku bandel dan demamnya kembali tinggi,” kekeh Karina yang membuat sang kakak tersenyum tipis.

“Yang dikatakan Mama apa benar? Serana tidak datang sama sekali?” Jemian tiba-tiba menanyakan calon istrinya.

Karina menggeleng sebagai jawaban, gadis itu masih ragu untuk membicarakan masalah Serana kepada Jemian yang masih terlihat begitu mencintai wanita jahat itu.

“Ada yang ingin kamu katakan kepada Kakak?” Tanya Jemian yang menyadari kegelisahan sang adik.

Karina hendak menjawab, tetapi Joshua sudah datang bersama dua perawat. Pria itu mengusap puncak kepala Karina, sebelum memeriksa keadaan kakaknya.

“Duduk saja, kamu masih sakit!” Kata Joshua saat Karina hendak berdiri dari duduknya.

Gadis itu menurut, ia memperhatikan kakak keduanya yang tengah melakukan pemeriksaan. Kedua mata cokelatnya tampak berbinar, membuat Jemian sedikit gemas.

“Kamu benar-benar ingin menjadi dokter?” Jemian masih menatap adik angkatnya.

Karina menarik kedua sudut bibirnya. “Iya, soalnya Kak Jo kelihatan keren. Jadi, aku juga mau terlihat keren seperti Kak Jo.”

Jawaban itu membuat senyuman Joshua mereka, dan pria itu langsung memeluk senang adik angkatnya.

Dua perawat yang datang bersama Joshua hanya berpura-pura tidak melihat, tetapi mereka juga merasa gemas dengan ekspresi yang ditunjukkan oleh Karina.

...***...

Jevan baru bisa datang ke rumah sakit, karena ia masih memiliki urusan penting dengan produser yang menangani film layar lebarnya.

Jevan sebenarnya mendiskusikan tentang masalah syuting yang harus ditunda, karena lawan mainnya mengalami musibah. Dan hasilnya, syuting akan ditunda sampai satu bulan ke depan.

“Kalau kamu menganggur, kamu gantikan aku di kantor!” Kata Jemian kepada adik ketiganya.

Jevan tidak menjawabnya, ia berpura-pura fokus dengan ponselnya. Sedangkan Karina tengah makan dengan Lesa yang menyuapinya.

“Jevan, kamu bisa membantu Jemian dan Papa ‘kan? Kasihan Papa kalau mengurus perusahaan sendirian,” Lesa juga membuka suaranya.

“Aku tidak bisa janji.”

Jevan akhirnya menjawab, walau jawabannya kurang memuaskan.

“Nanti Mama bilang ke Papa untuk gajimu dikali dua dari gaji Jemian,” Lesa mencoba bernegosiasi.

Namun Jemian tidak terima kalau Jevan mendapatkan uang sebanyak itu hanya untuk menggantikannya.

“Mama jangan memanjakannya!” Jemian mendengus kesal.

“Suruh siapa tidak mau mendengarkan Mama? Lagian bayaran Jevan juga lebih mahal dari gajimu,” sindir Lesa.

“Jangan membahas Serana! Aku tidak suka Mama menjelekkan Serana! Dia tidak bersalah, aku yang tidak hati-hati.”

Jemian masih membela Serana, karena perasaan cintanya yang sudah terlalu dalam. Makanya Karina masih begitu pusing memikirkan cara untuk membuat kakaknya itu sadar kalau Serana adalah orang licik.

“Ck, kamu ini selalu membelanya. Itu yang membuat Mama tidak suka!” Lesa tampak begitu marah.

“Mama, Karina mau daging!” Karina mencoba mencairkan suasana yang sudah kembali memanas.

“Daging ya Sayang? Ini Mama kasih daging biar Karina cepat sehat!” Lesa kembali tersenyum.

Jemian menghela napas dengan kasar, ia sendiri tidak ingin membuat mamanya marah. Namun kalau sudah menyangkut Serana, Jemian seakan tidak terima dan tanpa sadar sudah menyakiti perasaan mamanya.

Beruntungnya ada Karina yang bisa membuat Lesa tidak terlalu kesal kepadanya, Jemian sangat berterima kasih kepada adik angkatnya itu.

Jemian mencoba untuk menghubungi Serana lagi, tetapi nomor calon istrinya itu tidak bisa dihubungi… bahkan pesannya juga tidak dibalas. Jemian tidak bisa tenang, tetapi ia tidak bisa turun dari ranjang rumah sakit.

Jemian mencoba melihat sosial media milik Serana, karena biasanya Serana aktif di sana. Namun di halaman utama, Jemian sudah melihat sebukan foto yang membuat amarahnya muncul.

“Jevan, apa-apaan ini? Bukankah ini Karina!?” Jemian menunjukkan layar ponselnya.

Lesa juga menoleh dan wanita paruh baya itu terkejut melihat kedua anaknya menjadi berita panas.

“Apa-apaan mereka! Kenapa putri kesayanganku harus mendapatkan masalah seperti ini!” Marah Lesa yang kini tidak bisa dikendalikan oleh Karina.

“Biarkan saja, nanti juga hilang sendiri,” kata Jevan yang tampak begitu santai.

“Dibiarkan? Tapi ini menyangkut Karina! Mama akan menghubungi pihak media!” Lesa tidak bisa ditahan.

Namun, Lesa akan tetap merahasiakan kalau Karina adalah putri angkat Adhitama. Sebab masih belum waktunya untuk Karina muncul di hadapan publik sebagai putri bungsu Adhitama.

Bersambung!

1
vew
ini mksdnya gimana thor ,, ada pria lain kah yg di cintai karina ?? 🤔🙏🙏

semangat thor 💪💪
vew: ok thor ,, semangat upnya thor 💪💪
total 2 replies
Wulan
jawab van " OTW "
Wulan
agak agak salting ya van ☺️
Dewiendahsetiowati
Karina pakai gaya batu
Dewiendahsetiowati
hadir thor
Ayy: selamat datang dan semoga suka sama ceritanya 😍
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!